Sponsored Content

Mari Hadapi Kemacetan dengan Trik Pintar yang Tetap Membuat Nyaman

Hidup di kota-kota besar di Indonesia saat ini sungguhlah keras. Aroma kompetisi dalam segala lini terasa begitu kental. Bahkan sampai urusan menggunakan jalan umum saja, yang diketahui sebagai public goods (milik umum), terkadang kita harus berkompetisi untuk mengunakannya. Tak percaya? Lihat saja ketika kemacetan terjadi.

Di saat itulah orang berlomba-lomba menggunakan jalan. Tak jarang mereka menjadi “pelit” berbagi jalan. Padahal jalan itu milik umum. Saat kemacetan terjadi, kita akan melihat public goods seolah menjadi private goods.

Lembaga riset Inrix, dalam temuannya sepanjang 2017, mengungkapkan bahwa kemacetan kota-kota di dunia telah mengalami kenaikan. Termasuk di Indonesia. Bahkan Jakarta dikatakan sebagai kota termacet ke-12 di dunia. Sementara kota-kota lain di Indonesia yang juga mengalami masalah traffic jam adalah; Bandung, Malang, Yogyakarta, Padang, Medan, Pontianak, Surabaya, Semarang, dan Denpasar.

Jika Anda tinggal di kota-kota tersebut namun memiliki mobilitas tinggi dalam menjelajah bentangan aspal kota, kini saatnya kamu mulai berpikir untuk mencari tunggangan roda dua yang siap menemani beraktivitas sehari-hari. Motor selain dianggap mampu menembus kemacetan kota, moda transportasi roda dua juga cocok untuk mereka yang berjiwa lelaki.

Bagi kalian para “macho man” yang orang kantoran, pilihan kendaraan roda dua juga harus pilah-pilih. Tak hanya sporty, tapi juga harus fashionable sesuai profesi sebagai orang kantoran yang ingin selalu tampil keren.

Jika ada cara keren untuk tampil di atas motor, maka Suzuki GSX-S150 bisa menjadi rujukan yang tepat. Motor bertipe street sport ini memang dirancang dengan mengedepankan gaya jalanan yang terbuka. Body fairing yang tidak ditampilkan secara full membuat motor yang satu ini nampak elegan namun tetap garang. Ditambah lagi bagian bawah mesin disematkan undercowl yang bukan hanya sebagai pemanis desain tapi berfungsi sebagai pelindung mesin. Lalu di bagian tangki diaplikasikan fairing mini shroud yang berfungsi untuk membelah angin dan membuat tampilan lebih gahar.

Bagaimana dengan dimensi dari Suzuki GSX-S150 ini? Dengan menggunakan rangka single cradle, “kuda besi” ini memang terlihat kekar. Memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi mencapai 1.070 mm. Sementara untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm. Dengan ukuran seperti ini, Suzuki GSX-S150 ini terlihat besar untuk motor kelas 150cc. Tapi tak usah khawatir, sebab tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia. Jadi, kita tak perlu jinjit saat posisi motor dalam keadaan berhenti.

Selain bobot motor yang kompak, mesin yang mumpuni juga membuat GSX-S150 nyaman dikendalikan di tengah kemacetan. arena dapur pacu yang disematkan pada GSX-S150 ini serupa dengan tipe R yang justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm).

Layaknya mesin over bore, tenaga yang dihasilkan pada putaran bawah cenderung lebih jinak dan kalem. Karena itu motor ini cukup ramah digunakan di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM. Jangan heran seandainya kamu menggunakan motor ini untuk beradu kecepatan, di putaran tengah dan atas cepat mengasapi motor lain.

Bagi para profesional yang setiap hari harus ngantor dan terus diteror oleh kemacetan kota, mungkin kini saatnya beralih dengan cara pintar dan keren. Dan satu satu pilihannya adalah dengan bermotor ria. So, tunggu apa lagi? Pastikan dirimu untuk berselancar di aspal dengan tampilan keren dan tetap nyaman berada di belakang kemudi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top