Feature

Kalau Pawang Ular Saja Dapat Menjadi Korban, Lantas Bagaimana Pertolongan Pertama Ketika Digigit Ular Berbisa?

Memang yang namanya bahaya hanya bisa diminimalisir tapi tidak dapat dicegah kalau ajal sudah menjemput. Seperti hal yang dialami Rizky, seorang pawang ular yang harus meregang nyawa saat bermain dengan ular peliharaanya di ajang Car Free Day daerah Bundaran Besar, Palangkaraya. Ia dipatuk di bagian lengan kanan saat sedang bermain dengan ular berjenis King Cobra peliharaanya, setelah tergigit ia pun masih tetap bermain dan beratraksi di depan pengunjung yang hadir di CFD. Sejam kemudian, barulah ia merasakan lemas di tubuhnya.

Kematian Rizky yang dinyatakan secara medis menuai skeptis dari pihak keluarga. Sehingga ritual pun dilakukan guna membangkitkan Rizky yang diyakini hanya sedang mengalami mati suri lantaran tubuhnya masih terasa panas dan dapat mengeluarkan keringat. Namun beberapa hari berselang tidak ada tanda-tanda dari Rizky bakal hidup kembali hingga keluarga mengiklaskan dia pergi dengan tenang.

Kejadian yang dialami Rizky, tak menutup kemungkinan bakal menyerang kita semua lantaran biantang melata tersebut dapat ditemukan di mana saja. Kematian seorang pawang ular yang notabene harusnya paham mengenai seluk-beluk ular tentu mengagetkan. Lantas bagi kita yang awam bagaimana cara kita melakukan pertolongan pertama apabila ada ular berbisa menggigit kita?

Menggunakan Charcoal untuk Menyerap Racun Seekor Ular

Saat digigit ular yang harus kamu dapatkan adalah pertolongan medis. Namun ada suatu kondisi dimana kamu tak memungkinkan langsung beranjak pergi ke rumah sakit. Untungnya ada beberapa bahan alami yang dapat meminimalisir efek buruk dalam penyebaran racun ke seluruh bagian tubuh.

Salah satu bahan yang dapat kamu jadikan pertolongan pertama adalah charcoal. Dengan cara ditumbuk lalu kamu dapat mengoleskan ke bagian yang tergigit ular. Charcoal mengandung karbon aktif yang dapat melindungi sel darah dan dapat menyerap racun, tindakan mengoleskan charcoal harus dilakukan secara cepat setelah gigitan terjadi.

Bentuk Cantik dan Aroma Harum Bunga Marigold Mampu Melindungi Racun Merangsek ke Dalam Tubuh

Bunga Marigold, sangatlah cantik dan memiliki aroma yang sangat harum. Tapi, siapa sangka kalau bunga nan indah ini memiliki kandungan antioksidan yang disebut sebagai flavonoid. Yang dapat menawarkan perlindungan dari kontaminasi racun yang masuk ke dalam tubuh dan membantu pemulihan secara cepat.

Menarik Racun Ular dengan Minyak Oregano

Setelah kamu terkena gigitan ular, basuhlah dengan air mengalir guna membersihkan luka gigitan. Setelah itu kamu dapat menarik racun ular yang berada di tubuhmu dengan menggunakan minyak oregano, lantaran dapat mengeluarkan desinfektan pada luka. Agar memastikan racun ular tidak menyebar ke seluruh bagian tubuh, ikatlah kulit di bagian yang digigit ular.

Tak Hanya Berguna bagi Masakan, Daun Kari Dapat Mengatasi Gigitan Ular

Untuk mengatasi gigitan ular yang berbisa ternyata dapat dituntaskan lewat sehelai daun kari. Daun yang kerap dijadikan bumbu masak ini ternyata memiliki khasiat lain sebagai pengobatan pertama guna mengatasi gigitan ular. Dengan cara menumbuk daun kari, kemudian kamu oleskan ke bagian yang luka.

Minyak Lavender Mampu Menghilangkan Efek Buruk dari Racun Ular

Minyak lavender yang memiliki manfaat untuk mengobati isnomnia, ternyata juga bersifat desinfektan sehingga mampu menghentikan efek buruk dari racun ular hanya untuk sementara waktu. Kamu bisa mendapatkan khasiatnya dengan mengoleskan minyak lavender di atas luka gigitan ular yang sudah dibersihkan.

Selain itu saat kamu menjadi korban gigitan ular tindakan yang harus kamu lakukan adalah tetap tenang dan jangan panik. Jika kamu panik maka racun bakal dengan cepat menyebar ke dalam tubuh. Karena rasa panik dapat memompa detak jantung secara cepat.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sudah Ditunggu Lama, ‘Toy Story 4’ Dijadwalkan Akan Tayang Musim Panas Tahun Depan

Yap, seteleh ditunggu-tunggu sejaka lama. Akhrinya kemarin, 12 November 2018, resmi mengunggah teaser tariler dari film Toy Story 4. Menyertakan musik Both Sides Now oleh Joni Mitchell, cuplikan yang cukup menggemaskan ini terlihat menampilkan beberapa karakter farovit lama yang membentuk sebuah lingkaran.

Hingga akhirnya, pengenalan satu karakter baru yakni Forky yang kemudian berkata “Aku tak seharusnya di sini”, jadi sesuatu yang membuat adegan menjadi kacau balau dan karakter mainan tersebut pun berhamburan. Hadirnya Forky dalam keluarga besar mainan ini, jadi langkah baru untuk penjelajahan dunia mainan yang lebih jauh.

Dijadwalkan tayang pada musim panas tahun depan, konon Toy Story 4 akan mulai bisa di tonton pada 21 Juni 2019 di Amerika Serikat.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Begini Tandanya, Jika Kamu Memang Benar-benar Sedang Jatuh Cinta

Apakah teori tentang cinta yang tersebar di seluruh belahan dunia ini benar adanya? Ada yang mengungkapkan bahwa jatuh cinta adalah satu hal yang berawal dari rasa ketertarikan, dan tergantung pada seberapa besar ketertarikan itu ada. Inilah beberapa cara agar kamu tahu apakah kamu memang sedang benar-benar merasakan yang namanya jatuh cinta.

1. Tak Lagi Memerlukan untuk Menetap di Zona Nyaman

Tak banyak orang yang rela emninggalkan zona nyaman tempatnya berada selama ini. Namun kamu mulai berani pergi dari zona nyamanmu demi orang yang membuatmu merasa lebih nyaman.

2. Ada Perubahan dalam Dirimu dan Kamu Mengamatinya

Cinta yang sejati pasti akan membuatmu perubahan yang cukup signifikan dalam kehidupanmu. Kamu mulai mengamati hal itu. Bahkan dari yang awalnya kamu adalah sosok yang keras dan mudah emosi, kamu mulai berubah menjadi sosok yang lemah lembut dan selalu sabar dalam menghadapi orang yang kamu cintai.

3. Kerap Mengaitkan Segala Sesuatu Dengannya

Entah hal ini kamu sadari atau tidak, namun kamu mulai sering mengaitkan segalanya dengan si dia. Apapun yang kamu lakukan dan kamu miliki akan selalu berakhir dengannya.

4. Bagimu, Senyumannya Sangatlah Menawan

Mungkin kamu telah mengalami hari yang sangat buruk bagimu. Namun hanya dengan melihat senyumannya saja, suasana hatimu akan seketika pulih dari tekanan apa yang sudah terjadi padamu hari itu.

5. Kamu Tak Mudah Marah Saat Berhadapan Dengannya

Emosimu pun akan berubah. Saat kamu benar-benar mencintai seseorang, kamu tak akan bisa dengan mudah marah padanya. Kamu selalu melihat segala hal dari sisi positifnya.

6. Imajinasimu Selalu Tertuju Padanya

Kamu selalu saja membayangkan hal-hal tentangnya, termasuk ingin hidup bersamanya sampai maut memisahkan. Segala yang ada dalam hidupmu tak lepas dari imajinasi tentangnya.

7. Selalu Menceritakan Tentangnya pada Orang Lain

Menceritakan tentangnya adalah hobi terbarumu. Kamu jadi kerap membicarakannya dengan orang-orang di sekitarmu. Kamu mengungkapkan apa yang kamu kagumi darinya dan menunjukkan bahwa dia memang orang yang sangat spesial dalam hidupmu.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sangat Ironis, Nyatanya Sarjana Kerap Kalah Bersaing di Dunia Kerja

Saat ini, dunia ada pada level yang sangat ironis. Banyak anak yang menempuh pedidikan setinggi yang mereka bisa, yaitu level sarjana. Namun pada kenyataannya, ijazah bukanlah segalanya. Ada banyak sarjana yang masih menjadi pengangguran di luar sana. Faktor yang memengaruhi hal ini pun beragam, berikut adalah 7 faktor yang sering muncul.

1. Sempitnya Lapangan Pekerjaan

Ini menjadi faktor yang memengaruhi banyaknya sarjana yang menganggur. Para sarjana semakin bertambah setiap waktu, namun lapangan pekerjaan tak selalu bertambah juga. Sehingga akhirnya banyak sarjana yang tak mendapatkan pekerjaan yang selayaknya.

2. Ketidaksesuaian Keahlian Lulusan dengan Kriteria yang Dibutuhkan

Hal lain yang menjadi faktor banyaknya sarjana yang masih menganggur adalah ketidaksesuaian keahlian lulusan dengan kriteria yang dibutuhkan. tentu saja setiap tempat kerja yang membuka lowongan pekerjaan akan mengajukan beberapa persyaratan seperti keahlian lulusan yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan.

3. Pandangan yang Salah Mengenai Sarjana

Sebagian besar mahasiswa memiliki paradigma yang salah dari awal. Mereka memandang bahwa nanti saat mereka lulus, mereka akan menjadi pekerja di sebuah perusahaan atau lembaga tertentu. Tanpa memikirkan alternatif lain, seperti membangun sebuah bisnis sendiri.

4. Kurangnya Soft Skill yang Dimiliki oleh Para Sarjana

Seringkali para mahasiswa berfokus pada hal-hal yang bersifat akademis dan melupakan yang namanya soft skill. Sehingga saat mereka lulus, tak banyak sarjana yang memiliki soft skill cukup baik.

5. Banyaknya Sarjana yang Memilih Bekerja Dibanding Mempekerjakan

Jika dilihat lebih seksama, sebagian besar sarjana adalah mereka yang lebih memilih untuk bekerja pada orang dibanding mempekerjakan orang. Alasannya tentu juga bervariasi.

6. Ego Para Sarjana yang Tinggi dalam Memilih Pekerjaan

Pada dasarnya kita tak pernah tahu pekerjaan apa yang sudah menanti kita saat sudah lulus nanti. Banyak sarjana yang cenderung malu untuk mendapati pekerjaan yang menengah ke bawah. Hal ini juga disebabkan oleh pandangan mereka bahwa mereka adalah seorang sarjana, seharunya mereka juga mendapatkan pekerjaan yang lebih tinggi dibanding orang yang lulusan setara SMA.

7. Tujuan Kuliah yang Salah

Tujuan kuliah yang salah juga bisa menjadi penyebab kenapa banyak sarjana yang sampai saat ini masih menjadi pengangguran. Jika niat kuliah dari awal sudah dalah, biasanya akan sulit bagi seseorang untuk memiliki keseriusan dalam mendalaami ilmu. Hasilnya, saat lulus, kepercayaan diri mereka juga akan rendah saat terjun langsung di dunia kerja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top