Feature

Kamuflase(mu) Untuk Menolak Berkomitmen Denganku

Aku bukan tak senang atas hubungan yang sedang kita jalin, bukan pula tak merasa puas untuk kasih sayang yang kamu berikan. Namun ada sesuatu yang nampaknya mulai mengganjal. Perihal tujuan akhir dari ikatan yang sudah lama kita jalani.

Tunggu dulu, bukan bermaksud memaksamu untuk buru-buru. Biar bagaimana pun aku tahu banyak pertimbangan yang memang harus dipikirkan matang-matang. Kali ini aku datang hanya untuk mengingatkan, beberapa alasan yang dulu kamu ucapkan tiap kali kubertanya “kapan?”.

Kamu Bilang Tunggu Mapan, Padahal Aku Siap Berjuang

Pada beberapa waktu lalu, ungkapanmu perihal kemapanan untuk memenuhi kebutuhan kita jadi sesuatu yang sungguh membuatku bangga. Tapi setelah sekian lama, ternyata aku masih menerima jawaban yang sama.

Sebagai pasangan yang akan mendampingimu, aku tentu tak akan membiarkanmu bergulat sendiri. Kehidupan yang keras dan perjalanan panjang dalam cerita kita berdua, telah mengajarkanku banyak hal. Salah satunya bekerja sama untuk mencapai tujuan yang nanti kita ingini.

Percayalah Sayang, ini adalah janji yang kelak akan kutepati, bukan rayuan yang bertujuan membuatmu goyah pada pendirian. Biar bagaimana pun diriku tentu tak akan tega melihatmu mencari nafkah seorang diri.

Karir yang Katamu Untuk Masa Depan, Sebenarnya dengan Senang Hati Akan Kubantu dari Belakang

Barangkali keinginan untuk berjalan pada beberapa mimpi yang lebih tinggi, sedang jadi ambisi yang harus dipenuhi. Dengan kata lain, kamu mungkin takut jika nanti aku akan merusaknya.

Perlu kamu tahu Sayang, berkomitmen tak selalu membuatku masuk dan ikut campur pada semua hal dalam hidupmu, karena kutahu itu akan jelas sangat menganggu.

Cobalah untuk melihat sisi lain dari keberadaanku dalam hidup yang kamu jalani kini. Walau mungkin tak akan merubah banyak hal, aku berharap kita bisa saling memahami dan mendukung masing-masing ambisi. Sebab ku tak ingin hanya menjadi sebatas pasangan saja, tapi juga sebagai teman yang bisa kamu ajak bicara untuk semua masalah.

Bahkan yang Kadang Membuatku Ragu, Kamu Hanya Menjawab dengan “Cobalah Tunggu Dulu…”

Ya, aku tentu akan menunggu. Meski sebenarnya aku sendiri tak tahu sampai kapan permintaan itu akan terus kamu sampaikan.

Kamu sendiri jelas tahu, tak hanya usia saja yang memang sudah pas untuk menikah. Beberapa teman lain yang telah berbondong-bondong menimang bayi-bayi lucu, kerap jadi peringatan bagi kita yang masih saja bertahan pada status pacaran.

Bukan sedang ingin menjadikanmu sebagai pihak yang terpojokkan karena merasa belum siap untuk jenjang yang lebih sakral. Tapi kali ini harus aku sampaikan, jika kini aku mulai ragu Sayang.

Tak Perlu Takut Akan Merasa Dikekang Olehku, Toh Aku Tahu Hidupmu Tak Hanya Tentang Diriku

Sama halnya denganmu yang tak suka dengan segala hal yang terburu-buru, aku juga sebenarnya menikmati semua yang ada. Namun waktu yang kamu ulur nampaknya sudah terlalu lama.

Perempuan ini bukanlah sosok yang banyak meminta, kamu bisa lihat itu selama kita bersama. Bahkan meski kelak sudah berstatus suami istri yang sah, kamu masih punya waktu untuk menikmati hobi dan beberapa kecintaan yang memang kamu suka.

Seperti diriku yang juga punya dunia lain selain kamu, aku juga paham bahwa duniamu tak melulu tentang diriku.

Jika Kegagalan Jadi Sebuah Ketakutan, Kupastikan Kita Akan Saling Menguatkan

Seperti ceritamu pada awal kita bertemu, ceritamu dengan beberapa perempuan terdahulu jadi pelajaran yang membuatmu lebih hati-hati dalam menentukan pilihan. Aku sendiri sadar jika perempuan ini juga bukanlah manusia yang sempurna tanpa cela.

Di ujung sana, mungkin ada beberapa cerita yang akan membuatmu atau aku terluka. Tapi bukan berarti kita berdua akan berdiam diri saja dalam ketakutakan yang sama.

Walau katamu kamu bukanlah laki-laki yang sempurna, kuharap bersama kita akan jauh lebih kuat dari sebelumnya.

Lalu Salahkah Aku Jika Akan Bertanya “Sebenarnya Apa lagi yang Kamu Tunggu?”

Bohong memang jika aku akan bilang, kalau diriku masih merasa santai dan tak khawatir akan kejelasan hubungan yang kita jalani. Hal-hal yang selama ini tak pernah orang tahu, tentu saja kegelisahanku yang kadang membuatku merasa jengkel padamu. Bukan karena perasaan yang masih digantungkan, tapi bagaimana kamu mengutarakan alasan mengapa hingga kini kamu tak kunjung memberi kejelasan.

Toh aku sendiri sudah pernah berkata, untuk urusan pesta pernikahan dan segala atributnya tak harus terlihat mewah. Karena sesungguhnya ini hanya urusan mengesahkan hubungan saja, bukan untuk foya-foya.  

Walau Akhirnya yang Bisa Kulakukan Hanyalah Menunggu

Tak banyak berbuat apa, aku sadar posisiku sebagai perempuan hanya bisa menunggumu memberi aba-aba. Meski lelah mendengar pertanyaan kapan akan dilamar dan menikah, logikaku berkata bahwa ada hal lain yang memang harus dipikirkan dengan bijak.

Mungkin aku memang hanya bisa bersabar dan menunggu kapan waktu baik itu akan tiba. Tapi laki-laki yang benar-benar cinta harusnya tak membuat kekasihnya menunggu terlalu lama.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kalau Kamu Ingin Dirindu, Coba Rubah Dulu Sikapmu!

Sebagai seorang perempuan, dikangenin oleh pasangan merupakan sentuhan mesra yang dapat membelai jiwa. Merasa seperti memiliki penghargaan tinggi di mata pasangan. Sekaligus, merasa kalau kamu memiliki porsi lebih di relung hatinya.

Ternyata untuk mendapatkan rasa rindu atau kangen dari pasangan tidak hanya dengan memberikan perhatian secara jor-joran. Memberikan perhatian memang penting dan termasuk dalam faktor. Tetapi masih ada beberapa faktor lainnya yang luput dari perempuan.

Sehingga sang laki-laki merasa tak ada lagi secerca rindu di hati. Nah, kamu mau sikap apa saja yang dapat membuat selalu dirindui oleh pasanganmu?

Laki-laki Tak Mau Berpisah Dengan Perempuan yang Bersikap Sederhana

Bersikaplah sederhana dan apa adanya, jangan bergaya di luar dari kebiasaan kamu sebagai perempuan. Tampilah apa adanya, jangan terlalu dibuat-buat. Seperti jangan bersikap sok cantik, atau sok pintar justru laki-laki akan sebaliknya. Kalau kamu bisa menemukan letak dan posisi menariknya dirimu, dijamin si lelaki tak akan mau untuk berpisah.

Jangan Hanya Mengandalkan Fisik Tanpa Isi

Mengedepankan fisik untuk menjadi daya tarik sebagai perempuan, sebenarnya tidak begitu dibenarkan lho. Meskipun sah-sah saja. Tetapi fisik yang baik bisa terlihat sangat baik apabila kamu tampil cerdas. Otak yang berisi bisa membuat mu tampil lebih menarik. Lelaki akan melihat ke depan, bahwa ke depannya apabila sampai terbentuk rumah tangga, guna mendidik anak tanpa perlu ragu, karena ada sang ibunda yang cerdas selain cantik fisiknya.

Curahkan Perhatian Dan Tunjukan Kesabaran

Mencurahkan perhatian bukan soal mengingatkan makan, mandi atau hal-hal semacanya. Tetapi dengan mengingatkan akan beberapa hal yang luput dari perhatiannya. Kamu harus mengingatkan sebagian meskipun tak semua.

Dan kamu juga harus bersabar akan segala sikapnya atau bagaimana cara ia menjawab chatting. Karena ia sedang bekerja, mungkin ia sedang sibuk atau tidak dalam kondisi 100% terbaiknya.

Kerap Tampil Percaya Diri, Jangan Takut Untuk Ekplorasi Diri

Sebagai perempuan kamu harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Lewat hal itu, kamu dapat tampil mempesona karena mampu tampil di mana saja tanpa ada rasa minder. Beradaptasi dengan berbagai lingkungan itu penting. Saking percaya dirinya kamu sampai tampil dengan santai dan sangat menawan di mata pria.

Dengan kepercayaan diri membangun kepribadian juga mudah, karena kamu bakal mengeskplorasi tanpa ada rasa nggak pantes, atau tidak cocok saat mencobanya.

Sesekali Tampilkan Sisi Cuek Dan Misterius Agar Dia Makin Penasaran

Rindu semakin memuncak kalau orang yang dirindu adalah sangat tidak tertebak. Kalau kami sedikit misterius dan cuek pasti pasangan bakal terus memasang rasa kangennya di depan karena dia sedang penasaran.

Justru laki-laki tak begitu suka dengan perempuan yang kerap ingin mencari perhatian. Lelaki bakal begitu antusias apabila ia tahu sang perempuan selalu menimbulkan pertanyaan di hatinya. Sehingga hanya kamu yang selalu bernaung di hatinya dan kerap menjadi segudang pertanyaan baginya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Alasan Kualitas Drama Korea Lebih Baik Dibanding Sinetron Indonesia

Hayoo siapa yang gemar nonton drama Korea? Pasti para Korean Lovers sudah nggak asing dengan kualitas drama dari negeri gingseng ini. Bukannya nggak bangga dengan karya anak negeri, namun memang pada kenyataannya ada hal yang membuat drama korea memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan sinetron Indonesia.

Judul

Judul drama korea memiliki daya tariknya sendiri. Bukan berarti judul sinetron Indonesia tidak menarik. Namun biasanya drama korea akan memilih judul yang sesuai dengan isi dari drama tersebut. Sedangkan dalam sinetron Indonesia, tak jarang ada banyak judul yang tidak sesuai dengan jalan cerita sinetron tersebut.

Karakter atau Pemeran

Tak perlu diragukan lagi karakter atau pemeran yang dipilih untuk mengisi sebuah drama korea. Mereka sudah benar-benar dipilih berdasarkan kemampuan mereka dalam berakting. Sedangkan dalam sinetron Indonesia, biasanya para produsen akan memilih actor dan aktris berdasarkan keberhasilan mereka di sinetron sebelumnya.

Jalan Cerita

Dalam hal jalan cerita, drama korea memang lebih baik dibandingkan sinetron Indonesia. Meski memiliki tema yang sama, namun setiap produsen memiliki kreativitas tersendiri dalam membuat jalan cerita drama yang menarik perhatian penontonnya. Sedangkan untuk sinetron Indonesia sendiri terkesan kurang variatif dan terlihat itu-itu saja.

Properti

Drama korea memang terlihat sangat royal dalam menggelontorkan dana guna memfasilitasi proses penggarapan drama. Saat terdapat adegan rumah sakit, pasti mereka akan menggunakan alat kesehatan yang tak tanggung-tanggung dan kamar rumah sakit yang mewah. Berbeda dengan sinetron Indonesia yang terkesan ala kadarnya.

Latar

Apakah kamu pernah menonton drama korea yang berjudul Winter Sonata? Drama ini merupakan salah satu drama yang memelopori perkembangan drama korea di ranah dunia. Drama ini mengambil latar di sebuah pulai kecil indah yang bernama Pulau Nami. Kini pulau itu pun dikenal di mata dunia. Sedangkan sinetron Indonesia sepertinya belum pernah mengambil sebuah latar tempat untuk memperkenalkan wilayah Indonesia di mata dunia.

Episode dan Rating

Drama Korea sudah menentukan akhir dari drama tersebut sebelum drama ditayangkan. Jadi tak peduli seberapa tinggi rating yang didapat, saat episodenya sudah selesai tak akan ada lagi episode tambahannya. Berbeda dengan sinetron Indonesia, biasanya semakin tinggi rating maka akan semakin panjang episodenya.

OST atau Soundtrack

Baik dalam drama korea maupun sinetron Indonesia sebenarnya sama-sama terdapat soundtrack di dalamnya. Dalam drama korea biasanya ada banyak soundtrack yang mengisi adegan. Perbedaannya, kalau dalam drama korea drama dibuat terlebih dahulu kemudian baru dibuat lagu untuk menjadi soundtracknya, sedangkan untuk sinetron Indonesia biasanya soundtrack ada terlebih dahulu sebelum sinetron dibuat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Menginjak Usia 23 Tahun, Ini 10 Nasihat yang Harus Kamu Pahami!

Banyak yang bilang usia 23 adalah usia peralihan. Dimana seseorang harusnya sudah menjadi orang yang lebih dewasa dibandingkan sebelumnya. Beberapa  hal yang tadinya masih jadi sesuat yang tak jadi beban pikiran, pelan-pelan jadi sesuatu yang perlu dipikirkan secara matang-matang. Lalu apa saja?

1. Tak Perlu Stress Saat Usaha yang Kamu Lakukan Tak Berhasil

Kegagalan adalah sebuah keberhasilan yang tertunda. Jangan pernah berhenti berjuang hanya karena usaha yang kamu lakukan tak menemui keberhasilan. Teruslah mencoba setiap kesempatan yang ada di depan mata. Jika sudah saatnya, tak menutup kemungkinan kamu akan berhasil di masa depan.

2. Kamu Mampu Jika Kamu Mau

Tidak ada hal yang tak mungkin di dunia ini. Berusahalah jika kamu ingin meraih apa yang kamu inginkan dalam hidup ini. Kamu harus yakin dengan kemampuanmu sendiri. Kamu mampu jika kamu mau berusaha.

3. Nggak Apa-apa Kalau Kamu Nggak Bisa Dapetin Apa yang Kamu Mau

Tidak semua yang kamu inginkan akan kamu dapatkan dengan mudah. Jangan pernah terpuruk karena kamu tak mampu mendapatkan hal yang menjadi keinginanmu. Yakinlah, Tuhan akan selalu memberi apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu mau.

4. Tidak Ada yang Tahu Apa yang Akan Terjadi di Masa Depan

Jangan pernah menyerah akan kehidupanmu saat ini. Jika saat ini kamu bukan siapa-siapa, hal itu bisa saja berubah di masa depan. Tentu hal itu akan terjadi jika kamu berusaha untuk merubah kehidupanmu menjadi lebih baik lagi di masa depan.

5. Jangan Mencemaskan Apa yang Belum Terjadi

Berhenti mencemaskan hal yang belum tentu terjadi. Mantapkan langkahmu dalam meraih apa yang kamu inginkan. Terlalu khawatir hanya akan membuat langkahmu berhenti begitu saja.

6. Perbaikilah Caramu Berpakaian

Ingatlah, kamu sudah dewasa. Kamu harus memperbaiki caramu berpakaian. Berpakaianlah lebih sopan dan tunjukkan identitas juga ciri khasmu lewat pakaian yang kamu kenakan.

7. Tak Punya Pacar Bukan Berarti Hidupmu Sudah Tamat

Kamu harus ingat, perjalanan hidupmu masih sangatlah panjang. Jangan terlalu terikat dengan pacar. Jika kamu tak punya pacar, jangan pernah menganggap bahwa ini adalah akhir dari kehidupanmu. Ada banyak hal yang harus kamu prioritaskan.

8. Buatlah Keputusanmu Sendiri Tanpa Menyusahkan Orang Lain

Kamu sudah dewasa. Bukan saatnya lagi untukmu bergantung kepada orang lain. cobalah untuk membuat keputusanmu sendiri tanpa melibatkan atau menyusahkan orang lain. kamu harus belajar untuk lebih mandiri dalam banyak hal.

9. Cintailah Dirimu Sendiri, Kamu Berharga

Jika ada orang yang menjatuhkanmu, jangan lantas menganggap dirimu tak berguna. Kamu harus mencintai dirimu terlebih dahulu untuk bisa menjalani kehidupanmu dengan baik. Kamu harus yakin bahwa dirimu sangatlah berharga.

10. Kebahagiaan Bukan untuk Dicari, Melainkan Dibuat

Jika selama ini kamu berpikir kamu harus mencari kebahagiaan dalam hidupmu, artinya kamu harus merubah mindset itu. Kebahagiaan ada bukan untuk dicari, melainkan untuk dibuat. Buatlah kebahagiaanmu sendiri. Bahagia itu sederhana. Berbahagialah dengan caramu sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top