Community

Kamu yang Berwajah Awet Muda, Pasti Bakal Alami 10 “Penderitaan” Ini

Banyak orang ingin memiliki wajah yang awet muda. Entah itu perempuan atau laki-laki, rasanya sama saja. Sebab biar bagaimanapun, mereka yang memiliki wajah yang tampak muda selalu menarik perhatian oleh orang-orang di sekitar. Tapi, ternyata hal itu tak selalu menyenangkan loh. Sebab, pada beberapa hal, mungkin kamu juga mengeluh atau merasa tak suka atas penampilan dari wajahnya yang memang terkedan muda.

Nah, kira-kira apa saja sih, penderitaan-penderitaan yang kerap menghampiri kamu pada pemilik wajah yang tampak muda?

1. Kamu Dianggap Anak Kecil

Karena wajah imutmu, tak jarang banyak orang menganggapmu layaknya anak kecil. Padahal kamu sudah dewasa dan ingin sesekali diakui kedewasaannya. Bukan malah dianggap anak kecil secara terus-menerus. Meski kadang terdengar menyenangkan, tapi beberapa kali ini terasa menyebalkan.

2. Mereka Tak Memercayaimu Saat Mengungkapkan Usiamu yang Sebenarnya

Banyak orang ragu dengan usiamu. Terkadang ada yang percaya namun malah menaruh curiga jika kamu melakukan serangkaian operasi plastik sehinggu wajahmu jauh nampak lebih muda dari usiamu yang sesungguhnya.

3. Digoda oleh Anak yang Usianya di Bawahmu

Kadang saat kamu sendirian, kamu sering digoda oleh anak SMA yang lewat. Mungkin mereka pikir kamu seumuran dengan mereka. Padahal kenyataannya kamu jauhlebih tua dari mereka.

4. Meskipun Kamu Berusaha untuk Jutek, Wajahmu Tetap Saja Menggemaskan

Bagaimana pun usahamu untuk berusaha menampakkan ekspresi jutek kepada orang lain, semua itu hanya akan berakhir dengan kegagalan. Bahkan dengan usaha jutekmu itu wajahmu tetap saja terlihat menggemaskan dan enak dipandang.

5. Kamu Masih Saja Dipanggil dengan Panggilan Unyu

Kamu masih saja dipanggil dengan panggilan unyu di masa kecilmu. Padahal kamu sudah merasa terlalu tua untuk bertahan dengan panggilan masa kecilmu yang terkesan alay di telingamu.

6. Merasa Jengah dan Bosan dengan Nasihat Orang yang Menyuruhmu Bersyukur dengan Wajah Awet Mudamu

Banyak orang menyuruhmu untuk bersyukur dengan wajah awet mudamu itu, dan nasihat itu terus-menerus berdengung di telingamu. Akhirnya kamu pun merasa bosan dan jengah dan ucapan itu.

7. Diberhentikan Polisi Saat Berkendara Karena Dikira Anak di bawah Umur

Saat ada operasi kendaraan, kamu kerap diberhentikan polisi karena dikira anak di bawah umur namun sudah berani menyetir kendaraan sendiri. Tak sampai di situ saja. Saat kamu menunjukkan kartu identitasmu pun polisi kerap menunjukkan wajah ragu dengan keterangan usia di kartu identitasmu.

8. Make Up Tebal Seolah Tak Cocok di Wajahmu

Melihat orang lain bisa tampil dengan make up yang kece badai, kamu jadi ingin ikutan. Namun saat kamu mencoba mengaplikasikannya pada wajahmu, kesannya seperti anak di bawah umur yang coba main make up- make up-an.

9. Saat Kamu Marah, Orang Lain Bukannya Takut Malah Gemas Melihat Ekspresimu

Kamu kerap makin kesal saat kamu marah dan ingin menunjukkan kemarahanmu kepada orang yang membuatmu marah. Namun mereka bukan malah takut, malah gemas melihat ekspresi saat sedang terbakar emosi.

10. Ditanya “Sekolahnya Dimana?” Padahal Sudah Bekerja

Saat kamu baru bertemu dengan orang baru, kamu kerap ditanya sekolah dimana. Padahal kamu bukan lagi seorang siswa, melainkan seorang karyawan di perusahaan tertentu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ternyata Laki-laki Bertubuh Pendek Lebih Sering Marah Dibanding Mereka yang Tinggi

Kalau harus diperhatikan, seorang lelaki yang bertubuh pendek ternyata lebih sering marah dan mudah terbakar cemburu dibanding mereka yang lebih tinggi. Tapi ini bukan sekedar perkiraan biasa. Karena dari hasil temuan para ilmuwan yang melakukan penelitian di Centres for Disease Control di Atlanta, ternyata lelaki bertubuh pendek lebih mudah terpancing emosi.

Menariknya lagi, penelitian yang dilakukan terhadap setidaknya 600 lelaki berusia 18 sampai 50 tahun ini, juga menemukan bahwa laki-laki bertubuh pendek juga lebih mudah emosi dan melakukan kekerasan dibanding mereka yang bertubuh  tinggi.

Hasil dari penelitian tersebut berkata, bahwa mereka yang pendek menganggap dirinya kurang maskulin yang kemudian bisa memicu tingkat ketakutan dan amarah dalam diri mereka.

Sumber : The Mirror

Disamping itu, penelitian lain yang dilakukan ilmuwan di Universitas Oxford juga mengungkapkan jika alasan seseorang bertubuh pendek lebih mudah marah sebenarnya sangat sederhana. Rasa percaya diri yang kurang, ditambah anggapan masyarakat tentang orang pendek kurang menarik, menjadikan mereka lebih mudah marah hingga berpikir negatif.

Namun tak selalu buruk, karena selain hasil temuan yang tadi sudah disebutkan. Peneliti tersebut juga menemukan fakta bahwa tak semua laki-laki bertubuh pendek lebih mudah marah. Karena, penelitian lain juga menemukan bahwa beberapa laki-laki pendek bahkan memiliki kesabaran yang lebih baik. Beberapa dari mereka juga memiliki rasa percaya diri tinggi, bahagia yang natural dan kemampuan menerima diri sendiri yang lebih baik.

Sumber : YouTube

Dengan kata lain, kita pun harus tahu jika faktor fisik bukanlah satu-satunya pemicu untuk seseorang, (khususnya laki-laki) kehilangan rasa percaya dirinya. Karena biasanya, ada beberapa hal lain yang juga mempengaruhinya. Mulai dari faktor ekonomi, lingkungan, keluarga, dan pekerjaan yang dimiliki.

Karena tinggi pendeknya seseorang kadang bukanlah sebuah jaminan bahwa ia mudah marah, cemburu atau tak percaya diri. Karena semuanya itu, kembali pada masing-masing pribadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melanie Putria dan Angga ‘Maliq & D’Essentials’, Resmi Bercerai!

Berbeda dengan Angga yang tak tampak dalam persidangan, Melanie Putria terlihat hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, pada sidang perceraiannya, yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat, kemarin Senin (21/1).

Dan atas kesepakatan bersama, keduanya akhirnya resmi bercerai sebagaimana hasil putusan yang dibacakan oleh hakim.

“Hari ini dikarenakan bukti sudah cukup, keterangan saksi juga sudah menguatkan alhamdulillah hari ini juga sekalian putusan. Sudah resmi bercerai,” ujar Indah Dewi Yani, kuasa hukum Melanie saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, dikutip dari laman detik.com.

Ternyata proses perceraian keduanya sudah sejak lama dilangsungkan dan sepakat berpisah dengan baik-baik. 

Sebelumnya, keduanya menikah pada 7 Maret 2010 lalu. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Sheemar Rahman Purariredja. Jarang terlihat dalam gosip miring, keduanya tampak mesra di sosial media. Namun, mendadak harus berpisah setelah 8 tahun berumah tangga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dihargai Rp. 1.500/Kg, Petani di Banyuwangi Buang Buah Naga ke Sungai

Dinilai tak mendapat harga yang cukup mempuni, beberapa petani buah Naga di Bayuwangi terlihat membuang hasil panen ke sungai. Hanya dihargai sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per kilogram (kg). Tindakan para petani yang membuang buah naga ke sungai ini jadi salah satu bentuk protes atas merosotnya harga buah tersebut.

Dikutip dari laman Detik.com, Hari candra setyawan (29), warga Dusun Silirbaru Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi mengaku, anjloknya buah naga di Banyuwangi membuat dirinya merugi.

“Terpaksa saya buang ke sungai karena memang tidak laku. Dijual pun juga tidak nutut dengan ongkos petani,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Dan dari foto dan video yang beredar luas di dunia maya, konon kegiatan membuang buah naga tersebut adalah kali kedua. “Ini bentuk protes kami karena buah naga dari Banyuwangi tidak laku dipasarkan. Kemarin kita buang 100 kilo. Ini lebih banyak lagi. Hampir 200 kilogram,” tambahnya.

Dianggap tak bisa mengembalikan modal, beberapa petani buah naga di wilayah sekitaran Banyuwangi, yakni di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, akhirnya mempersilahkan masyarakat untuk memetik sendiri buah naga di kebunnya.

“Silakan kalau mau ambil sendiri di kebun. Gratis. Harga tidak nutup dengan ongkos petik,” ujar Ukri, dikutip masih dari laman yang sama.

Situasi ini sudah berjalan sekitar 2 minggu lebih, padahal menurut Ukri para petani baru bisa dikatakan mendapat untung jika harga buah naga diatas Rp. 6.500/kg.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top