Feature

Karena Dibalik Posting Syukur dan Doa Di Social Media, Bisa Terselip Pamer Terselubung

Kamu pasti punya kawan yang kerap memposting rasa syukurnya di sosial media. Hal yang wajar sebetulnya, karena siapa pun diwajibkan bersyukur atas semua rezki yang dimilikinya. Tapi belakangan kamu mulai merasa ada yang kurang apik dari postingnya itu. Apa yang salah?

Kasih Caption Seolah Memuji Tuhan, Tapi Tujuannya Cuma Pamer Saldo

“Syukur selalu kupanjatkan karena rezeki selalu bertambah”

Captionnya memang ciamik. Menunjukan bagaimana kawanmu itu bersyukur atas apa yang diterimanya. Namun masalahnya caption itu dilekatkan ke foto yang tak sewajarnya ditunjukkan.

Ya, kawanmu mempertontonkan jumlah saldo di tabungannya. Entah apa niatnya dan bagaimana hubungan syukurnya dengan memperlihatkan jumlah saldo tersebut. Sayangnya yang terasa seolah ia ingin menunjukkan berapa banyak uangnya.

Tentu aksinya tersebut sangat bertolak belakang dengan sikap yang ditunjukkan orang-orang berada yang kita kenal. Coba kamu bayangkan pemilik situs Amazon, Jef Bezos memasukan semua uangnya yang berjumlah 1200 triliun ke dalam satu tabungan, kemudian memfoto saldo di ATMnya. Maka di ATM akan terpampang angka:

“1.200.000.000.000.000”

Tapi kamu tak pernah melihat Bezos melakukan itu bukan?

Dalihnya Memotivasi Orang Lain, Tapi Bisa Terpleset Malah Jadi Ajang Pamer

Aksi memperlihatkan kesuksesan itu sering diklaim untuk memotivasi orang lain. Mungkin tidak salah, tapi apa iya harus dengan cara seperti itu. Coba kita renungkan sejenak, apa korelasinya mempertontonkan jumlah kekayaan kita dengan memacu orang lain untuk sukses.

Sesungguhnya orang sukses yang kerap dibicarakan kesuksesaannya, dibuat buku dan diundang sebagai pembicara di forum-forum, seringnya malah sulit diketahui jumlah kekayaannya.

Majalah macam forbes yang sering merilis daftar orang-orang sukses harus berupaya mencari dari data-data pihak ketiga guna mendapatkan peringkat ini. Yup, mereka yang menggapai kesuksesan justru taak pernah repot posting jumlah kekayaannya.

Sering Mengaku Dulunya “Orang Susah”, Padahal Cuma Mau Bilang “Sekarang Aku Orang Sukses”

Kawanmu juga mungkin sering membagi ceritanya bahwa dia pun dulu beranjak dari orang susah dan tak berpunya. Usaha, kerja keras dan doa lah yang kemudian membawanya ke arah kesuksesan. Kalimat-kalimat tersebut memang bisa jadi motivasi buatmu.

Namun, entah kenapa yang terasa kuat justru klaimnya bahwa dia sekarang sudah jadi orang sukses. Penekanannya pada cerita bahwa dia sudah jauh berbeda dari dia dahulu.

Tak Cuma Perkara Materi, Karena Bersyukur Soal Prestasi Juga Bisa Jadi Ajang Pamer

Ada lagi yang lebih halus dari pamer materi, yaitu pamer prestasi. Mulai dari bersyukur sudah diwisuda S3, sampai bersyukur sudah bisa menyelesaikan lari 25K di Tokyo Maraton. Bentuknya bisa beragam berbalut kata-kata indah penuh syukur. Tapi ujungnya tetap sama, ingin memperlihatkan keberhasilan mencapai sesuatu.

Dan Pada Akhirnya Percaya Diri Itu Memotivasi, Sementara Kesombongan Itu Mengintimidasi

Batasnya memang tipis antara orang percaya diri dan orang sombong. Tapi ada pembeda yang bisa kita rasakan sebagai penerima statusnya. Mereka yang percaya diri biasanya membuat diri kita termotivasi tanpa disuruh. Sementara Mereka yang sombong akan terasa mengintimidasi dirimu. Jadi kawanmu termasuk yang mana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Putri Marino Jenuh Mendapat Pertanyaan Seputar Kandungannya

Aktris sekaligus Istri Chicco Jerikho, Putri Marino memilih bungkam saat ditanya perihal apa pun menyangkut kandungannya. Terutama saat ditanya usia kandungan, Putri memilih merahasiakannya. Ia pun terlihat jenuh kala mendengar pertanyaan yang sama soal usia kandungan. Di lain sisi, Putri hanya meminta doa dan kesehatan bayi yang dikandungnya.

“Sudah berbulan-bulan. Aku enggak mengerti kenapa kalian selalu menanyakan hal yang sama gitu, ‘Sudah berapa bulan? Sudah berapa bulan?’,” kata Putri Marino di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (13/8/2018).

Kendati demikian, Putri Marino menolak disebut merahasiakan usia kandungannya itu. Menurut Putri Marino usia kandungannya itu cukup diketahui orang terdekatnya.

“Aku enggak bakal kasih tahu kalian berapa bulan, karena berapa bulan itu cuma aku dan keluarga aku yang tahu dan teman-teman. Sebenarnya tidak merahasiakan, cuma karena aku pengin keep this for family and friends saja sih,” ujar aktris berusia 25 tahun itu.

Putri mengaku, ia belum mempersiapkan segala sesuatu terkait persalinannya. Sebab yang lebih penting untuknya adalah kesiapan mental.

“Belum persiapan. (Kalau) mental sih sudah siap sih,” katanya mantap.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sebelum Drama Korea, 10 Drama Jepang yang Pernah Jadi Primadona

Kamu generasi 90-an pasti nggak asing lagi dengan adanya animasi Jepang dan drama Jepang yang dulu sempat menjadi primadona. Ya meskipun kini sudah sedikit digeser oleh ketenaran drama Korea sih. Masih ingat nggak kamu dengan 10 drama Jepang yang sempat merajai televisimu di masa lampau ini?

1. Drama Oshin

Drama Oshin merupakan salah satu drama Jepang yang paling fenomenal dan ikonik. Drama ini sendiri terdiri dari 249 episode. Meski kisahnya sangat panjang, namun nyatanya drama ini tak hanya laris di Indonesia, namun juga di beberapa negara lainnya. Kisahnya menceritakan tentang kisah perjalanan hidup yang memiliki nuansa sejarah.

2. Drama Tokyo Love Story

Drama ini diperankan oleh Szuki Honami dan Oda Yuji. Drama ini memang termasuk sangat lawas, namun nyatanya banyak generasi 90-an yang jatuh cinta dengan kisahnya. Drama ini mengisahkan alergi percintaan Rika dan Kanji. Kehidupan keduanya dalam drama ini benar-benar bisa mengaduk-aduk hati penontonnya.

3. Drama Long Vacation

Siapa yang masih ingat dengan drama lawas yang satu ini? Masak sih dulunya kamu nggak jatuh cinta dengan drama ini? Kisah yang ada dalam drama ini termasuk anti mainstream sehingga membuat banyak orang tak mau ketinggalan kisahnya.

4. Drama 101 Marriage Proposals

Drama ini merupakan kisah Beauty and the Beast versi Jepang. Kisah dalam drama ini tak mudah ditebak sehingga kamu tak akan ingin ketinggalan untuk mengikuti kisahnya. Saking suksesnya, drama ini juga ada re-make nya versi Korea dan Tiongkok loh.

5. Drama Ordinary People

Drama ini menceritakan tentang persahabatan lima orang yang penuh dengan dilema dan romansa. Pasti kamu juga masih ingat kan dengan drama yang mampu membuat banyak orang terpana dengan kisahnya ini?

6. Drama Anchor Woman

Kisah dalam drama ini tentang dinamika kehidupan keluarga seorang presenter berita sukses yang berusaha beradaptasi dengan anak tirinya, begitu pula sebaliknya. Kisahnya sangat menarik hati dan nggak bakal bikin kamu bosan.

7. Drama Friends

Drama yang satu ini memang bukan drama yang murni dari Jepang. Karena pada kenyataannya drama ini lahir dari kerjasama antara Jepang dan Korea. Drama ini bukan drama yang receh loh. Artis yang memerankannya saja merupakan bintang paling bersinar pada masanya, yaitu Kyoko Fukada dan Won Bin.

8. Drama Great Teacher Onizuka

Drama ini mengisahkan petualangan seorang guru antimainstream dalam menakhlukkan kelas yang berisi anak-anak bermasalah. Karena kepopulerannya, Indonesia juga samai membuat sinetron yang kisahnya menyerupai drama ini.

9. Drama One Litre of Tears

Kamu pasti bakal dibuat nangis sesenggukan saat menonton drama ini. Drama yang satu ini memang cukup menguras emosi dan air mata. Wajar saja karena kisahnya adalah tentang perjuangan Aya Kito yang divonis nggak akan hidup lama.

10. Drama Forbidden Lovers

Drama ini mengisahkan tentang cinta terlarang yang terjadi antara murid dengan guru perempuannya. Kisah cinta keduanya dipenuhi dengan suka dan duka, namun untungnya tetap memiliki akhir yang bahagia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Poppy Sovia Masih Santai Bila Ditanya Soal Momongan

Aktris Poppy Sovia mulai ditanya perihal momongan oleh ibundanya. Menurut ibunya, Poppy memang sudah cukup umur untuk segera hamil dan punya momongan.

“Sebenarnya Mama juga sudah nanyain. Mengingat usia, takut semakin lama jadi enggak sehat buat aku juga. Tapi, ya sudah, sedikasihnya aja,” kata Poppy seperti dikutip kompas.com, Senin (13/8/2018).

Menurut aktris 33 tahun itu, dirinya dan suami, Ahmad Gussaoki memang tidak menunda untuk segera punya momongan. Ia pun tak memiliki keinginan khusus untuk punya anak laki-laki maupun perempuan bahkan tak terpikiran untuk membatasi jumlahnya.

“Kalau cewek, cowok, sedikasihnya aja. Oke kok dua-duanya. Cewek, cowok, sama aja. Kalau pengin, nanti gue ajarin (naik) motor dari kecil. Soal jumlah, sedikasihnya aja. Kalau keluarga berencana dua cukup, kalau enggak berencana mah bisa lebih ya. Jadi, sedikasihnya aja,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top