Feature

Kamu yang Lebih Nyaman Sendiri, Dipastikan Memiliki Kepribadian Unik

Nyaman untuk hidup sendiri dibandingkan dengan beramai-ramai sebenarnya bukan hal yang negatif. Meskipun, mayoritas orang cenderung suka beramai-ramai daripada sendiri. Sepi, sunyi, hingga ketenangan adalah hal yang diincar dari mereka yang doyan untuk menyendiri. Banyak juga yang berpendapat kalau kamu yang suka menyendiri memiliki kesulitan dalam bersosial. Atau bisa jadi kamu yang kesulitan untuk bersosial pada akhirnya memutuskan untuk menyendiri dan menemukan kenyamanan di situ.

Introvert, adalah salah satu kepribadian individu yang tertutup, yang kerap kali dijadikan alasan ketika seseorang sulit untuk bersosialiasi atau menyendiri. Hingga konotasi negatif yang timbul dari orang introvert sangat santer terdengar. Mungkin ada juga disekeliling kamu, ‘kan? Streotip dan kesalahpahaman orang lain dalam memandang orang introvert membuat hal ini semakin menjadi-jadi.

Streotip ini pun tidak akurat seperti dilansir oleh Psychology Today, bahwa orang yang hidup sendiri tidak termasuk sebagai orang introvert. Akan tetapi pandangan buruk yang terangkum dalam orang introvert tidak melulu benar. Karena orang yang dapat menghargai dan menikmati kesendirian sesungguhnya memiliki kekuatan, kepercayaan diri, dan pemahaman tentang diri sendiri yang mungkin tidak dimiliki oleh orang ekstrovert. Sehingga Providr pun menemukan bahwa orang suka sendiri ternyata memiliki kepribadian unik.

Lewat Kesendirian Kamu Dapat Memiliki Kadar Empati yang Tinggi

Empati adalah rasa di mana kamu merasakan apa yang orang lain rasakan. Tepatnya, kamu memosisikan dirimu di posisi orang lain, seperti contoh saat orang tersebut kehilangan orang yang dicintainya. Studi menunjukan kalau orang yang suka sendiri lebih banyak berhubungan dengan pikiran, perasaan, dan emosi orang lain di sekitar mereka. Sehingga membuat mereka lebih berempati. Orang yang suka sendiri lebih dapat menyelami perasaan orang lain dan peka terhadap sesama.

Memiliki Pertimbangan yang Tajam Tentang Hal yang Salah dan Benar

Mempertimbangkan setiap keputusan yang ada membutuhkan waktu yang cukup. Tak bisa terburu-buru dan tak boleh berlama-lama. Nah, keuntungan lainnya yang dimiliki seseorang yang suka dengan kesendirian adalah memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa yang mereka anggap benar dan salah. Lantaran si orang tersebut meluangkan waktu yang banyak untuk menganalisa dan menentukan perspektif sesuai dengan keyakinan mereka. Nantinya hal ini pun bakal berguna saat mereka membuat keputusan, dan mereka pun akan puas dengan keputusan yang diambil.

Pemikiran yang Lebih Terbuka Meskipun Kerap Divonis Berpikiran Tertutup

Seseorang yang introvert memang kerap kali dianggap sebagai orang yang memiliki pemikiran tertutup. Padahal orang yang tertutup tidak berarti mereka anti dengan pendapat orang lain. Hanya saja mereka terbuka dengan pengalaman baru dan cara pandang yang baru lho. Akan tetapi mereka tidak sembarang terbuka dengan menampung semua pendapat. Tetapi mereka memilih pendapat dan cara pandang apa yang cocok atau sesuai dengan dirinya.

Sangat Menghargai Waktu Mereka Sendiri

Sesungguhnya orang yang menikmati kesendirian adalah orang yang sadar kalau waktu yang mereka punya sangatlah berharga. Sehingga ia sangat menikmati setiap hitungan detik, menit, hingga putaran jam. Semua hal yang berhubungan dengan waktu dianggap sebagai aset. Tidak hanya waktu mereka sendiri, tetapi ia juga menghargai waktu yang orang lain miliki. Jadi wajar saja, dikala budaya ngaret mengakar di sekitar kita, orang yang kerap suka dengan kesendirian bakal menyempatkan lebih dulu datang.

Diberkahi dengan Intuisi yang Tinggi Soal Diri Sendiri

Belajar dari kesunyian dapat membuatmu lebih memahami dirimu sendiri. Kamu dituntut untuk mengenal siapa dirimu, mendeskripsikan dirimu, bahkan mengetahui dirimu tanpa bantuan orang lain. Jangan heran, kalau mereka yang doyan sendiri memiliki kadar intuisi yang tinggi. Mereka lebih banyak waktu untuk mengenal diri mereka sendiri sekaligus memahami, mengenali dengan memanfaatkan intuisi mereka yang sangat dipercayai. Beradasarkan gerak hati, mereka coba melakukan tindakan yang diyakini.

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Simaksi Naik Rinjani Akan Pakai Registrasi Online

Sudah digodok sejak satu tahun belakangan, akhirnya prosedur pendakian Gunung Rinjani akan memakai sistem booking online per Juni 2019 mendatang. Untuk jalur pendakian, akan ada 4 jalur dibuka dengan kuota pendaki yang masih akan dibatasi.

Kepala BTNGR, Sudiyono pada Kamis (16/5/2019) kemarin menyatakan akan ada 4 jalur pendakian yang rencananya dibuka, yaitu melalui Senaru, Sembalun, Timbanuh dan Aik Berik. Dimana setiap jalur akan diberi batas kepasitas antara 100 hingga 150 orang pendaki setiap hari.

Selain itu, setiap pendaki juga akan diberi rentang waktu untuk menginap selama dua malam di areal camping yang sudah ditentukan. Namun untuk sistem pembayaran tiket simaksi kemungkinan masih menggunakan proses manual.

“Kami menggunakan booking online nanti. Jadi tetap pakai kuota begitu. Tapi bayar tiketnya kemungkinan masih manual, langsung. Sudah ada bookingnya baru bayar gitu,” jelas Sudiyono.

Sistem itu diterapkan demi efektivitas dan efisiensi pengelolaan Taman Nasional Gunung Rinjani. Di sisi lain, reservasi online ini juga jadi salah satu hal yang akan  menguntungkan para pendaki. Karena memberi akses kemudahan untuk mengecek kuota yang tersedia hingga pembayaran tiket yang juga akan terhubung dengan beberapa metode pembayaran. Nantinya, sistem reservasi online Gunung Rinjani dapat dilakukan via web eRinjani atau melalui aplikasi berbasis android yang bisa diunduh di PlayStore.  

Saat ini, keempat titik jalur menuju puncak Rinjani masih dalam proses perbaikan. Masih tetap dengan atauran sebelumnya, setiap pendaki tidak diperkenankan untuk mencapai puncak dan mendirikan tenda di areal Danau Segara Anak. Buat yang ingin segera ke sana, bisa segera melihat jadwal libur ya. Karena kordinasi perizinan dan persiapan sistem booking online yang akan diterapkan akan mulai beroperasi pada awal Juni mendatang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Lelaki Paruh Baya Tebas Kepala Temannya Hingga Tewas Karena Kesal Ditanya “Kapan Nikah?”

Sebenarnya pertanyaan kapan nikah adalah sebuah ungkapan biasa. Tapi akan berbeda jika ditanyakan pada mereka yang mungkin belum juga menikah pada usia yang terbilang sudah tua. Merasa tak nyaman, hingga menuai kesal seorang laki-laki bernisial AM alias Aswin (52) diberitakan menebas teman sekampungnya hanya karena ditanya “Kapan Nikah”.

Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (18/5/2019) pukul 22.00 Wita, Aswin yang merasa kesal menebas temannya Ari Kongingi (47) dengan memakai parang. Peristiwa naas tersebut berawal ketika Aswin pergi ke rumah korban Ari untuk membeli minuman keras jenis cap tikus. Mulainya mereka sempat berbincang akrab, namun obrolan berubah menjadi tegang karena korban bertanya kepada tersangka perihal kapan menikah. Merasa kesal karena terlalu mencampuri apa yang sebenarnya bukan urusannya. Pelaku meminta korban untuk tak perlu ikut campur tentang statusnya.

“Jangan ikut campur, itu urusan keluarga saya,” jawab tersangka. Selapas obrolan tersebut, tersangka langsung kembali ke rumahnya. Namun ternyata diikuti oleh korban yang ternyata merasa tersinggung atas pernyataan Aswin.

Masuk ke dalam rumah Aswin, mereka berdua sempat berdebat di dalam rumah. Sempat dilerai oleh kepala lingkungan setempat, nyatanya pertengkaran tersebut tak bisa dilerai hingga akhirnya Aswin yang sudah mengambil parang dari dalam rumah menebas kepala korban bagian kiri.

Ari yang menjadi korban, sempat dilarikan ke Puskesmas Ratahan, namun nyawanya tak lagi bisa tertolong ketika dirujuk ke RSUD Noongan Langoan  karena mengalami luka robek dan pendarahan hebat di kepalanya. Kompol Ronny Tumalun, Kapolsek Ratahan mengatakan perisitiwa berdarah tersebut terjadi di  jalan raya Kelurahan Wawali, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada Sabtu (18/5/2019) jam 22.00 Wita. 

“Tersangkanya AM alias Aswin (52), melakukan penganiayaan kepada korban dengan sebilah parang dengan cara sekali menebas korban kena bagian kepala sebelah kiri,” kata Kapolsek Ronny Minggu (19/05/2019).

“Korban meninggal dunia pada  Minggu (19/5/2019) pukul 01.30 Wita di rumah sakit,” kata Kompol Ronny

Sempat melarikan diri selepas menebas kepala korbannya, hingga akhirnya berhasil diringkus di rumahnya untuk selanjutnya sudah diamankan ke Mapolsek Ratahan.

“Kami langsung mendatangi rumah tersangka dan menangkapnya. Atas perbuatannya tersangka diancam dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan berat sehingga mengakibatkan orang mati,” jelasnya.

Dari hasil menyelidikan semenatar dari Polsek Ratahan, kasus penganiayaan yang menyebabkan korban tewas, disebabkan karena ketersinggungan atau sakit hati dirasakan tersangka atas ucapan korban. Dan ternyata saat ini, pacar dari tersangka sedang mengandung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Tiga Hari Debut, John Wick Berhasil Geser Posisi Avengers: Endgame

Memasuki hari ketiga penayangannya sejak 17 Mei 2019 lalu, seri ketiga dari film laga John Wick diberitakan berhasil menyaingi pendapatan sensasional dari Avengers: Endgame di puncak box office. Sebagaimana dilansir dari Reuters, John Wick: Chapter 3-Parabellum berhasil mengantongi debut tiga pekan sebesar US$57 juta dari pemutaran di 3.850 lokasi Amerika Utara. Angka tersebut jadi kekuatan yang akhirnya berhasil menggeser posisi Avengers: Endgame yang hanya mengoleksi US$29,4 juta pada periode serupa.

Tak hanya itu saja, film seri ketiga yang diperankan aktor kawakan Keanu Reaves ini juga berhasil mengalahkan 2 seri sebelumnya. Film pertama John Wick (2014) mendapatkan US$14,4 juta dengan periode yang sama, Lalu John Wick: Chapter 2 (2017) mendapatkan US$30,4 juta.

John Wick: Chapter 3-Parabellum adalah lanjutan cerita perjalan John Wick yang berprofesi sebagai pembunuh bayaran yang tengah mempertahankan nyawa dari buronan semua orang setelah ia ketahuan membunuh salah seorang anggota High Table di wilayah netral, Hotel Continental di New York.

Untuk kamu yang beriat menonton, namun belum pernah melihat dua seri sebelumnya. Sebaiknya, sempatkan waktu untuk menontonnya terlebih dahulu, karena seri ketiga akan berlangsung sebagai lanjutan dari seri 2. Dimana, John Wick terlihat tergopoh-gopoh sambil berlari menuju beberapa tempat demi bertemu teman lama untuk dimintai pertolongan.

Jadi santapan baik untuk para pecinta film laga, penonton seolah tak diberi celah untuk bernafas lega atas rentetan adegan pemburuan yang dilakukan oleh John. Tapi tak melulu menyajikan kekerasan, adegan berdialog yang tersaji beberapa kali diselipi lelocon yang bisa melupakan tumpahan darah dari adegan sebelumnya.

Serangkaian aksi baku hantam dengan tangan kosong dan senjata yang berlangsung selama 130 menit tersebut dinilai lebih variatif dari seri sebelumnya. Menariknya lagi, ada aksi dua aktor laga kebanggaan yang juga turut serta untuk melawan John Wick. Siapa lagi kalau bukan Yayan Ruhiyan dan Cecep Arief Rahman. Selain memperlihatkan kebolehan baku hantam dengan pencak silatnya, mereka juga menggunakan Bahasa Indonesia dalam dialognya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top