Feature

Jangan Tunggu Diakui Negara Lain, Mulailah Menjaga dan Melestarikan Kebudayaan Kita

Hubungan satu rumpun antara Indonesia dengan Malaysia pernah berjalan tidak harmonis, hal tersebut dipicu dengan diakuinya beberapa kebudayaan asli Indonesia oleh Negeri Jiran tersebut. Sebut saja tari Reog Ponorogo atau lagu Rasa Sayange. Setelah muncul klaim yang dilakukan Malaysia, barulah kita bak orang kebakaran jenggot dan kalang kabut untuk mengutuk perbuatan tersebut.

Ironisnya, kita pun juga tak melestarikan kebudayaan tersebut, ‘kan? Hanya saja apabila ada yang mengaku-akui kita merasa gelisah. Seharusnya, sejak saat itu kita harus mulai mengenal budaya Indonesia dan coba melestarikan,  Sebelum terjadi pengakuan seperti dua kebudayaan di atas lebaik baik kamu mengenal lebih dalam budaya ibu pertiwi. Guna menjaganya agar Indonesia tetap sebagai negara yang ragam akan budaya.

Kesenian Tradisional Dayak

Sumber : Indonesiakaya.com

Tari Mandau, merupakan salah satu tarian tradisional dari Suku Dayak yang sangat unik. Gerakan dalam tarian ini sangat mengedepankan atraksi dan seni tari yang indah dalam memainkan senjata, berupa mandau dan perisai. Jangan samakan tarian ini dengan tari Mandau Kinyah, yang mengedepankan unsur teatrikal dan seni perang dalam pertujukannya. Tari Mandau sangat mempertontonkan tarian yang memacu adrenalin karena menonjolkan adegan berbahaya. Seperti mengayunkan dan menggigit mandau yang tajam. Mandau sendiri adalah senjata tradisonal asli dari Suku Dayak yang bentuknya seperti pedang.

Ritual dari Tanah Sumba Menyambut Musim Panen

Sumber : Tribunnews.com

Dalam menyambut datangnya musim panen, Pasola menjadi salah satu ritual di Sumba yang dipentaskan. Pasola diawali dengan upacara mencari cacing di pantai. Musim panen akan sejahtera apabila cacing yang muncul berukuran besar dan berwarna-warni, begitu pun sebaliknya.

Dilansir dari Wikipedia, Pasola berasal dari kata sola atau hola, yang berarti sejenis lembing kayu yang dipakai untuk saling melempar dari atas kuda yang sedang dipacu kencang oleh dua kelompok berlawanan. Munculnya imbuhan pa pada kata Pasola membuat artinya menjadi permainan. Pasola atau Pahola berarti merupakan permainan ketangkasan saling melempar lembing kayu, yang mana agenda lempar lembing kayu menjadi highlight dalam acara ini.

Gerakan Lelaki Tua Senja Asal Pulau Dewata

Refleksi lelaki tua senja di Pulau Bali adalah tari Topeng Tua, yang merupakan bagian drama dari tari tradisional yang ada di Bali. Jenis tari ini memiliki nilai kesakralan yang biasanya dipentaskan dalam sebuah ritual peringatan bernama Piodalan.

Diadakan setiap enam bulan dalam sistem penanggalan Bali, tari ini akan dipentaskan bersama dengan jenis tari topeng lainnya yang menjadi satu kesatuan dan kerap disebut Topeng Panca. Tari ini juga dipentaskan sebagai pertunjukan hiburan, lho. Tari Topeng Tua juga kerap disebut tari Werda Lumaku. Kalau kamu mampir ke Pulau Bali, sangat dirokemendasikan untuk menyaksikan tari Topeng Tua.

Mengisahkan Cerita Cina dalam Jenis Pewayangan

Mungkin kamu jarang mendengar nama wayang Potehi, dibanding wayang kulit dan golek. Budaya Tiongkok menjadi influence dalam jenis wayang yang umurnya sudah mencapai 3000 tahun ini. Penampilan wayangnya pun sangat berbeda, begitu pun soal jalan cerita yang ditampilkan. Biasanya wayang mengisahkan tentang Mahabharata atau Ramayana, bukan? Sedangkan wayang Potehi menceritakan mengenai kisah rakyat dari Cina, lho. Wayang Potehi merupakan kesenian persenyawaan klasik perpaduan budaya Jawa dan Tionghoa.

Bebunyian Pengiring Pewayangan

Pagelaran wayang pasti sealu diringi dengan musik gamelan. Cerita soal kemistisan dari alat musik ini pun tersiar. Konon kamu tak dapat memperlakukan alat musik ini secara sembarangan, harus ada ritual khusus sebelum dan sesudah memainkan alat musik ini.

Gamelan sendiri sudah dipelajari beberapa universitas di luar negeri mulai dari mata kuliah sampai UKM. Seperti di Cambridge University di Inggris, University of Michigan Amerika Serikat dan The University of Melbourne di Australia. Secara linguistik, gamelan berasal dari bahasa Jawa, gamel memiliki arti memukul atau menabuh dan diikuti akhiran -an yang menjadikannya kata benda.

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melanie Putria dan Angga ‘Maliq & D’Essentials’, Resmi Bercerai!

Berbeda dengan Angga yang tak tampak dalam persidangan, Melanie Putria terlihat hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, pada sidang perceraiannya, yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat, kemarin Senin (21/1).

Dan atas kesepakatan bersama, keduanya akhirnya resmi bercerai sebagaimana hasil putusan yang dibacakan oleh hakim.

“Hari ini dikarenakan bukti sudah cukup, keterangan saksi juga sudah menguatkan alhamdulillah hari ini juga sekalian putusan. Sudah resmi bercerai,” ujar Indah Dewi Yani, kuasa hukum Melanie saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, dikutip dari laman detik.com.

Ternyata proses perceraian keduanya sudah sejak lama dilangsungkan dan sepakat berpisah dengan baik-baik. 

Sebelumnya, keduanya menikah pada 7 Maret 2010 lalu. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Sheemar Rahman Purariredja. Jarang terlihat dalam gosip miring, keduanya tampak mesra di sosial media. Namun, mendadak harus berpisah setelah 8 tahun berumah tangga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dihargai Rp. 1.500/Kg, Petani di Banyuwangi Buang Buah Naga ke Sungai

Dinilai tak mendapat harga yang cukup mempuni, beberapa petani buah Naga di Bayuwangi terlihat membuang hasil panen ke sungai. Hanya dihargai sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per kilogram (kg). Tindakan para petani yang membuang buah naga ke sungai ini jadi salah satu bentuk protes atas merosotnya harga buah tersebut.

Dikutip dari laman Detik.com, Hari candra setyawan (29), warga Dusun Silirbaru Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi mengaku, anjloknya buah naga di Banyuwangi membuat dirinya merugi.

“Terpaksa saya buang ke sungai karena memang tidak laku. Dijual pun juga tidak nutut dengan ongkos petani,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Dan dari foto dan video yang beredar luas di dunia maya, konon kegiatan membuang buah naga tersebut adalah kali kedua. “Ini bentuk protes kami karena buah naga dari Banyuwangi tidak laku dipasarkan. Kemarin kita buang 100 kilo. Ini lebih banyak lagi. Hampir 200 kilogram,” tambahnya.

Dianggap tak bisa mengembalikan modal, beberapa petani buah naga di wilayah sekitaran Banyuwangi, yakni di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, akhirnya mempersilahkan masyarakat untuk memetik sendiri buah naga di kebunnya.

“Silakan kalau mau ambil sendiri di kebun. Gratis. Harga tidak nutup dengan ongkos petik,” ujar Ukri, dikutip masih dari laman yang sama.

Situasi ini sudah berjalan sekitar 2 minggu lebih, padahal menurut Ukri para petani baru bisa dikatakan mendapat untung jika harga buah naga diatas Rp. 6.500/kg.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Brad Pitt dan Charlize Theron Dikabarkan Menjalin Hubungan

Dua tahun pasca, prahara rumah tangganya usai dengan Angelina Jolie. Aktor Brad Pitt dikabarkan tengan berkencan dengan aktris peraih Piala Oscar, Charlize Theron. Konon, keduanya bertemu karena dikenalkan oleh mantan tunangan Theron, yakni Sean Penn.

Dilansir dari The Sun, keduanya mulai terlihat menjalin hubungan usai Natal tahun lalu. Dengan kata lain, ini akan jadi hubungan serius pertama yang Pitt jalani usai berpisah dengan Jolie pada tahun 2016 lalu.

Masih dari laman yang sama, seorang sumber mengatakan jika  “Mereka sudah saling ketemu hampir sebulan ini. Mereka awalnya berteman biasa, ironisnya dikenalkan oleh Sean, tapi kemudian hubungan keduanya mulai semakin dekat.”

Maka tak heran, jika akhir pekan minggu lalu, keduanya tampak bersama usai pemutaran film yang berbeda pada Sabtu malam. Dimana Brad Pitt pergi menonton “If Beale Street Could Talk” di sebuah rumah pribadi di Hollywood Hills. Karena dirinya menjadi eksekutif produser. Sedangkan Theron menjadi salah tamu istimewa di pemutaran film “Roma” di Chateau Marmont, LA.

Selepas menghadiri acara masing-maing, Brad terlihat datang untuk menemui Chateu. Berganti baju dan bergabung duduk di salah satu sudut bar bersama dengan Charlize. Terlihat jika Charlize minum vodka sementara Brad minum air putih.”

Namun hingga saat ini, perwakilan Brad Pitt masih enggan untuk berkomentar tentang kabar ini.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top