Tips

Karena Kecerdasan Anak Dibentuk Dari Makanan Yang Dikonsumsi Sang Ibu Saat Mengandungnya

Orangtua  mana yang tak mau jika memiliki anak yang cerdas? Siapa pun itu orangnya, tentu saja memiliki keinginan yang sama. Akan tetapi sebagian besar orangtua, masih berpikir bahwa kecerdasan anak lahir dari faktor keturunan atau bisa dikembangkan nanti ketika ia sudah mulai sekolah.

Padahal, kecerdasan si kecil sudah bisa kita kembangkan bahkan sejak ia masih di dalam kandungan.  Tak perlu berpikir sang ibu mesti melakukan berbagai macam hal yang terbilang sulit dan mustahil. Ibu hamil bisa memulainya dengan mengonsumsi makanan bergizi demi mendapatkan anak yang cerdas.

 

Tak Perlu Diragukan Lagi, Dengan Omega-3 Yang Berlimpah Ikan Memang Wajib Masuk Dalam List Makanan Ibu Hamil

Jargon “Tidak makan ikan saya tenggelamkan” dari Menteri Susi Pujiastuti, tentu jadi kata yang sudah biasa kita dengar. Dan tak hanya sembarang ucapan saja, faktanya ikan memang jadi salah satu makanan baik yang akan membentuk kecerdasan seseorang.

Ikan laut seperti salmon, tuna dan makarel memang memiliki asam lemak omega-3 yang tak perlu diragukan lagi. Dimana semua kandungan itu berfungsi untuk meningkatkan kecerdasan janin dan pembentukan perkembangan otak miliknya. Jadi tak heran jika Kementerian Kelautan kita saat ini, sangat gencar menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi ikan.

Tapi ibu hamil juga perlu untuk memerhatikan jenis ikan yang dikonsumsi. Karena ikan yang hidup di perairan tercemar tentu akan berdampak buruk pada kesahatan. Selain itu hindari pula untuk mengonsumsi ikan mentah, masaklah hingga matang.

 

Lalu Ada Telur Lengkap Dengan Protein Yang Akan Membantu Pembentukan Otak Si Kecil Nantinya

Tanpa perlu bersusah payah untuk mencari, salah satu makanan baik untuk kecerdasan otak janin ada dekat dengan kita. Selain memiliki protein yang tinggi, telur juga kaya akan asam amino kolin yang sangat baik untuk perkembangan otak janin.

Namun sebagaimana yang telah direkomendasikan oleh American Heart Association, setiap orang sehat hanya disarankan untuk memakan satu butir telor sehari. Namun jika dokter menyarankan, untuk mengonsumsi telur lebih dari satu untuk alasan medis. Tak apa jika ibu hamil mengikuti anjuran tersebut, agar bayi dapat tetap bertumbuh dan berkembang dengan baik. Selama kadar kolestrol dalam telur tersebut tidak melebihi 300 mg, tentu ini masih dalam kadar wajar.

 

Kemudian Ada Rangkaian Berries Yang Bisa Meningkatkan IQ Si Kecil, Bahkan Sejak Dalam Kandungan

Meski tidak terlalu populer sebagai buah-buahan yang dijadikan santapan makan. Faktanya rangkain buah berries, seperti Blackberry, blueberry, strawberry dan raspberry, yang mengandung fitokimia yang bermanfaat untuk bertindak sebagai antioksidan yang membersihkan tubuh dari radikal bebas yang merusak sel.

Tak hanya itu saja buah ini juga mengandung, karbohidrat, vitamin C, serat, folat dan cairan, yang tentu berperan aktif untuk meningkatkan IQ si kecil bahkan mulai dari kandungan.

 

Tak Hanya Bermanfaat Bagi Kecerdasan Otaknya Kelak, Yogurt Juga Jadi Salah Sumber Kalsium Yang Dibutuhkan Selama Kehamilan

Sumber kalsium tak hanya didapatkan dari susu, karena faktanya yogurt mengandung lebih banyak kalsium daripada susu. Kandungan kalsium ini tentu sangatlah dibutuhkan oleh ibu  yang sedang mengandung. Baik pula pada pertumbuhan tulang bayi yang masih dalam kandungan.

Dalam satu cup yogurt terdapat karbohidrat, kalsium, protein, vitamin B, serta zat besi yang akan membantu membentuk jaringan tubuh pada janin terutama pada saraf dan mata. Beberapa peneliti dari Inggris juga telah membuktikan bahwa rutin mengonsumsi yogurt selama masa kehamilan akan mengurangi resiko pneumonia pada janin, atau yang kita kenal dengan sebutan paru-paru basah.

 

Jangan Lupa Pula Penuhi Suplemen Prenatal Dari Asam Folat Lewat Sayur Bayam

Sumpelemen prenatal adalah sebutan untuk kebutuhan janin pada masa sebelum kelahiran. Dan berdasarkan salah satu temuan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, dinyatakan bahwa janin dari ibu hamil yang mengonsumsi asam folat 4 minggu sebelum kehamilan dan 8 minggu setelah kehamilan memiliki peluang sebanyak 40% akan terhindar dari gejala autis.

Asam folat juga dipercaya mampu membantu pembentukan awal otak dan sumsum tulang belakang bayi, membantu produksi DNA baru, dan untuk mengatur metabolisme sel. Dan sebagai sumber Asam folat yang cukup tinggi, ibu hamil bisa mengkonsumsi sayuran hijau. Namun yang lebih disarakan adalah bayam, brokoli dan kubis.

 

Dan Jika Tak Punya Alergi Terhadap Kacang Tanah, Ibu Hamil Juga Disarankan Untuk Mengonsumsinya

Pilihan lain untuk daftar jenis makanan yang bisa dikonsumsi oleh ibu hamil adalah kacang-kacangan. Tak perlu pusing, karena kita bisa mengonsumsinya dengan menjadikannya makanan ringan selama kehamilan.

Kacang-kacangan kaya akan protein, niasin, asam lemak, omega-3, dan asam folat. Bahkan juga mengandung  vitamin E yang sangat diperlukan diperlukan untuk mendukung fungsi DHA serta melindungi membran sel otak bayi dalam kandungan

Karena tak hanya supleman dan didikan yang diberikan orangtua yang akan mempengaruhi kecerdasan anak. Pemilihan makanan yang tepat dan sehat saat si kecil masih dalam kandungan  juga berpengaruh pada kecerdasannya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Kamu yang Bermata Minus, Coba 7 Cara Ini untuk Membuat Penglihatanmu Membaik

Mata adalah organ tubuh yang sangat penting. Untuk itu kamu harus menjaganya dengan baik. Nah jika matamu sudah mengalami minus, coba lakukan hal ini untuk membuatnya kembali membaik.

1. Hindari Penggunaan Mata yang Berlebihan

Jangan menggunakan mata secara berlebihan. Seperti layaknya tubuhmu, mata juga memerlukan istirahat yang cukup. Kamu bisa mengistirahatkan matamu dengan memejamkan mata selama beberapa menit setelah menggunakannya selama dua sampai tiga jam.

2. Untuk Pengguna Kacamata, Kurangi Waktu Pemakaiannya

Jika kamu sudah menggunakan kacamata, jangan biasakan untuk terus menggunakannya. Kamu perlu mengurangi waktu pemakaian kacamata.

3. Melakukan Pemijatan pada Mata

Coba melakukan pijatan pada matamu dengan lembut. Lakukan pijatan dengan gerakan melingkar. Gunakan jari tengah dan jari telunjukmu untuk menekan daerah matamu.

4. Latih Mata untuk Menatap Kejauhan di Alam Terbuka

Saat kamu sedang berjalan-jalan di alam terbuka, kamu bisa melatih matamu dengan menatap sekelilingmu.

5. Minum Jus Wortel

Sesering mungkin minumlah jus wortel. Wortel memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan mata. Kamu juga bisa menambahkan minyak zaitun satu sampai dua tetes untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

6. Jangan Membiarkan Matamu Kelelahan

Jangan biarkan matamu mengalami kelelahan. Saat matamu sudah mulai lelah, cucilah matamu dengan air hangat.

7. Hindari Menatap Layar Sebelum Tidur

Lebih baik jika kamu menghindari menatap layar sebelum tidur. Baik itu layar TV, komputer, ataupun handphone. Setidaknya lakukan hal ini dua jam sebelum tidur.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Maaf Nih, Rajin Minum Suplemen Tak Lantas Membuat Hidupmu Lebih Sehat. Begitu Kata Penelitian!

Yap, kamu tak sedang salah baca, Kawan. Sebab faktanya, suplemen vitamin terbukti tak sedikit pun membantu mengurangi risiko penyakit cardiovaskular macam stroke atau serangan jantung. Bahkan juga tidak membuat kita bisa bertahan hidup lebih lama.

Tak percaya? Pernyataan tersebut dimuat pada Journal of thr American College of Cardiology, dimana hal ini ditemukan oleh sebuah tim St.Michael’s Hospital dan University of Toronto. Dimana untuk mendapatkan temuan ini, mereka melakukan sebuah survei sepanjang tahun 2012 hingga 2017 lalu. Tentang, bagaimana dampak sumlemen terhadap tubuh responden yang memang rutin mengonsumsi vitamin A, B1, B2, B3, (niacin), B6, B9 (asam folat), C, D, dan E serta karoten, kalsium, zat besi, zinc, selenium, hingga magnesium.

Sehingga ditemukanlah kesimpulan, bahwa pada mayoritas kasus, suplemen yang dikonsumsi sama sekali tidak memberi dampak buruk pada orang yang mengonsumsinya. Tapi dilain sisi, juga tak berpengaruh apa-apa dalam hal peningkatan kesehatan mereka.

Lalu Haruskah Kita Tetap Setia Mengonsumsi Suplemen?

Begini, seperti yang tadi sudah dijelaskan. Bahwa suplemen tak berpangaruh buruk bagi tubuh, tapi juga tak lantas jadi sesuatu yang akan mampu menyehatkan. Suplemen atau multivitamin bukanlah sebuah pil atau obat ‘ajaib’, yang bisa dengan mudah menyelesaikan semua perkara kita.

Dan hal lain yang juga perlu kita sadari adalah, sebanyak apa pun racikan kandungan gizi yang ada dalam suplemen, hal itu tak akan bisa dengan mudah memenuhi semua kebutuhan vitamin dan mineral. Maka untuk itu, alangkah lebih baiknya jika uang yang tadinya kita alokasikan pada pos untuk membeli suplemen, dialihkan untuk membeli makanan, sayuran, dan buah-buahan segar saja.

Karena Jika Harus Dibandingkan, Untuk Urusan Kandungan Vitamin, Makanan Jelas Lebih Unggul daripada Suplemen

Gambarannya begini, satu jenis suplemen yang kita konsumsi hanya akan mengandung satu jenis zat dan vitamin tertentu saja. Berbeda dengan makanan yang bisa mengandung beberapa jenis vitamin, meski hanya dalam satu jenis saja.

Misalnya, buah jeruk yang dipercaya mengandung vitamin C, betakaroten yang baik untuk mata, kalsium yang penting bagi tulang dan gigi, hingga beberapa jenis zat gizi yang lainnya. Dan begitu pula dengan kandungan serat yang dimiliki oleh setiap makanan, yang tak ada dalam suplemen.

Selain itu, kandungan zat kimia lain yang juga jadi bagian dalam olahan suplemen makanan yang selama ini mungkin kita konsumsi, pastilah memiliki pengaruh jangka panjang untuk kesehatan kita di hari mendatang.

Lantas Sebenarnya, Siapa Saja yang Memang Benar-benar Butuh Suplemen?

Jangan asal dalam mengonsumsi sesuatu, kita juga perlu bijak dan paham. Akan sesuatu hal yang akan kita lakukan. Maka, untuk itu, kamu tak perlu susah payah untuk tetap mengonsumsi suplemen dengan sangat teratur jika nyatanya kubutuhanmu akan gizi dan serat sudah terpenuhi dari makanan yang kamu makan.

Karena, sesuai dengan anjuran para pakar kesehatan, mereka yang sebenarnya butuh untuk mengonsumsi suplemen adalah ibu hamil dan menyusui, lansia yang sudah berusia 50 tahun lebih untuk mencegah penurunan kognitif secara cepat, seseorang yang mengalami diare kronis, mereka yang sedang menjalani diet vegan, atau kamu yang tak nafsu makan.

Dengan catatan, kamu pun perlu untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu pada dokter, suplemen apa yang kira-kira pas untuk kamu konsumsi sesuai dengan situasi kesehatanmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Untukmu yang Akan Menikah Setelah Lebaran, Ini Dia Beberapa Vaksin Pranikah yang Mesti Kamu Dapatkan

Menjelang pernikahan biasanya kedua mempelai bakal disibukkan dengan segala macam persiapan. Mulai dari mempersiapkan siapa saja yang bakal diundang, memilih dekorasi gedung, gaun pengantin, hingga urusan foto prewedding. Meski begitu, masih ada loh satu persiapan penting yang kadang malah dianggap remeh. Padahal diam-diam hal itu menyimpan manfaat besar, terutama untuk buah hati kelak.

Vaksin pernikahan. Kegiatan ini dikhususkan untuk calon mempelai wanita menjelang pernikahan. Namun vaksin pranikah belum dianggap sebagai agenda penting atau wajib di Indonesia. Tetapi bukan karena tidak diwajibkan membuat agenda ini tidak penting. Mengingat lahirnya seorang bayi dengan kondisi tidak sempurna dapat disebabkan karena si cewek terkena virus. Padahal virus tersebut dapat dicegah andaikan sebelumnya melakukan vaksin pranikah.

Vaksin TT Atau yang Dikenal Sebagai Suntik Calon Pengantin

Suntik catin atau calon pengantin sebenarnya adalah suntik Vaksin TT (Tetanus – Toksoid). Suntik ini diwajibkan oleh KUA dan menjadi salah satu syarat sebelum menyerahkan berkas saat mendaftarkan diri ke pernikahan. Proses penyuntikannya sendiri akan dilakukan di Puskesmas dengan surat pengantar yang diberikan dari KUA.

Jenis suntik ini pun juga memiliki sebutan lain yakni imunisasi TT yang bertujuan mencegah terjadinya penyakit tetanus yang disebabkan oleh Clostridium tetani. Waktu yang tepat untuk pemberian imunisasi ini adalah 2-6 bulan sebelum menikah, dan paling lambat adalah 1 bulan sebelum menikah.

Melindungi Bayi Agar Tak Terinfeksi Dengan Vaksin MMR (Mumps – Measles – Rubella)

 

Jenis vaksin ini memberikan perlindungan terhadap penyakit gondongan dan campak. Gondongan disebabkan oleh adanya infertilitas lantaran terdapat pembengkakan yang terjadi pada testis atau indung telur. Sementara campak dapat menyerang ibu hamil yang akan menyebabkan bayi terlahir dalam kondisi yang tidak sempurna atau mengalami gejala berupa cacat fisik.

Kondisi ini disebut Congenital Rubella Syndrome (CRS), karena terjadi infeksi Rubella pada ibu hamil dan dapat menular ke janin. Beberapa jenis gangguan yang dialami bayi adalah gangguan pendengaran/tuli, kerusakan otak, gangguan jantung dan pembuluh darah, sampai pada cerebral palsy. Untuk menanganinya dapat dilakukan tindakan preventif dengan vaksinasi MMR sebelum menikah.

Vaksinasi VZV Agar Terhindar Dari Cacar Air Karena Dapat Membahayakan Janin

Vaksin VZV penting dilakukan untuk melindungimu dari virus penyebab cacar air yang bernama VZV. Kondisi secara umum akibat dari ibu hamil yang mengalami cacat air adalah jaringan parut pada kulit, kelainan yang dapat mencakup masalah kepala, mata, berat badan bayi lahir rendah, hingga mengalami keterbelakangan mental.

Lebih parahnya lagi apabila infeksi cacat air terjadi saat mendekati waktu kelahiran atau 1 minggu sebelum kelahiran maka sang bayi berisiko tertular infeksi varicella. Kalau kamu sayang akan buah hatimu, lebih baik mencegahnya dengan menjalani vaksin VZV. Karena vaksin ini tak dapat diberikan saat sedang hamil.

Membentengi Dari Penyakit Kanker Serviks Dengan Vaksin HPV

Salah satu penyakit yang paling berbahaya adalah kanker serviks, demi mencegahnya bisa dilakukan Vaksinasi HPV ( Human Papiloma Virus). Penyakit ini dapat dialami siapa pun baik perempuan maupun laki-lai. Apalagi bagi mereka yang sudah berhubungan badan secara aktif. Secara dasar vaksin ini diberikan kepada cewek sejak umur 9 sampai 45 tahun yang dilakukan rumah sakit oleh dokter spesialis kandungan. Pemberian vaksinnya pun terbagi dalam tiga tahapan, yakni pada bulan ke-0, ke-1, dan ke-6.

Agar Terhindar dari Penyakit Kuning, Radang Liver, dan Kanker Hati Lakukan Vaksinasi Hepatitis B

Vaksin yang terakhir adalah vaksin Hepatitis B. Penyakit ini dapat menular lewat transfusi darah, hubungan seksual, sampai penggunaan barang pribadi secara bersama. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menyerang liver. Jenis vaksin ini akan diberikan tiga kali dengan jarak satu sampai enam bulan. Dua dosis pertama guna membentuk antibodi dan yang ketiga untuk meningkatkan kadar antibodi tersebut. Sebagai pasangan bakal menikah yang nantinya bakal aktif berhubungan seksual, vaksinasi Hepatitis B perlu dilakukan sebelum menikah.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top