Feature

Kalau Kebiasaan Ini Kamu Lakukan, Tak Perlu Lagi Takut Gajimu Dipotong Gara-gara Telat Masuk Kantor!

Pagi hari adalah saat yang sibuk dibandingkan waktu-waktu lainnya. Aktivitas dipagi hari dan persiapan untuk berangkat ke kantor adalah rutininas yang lazimnya menghiasi pagimu. Apalagi jika kantormu jauh dan jalanannya pun macet, belum lagi saat ternyata ada barang yang tertinggal. Kalau sudah begini, ancaman potong gaji pun langsung terbayang di pelupuk mata.

Alih-alih bisa memulai hari dengan bahagia, takut terlambat masuk kerja hanya akan membuat mood-mu rusak dalam sekejap. Bisa kamu kamu salah satu orang yang harus berjibaku tiap pagi agar tak terlambat. Meski begitu masih ada cara yang bisa lakukan agar kamu bisa menikmati pagi dengan senyum mengembang tanpa khawatir telat masuk kantor. Terlihat sederhana memang, tapi cara ini ampuh untuk membuatmu bisa sampai kantor lebih awal.

Tidur Diawal Waktu Agar Saat Pagi Menyapa Kamu Tidak Malas Beranjak Dari Kasur

Melepaskan diri dari kehangatan kasur dan selimut rasanya menjadi hal yang sulit dilakukan dipagi hari. Meskipun begitu kamu tetap harus bangun bagaimanapun caranya. Salah satu alasan godaan ini terasa begitu kuat biasanya karena kurangnya waktu tidurmu, tak heran jika dipagi hari kamu masih merasa sangat mengantuk karena tidak cukup tidur.

Kalau sudah begini satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan tidur lebih awal. Jika kamu bangun pukul 5 pagi, setidaknya pukul 9 malam kamu sudah tidur. Hindari penggunaan ponsel saat ingin tidur, karena bisa jadi penganggu terbesar kamu untuk cepat terlelap. Jangan lupa atur alarm untuk membangunkanmu, jika satu alarm tidak cukup, kamu bisa menggunakan beberapa alarm atau meminta bantuan orang lain untuk membangunkan supaya tidak kesiangan. Kalau kebiasaan ini sudah dilakukan, kamu bisa dengan mudah bangun dipagi hari.

Agar Tak Panik Saat Pagi, Siapkan Barang-barang Yang Kamu butuhkan Pada Malam Harinya!

Hal lain yang biasanya memakan waktu dipagi hari adalah ketika kamu memikirkan barang yang akan bawa dan juga baju apa yang akan dikenakan. Supaya kamu tak panik, sebaiknya biasakan menyiapkan semua barang yang akan kamu bawa serta baju apa yang akan kamu gunakan pada malam hari. Jadi saat kamu bangun dipagi hari, setelah mandi kamu tak lagi membuang waktu banyak hanya untuk memilih pakaian yang akan dikenakan pada hari itu. Waktu yang kamu habiskan untuk memilih baju, bisa kamu gunakan untuk sarapan pagi. Pagimu pun akan jadi lebih tenang.

Kamu Juga Perlu Tahu Berapa Lama Waktu Yang Kamu Butuhkan Dari Mandi Hingga Siap Untuk Pergi

Sebenarnya untuk bisa mengatur jadwal yang pas agar tidak kesiangan, kamu harus tahu betul berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bersiap-siap, dari bangun tidur, mandi, sarapan, siap-siap, berdandan, hingga benar-benar siap untuk pergi. Coba kamu lakukan riset kecil pada dirimu sendiri di pagi hari untuk mengetahui berapa lama waktu yang kamu butuhkan dipagi hari. Catat waktu tercepat hingga terlama yang kamu butuhkan, lalu hitung rata-rata waktu yang kamu butuhkan.

Jika sudah kamu temukan, kamu bisa mengatur jam berapa kamu harus bangun dan jam berapa kamu bisa berangkat kerja. Dengan begitu kamu tidak perlu panik dipagi hari. Usahakan melakukan kegiatan dipagi hari dengan seefisien mungkin dan hindari hal yang tak penting. Dengan begini waktumu tak akan terbuang sia-sia, kamu pun jadi bisa tiba di kantor lebih awal.

Perhitungkan Jarak Dan Waktu Tempuh Yang Kamu Perlukan Untuk Menuju Kantor!

Kesalahan yang sering dilakukan tetapi jarang disadari banyak orang ialah tidak memperhitungkan berapa lama jarak tempuh yang dibutuhkan dari rumah hingga sampai ke kantor dengan waktu yang tepat. Terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bersiap-siap bisa membuatmu kehilangan banyak waktu. Kalau sudah begini kamu pun jadi tak bisa berangkat lebih awal.

Kamu juga harus memperhitungkan dengan jeli berapa lama waktu yang harus kamu tempuh, jangan hitung waktu tercepat! Tetapi hitunglah waktu terlama. Misalnya jarak tempuh dari rumahmu ke tempat kantor membutuhkan waktu 3 jam jika jalanan macet parah. Atau satu setengah jam jika jalanan cukup lancar. Dengan begitu kamu harus menghitung waktu mundur dari setengah jam sebelum masuk kantor dengan waktu yang dibutuhkan. Mengapa kamu harus sisakan setengah jam lebih awal? karena kamu tidak bisa memprediksi berapa lama kemacetan yang akan kamu lewati setiap harinya. Jika kamu mengendarai angkutan umum, kamu harus sediakan setengah jam tambahan sebagai waktu untuk menunggu angkutan lewat.

Lebih Baik Tiba Di Kantor Saat Masih Sepi, Daripada Baru Sampai Dijam Mepet

Pemikiran yang harus kamu hilangkan untuk menghindari telat masuk kantor, yaitu masuk di jam mepet kantor. Dalam artian kamu akan memperhitungkan masuk kantor 15 menit sebelum masuk kantor. Kalau ingin harimu berjalan lancar, masuk diawal waktu lebih baik dibandingkan datang terlalu mepet dari waktu masuk yang ditentukan kantor. Tidak masalah jika kamu datang saat belum ada orang sama sekali, waktu yang ada bisa kamu gunakan untuk menyiapkan pekerjaan sesuai dengan prioritas kerjamu dihari itu.

Kalau kamu terbiasa masuk 15 menit sebelum jam masuk kantor, coba bayangkan berapa banyak orang yang juga datang dijam tersebut. Belum lagi kamu juha harus memperhitungkan kapasitas lift yang tersedia. Tiba saat jam mepet masuk kantor, bisa membuatmu berebut untuk mempergunakan lift dengan pegawai yang lain. Antrian yang panjang akan memakan waktu tersendiri, belum lagi jika harus berhenti di setiap lantai.

Akan menjadi berbeda jika kamu bisa sampai di tempatmu bekerja lebih awal,  jeda waktu sebelum mulai bekerja pun bisa kamu manfaatkan untuk meregangkan otot tubuh karena perjalanan yang kamu tempuh dari rumah ke kantor. Dengan begini kamu bisa bekerja dengan lebih optimal. Ketakutan jika gaji dipotong karena terlambat masuk kantor pun tak akan membayangimu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Kamu Para Introvert, Ini 5 Bisnis yang Cocok Banget Untuk Kamu Geluti

Apakah kamu termasuk pribadi yang introvert? Jika iya, jangan khawatir dengan pekerjaan apa yang cocok dengan kepribadianmu itu. 5 pekerjaan ini cukup cocok untukmu karena kamu tidak perlu terlalu banyak berbaur dengan orang lain. Apa saja sih, yuk langsung cek saja pekerjaan apa yang cocok untukmu.

1. Penulis

Kamu yang punya keahlian dalam menulis rasanya sangat cocok dengan pekerjaan yang satu ini. Kamu tak perlu membaur dalam keramaian. Cukup diam di satu tempat dan mencurahkan segala ide dan pikiranmu ke dalam tulisan yang ingin kamu hasilkan.

2. Fotografer

Pekerjaan ini memerlukan fokus yang cukup tinggi. Kamu akan lebih menghabiskan waktu untuk mengamati titik yang cocok untuk di-explore seperti memotret dan juga melakukan editing foto. Tak heran jika banyak introvert yang menggeluti bidang pekerjaan yang satu ini.

3. Web Developer

Kamu tak perlu langsung bertatap muka dengan klienmu jika kamu memutuskan untuk terjun dalam dunia pekerjaan yang satu ini. Contoh introvert yang sukses dalam bidang ini adalah Mark Zuckerberg dan Bill Gates.

4. Bisnis Online

Pekerjaan di balik layar yang satu ini juga cocok untukmu yang memiliki kepribadian introvert. Kamu tak harus bertatap muka secara langsung dengan klienmu. Kamu bisa mengembangkan usahamu secara online.

5. Toko atau Kursus Musik

Biasanya intrivert memiliki keahlian khusus di satu bidang. Jika kamu kebetulan memiliki keahlian di bidang musik, kamu bisa mencoba untuk membuka toko alat musik atau membuka kursus bermain musik. Sepertinya bisnis ini akan sangat menyenangkan karena sesuai dengan keahlian yang kamu miliki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Duit Habis Selepas Lebaran? Ini 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan

Lelah setelah pulang dari kampung halaman, selanjutnya kita akan dipusingkan dengan isi dompet yang tak lagi bersisa. Yap, setelah lebaran, keuangan kita memang habis-habisan. Tapi ini mungkin dikarenakan kesalahan dalam hal mengatur keuangan menjelang Lebaran. Entah karena kita yang tak paham, atau memang ada banyak keperluan yang dadakan.

Alhasil, isi dompet akhirnya menipis. Padahal, menunggu hari gajian di bulan ini masih lama. Untuk itu, demi mengatasinya, ada lima hal yang bisa kita lakukan saat menghadapi ‘kantong kering’ selepas Lebaran.

1. Cari Tahu Penyebab Jeblosnya Saku

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu apa yang menyebabkan pengeluarkan kita membengkak. Entah itu karena jumlah angpao THR untuk para keponakan, atau hal lain yang dibeli tanpa perhitungan. Jika kita sudah tahu apa yang menyebabkan uang ludes begitu saja, kita bisa menghitung kemana semua uang perginya. Karena bisa saja ada beberapa keperluan yang lupa dicatat, namun jika sudah dihitung kembali, kita tahu kemana uang tersebut digunakan.

2. Hitung Berapa Banyak Kebutuhan Sebulan ke Depan

Karena hidup tak hanya sampai lebaran, hal lain yang perlu dihitung adalah kebutuhan hidup untuk sebulan ke depan. Catat semua pengeluaran dalam jurnal sebulan ke depan, lalu totalkan berapa banyak uang yang harus kita butuhkan. Jadi kita tahu, berapa banyak yang kita butuh, dan berapa banyak uang yang masih kita miliki.

3. Cari Langkah Lain untuk Menambah Pendapatan

Dilansir dari situs Lifehacker, selepas mengalami pengeluaran yang besar-besaran. Kita perlu melakukan sebuah tindakan yang bisa mendatangkan solusi untuk masalah keuangan. Misalya, dengan mencari sumber pendapatan lainnya. Mulai dari berjualan, menerima pekerjaan sampingan, hingga menekuni hobi yang sebenarnya memiliki potensi untuk bisa mengasilkan uang. Selama itu adalah sesuatu yang halal dan benr, tak ada salahnya untuk dilakukan.

4. Berhenti Mengeluh, Cari Solusi yang Bisa Jadi Jalan Keluar

Dengar, kamu mungkin menyesal karena membeli pakaian lebaran yang terlalu mahal padahal hanya dipakai di hari lebaran. Hingga beberapa penyesalan lain yang sebenarnya tak bisa diubah karena sudah terlanjur dilakukan. Jangan lelap dalam berbagai macam keluhan, segera bangkit dan cari jalan keluar. Karena sekeras apapun kita mengeluh tentu tak akan merubah situasinya. Tenangkan pikiran dan mulai berpikir untuk mencari jalan keluar.

5. Atau Coba Pinjam Uang ke Saudara atau Teman Kita

Meminjam uang jadi pilihan terakhir, jika memang situasi tak lagi bisa diatasi. Uang di saku sudah habis, padahal kebutuhan dan biaya hidup lain tetap harus berjalan. Meminjam uang bisa jadi bala bantuan. Dengan catatan, berusalah untuk meminjam ke pada keluarga atau teman terlebih dahulu. Karena, pada mereka biasanya kita tak perlu membayar bunga yang besar, sebagaimana pinjaman ke bank atau lembaga lainnya.

Jika sudah diberi pinjaman, jangan lupa untuk membayar sesuai kesepakatan. Jangan lewat dari tanggal yang dijanjikan, agar jika suatu saat kita butuh pinjaman mereka tak kapok untuk memberi bantuan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pura-pura Kaya Supaya Beneran Kaya

Ternyata untuk bisa menjadi kaya, tak hanya bisa dicapai dengan kerja keras atau rajin menabung saja. Salah satu cara paling mudah adalah dengan pura-pura kaya. Jangan dulu emosi, ini bukan kata kami loh. Yap, ini adalah salah satu saran yang diungkapkan oleh seorang Guru Keuangan dan Jurnalis dari Korea Selatan, yakni Lee Suh Yoon dan Hong Jooyun.

Konon, pikiran positif akan membawa hasil yang positif. Karena itulah, mereka menyarankan kita untuk bisa berpikir positif bahwa kira ini sudah menjadi orang kaya. Hal tersebut dianggap bisa mendatangkan energi positif yang akan menarik lebih banyak uang.

Dalam bukunya The Having, lain dari kebanyakan pakar yang menekankan pentingnya menabung dan investasi, penulis wanita tersebut justru mengutamakan sisi emosional. Menurut keduanya, untuk bisa memiliki kekayaan seseorang harus merasa bahagia pada apa yang sudah dimiliki sekaligus mampu memakai uang mereka sesuai dengan perasaan tersebut.

Buku ‘The Having’ dimulai dengan pengalaman Suh Yoon menemui seorang guru keuangan misterius untuk bertanya apakah ia sendiri bisa jadi kaya. Suh Yoon sendiri adalah seseorang yang biasa sering memberi nasehat finansial kepada para ‘1%’ atau orang-orang terkaya di Korea Selatan.

Saat Hong Yoo Jun meminta sang guru tersebut untuk diwawancara, mereka pun berdiskusi bagaimana orang-orang biasa bisa punya banyak uang. Sang guru pun mengatakan jika hal tersebut bisa didapatkan dengan mudah dan cepat yakni dengan hidup seimbang dengan emosi mereka yang sebenarnya. Untuk menjadi kaya, disaranakan agar orang mengubah cara berpikir mengenai uang dengan pendekatan yang lebih emosional.

“Jika kamu menikmati uang dengan energi positif, kamu akan menarik lebih banyak uang. Energi adalah penyebabnya dan materi adalah efek yang mengalir dari itu. Orang kaya sebenarnya adalah mereka yang tahu bagaimana menikmati kebahagiaan ketika memakai uang. Seberapa banyak uang di dompet ketika itu tidaklah penting,” ungkapnya.

Nah, dengan kata lain para penulis buku tersebut mengatakan kita bisa menjadi seseorang yang kaya dengan berpura-pura menjadi kaya.

“Memiliki dimulai ketika kamu bisa fokus pada pikiran bahwa ‘sekarang aku punya uang’ bahkan jika kamu hanya punya satu dollar. Kunci untuk mengubah keadaan adalah emosi bukan pikiran,” lanjutnya lagi.

Selain itu, keduanya juga sepakat mengatakan jika setiap orang punya kemungkinan menjadi kaya dengan porsi yang sama. Sebagaimana setiap orang memiliki hak untuk mencinta dan dicinta.

“Semua orang dilahirkan dengan kualifikasi untuk menjadi kaya seperti mereka punya kualifikasi untuk dicintai. Jika kamu memperhatikan apa yang kamu inginkan, kamu secara natural menjauhkan diri sendiri dari pembelian yang terlalu boros atau mewah,” Pungkasnya.

Eits, tapi ingat ya. Pura-pura kaya yang dimaksud adalah sebuah sikap yang dinilai bisa mendatangkan pikiran positif pada diri, bukan yang bertujuan untuk pamer dan belagak sok di depan orang-orang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top