Feature

Kalau Diri Mau Sabar, Maka Harus Dimulai dari Sadar Diri

Disebut-sebut sebagai kunci hidup tenang, tapi kok ya sabar itu susah dilakukan? Apalagi jika ada beberapa persoalan berat yang tiba-tiba menghadang. Merasa kesal dan kecewa pada situasinya, tak jarang kalau tiba-tiba kita jadi tak sabaran, emosi, dan suka menyalahkan oranglain hingga berpikir hidup ini tak adil.

Padahal jika harus ditelisik lebih dalam, peringai seperti ini tentulah tak benar. Menuruti hawa nafsu, bersikap tidak sabaran, dan gampang marah hanya akan merugikan diri kita sendiri saja. Untuk itu, jika memang dirimu ingin jadi orang yang sabar, mulailah dengan sadar diri tentang segala hal.

Sadar Diri untuk Menguatkan Niat dalam Hati

Niat selalu jadi awal mula dari segala hal yang kita inginkan. Begitu pula dengan sikap sabar yang ingin dilakukan. Menjadi sabar tentulah ada banyak cobaannya, tapi jika kita sudah meniatkannya dalam hati, pelan-pelan diri bisa kian sabar lagi. Dengan catatan, apa yang sudah diniatkan haruslah benar-benar dilakukan, tak boleh hanya sekedar ikut-ikutan atau setengah hati.

Percaya pada diri sendiri, kalau kita mampu menjadi sosok yang sabar dan jadi pribadi yang ikhlas. Selain dilakukan karena ingin menjadi orang yang sabar. Niatkan ini juga pada Tuhan, karena kalau diniatkan pada Allah, semuanya akan berjalan lebih muda.

Mampukan Diri Demi Merileksasikan Pikiran atas Segala Macam Cobaan

Setiap kali ingin marah atas berbagai macam alasan, berusahalah untuk sadar diri jika ini semua adalah hal biasa yang terjadi pada siapa saja. Hal lain yang perlu disadari adalah, menjadi tidak sabaran dengan gampang marah-marah. Konon dikarenakan pikiran yang tak bisa digeneralisir. Entah itu karena kesibukan, pekerjaan, tugas, masalah dengan pasangan, sampai pada hal lain yang mungkin membuat kita lelah dan stress.

Nah, satu-satunya cara untuk menghindarinya adalah dengan merileksasi pikiran. Bisa dengan olahraga, piknik, makan, atau istirahat yang cukup. Sebab jika jiwa kita sudah kembali fit, kita bisa menjadi orang lebih sabar lagi.

Kontrol Emosi dan Latih Diri untuk Memaafkan

Untuk segala perkara yang mengundang amarah, belajarlah bijak dalam hal mengelola emosimu. Jangan biarkan kemarahan dan kebencian menguasai pikiran, karena berdampak buruk pada keinginan untuk menjadi orang yang sabar.

Tahan diri, meski ada orang yang memotong antrian, jika memang memungkinkan, jelaskan padanya kalau apa yang dilakukannya adalah kesalahan. Namun jika memang ia tak jua bisa menerima, cobalah untuk memaafkan. Sikaps-sikap seperti ini adalah bentuk lain dari kesabaran yang berawal dari kesadaran.

Sadar Diri untuk Mengambil Pelajaran dari Segala Hal

Beberapa kali, hidup mungkin akan dihadapkan dengan cobaan, pekerjaan yang terasa lebih berat, pasangan yang nampak berubah, hingga teman yang kian menjauh semuanya. Kita merasa sendiri, kesepian dan berpikir bahwa tak ada yang mau menemani lagi.

Lelah sudah pasti, kecewa pun masih membekas di hati. Tapi, berjanjilah untuk tetap bersikap jadi seseorang yang tetap sadar diri. Marah mungkin membuat kita lega, tapi jika tak lagi berguna untuk apa. Sebaliknya, cobalah cari sesuatu yang bisa dijadikan pelajaran. Sehingga di masa yang akan datang, kita bisa lebih berhati-hati lagi dalam melakukan segala hal.

Ingatlah Jika Setiap Perbuatan Kelak Akan Mendapat Ganjaran

Menjadi orang sabar, membuat kita paham. Bahwa apapun yang dilakukan orang lain kepada kita, tak perlu dijadikan persoalan jika memang bisa dilupakan. Selalu yakin, jika setiap perbuatan yang dilakukan setiap orang kelak akan mendapat balasan dari Tuhan. Demikian pula kesabaran yang akan kita lakukan. Selepas berhasil menahan diri dan berubah jadi sosok yang lebih damai. Akan ada banyak hal baik yang mungkin akan segera kita dapatkan.

Sadar Diri untuk Selalu Berpikir Positif Agar Hidup Terasa Lebih Asyik

Percaya atau tidak, kelakuan buruk seperti marah-marah, lahir dari isi kepala yang selalu diisi dengan pemikiran negatif. Prasangka-prasangka tak baik, membuat kira terpancing emosi, hingga lupa diri untuk menjadi orang yang sabar dan berpikir tenang. Padahal, semua tindakan tersebut tak ada gunanya.

Tantang diri untuk berubah menjadi oran yang sabar, dengan membuat semua hal negatif yang ada di pikiran. Jangan mudah berprasangka buruk pada situasi dan keadaan, atau oranng lain. Dari semua hal, cobalah lihat mana hal positif yang bisa dijadikan pelajaran.

Dan Dekatkan Diri Pada Tuhan, Agar Kita Diubah Jadi Sosok yang Kian Sabar

Kesadaran diri untuk menjadi orang yang sabar adalah mendekatkan diri pada sang pemilik hidup. Sebab biar bagaimana pun, Allah mampu membolak-balikkan hati dan menuntuk kita pada perilaku yang lebih baik dari kemarin. Itulah mengapa, jika ingin menjadi sosok yang sabar. Kita perlu untuk mendekat kepada-Nya. Sebab, begitulah memang kita diperintahkan. Menjadi orang yang sabar dan ikhlas dalam segala hal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Karya Seniman Eko Nugroho Sedang Bertengger di Galeri Nasional Singapura

Cahayanya yang terang, jadi salah satu hal yang akan kita pikirkan setiap kali mendengar nama kunang-kunang. Dan ternyata, seniman Eko Nugroho juga punya kenangan indah akan binatang yang sering terlihat di malam hari tersebut. 

Ini bisa kita lihat, dari karya instalasi ‘Kenangan Kunang-Kunang’ atau ‘Memories of Fireflies’ miliknya, yang saat ini sedang turut serta dipajangkan dalam pagelaran ‘The Gallery Children’s Biennale: Embracing Wonder’ bersama seniman-seniman Asia lainnya. 

Setidaknya, Eko Nugroho menampilkan enam Damar Kurung yang merupakan lentera kertas tradisional. Lentera tersebut menggambarkan adegan kehidupan Jawa sehari-hari sampai nilai-nilai penting seperti rasa hormat, perdamaian, cinta, dan lain-lain. 

Sumber : Galeri Nasional Singapura

“Pengunjung juga diundang untuk menjelajahi lentera dengan melakukan berbagai aktivitas interaktif,” tulis keterangan yang media, Selasa (25/6/2019). 

Aktivitas interaktif, pengunjung akan mengubah karya dengan cahaya, bayangan, warna, dan bentuk. Perubahan tersebut berkontribusi pada ide-ide besar demokrasi yang ingin disampaikan sang seniman. 

Tak hanya itu saja, karyanya juga dimeriahkan oleh mural di dinding yang berjudul ‘Tightly Hugging Care, Love, Peace’. Muralnya menggambarkan pemandangan harapan yang penuh cinta, perhatian, dan perdamaian antar umat manusia. 

Lelaki asal Yogyakarta ini memang dikenal sebagai seniman yang bekerja dengan berbagai medium. Ada batik, topeng, wayang kulit, dan mural berskala besar. Menetap di Yogyakarta, sebagian besar karyanya terinspirasi dari budaya Jawa dan peristiwa yang terjadi di sekitarnya. 

Warna-warni cerah yang dihadirkan oleh Eko membuat karyanya diminati publik dunia, termasuk digaet Louis Vuitton untuk dijadikan scraf. Karya instalasi tersebut akan berlangsung pada 25 Mei hingga 29 Desember 2019 di Galeri Nasional Singapura.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Dua Kunci Kehidupan yang Harus Selalu Kita Pegang: Syukur dan Sabar

Atas segala perkara yang kadang terasa jadi beban, beberapa cobaan sering membuat kita merasa kesusahan. Sibuk mencari jalan keluar, lalu bingung karena semuanya kian terasa tak terlewatkan. Tunggu sebentar, tarik nafasmu dalam-dalam lalu mulailah untuk meresapi semua yang sedang kau alami. 

Tak butuh sesuatu yang besar, demi bahagia dan sedih yang datang lalu lalang. Kita hanya perlu bersyukur dan bersabar dalam segala keadaan. Jika dua hal ini sudah berhasil dijalankan, apapun sedih dan bahagia yang sedang kamu rasakan. Kehidupan akan selalu terasa baik dan menyenangkan.  

Meski Hidup Kadang Sulit, Sabar Akan Membantumu Mengurai Segala yang Rumit 

Ingat, perjalanan kehidupan yang akan kita lalui akan disertai dengan segala hal berat dan ringan, menyedihkan dan membahagiakan, dan segala titik baik dan buruk yang berjalan beriringan. Tak selalu sedih, tapi juga tak akan selalu bahagia. Berusahalah untuk tetap berdiri, bangkit dan mencari solusi.

Dan hal yang paling utama adalah mengontrol diri agar selalu sabar meski hidup kian berat saban hari. Kesedihan memang tak akan hilang dengan cepat, tapi sabar akan membantu kita menguraikan segala hal yang tadinya terasa berat. 

Bukan Tentang Besar dan Kecilnya Masalah, Selalu Bersyukur Akan Membut Hidup Terasa Mudah 

Banyak dan sedikitnya harta benda dan uang yang kita punya, digadang-gadang jadi patokan untuk hidup bahagia. Si kaya lebih bahagia, sedang dia yang tak punya dianggap sengsara dan nelangsa. Padahal kenyatannya tentu tak selalu seperti yang kita kira. Banyak atau tidaknya harta tak selalu jadi tolok ukur untuk bahagia.

Karena mereka yang tinggal di kolong jembatan bisa jadi lebih tertawa lepas dari dia yang duduk manis di dalam mobil mewah. Siapapun pun kita, dan berapa banyak pun harta yang kita punya, kesabaran selalu jadi kunci untuk membuat terasa mudah. 

Jadikan Syukur Sebagai Penguat, Agar Tak Ada Waktu untuk Mengeluh dan Berdebat

Pada masa-masa terberat, menyesali semua yang sudah dilakukan kita anggap jadi jalan keluar. Bukannya menemukan jawaban, kita justru lelap dalam liang sesal hingga akhirnya tak kunjung menemukan kesenangan. Nah, daripada sibuk menyalahkan situasi dan keadaan. Cobalah cari celah untuk bersyukur atas segala hal yang sedang menghadang.

Haturkan terimakasih pada diri sendiri karena sudah gagal, sebab dengan itu kita belajar untuk tak lagi sembarangan dalam membuat keputusan. Yap, bersyukur membuat kita lebih bijak, hingga akhirnya sadar bahwa segala hal yang terjadi datang membawa makna yang akan menghiasi kehidupan sekarang dan masa depan nanti. 

Tak Lagi Merasa Berhak Menuntut Tuhan Jika Ada yang Tak Sesuai Keinginan, Sabar Membuat Kita Banyak Belajar

Jadi jalan keluar termudah yang bisa kita lakukan, mengeluh memang kadang membuat kita bisa bernafas lebih lega. Merasa semua pertanyaan bisa tertuangkan, tapi sialnya, kita sering bersikap bak Tuhan yang berhak memprotes segala yang sudah ditakdirkan. 

Kita lupa, jika kita hanyalah manusia biasa. Bisa benar, bisa pula salah. Bisa bahagia, bisa pula  bersedih meski entah karena apa. Latihlah diri untuk lebih banyak bersabar, dengan begitu kita akan memperoleh banyak pelajaran dari setiap kegagalan. 

Sebab Hidup Akan Selalu Baik-baik Saja, Jika Syukur dan Sabar Selalu Melekat dari Ingatan

Tak peduli kamu akan percaya atau tidak, tapi menjadi manusia yang penuh rasa syukur dan sabar akan mengubahmu lebih baik dari yang sebelumnya.

Dengan syukur kamu lebih memaknai segala hal, tak lagi bersikap sembarangan, dan paham batas-batas mana yang harus tetap dijaga dan yang sekiranya boleh dilanggar. Sebaliknya, bersabar membuatmu jadi manusia yang berbeda. Mengerti arti dari menunggu dan berserah, serta tak akan gusar atas segala sesuatu yang masih jadi misteri dari semesta. 

Jika dua hal ini bisa berhasil kamu jalankan, percayalah jika hidupmu akan selalu dipenuhi kesangan dan segala keberuntungan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Via Vallen Disomasi Lantaran Dianggap Melecehkan Simbol Agama Hindu

Pedangdut Via Vallen kembali menghebohkan publik. Kali ini bukan karena prestasinya, melainkan ia tersandung masalah lantaran panitia penyelenggara acara, Diana Ria Enterprise yang memajang posternya.

Dalam poster yang memuat potret Via yang berdiri di atas Sri Kresna mengendarai kereta perang bersama Harjuna ini dinilai telah melecehkan simbol agama. Somasi pun dilayangkan DPP Amukti Palapa Nusantara (APN).

Kami atas nama Keluarga Besar DPP Amukti Palapa Nusantara atas seijin Bapak Ketua Umum melakukan dan menyampaikan somasi terhadap pihak panitia acara yaitu Diana Ria Enterprise,” tulis Anom Windu mewakili APN dalam akun Facebook-nya.

Dalam peringatan tersebut Anom sebagai wakil umat Hindu menyampaikan empat poin somasi terkait hal tersebut.

“Kami meminta ini pelajaran bagi semua pihak untuk STOP dalam melecehkan simbol-simbol agama apapun yang ada di NKRI,” tulis dalam somasi tersebut.

Tapi sampai hari ini, belum ada tanggapan dari pihak Via maupun panitia acara konser tersebut. Umat Hindu menanti konfirmasi dari pihak Via Vallen.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top