Feature

Kala Permainan Jadi Sumber Kematian

Jadi penghilang penat, banyak orang yang menghabiskan waktu senggangnya untuk bermain. Dan salah satunya adalah video game atau game online. Namun selain menjadi solusi yang dapat menghilangkan rasa penat, game online juga memiliki sisi buruk yang dapat berdampak pada kematian.

Game online yang kini diminati ternyata memiliki efek buruk. Salah satunya kecanduan yang dapat mengganggu kondisi pemainnya loh. Tak jarang orang yang kecanduan membuatnya lupa untuk makan sampai tak beraktivitas seperti biasanya. Bahkan dilansir dari CNN, kecanduan game dimasukkan dalam daftar gangguan mental yang dirilis The American Psychiatric.

Maka tak jarang banyak yang  harus kehilangan nyawa lantaran main game online berjam-jam non stop.

Remaja Asal Taiwan Meninggal Kelelahan Karena Bermain Game 40 Jam

Kelelahan karena bermain game tak ayal pernah dialami oleh salah seorang remaja bernama Chuang asal Taiwan. Dilansir dari Ranker, remaja ini menghabisan waktunya 40 jam bermain game Diablo III tanpa henti di warnet. Chuang tertidur di depan layar komputer, sang petugas warnet pun membangunkannya. Setelah tersadar dalam beberapa menit, ia kembali collapse di kursinya sendiri. Secara penyebab tak ada yang tahu pasti namun diyakini Chuang meninggal karena kelelahan.

Pembekuan Darah Dialami Pemuda Asal Inggris Karena Bermain Xbox Tanpa Henti

Tak pernah ada yang menyangka kalau penyakit seperti pembekuan darah dapat menyerang seseorang yang bermain video game. Hal ini dialami oleh Chris Staniforth di tahun 2011 seperti dilansir dari The Guardian. Ayah Chris tak menyesalkan kematian anaknya terhadap si pembuat game atau pencipta Xbox. Tapi ia menghimbau untuk memperhatikan kesehatan anaknya di luar sana yang gemar bermain game terhadap seluruh orang tua.

Seringnya Makan Mie Membuatnya Meninggal Karena Kekurangan Gizi

Makan mie, jarang minum dan tidur karena kecanduan bermain game itu rasanya rentan dialami. Namun hal ini dilaporkan sebagai suatu tindakan yang berbahaya karena dapat mengalami kurang gizi sampai gangguan jantung. Seorang pemuda berusia 33 tahun asal Cina nekat bermain game dengan durasi 650 jam lamanya, namun dari kenekatan tersebut ia berhasil meraup uang senilai $ 1.518.

Sampai Gagal Jantung pun Pernah Dialami Dua Pemuda di Taiwan

Janganlah bermain game sampai lupa dunia lainnya, game hanyalah suatu hiburan yang dimainkan. Meskipun di era sekarang bermain game dapat dijadikan pekerjaan seperti pro player di gamenya masing-masing. Taiwan memang gudangnya para gamers, di tahun 2015 dalam kurun waktu dua minggu ada dua pemuda yang meninggal.

Seorang pemuda berusia 38 tahun meninggal di hari ke 5 saat bermain game. Kedua, Hsieh yang berusia 32 tahun meninggal setelah bermain game 3 hari berturut-turu di warnet. Bahan petugas warnet baru menyadari beberapa hari kemudian dan ia diagnosa mengalami gagal jantung.

Melupakan Sang Anak Sampai Meninggal Kelaparan Pernah Dilakukan Seorang Perempuan

Alexandra Tobias kisahnya bisa dijadikan sebuah pelajaran, ketika seorang ibu ini membiarkan anaknya yang masih 3 tahun tanpa diurus hingga berujung kematian karena lupa diberi makan lantaran kecanduan bermain Farmville di Facebook. Alhasil atas kesalahannya ia diganjar hukuman 25 tahun penjara.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ternyata Laki-laki Bertubuh Pendek Lebih Sering Marah Dibanding Mereka yang Tinggi

Kalau harus diperhatikan, seorang lelaki yang bertubuh pendek ternyata lebih sering marah dan mudah terbakar cemburu dibanding mereka yang lebih tinggi. Tapi ini bukan sekedar perkiraan biasa. Karena dari hasil temuan para ilmuwan yang melakukan penelitian di Centres for Disease Control di Atlanta, ternyata lelaki bertubuh pendek lebih mudah terpancing emosi.

Menariknya lagi, penelitian yang dilakukan terhadap setidaknya 600 lelaki berusia 18 sampai 50 tahun ini, juga menemukan bahwa laki-laki bertubuh pendek juga lebih mudah emosi dan melakukan kekerasan dibanding mereka yang bertubuh  tinggi.

Hasil dari penelitian tersebut berkata, bahwa mereka yang pendek menganggap dirinya kurang maskulin yang kemudian bisa memicu tingkat ketakutan dan amarah dalam diri mereka.

Sumber : The Mirror

Disamping itu, penelitian lain yang dilakukan ilmuwan di Universitas Oxford juga mengungkapkan jika alasan seseorang bertubuh pendek lebih mudah marah sebenarnya sangat sederhana. Rasa percaya diri yang kurang, ditambah anggapan masyarakat tentang orang pendek kurang menarik, menjadikan mereka lebih mudah marah hingga berpikir negatif.

Namun tak selalu buruk, karena selain hasil temuan yang tadi sudah disebutkan. Peneliti tersebut juga menemukan fakta bahwa tak semua laki-laki bertubuh pendek lebih mudah marah. Karena, penelitian lain juga menemukan bahwa beberapa laki-laki pendek bahkan memiliki kesabaran yang lebih baik. Beberapa dari mereka juga memiliki rasa percaya diri tinggi, bahagia yang natural dan kemampuan menerima diri sendiri yang lebih baik.

Sumber : YouTube

Dengan kata lain, kita pun harus tahu jika faktor fisik bukanlah satu-satunya pemicu untuk seseorang, (khususnya laki-laki) kehilangan rasa percaya dirinya. Karena biasanya, ada beberapa hal lain yang juga mempengaruhinya. Mulai dari faktor ekonomi, lingkungan, keluarga, dan pekerjaan yang dimiliki.

Karena tinggi pendeknya seseorang kadang bukanlah sebuah jaminan bahwa ia mudah marah, cemburu atau tak percaya diri. Karena semuanya itu, kembali pada masing-masing pribadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melanie Putria dan Angga ‘Maliq & D’Essentials’, Resmi Bercerai!

Berbeda dengan Angga yang tak tampak dalam persidangan, Melanie Putria terlihat hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, pada sidang perceraiannya, yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat, kemarin Senin (21/1).

Dan atas kesepakatan bersama, keduanya akhirnya resmi bercerai sebagaimana hasil putusan yang dibacakan oleh hakim.

“Hari ini dikarenakan bukti sudah cukup, keterangan saksi juga sudah menguatkan alhamdulillah hari ini juga sekalian putusan. Sudah resmi bercerai,” ujar Indah Dewi Yani, kuasa hukum Melanie saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, dikutip dari laman detik.com.

Ternyata proses perceraian keduanya sudah sejak lama dilangsungkan dan sepakat berpisah dengan baik-baik. 

Sebelumnya, keduanya menikah pada 7 Maret 2010 lalu. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Sheemar Rahman Purariredja. Jarang terlihat dalam gosip miring, keduanya tampak mesra di sosial media. Namun, mendadak harus berpisah setelah 8 tahun berumah tangga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dihargai Rp. 1.500/Kg, Petani di Banyuwangi Buang Buah Naga ke Sungai

Dinilai tak mendapat harga yang cukup mempuni, beberapa petani buah Naga di Bayuwangi terlihat membuang hasil panen ke sungai. Hanya dihargai sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per kilogram (kg). Tindakan para petani yang membuang buah naga ke sungai ini jadi salah satu bentuk protes atas merosotnya harga buah tersebut.

Dikutip dari laman Detik.com, Hari candra setyawan (29), warga Dusun Silirbaru Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi mengaku, anjloknya buah naga di Banyuwangi membuat dirinya merugi.

“Terpaksa saya buang ke sungai karena memang tidak laku. Dijual pun juga tidak nutut dengan ongkos petani,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Dan dari foto dan video yang beredar luas di dunia maya, konon kegiatan membuang buah naga tersebut adalah kali kedua. “Ini bentuk protes kami karena buah naga dari Banyuwangi tidak laku dipasarkan. Kemarin kita buang 100 kilo. Ini lebih banyak lagi. Hampir 200 kilogram,” tambahnya.

Dianggap tak bisa mengembalikan modal, beberapa petani buah naga di wilayah sekitaran Banyuwangi, yakni di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, akhirnya mempersilahkan masyarakat untuk memetik sendiri buah naga di kebunnya.

“Silakan kalau mau ambil sendiri di kebun. Gratis. Harga tidak nutup dengan ongkos petik,” ujar Ukri, dikutip masih dari laman yang sama.

Situasi ini sudah berjalan sekitar 2 minggu lebih, padahal menurut Ukri para petani baru bisa dikatakan mendapat untung jika harga buah naga diatas Rp. 6.500/kg.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top