Feature

Kalau Di Awal Hubungan Justru Sering Selisih Pendapat, Hubunganmu Akan Semakin Kuat

Tak semua pertengkaran itu buruk. Terutama bila sedang bertengkar atau selisih pendapat dengan pasangan. Kamu dan dia sama-sama tahu, kalian tidak sedang bercanda, baik dengan relasi, maupun saat pertengkaran terjadi. Kamu dan dia bertengkar pasti ada penyebabnya, tapi jangan jadikan hal itu untuk saling menjatuhkan satu sama lain. Di luar sana, ada banyak relasi yang tak bertahan. Faktornya karena merasa tak cocok, apalagi di awal hubungan sering bertengkar. Padahal, ini sejatinya fase adaptasi yang memang perlu dilewati setiap pasangan.

Di lain sisi, tak usah sedih atau gusar bila di awal hubungan kamu justru sering bertengkar. Justru tunjukkanlah kalau guna seorang partner justru harus bisa membuat partnernya menyadari kalau pertengkaran yang ada harus meninggalkan sebuah pelajaran yang berharga.

Bersyukurlah Kalau Kamu Pernah Bertengkar Mengenai ‘Masa Depan’ Hubungan Kalian

Semua hubungan tentu harus memiliki hubungan dan tujuan yang jelas. Begini, lebih baik kamu bertengkar dan mendapat tujuan yang jelas dari hubunganmu daripada kamu tidak bertengkar tapi juga tidak punya tujuan dalam hubungan. Karenanya, kalau setelah bertengkar kalian bisa mengambil hikmah dan relasi kalian semakin kuat, maka bersyukurlah dengan selisih pendapat yang sempat terjadi. Bagaimanapun, adaptasi itu terjadi setiap hari lho, kawan.

Atau Mungkin Sempat Adu Pendapat Mengenai Masalah yang Rasanya Sukar Diselesaikan

Ada beberapa masa dimana kamu pasti merasa ada masalah yang rasanya sukar diselesaikan. Tapi sejatinya menanggapi hal semacam ini tergantung dari caramu dan pasangan dalam menyikapinya. Mungkin memang kamu perlu memiliki pertengkaran untuk membicarakan masalah tersebut. Jika kamu hanya diam, maka masalah tersebut bukan hilang melainkan tertimbun dan suatu saat entah kamu atau pasanganmu akan mengungkitnya menjadi lebih hebat dari sebelumnya.

Bertengkar Mengenai Prioritas Satu Sama Lain Pasti Sering Terjadi, Kan?

Dalam hubungan, tentu kamu mengetahui bahwa tidak semua duniamu bergantung pada hubungan. Ada hal-hal lain yang juga membutuhkan perhatianmu. Karenanya, pertengkaran dengan topik ini akan membuat kamu dan pasanganmu lebih mengerti satu sama lain.

Tak apa adu pendapat, tak apa kamu menuangkan unek-unekmu. Misalnya saja pasangan kamu tidak bisa diganggu setiap hari Senin karena harus menghabiskan khusus waktunya untuk keluarga dan lain-lain. Sampaikan saja, toh pasti akan ada jalan keluarnya.

Kamu pun Sempat Kesal Dengan Pasangan Karena Mulai Tak Perhatian

Mungkin karena kesibukan satu sama lain, kamu sampai mengira pasanganmu seakan tak ada waktu untukmu. Ketahuilah, di luar sana ada banyak pasangan yang meributkan masalah perhatian. Untuk menghadapinya, pertengkaran bertujuan baik dengan menyuarakannya jelas menjadi hal paling efektif.

Di lain sisi, kamu pun tak bisa egois maunya hanya jadi yang terus menerus diperhatikan. Mengerti dan pahamilah juga keadaan pasanganmu yang mungkin sibuk dengan pekerjaannya.

Atau Bertengkar Karena Karakter Buruk Pasangan yang Membuatmu Kesal Sendiri

Tidak ada yang sempurna. Saat kamu memiliki segudang kelebihan, maka kamu juga pasti memiliki kekurangan. Untuk itu, adanya pasangan di sampingmu adalah untuk senantiasa mengingatkanmu agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Pertengkaran ini jelas memiliki dampak yang baik untuk hubunganmu ke depannya, jadi, tetap terima masukan dan jangan keras kepala, ya.

Sejatinya, lewat adanya pertengkaran, maka kamu akan menemukan dirimu yang semakin dekat dengan pasanganmu. Sebenarnya, asal kamu menjadi sosok yang berpikiran terbuka dengan mengindahkan kritik dari pasanganmu, maka hubunganmu akan menjadi hubungan yang awet sekaligus sehat.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Ingin Lanjut S2 dengan Biaya Sendiri? 7 Tips Ini Mungkin Bisa Membantumu

Pendidikan adalah hal penting di masa sekarang. Banyak orang ingin menuntut ilmu setinggi mungkin. Nah, buat kamu yang saat ini sudah menjadi seorang sarjana S1 dan ingin melanjutkan studimu di S2, kenapa tidak? Kamu bisa kok melanjutkan S2 mu dengan biaya sendiri. Berikut adalah 7 tips yang mungkin bisa membantumu untuk mewujudkan impianmu melanjutkan S2 dengan biaya sendiri.

1. Teguhkan Niatmu

Kamu perlu meneguhkan niatmu untuk melanjutkan kuliah. Hal ini karena akan ada banyak hal yang mungkin nantinya harus kamu korbankan, misalnya waktu, uang, dan masih banyak hal lain lagi. Jangan sampai kamu menyerah di tengah jalan.

2. Pilih Jurusan yang Cocok dan Kamu Minati

Jika memang memungkinan, akan lebih baik jika kamu memilih jurusan yang linier dengan jurusanmu di S1 dulu. Meskipun tak linier pun sebenarnya tak masalah asalkan kamu sudah sangat mantap untuk terjun di dalamnya.

3. Jika Biaya Menjadi Masalah Utamanya, Mungkin Kamu Bisa Mencoba Mencari Beasiswa

Jika memang kamu masih memiliki masalah dalam hal biaya, kamu bisa mencoba mencari beasiswa. Saat ini juga sudah ada banyak beasiswa yang mungkin cocok untukmu. Yang pasti kamu harus jeli untuk mencari kesempatan untuk mendapatkan beasiswa.

4. Kamu Bisa Bekerja Dulu Selama Satu atau Dua Tahun untuk Menabung Guna Biaya Melanjutkan S2

Tips ke empat, kamu bisa menunda dulu niatanmu melanjutkan kuliah S2 dan menghabiskan waktu sekitar satu sampai dua tahun untuk menabung terlebih dahulu. Jika uang sudah terkumpul dan dirasa sudah cukup, barulah kamu bisa memulai untuk melanjutkan kuliahmu.

5. Kamu Bisa Memberitahu Orangtuamu Tentang Niatmu Melanjutkan S2, Untuk Jaga-jaga Jika Kamu Kekurangan Dana, Kamu Bisa Meminjam Dulu pada Orangtuamu

Bisa dibilang tips ini sebagai jaga-jaga saja. Jika suatu saat di tengah perjalananmu menempuh pendidikan, uang yang kamu miliki tak cukup. Mungkin kamu bisa meminjam terlebih dulu kepada orangtuamu untuk hal biaya kuliah yang masih kurang.

6. Mencari Pekerjaan Sambilan di Bidang yang Kamu Kuasai

Misalnya saja kamu jago dalam hal mendesain, kamu bisa mencoba mencari pekerjaan sampingan saat kamu kuliah di bidang tersebut. Atau buat kamu yang suka menulis juga bisa bekerja sebagai seorang penulis konten atau editor misalnya.

7. Kelola Waktu dengan Baik

Gunakan waktu belajarmu sebaik mungkin. Jangan sampai kamu membuang waktumu begitu saja. Kamu harus bisa lulus tepat waktu, agar biaya yang kamu keluarkan pun tidak semakin menggunung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Waspadai 7 Keluhan yang Bisa Jadi Awal Penyakit Berbahaya Ini

Kesehatan adalah hal yang sangat mahal harganya. Jangan sampai kamu menyepelekan hal-hal sekecil apapun yang berhubungan dengan kesehatan tubuhmu. Meski terkadang kamu merasa itu hanya sebuah keluhan kesehatan yang sepele, namun bisa jadi itu menjadi awal dari penyakit yang berbahaya. Untuk itu kamu perlu mewaspadai 7 keluhan ini.

1. Merasa Kaku atau Kejang Saat Bangun Tidur

Jika kamu sudah merasakan hal ini pada tubuhmu, jangan pernah menganggapnya sebagai sesuatu yang sepele. Keluhan ini jika berlangsung berulang kali bisa menjadi tanda dari keberadaan penyakit Parkinson. Tanda lain yang mungkin saja bisa kamu rasakan adalah nyeri pada leher, lambat saat menulis atau keringat yang berlebihan.

2. Sakit di Bagian Pinggang

Sakit pinggang tak bisa kamu anggap sepele, terlebih jika hal ini terjadi secara terus-menerus. Ini bisa menjadi tanda bahwa ginjalmu sedang terganggu. Hal ini juga diungkap dalam situs halosehat.com bahwa sakit ginjal bisa ditandai dengan sakit pinggang karena biasanya ginjal juga disertai dengan buang air kecil semakin sering, mual dan juga rasa tegang pada bagian perut.

3. Gigi Ngilu Saat Makan atau Minum yang Dingin atau Panas

Jika kamu sering mengalami rasa ngilu saat makan ataupun minum makanan juga minuman yang dingin maupun yang panas, ini menandakan bahwa kamu mengalami yang namanya gigi sensitif. Penyakit ini bisa disebabkan oleh menipisnya lapisan email gigi yang akhirnya menyebabkan suhu panas atau dngin dari makanan maupun minuman langsung mengenai gigi.

4. Sakit Lengan Sampai Belakang Punggung

Tanda ini bisa menjadi awal dari kemunculan penyakit serangan jantung. Jadi jika kamu mengalami sakit di bagian lengan yang menjalar ke punggung, leher hingga rahang, kamu butuh perhatian yang ekstra. Penderita penyakit ini juga bisanya akan mengalami sesak napas dan nyeri di bagian dada.

5. Kembung

Banyak orang menganggap remeh dengan keluhan perut kembung ini. Padahal keluhan ini bisa menjadi pertanda penyakit berbahaya jika intensitasnya cukup sering dan juga disertai dengan mual. Bisa jadi ini merupakan tanda adanya gangguan pankreas dalam tubuhmu.

6. Kesemutan

Kesemutan juga menjadi salah satu keluhan yang harus kamu perhatikan. Jika kamu mengalami kesemutan yang cukup sering di bagian tubuh tertentu, lebih baik kamu langsung mengeceknya ke dokter. Karena kesemutan dengan intensitas yang cukup tinggi bisa menjadi pertanda bahwa kamu mengidap penyakit stroke.

7. Pusing

Kamu perlu berhati-hati jika merasakan pusing yang disertai dengan serasa ruangan ikut berputar. Keluhan ini merupakan pertanda kamu terkena penyakit vertigo. Yang kamu butuhkan saat terserang penyakit ini adalah istirahat dengan cukup dan sebisa mungkin menghindari yang namanya stress.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Saat Usiamu Menginjak Angka 22 Tahun, Ada 7 Hal yang Jadi Hutang Pada Diri Sendiri

Setelah menginjak usia 22 tahun, kamu sudah harus menjadi sosok yang dewasa. Memang, pada dasarnya usia tak menjamin kedewasaan seseorang, namun setidaknya dengan usia yang sudah kamu miliki, kamu memiliki tanggungjawab yang lebih. Terlebih jika kamu sudah menginjak usia 22 tahun, ada tanggung jawab yang lebih besar yang sudah menantimu di depan dan kamu berhutang 7 hal ini di usia itu.

1. Percaya akan Suatu Hal

Setidaknya kamu butuh percaya pada sesuatu hal di dunia ini. Entah itu cinta, kemampuan atau hal yang lainnya. Dan kamu juga harus paham bahwa di dunia ini tak ada seorang pun yang patut kamu percayai selain dirimu sendiri.

2. Mengisi Diri dengan Hal-hal yang Baik

Lakukanlah segala hal positif dalam hidupmu. Jangan terlalu stress atau serius dalam menghadapi sesuatu. Bersikaplah sesuai dengan usia muda yang masih kamu miliki. Isi dirimu sendiri dengan banyak hal baik.

3. Melakukan Sebanyak Mungkin Kesalahan Sampai Tak Lagi Melakukannya

Akan lebih baik kamu menghabiskan semua jatah kesalahanmu, lantas berhenti melakukan kesalahan itu. Jangan takut salah selagi kamu masih muda. Galilah semua yang ingin kamu ketahui, dan belajarlah selalu dari kesalahan yang sudah kamu perbuat.

4. Update Tentang Informasi Terbaru tentang Dunia

Kamu harus memperbanyak pengetahuanmu tentang apa yang saat ini terjadi di penjuru dunia. Jangan sampai kamu ketinggalan informasi dan tak tahu apa-apa tentang keadaan dunia saat ini.

5. Fokus Memikirkan Tentang dirimu

Meskipun kamu disibukkan dengan segala aktivitasmu, tetap pikirkan juga tentang dirimu. Jangan sibuk melakukan banyak hal sampai lupa bahwa dirimu juga perlu untuk kamu perhatikan.

6. Jangan Lupa untuk Tertawa

Dalam menjalani kehidupan ini, kamu butuh untuk bahagia. Tertawalah selagi tertawa belum dilarang. Jangan buat hari-harimu semakin berat dengan tawa yang mahal. Belajarlah untuk selalu bersyukur, dengan begitu kamu akan lebih bisa untuk tertawa bahagia.

7. Temukan Apa yang Menjadi Ciri Khasmu dan Pertahankan Hal Itu Sampai Kapanpun

Kamu perlu mengetahui hal apa yang bisa mendefinisikan dirimu sendiri. Pahami dirimu dan temukan hal apa yang perlu kamu jadikan pegangan hidup. Saat kamu sudah mendapatkannya, pertahankanlah hal itu sampai kapanpun juga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top