Feature

Jika Kamu Pikir Kerja Online Itu Menyenangkan, Kamu Salah! Meski Terlihat Mudah, Tetap Ada Perjuangan Dibaliknya

Kita mulai memasuki era digital. Masa dimana hampir semua bidang menuju ke arah digitalisasi. Mulai dari hal-hal sederhana sampai yang kompleks sekalipun sudah mulai masuk ke ranah digital atau online.

Melihat perkembangan itu, mungkin kamu mulai berfikir untuk bekerja dibidang digital khususnya yang berkaitan dengan internet. Keberadaan internet membuat kita bisa bekerja di mana saja dan kapan saja. Kamu mungkin berpikir, betapa menyenangkan bila bisa bekerja dibidang tersebut. Namun sebelum kamu memutuskan untuk menjadikan bekerja dunia online sebagai impianmu selanjutnya, pahami dulu realita berikut ini.

Waktu Kerja Dan Libur Nyaris Tak Ada Bedanya. Kadang Kamu Harus Bekerja Pada Hari Libur, Begitu Pun Sebaliknya

Kerja di dunia online kadang tak mengenal waktu. Libur berasa kerja dan waktu kerja berasa libur. Adakalanya weekend pun harus bekerja. Tanggal merah tetap bekerja juga. Ya enak sih bisa dikerjakan di rumah sih tapi ya tetap saja namanya kerja.

Berkecimpung di dunia online akan membuatmu tak punya waktu  kerja atau libur yang seutuhnya. Jadi kamu pun harus pintar membagi-bagi waktu antara kepentingan pekerjaan dan pribadi.

Kerjaan Online Memang Bisa Di Mana Dan Kapan Saja, Karena Itulah Kamu Harus Siap Dikontak Kapan Saja

Iya, kerjaan di dunia online itu memang bisa dikerjakan kapan saja dan di mana saja. Tak terbentur oleh waktu dan tempat. Justru karena itu, kadang kerjaan datang tak tahu waktu dan tempat.

Bisa saja email kerjaan datang jam 02.00 pagi. Atau kamu sedang berkumpul bersama keluarga, lalu kamu mendapat email kerjaan yang urgent, ya harus dikerjakan saat itu juga. Kamu harus merelakan waktu berkumpul bersama keluarga terganggu demi tuntutan pekerjaan yang harus segera diselesaikan.

Dunia Online Itu Dinamis, Perubahannya Begitu Cepat Hingga Kadang Terasa Begitu Melelahkan

Kalau kamu berencana bekerja di dunia online, tanyakan terlebih dahulu, apakah kamu suka akan hal baru dan siap belajar dengan hal-hal baru? Jika iya, bisa jadi kamu memang cocok bekerja di dunia online.

Di dunia online, perubahan begitu cepat dan selalu menuntut kamu mengikuti perkembangan. Hari ini ada tools baru, besok ada trend baru dan semuanya menuntut kamu terus berkembang dan belajar. Kamu yang tak mau cepat belajar akan mengalami kesulitan dan sulit mencapai tujuanmu bekerja di dunia online.

Keasyikan Online, Lupa Kehidupan Sosial Di Dunia Nyata

Dunia online memang memudahkan dan mengasyikan. Saking asyiknya kadang kamu bisa berjam-jam menghabiskan waktu. sampai-sampai kamu lupa waktu dan lupa diri untuk bersosialisasi dalam kehidupan nyata. Padahal interaksi sosial di dunia nyata jelas penting. Bahkan dengan bersosialisasi di dunia nyata kamu akan bisa berkenalan langsung dengar orang-orang yang sama-sama berkecimpung di dunia online. Dari interaksi di dunia maya dapat dilanjutkan ke kopi darat yang menyenangkan.

Berasa Mati Gaya Kalau Koneksi internet Mati

Iya, ketika kamu dikejar deadline kemudian koneksi internet bermasalah, rasanya kamu bakal mati gaya. Kepala pun ikut berdenyut pening. Wajar sebenarnya jika kamu bereaksi seperti itu, mengingat pekerjaanmu yang sangat bergantung pada koneksi internet.

Tanpa internet kamu akan sulit untuk bekerja, bahkan mustahil. Maka tak heran bila kamu menyempatkan diri untuk pergi ke ruang publik atau kafe yang dilengkapi fasilitas jaringan internet gratis demi mengejar deadline pekerjaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Tips Agar Kamu Tak Gagal Lagi Saat Interview Kerja

Setiap orang tentu memiliki impian memiliki pekerjaan yang baik. Namun kenyataannya untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan tak semudah membalikkan telapak tangan. Kamu yang sering gagal saat interview kerja mungkin bisa coba lakukan 5 tips ini.

1. Memperbaiki CV

Kamu harus memperhatikan CV-mu dengan baik. Orang ditempat kerja tujuanmu pasti akan terlebih melihat CV-mu. Usahakan untuk membuat CV semenarik mungkin. Lampirkan juga portofolio mengenai prestasi dan pengalamanmu dalam bekerja sebelumnya.

2. Mendownload Aplikasi Lamaran Pekerjaan

Perkembangan teknologi harus bisa kamu manfaatkan dengan baik. Kini kamu tak perlu lagi mengirim surat lamaran pekerjaanmu melalui kantor pos. Kamu juga bisa mengirimnya melalui aplikasi untuk melamar pekerjaan.

3. Mengupdate Profil LinkedIn-mu

LinkedIn merupakan salah satu sosial media yang dimiliki oleh dunia kerja profesional. Kamu bisa mengikuti atau menambah koneksi dengan orang yang bekerja di perusahaan impianmu dengan sosmed ini. Salah satu yang harus kamu perhatikan saat memanfaatkan LinkedIn adalah selalu memastikan bahwa kamu sudah menambahkan profilmu yang paling baru.

4. Mencari Informasi Tentang Perusahaan dan Jabatan yang Incaranmu

Selanjutnya adalah dengan mencari informasi sebanyak mungkin tentang perusahaan dan juga jabatan yang kamu impikan. Percaya atau tidak, pasti informasi itu akan sedikit membantumu saat interview nanti.

5. Fokus pada Kelebihanmu

Jangan fokus pada kekuranganmu, melainkan kelebihanmu. Kamu harus bisa menunjukkan kelebihanmu dan meyakinkan tim pewawancara untuk bisa menerimamu bekerja di perusahaan mereka. Utamakan untuk selalu tampil percaya diri ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Kamu Para Introvert, Ini 5 Bisnis yang Cocok Banget Untuk Kamu Geluti

Apakah kamu termasuk pribadi yang introvert? Jika iya, jangan khawatir dengan pekerjaan apa yang cocok dengan kepribadianmu itu. 5 pekerjaan ini cukup cocok untukmu karena kamu tidak perlu terlalu banyak berbaur dengan orang lain. Apa saja sih, yuk langsung cek saja pekerjaan apa yang cocok untukmu.

1. Penulis

Kamu yang punya keahlian dalam menulis rasanya sangat cocok dengan pekerjaan yang satu ini. Kamu tak perlu membaur dalam keramaian. Cukup diam di satu tempat dan mencurahkan segala ide dan pikiranmu ke dalam tulisan yang ingin kamu hasilkan.

2. Fotografer

Pekerjaan ini memerlukan fokus yang cukup tinggi. Kamu akan lebih menghabiskan waktu untuk mengamati titik yang cocok untuk di-explore seperti memotret dan juga melakukan editing foto. Tak heran jika banyak introvert yang menggeluti bidang pekerjaan yang satu ini.

3. Web Developer

Kamu tak perlu langsung bertatap muka dengan klienmu jika kamu memutuskan untuk terjun dalam dunia pekerjaan yang satu ini. Contoh introvert yang sukses dalam bidang ini adalah Mark Zuckerberg dan Bill Gates.

4. Bisnis Online

Pekerjaan di balik layar yang satu ini juga cocok untukmu yang memiliki kepribadian introvert. Kamu tak harus bertatap muka secara langsung dengan klienmu. Kamu bisa mengembangkan usahamu secara online.

5. Toko atau Kursus Musik

Biasanya intrivert memiliki keahlian khusus di satu bidang. Jika kamu kebetulan memiliki keahlian di bidang musik, kamu bisa mencoba untuk membuka toko alat musik atau membuka kursus bermain musik. Sepertinya bisnis ini akan sangat menyenangkan karena sesuai dengan keahlian yang kamu miliki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Duit Habis Selepas Lebaran? Ini 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan

Lelah setelah pulang dari kampung halaman, selanjutnya kita akan dipusingkan dengan isi dompet yang tak lagi bersisa. Yap, setelah lebaran, keuangan kita memang habis-habisan. Tapi ini mungkin dikarenakan kesalahan dalam hal mengatur keuangan menjelang Lebaran. Entah karena kita yang tak paham, atau memang ada banyak keperluan yang dadakan.

Alhasil, isi dompet akhirnya menipis. Padahal, menunggu hari gajian di bulan ini masih lama. Untuk itu, demi mengatasinya, ada lima hal yang bisa kita lakukan saat menghadapi ‘kantong kering’ selepas Lebaran.

1. Cari Tahu Penyebab Jeblosnya Saku

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu apa yang menyebabkan pengeluarkan kita membengkak. Entah itu karena jumlah angpao THR untuk para keponakan, atau hal lain yang dibeli tanpa perhitungan. Jika kita sudah tahu apa yang menyebabkan uang ludes begitu saja, kita bisa menghitung kemana semua uang perginya. Karena bisa saja ada beberapa keperluan yang lupa dicatat, namun jika sudah dihitung kembali, kita tahu kemana uang tersebut digunakan.

2. Hitung Berapa Banyak Kebutuhan Sebulan ke Depan

Karena hidup tak hanya sampai lebaran, hal lain yang perlu dihitung adalah kebutuhan hidup untuk sebulan ke depan. Catat semua pengeluaran dalam jurnal sebulan ke depan, lalu totalkan berapa banyak uang yang harus kita butuhkan. Jadi kita tahu, berapa banyak yang kita butuh, dan berapa banyak uang yang masih kita miliki.

3. Cari Langkah Lain untuk Menambah Pendapatan

Dilansir dari situs Lifehacker, selepas mengalami pengeluaran yang besar-besaran. Kita perlu melakukan sebuah tindakan yang bisa mendatangkan solusi untuk masalah keuangan. Misalya, dengan mencari sumber pendapatan lainnya. Mulai dari berjualan, menerima pekerjaan sampingan, hingga menekuni hobi yang sebenarnya memiliki potensi untuk bisa mengasilkan uang. Selama itu adalah sesuatu yang halal dan benr, tak ada salahnya untuk dilakukan.

4. Berhenti Mengeluh, Cari Solusi yang Bisa Jadi Jalan Keluar

Dengar, kamu mungkin menyesal karena membeli pakaian lebaran yang terlalu mahal padahal hanya dipakai di hari lebaran. Hingga beberapa penyesalan lain yang sebenarnya tak bisa diubah karena sudah terlanjur dilakukan. Jangan lelap dalam berbagai macam keluhan, segera bangkit dan cari jalan keluar. Karena sekeras apapun kita mengeluh tentu tak akan merubah situasinya. Tenangkan pikiran dan mulai berpikir untuk mencari jalan keluar.

5. Atau Coba Pinjam Uang ke Saudara atau Teman Kita

Meminjam uang jadi pilihan terakhir, jika memang situasi tak lagi bisa diatasi. Uang di saku sudah habis, padahal kebutuhan dan biaya hidup lain tetap harus berjalan. Meminjam uang bisa jadi bala bantuan. Dengan catatan, berusalah untuk meminjam ke pada keluarga atau teman terlebih dahulu. Karena, pada mereka biasanya kita tak perlu membayar bunga yang besar, sebagaimana pinjaman ke bank atau lembaga lainnya.

Jika sudah diberi pinjaman, jangan lupa untuk membayar sesuai kesepakatan. Jangan lewat dari tanggal yang dijanjikan, agar jika suatu saat kita butuh pinjaman mereka tak kapok untuk memberi bantuan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top