Trending

Jefri Nichol Ketahuan Beri Uang 2 Juta Ke Pemulung Merasa Malu, Sedangkan Kamu yang Bersedekah Tak Sebanyak Itu Pamer Melulu

Yap, kemarin pada salah satu postingan yang dikirimkan dramaojol pada laman instgaram, nama Jefri Nichol mendadak jadi pembahasan hangat. Setelah beberapa waktu lalu mengkomentari tindakan salah satu selebgram yang merobek-robek uang. Kali ini Jefri Nichol kembali menjadi pusat perhatian, karena tindakan dermawan yang ia lakukan.

Sumber : https://www.instagram.com/dramaojol.id/

Cerita bermula dari seorang driver ojek online bernama Billy Hardiansyah, pada salah satu group Komunitas Uber Motor Indonesia di laman facebook. Beliau bercerita bahwa, ada kejadian menarik yang baru saja ia alami dengan salah seorang custumer yang ia antar.

Ia bercerita bahwa dalam perjalanan sang penumpang meminta berhenti sebentar, dipikir hendak menemui temannya. Ternyata laki-laki yang hendak diantarnya, justru terlihat menghampiri seorang pemulung yang sedang berada di trotoar jalan.

Tak lama orang itu kembali lagi, meminta sang driver untuk mencari mesin atm, lalu melipir ke salah satu gerai makanan cepat saji, dan kembali ke tempat mereka pertama tadi berhenti. Si Penumpang memberi satu bungkus makanan yang ia beli, kemudian dengan santai berkata:

“Pak saya pulang dulu ya, dan ini ada uang 2 juta buat bapak”. 

Selama perjalan sang driver masih dibuat bingung, akan siapa sebenarnya sosok penumpangnya, karena memang ia tak mengenali siapa orangnya, yang ternyata ia adalah Jefri Nichol.

Menuai Simpatik dari Banyak Orang, Nichol Justru Merasa Malu Karena Perbuatannya Menjadi Viral

Sumber : https://www.instagram.com/jefrinichol/

Menjadi seseorang yang berprofesi sebagai aktor, Nichol sapaan akrab dari Jefri Nichol justru lain dari mereka yang kebanyakan. Tak sedang ingin mencari simpatik atau perhatian masyarakat, dengan sensasi dan pencitraan yang banyak dilekatkan pada profesinya. Apa yang diperbuatnya nyatanya murni untuk menolong sang pemulung yang ia lihat pada malam itu.

Sebab meski saat ini sudah banyak diminta untuk memberi keterangan akan perbuatannya, Nichol sulit dihubungi. Ia malah menolak wawancara soal beritanya yang viral itu. Belakangan diketahui aktor satu ini justru merasa malu. Hal ini dungkapkan oleh sang manajer Baetz, seperti ditulis detikHOT.

“Jefrinya malu. Karena emang itu terpanggil dari hatinya sendiri bukan untuk dikonsumsi publik pas jadi viral, dia bilang ‘haduh kak aku jadi nggak enak, aku takut terkesan ria’. Dia pesan, bilang aja Jefri nggak bagi-bagi ke semua pemulung,” ungkap sang manajer.

Bahkan hingga saat ini, Nichol masih menolak untuk dihubungi atau diwawancara perihal perbuatannya ini.

Dengan Kata Lain, Nichol Memang Sosok yang Dermawan, Memberi Memang Karena Kasihan Bukan Untuk Diberitakan

Sumber : https://www.instagram.com/jefrinichol/

Sejauh ini, kita mungki lelah melihat banyaknya pemberitaan akan beberapa Artis dan Aktor yang kerap pamer harta atau perbuatan baik yang konon didasari oleh keinginan pribadi. Tapi disiarkan live di TV.

Tapi apa yang baru saja Jefri Nichol tunjukkan, memberi kita pemahaman baru, bahwa tak semua public figure begitu. Ini bisa kita lihat dari sikap Nichol yang ternyata justru merasa malu ketika perbuatan baiknya tersebar kepada banyak orang.

“Emang dia kalau mau nolong on the spot aja. Ibaratnya dia alhamdulillah rezeki lagi banyak, filmnya juga box office. Dia emang baik basic-nya, peduli sama lingkungan, nggak neko-neko. Semoga sampai menutup mata selalu jadi makin baik,” begitu tambah Baetz.

Mengingat nama Nichol memang jauh dari pemberitaan, bisa disimpulkan bahwa apa yang ia lakukan memang murni lahir dari rasa kemanusian. Bukan untuk mencari pujian, sebab ia sadar bahwa sesungguhnya ada banyak orang yang memang butuh bantuan.

Lalu Apa Kabar dengan Kamu, yang Bersedekah Tak Sebanyak Itu Tapi Pamer Mulu?

Tak usah melihat kiri dan kanan, mari kita buka-bukaan. Berapa banyak uang yang pernah kita sedekahkan? lalu mari bandingkan dengan banyaknya sikap pamer yang juga kita lakukan. Masih mau mengelak? sini biar kami jelaskan.

Suatu kali saat sedang membantu teman, kamu mungkin merasa jika sedang jadi dermawan. Dengan kemudian tanpa sadar, mengirimkan status di media sosial dengan isi “Syukur kepada Tuhan yang masih memberi nikmat dan rejeki, hari ini bisa bantu teman yang membutuhkan. Dan bla…bla..bla..”. 

Ya, kamu memang tak menjelaskan dengan rinci berapa nominal yang kamu kasih, Tapi perbuatan semacam ini sama saja dengan pamer terselubung dalam bentuk ucapak syukur karena bisa menolong orang. Barangkali kamu pikir, semua orang perlu tahu. Jika kamu baru saja jadi pahlawan untuk hidup orang. Bukankah itu pamer sodara?

Semua manusia memang punya hak yang sama, mau dipamerkan atau tidak ya terserah. Tapi kalau pemberianmu masih sekedar berharap balasan, itu namanya tidak ikhlas kan? Apa tak malu sama Jefri Nichol, yang memberi uang 2 juta secara cuma-cuma. Tapi malah malu karena takut dikira ria?

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

9 Tahun Menikah, Rianti Cartwright-Cas Alfonso Sepakat Ikuti Program Bayi Tabung

Rianti Cartwright dan Cas Alfonso telah membina bahtera rumah tangga selama kurang lebih sembilan tahun. Kini mereka memutuskan untuk melakukan program bayi tabung demi mendapatkan momongan. Hal ini diketahui lewat Instagram Stories milik Rianti. Eks VJ MTV itu banyak bertanya ke Tya Ariestya untuk berani melakukan bayi tabung.

“Tya Ariestya, she is an #ivfsurvivor and was so generous with information from the very beginning. Aku bisa tanya2 sama Tya kapan aja. Terus kebetulan waktu aku shooting sinetron Cinta Yang Hilang aku juga dipertemukan dengan sahabat2 yang memberikan banyak informasi tentang IVF, Morula dan juga dokter2 di Morula Clinic. Kayak udah diatur aja semuanya dan akhirnya aku dan Cas memutuskan untuk menjalani program IVF,” kata Rianti

Sebelumnya, Rianti Cartwright belum berani program kehamilan. Dia dan Cas menjalaninya secara natural. Rianti mengatakan dalam melakukan program bayi tabung tidak mudah. Namun dia tetap masih bisa menikmati segala prosesnya.

“To be honest this process is not easy. Tapi menurut aku tetap bisa dinikmati selama kita optimis, positif, dan berserah,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Penuhi Keinginan Istri, Uus Tinggalkan Identitas Kepala Plontos

Komedian tunggal Rizky Firdaus Wijaksana (28) atau yang akrab disapa Uus kini tampil beda. Uus tak lagi berkepala plontos melainkan memilih untuk memanjangkan rambutnya dan mewarnainya dengan warna pirang. Hal ini dia lakukan lantaran permintaan istri.

“Kan udah dijelasin di panggung, istri minta pengin bisa jambak, ya sudah dipanjangin. Sudah tiga tahun bersama-sama. Dia cuman minta ke saya gondrongin rambut, ya sudah lah,” kata Uus seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (18/03).

Awalnya, Uus merasa risih dengan rambutnya yang panjang karena tak pernah tampil dengan gaya yang demikian. Terkait pemilihan warna rambut, Uus mengatakan bahwa hal itu adalah pilihannya sendiri.

“Ide sendiri, karena pengin aja bingung mau warna apa, bosen kalau hitam, jadi ya kuning. Kan mau membuktikan kalau dicat warna-warni itu selalu identik dengan Atta,” gurau Uus.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Niat Hati Dapat Samsung Galaxy S10, yang Datang dari Bukalapak Malah Sendal Jepit

Selain memberi kemudahan untuk para pengguna bertransaksi jual dan beli, E-commerce yang satu ini juga kerap mengadakan promo seru dengan hadiah yang cukup tinggi. Yap, selain hadiah utama mini cooper yang beberapa waktu lalu dimenangkan oleh seorang driver ojol. Baru-baru ini, ajang promosi yang diberi nama ‘nyerbu’ tersebut, memberikan kesempatan untuk para pengguna untuk mendapatkan Samsung Galaxy S10 secara eksklusif cuma dengan 12 ribu.

Sudah berlangsung pada 13 Maret 2019 lalu, beberapa orang yang beruntung memang berhasil mendapatkan Samsung Galaxy S-10nya. Tapi sialnya, pengguna lain yang ikut serta justru ramai-ramai protes. Karena mereka yang belum berhasil justru dikirimi sendal jepit sebagai gantinya dari dana 12 yang telah mereka kirimkan, atau yang sudah terpotong otomatis dari dompet di aplikasi Bukalapak. 

View this post on Instagram

Ada yang nasibnya kayak aku?. Gegara kebiasaan ga baca2 s&k akhirnya zong dapet sandal jepit 🤣🤣. Ini ceritanya ikutan serbu seru Bukalapak, ngincer Samsung S10 seharga 12.000 rupiah. Kalo ga dapat uang 12ribu dibalikin utuh. Karena udah pede dan ga baca2 lagi s&k, esoknya kaget terima notif bahwa serbuanku meleset dan sandal jepit akan dikirim ke alamat. Hah?? Sandal jepit ?? Kapan aku belinya ?😒😒. Oalaahhh ternyata udah ketentuannya begitu. Dan ternyata ya ampuuun, sandalnya dikirim tanpa kardus, bener2 polos hanya kemasan plastik bening sandal itulah. Bungkus koran kek. Ato plastik item kek biar yg terima ga malu 😛😛. Pagi tadi bapak kurir jne yang anter paket sambil ketawa bilang "banyak bangeeeettt paket kiriman sandal kayak gini" 😂😂😂 #bukalapak #sandaljepit

A post shared by lies surya (@liessurya) on

Beberapa orang berkata jika Bukalapak mulai memanfaatkan promosi macam ini untuk memaksimalkan keuntungan. Sebab dalam hal ini dana yang sudah tertarik justru akan direfund dengan produk sendal jepit dari BukaMart. Dan yang lebih parah, warna dan ukurannya pun random, yang kemungkinan besar tak cocok hingga akhirnya tak terpakai pada penggunana.

“Mending warna nya netral… Gw cowo dikasi sendal Pink… ;)” Keluh pengguna @junanrizal di Twitter miliknya.

Tapi usut punya usut, ternyata refund dana 12 ribu rupiah dengan sendal jepit tersebut adalah salah satu ketentuan yang memang sudah ditetapkan oleh Bukalapak untuk promosi ‘nyerbu’ Samsung Galaxy S10 ini. Dan, Bukalapak juga memberi opsi untuk pengguna yang memang tak ingin dananya tersebut di ganti dengan sendal jepit, bisa membatalkan pesanan melalui aplikasi atau menghubungi customer service di Bukalapak.

Akan tetapi, daripada teliti untuk membaca syarat dan ketentuan, sebagian besar pengguna justru ramai-ramai mengungkapkap kekesalan di media sosial tanpa memeriksa, pihak manakah yang salah. Nah, pesan moralnya adalah, cobalah tingkatkan literasi, dimulai dengan teliti dalam membaca hal-hal yang menjadi ketentuan tentang apa yang ingin kita beli. Kan malu, udah marah-marah ternyata kitalah yang salah, karena tak membaca syarat dan ketentuannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top