Feature

Kamera Tersembunyi di Kamar Ganti Selalu Cari Mangsa, Kamu Wajib Waspada dengan Keberadaannya

Masih ingat insiden kamera tersembunyi yang dialami Chelsea Islan? Sebagai korban, aktris 22 tahun itu jelas sangat terpukul lantaran menjadi target perilaku orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kamu perlu tahu, kejadian semacam ini masih marak terjadi. Di luar sana, korbannya juga tak hanya Chelsea. Sadar tak sadar, masih banyak kamar ganti hingga toilet umum yang dijadikan sebagai tempat para predator untuk mencari mangsa. Mereka—dengan tidak bertanggung jawab, menyematkan kamera kecil atau menyembunyikannya di berbagai titik demi mendapat rekaman orang yang beraktivitas di kamar ganti tersebut.

Efek dari kemudahan mengakses teknologi, sekarang ini keberadaan kamera kecil yang sejatinya difungsikan sebagai alat mata-mata jadi rentan disalahgunakan. Buktinya, sudah banyak orang biasa yang bisa membeli kamera tersebut. Karenanya, kita harus ekstra waspada.

Harga Kamera Spy yang Semakin Murah, Jadi Pemicu Tingginya Minat Sejumlah Oknum untuk Menyalahgunakan Kamera Jenis ini

Jangankan di toko, dengan browsing di sejumlah web belanja online pun sejatinya kamu bisa membeli kamera semacam ini dengan mudah. Ya, untuk membeli dan mencari kamera semacam ini memang tak sesulit dulu. Bahkan variannya semakin beragam. Kamu tinggal pilih, mau yang merekam dengan kualitas biasa atau HD. Mau yang harganya jutaan rupiah atau ratusan ribu rupiah pun tersedia. Pilihannya banyak. Jenisnya pun beragam, ada yang berjenis seperti kamera mini, ada yang besarnya cuma sebesar kabel hingga yang sudah build-in di dalam pulpen dan gantungan baju pun ada. Ironisnya, penjual sebagian besar tak peduli kamera tersebut akan digunakan untuk apa.

Sejatinya, kamera-kamera sekecil ini memang diproduksi sebagai kamera pengawas layaknya di CCTV, tapi ulah sejumlah oknum nyatanya justru bertindak dengan tidak bertanggungjawab. Ketahuilah, mengintip atau memata-matai orang tanpa izin itu jelas melanggar hukum. Apa lagi jika rekamannya disebarluaskan atau dijual, pasal hukumnya pasti berlapis. Tapi sayangnya ancaman semacam ini tak dapat menahan gagasan otak mesum para oknum tersebut untuk menaruh kamera di tempat-tempat tersembunyi.

Saat Sedang di Luar Rumah, Waspadalah dengan Titik-titik Seperti Gagang Pintu, Engsel, Gantungan Baju, Hingga Bekas Lubang Paku

Dengan berbagai macam pilihan kamera, nyatanya para oknum cukup jeli untuk menyembunyikan kamera tersebut. Nah, kita pun tak boleh kalah jeli. Setidaknya munculkanlah kepekaan yang tinggi dengan tempat-tempat yang kamu rasa cukup mencurigakan. Apalagi jika sedang berada di kamar mandi umum atau ruang ganti di toko baju. Tempat-tempat tersebut adalah tempat yang paling rawan digunakan menaruh kamera tersembunyi.

Tempat-tempat atau benda-benda seperti: gantungan baju, lampu, pengharum ruangan, vas bunga, tempat sampah, gagang pintu, lubang kunci, lubang bekas paku, hingga engsel pintu patut kamu curigai.

Agar Tak Jadi Korbannya, Kamu Patut Kroscek Setiap Tempat atau Titik yang Kamu Singgahi sampai Kamu Merasa Aman dengan Tempat Tersebut

Sebelum merasa aman dan nyaman untuk melakukan sesuatu di ruangan tempat-tempat umum, kamu wajib memeriksanya terlebih dahulu. Kalau kamu sedang berada di toilet umum atau kamar ganti, jangan lalai untuk memperhatikan setiap detail benda yang ada. Coba cek satu per satu supaya kamu tak jadi korban otak mesum oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Penting juga diperhatikan kalau ada kabel yang sepertinya mencurigakan atau posisinya tak wajar. Bisa jadi itu kabel dari kamera tersembunyi. Kalau ada sorot lampu berwarna merah dan ukurannya kecil, hal itu menandakan ada kamera dalam posisi stand by. Nah, setelah benar-benar yakin kamar ganti tersebut aman dan bebas dari kamera tersembunyi, baru kamu boleh mulai ganti baju.

Sejatinya, upaya semacam ini patut kamu lakukan di manapun kamu hendak menggunakan ruang ganti demi keamanan dirimu sendiri. Bayangkan kalau kamu jadi target dan video rekaman tersebut dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Jelas bukan mereka yang menanggung malu, tapi mental si korbanlah yang tentunya akan sangat terpukul.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Perihal Jodoh Tak Melulu Mencari Dia yang Terbaik, Tapi Dia yang Bisa Menerimamu dengan Baik

Semua orang berhak untuk menentukan, manusia seperti apa yang akan dipilih menjadi pasangan. Perhitungan dan syarat yang digunakan pun tak sama, ada yang memilih dari penampilan, kemampuan berpikir, harta yang dimiliki, hingga kecocokan selera humor berdua.

Perkara memilih dan dipilih ini memang akan selalu menjadi pembahasan yang menarik. Tapi satu hal yang pasti dan penting kamu ingat dalam hati. Pencarian dia yang kelak menjadi jodoh, tak selalu memilih dia yang terbaik tapi siapakah dia yang bisa menerimamu dengan baik.

Kamu mungkin menggelengkan kepala tanda tak setuju atas apa yang baru saja kamu baca. Tapi setelah memahami beberapa hal dibawah ini, kamu mungkin akan menganggukkan kepala.

Kecantikan dan Ketampanan Memang Memukau Mata, Tapi Dia yang Memilihmu Tanpa Memandang Rupa adalah Jodoh yang Sebenarnya

Karena dia yang diharap menjadi jodoh adalah teman hidup sepanjang masa. Akan tiba saatnya kamu dan dia menua, terlihat keriput dan tak lagi bercahaya, maka jika rupa adalah alasan yang kau pakai untuk memilih seorang pasangan. Ini semua akan hilang.

Sebaliknya carilah ia yang memang mau bertahan dalam segala keadaaan. Tak menilaimu dari penampilan dan mengabaikan semua kekurangan. Ia menerimamu, meski kulitmu lebih gelap darinya, tetap memperlakukanmu baik walau dirimu tak secantik perempuan yang lainnya. Dan selalu setiap mempertahankan hubungan meski ada banyak orang yang lebih cantik dan lebih tampan.

Tak Hanya Tentang Dia yang Mau Berbagi, Tapi Dia yang Tetap Bertahan di Segala Situasi

Setelah nanti menikah dan hidup berdua, kisah perjalanan hubungan tak lagi tentang hal-hal yang bahagia. Akan ada duka untuk menguatkan rasa, ujian untuk  lebih saling mengenal dan cobaan yang bisa datang kapan saja tanpa adanya persiapan.

Pada titik inilah kamu akan paham, bahkan perkara jodoh tak hanya tentang dia yang bisa dijadikan teman berbagi untuk semua suka. Tapi bagaimana ia tetap tinggal, meski ada banyak cobaan yang kelak akan mengahadang. Tak peduli bagaimana keadaannya, ia tetap memilih bersamamamu dalam suka dan duka.

Bukan Mencari dia yang Punya Banyak Kelebihan, Tapi Bagaimana Ia Menerimamu Meski Punya Banyak Kekurangan

Orang-orang dengan kemampuan segudang memang selalu terlihat mengangumkan. Tanpa sadar kita pun bisa terpesona dan jatuh hati padanya. Mencintai dirinya dari segala yang dimilikinya, namun kerap kecewa karena ia juga memaksa agar kita memiliki kelebihan yang sama banyakya. Untuk itulah, dalam hal mencari pendamping yang mumpuni.

Kita tak perlu menjadikan ‘punya banyak kelebihan’ sebagai syarat untuk menentukan. Cukup cari ia yang bisa menerima kita meski dengan segala kekurangan yang ada. Kelebihan yang dimiliki seseorang jelas hal yang patut disyukuri, tapi seorang partner yang bisa menerima kekurangannya pasangannya jauh lebih menentramkan jiwa.

Lupakan Berapa Banyak Kesamaan, Lihat Bagaimana Ia Merayakan Perbedaan

Ingat ya, untuk yang kesekalian kalinya kami katakan. Perihal mencari jodoh, bukan dilihat dari seberapa banyak persamaan yang kita dan si dia miliki. Lebih penting daripada itu, hal lain yang akan membantu kita untuk menjalani hubungan berdua adalah kesiapan kita untuk bisa bekerja sama meski dalam pandangan yang berbeda.

Karena menjadi berbeda dengan pasangan sendiri adalah perkara biasa, namun bagaimana kita merayakan dan memaknai perbedaan itulah yang kelak akan menjadi kunci dari suksesnya sebuah hubungan.

Mencari Jodoh adalah Perkara Melengkapi, Maka Carilah Ia yang Membuatmu Terlengkapi Setiap Kali Bersama dalam Segala Situasi

Dia yang emosional kelak akan bertemu dengan dia yang lembut dan tak suka marah-marah. Yang masih sembarangan makan, akan bertemu dengan dia yang pintar menjaga pola makan. Seorang jodoh yang sempurna, baiknya mampu melengkapi kekosongan yang tak dimiliki oleh pasangannnya.

Tak hanya sebagai teman hidup yang kelak akan dipanggil sebagai suami atau istri. Ia datang untuk menyempurnakan segala kekurangan dan kekosongan yang sebelumnya ada dalam diri. Sehingga, setiap kali bersamanya kita merasa sempurna. Sebab ada satu bagian dari kita yang mendadak di isi oleh dirinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Simaksi Naik Rinjani Akan Pakai Registrasi Online

Sudah digodok sejak satu tahun belakangan, akhirnya prosedur pendakian Gunung Rinjani akan memakai sistem booking online per Juni 2019 mendatang. Untuk jalur pendakian, akan ada 4 jalur dibuka dengan kuota pendaki yang masih akan dibatasi.

Kepala BTNGR, Sudiyono pada Kamis (16/5/2019) kemarin menyatakan akan ada 4 jalur pendakian yang rencananya dibuka, yaitu melalui Senaru, Sembalun, Timbanuh dan Aik Berik. Dimana setiap jalur akan diberi batas kepasitas antara 100 hingga 150 orang pendaki setiap hari.

Selain itu, setiap pendaki juga akan diberi rentang waktu untuk menginap selama dua malam di areal camping yang sudah ditentukan. Namun untuk sistem pembayaran tiket simaksi kemungkinan masih menggunakan proses manual.

“Kami menggunakan booking online nanti. Jadi tetap pakai kuota begitu. Tapi bayar tiketnya kemungkinan masih manual, langsung. Sudah ada bookingnya baru bayar gitu,” jelas Sudiyono.

Sistem itu diterapkan demi efektivitas dan efisiensi pengelolaan Taman Nasional Gunung Rinjani. Di sisi lain, reservasi online ini juga jadi salah satu hal yang akan  menguntungkan para pendaki. Karena memberi akses kemudahan untuk mengecek kuota yang tersedia hingga pembayaran tiket yang juga akan terhubung dengan beberapa metode pembayaran. Nantinya, sistem reservasi online Gunung Rinjani dapat dilakukan via web eRinjani atau melalui aplikasi berbasis android yang bisa diunduh di PlayStore.  

Saat ini, keempat titik jalur menuju puncak Rinjani masih dalam proses perbaikan. Masih tetap dengan atauran sebelumnya, setiap pendaki tidak diperkenankan untuk mencapai puncak dan mendirikan tenda di areal Danau Segara Anak. Buat yang ingin segera ke sana, bisa segera melihat jadwal libur ya. Karena kordinasi perizinan dan persiapan sistem booking online yang akan diterapkan akan mulai beroperasi pada awal Juni mendatang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Lelaki Paruh Baya Tebas Kepala Temannya Hingga Tewas Karena Kesal Ditanya “Kapan Nikah?”

Sebenarnya pertanyaan kapan nikah adalah sebuah ungkapan biasa. Tapi akan berbeda jika ditanyakan pada mereka yang mungkin belum juga menikah pada usia yang terbilang sudah tua. Merasa tak nyaman, hingga menuai kesal seorang laki-laki bernisial AM alias Aswin (52) diberitakan menebas teman sekampungnya hanya karena ditanya “Kapan Nikah”.

Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (18/5/2019) pukul 22.00 Wita, Aswin yang merasa kesal menebas temannya Ari Kongingi (47) dengan memakai parang. Peristiwa naas tersebut berawal ketika Aswin pergi ke rumah korban Ari untuk membeli minuman keras jenis cap tikus. Mulainya mereka sempat berbincang akrab, namun obrolan berubah menjadi tegang karena korban bertanya kepada tersangka perihal kapan menikah. Merasa kesal karena terlalu mencampuri apa yang sebenarnya bukan urusannya. Pelaku meminta korban untuk tak perlu ikut campur tentang statusnya.

“Jangan ikut campur, itu urusan keluarga saya,” jawab tersangka. Selapas obrolan tersebut, tersangka langsung kembali ke rumahnya. Namun ternyata diikuti oleh korban yang ternyata merasa tersinggung atas pernyataan Aswin.

Masuk ke dalam rumah Aswin, mereka berdua sempat berdebat di dalam rumah. Sempat dilerai oleh kepala lingkungan setempat, nyatanya pertengkaran tersebut tak bisa dilerai hingga akhirnya Aswin yang sudah mengambil parang dari dalam rumah menebas kepala korban bagian kiri.

Ari yang menjadi korban, sempat dilarikan ke Puskesmas Ratahan, namun nyawanya tak lagi bisa tertolong ketika dirujuk ke RSUD Noongan Langoan  karena mengalami luka robek dan pendarahan hebat di kepalanya. Kompol Ronny Tumalun, Kapolsek Ratahan mengatakan perisitiwa berdarah tersebut terjadi di  jalan raya Kelurahan Wawali, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada Sabtu (18/5/2019) jam 22.00 Wita. 

“Tersangkanya AM alias Aswin (52), melakukan penganiayaan kepada korban dengan sebilah parang dengan cara sekali menebas korban kena bagian kepala sebelah kiri,” kata Kapolsek Ronny Minggu (19/05/2019).

“Korban meninggal dunia pada  Minggu (19/5/2019) pukul 01.30 Wita di rumah sakit,” kata Kompol Ronny

Sempat melarikan diri selepas menebas kepala korbannya, hingga akhirnya berhasil diringkus di rumahnya untuk selanjutnya sudah diamankan ke Mapolsek Ratahan.

“Kami langsung mendatangi rumah tersangka dan menangkapnya. Atas perbuatannya tersangka diancam dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan berat sehingga mengakibatkan orang mati,” jelasnya.

Dari hasil menyelidikan semenatar dari Polsek Ratahan, kasus penganiayaan yang menyebabkan korban tewas, disebabkan karena ketersinggungan atau sakit hati dirasakan tersangka atas ucapan korban. Dan ternyata saat ini, pacar dari tersangka sedang mengandung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top