Feature

Jangan Sedih Untukmu yang Suka Dicap Pelupa, Mereka Hanya Tak Tahu Kalau Kamu Sudah Sedemikan Keras Berusaha

Baru sekian menit meletakkan sesuatu, kamu sudah lupa dimana pastinya benda itu kuletakkan. Kondisi semacam itu tak hanya terjadi sekali dua kali, tapi berkali-kali sampai kadang bikin kesal sendiri. Dicap pelupa sudah biasa, walau kamu mengaku bisa menerimanya, hanya saja hati tak bisa berbohong kalau cap seperti itu cukup menjengkelkan bila didengar.

Sudah berusaha berulangkali agar tak lupa, tapi tetap saja apa-apa lupa. Bahkan saat berusaha menceritakan kronologi sesuatu yang baru saja terjadi, kamu bisa lupa. Kamu yang merasa punya ‘penyakit’ lupa, jangan cepat-cepat terpuruk dan minder terhadap diri sendiri. Percayalah, setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing bukan? Sadar tak sadar, sejatinya kebiasaanmu yang suka lupa itu ada untungnya juga.

Kamu Tak Kenal yang Namanya Rasa Bosan dalam Hidup

Contoh kecilnya ketika kamu sarapan, walau setiap hari kamu hanya sarapan bubur, rasa-rasanya kamu tak akan pernah bosan, sebab kalau ditanya kamu pun tak terlalu menghiraukan perkara sarapan yang kamu santap tadi pagi. Malah bisa saja kamu berpikir kalau kamu belum sarapan atau malah lupa dengan menu sarapan yang disantap dua hari lalu. Walau sejatinya juga tak sehat kebiasaan semacam ini, cobalah membuat selingan menu ketika sarapan. Tapi setidaknya kamu tidak akan dibuat jenuh hanya karena menu makanan yang itu-itu saja. Jenuh pun juga tak akan menghantuimu dalam segala rutinitas yang kamu lalui karena kamu membiarkan satu hari berjalan dan berganti dengan hari yang baru pada esok harinya.

Menjadi Pelupa Membuatmu Jadi Sosok yang Berjiwa Besar

Kalau ada yang berbuat jahat padamu, kamu tak akan berlarut-larut memikirkan cara membalaskan dendammu. Kamu malah memilih tidur dan melupakan hari dimana semuanya terasa berat untuk dilalui. Karena  saat terbangun, kamu sudah lupa rasanya saat kejadian itu terjadi. Kamu pun bukan tipikal orang yang berlama-lama mengingat keburukan orang lain lantaran lebih cepat akrab dengan sesama dan bisa lekas mengusir rasa benci. Situasi semacam ini berbeda dengan mereka yang tidak punya masalah dengan ingatan, mereka akan sering marah dan terlibat dendam karena sering mengingat kebencian di kepala mereka.

Kamu Pun Tak Bisa Berkompromi dengan Sifat Sombong Sebab Kerap Lupa dengan Kebaikan Diri Sendiri

Jangankan mengingat-ingat baik-buruknya kepribadian orang lain, kamu saja kadang lupa dengan hal baik yang sudah kamu lakukan  hari ini. Bisa jadi kamu nanti malah sering mengalami kejadian dimana ada orang datang dengan tiba-tiba lalu berbuat padamu dan berkata bahwa ia ingin membalas kebaikan atas perbuatan baikmu terhadapnya. Lihatlah, dengan sifat pelupamu ini kamu justru membawa rejeki secara tiba-tiba. Mungkin semacam balasan atas keiklhasanmu berbuat baik.

Orang Pelupa Adalah Sosok Tangguh yang Tidak Akan Pernah Lelah Untuk Mencoba

Mungkin kamu selalu berpikir daya ingatmu dibawah rata-rata orang normal. Tapi daya juangmu justru yang patut diapresiasi. Misalnya, disaat yang lain merasa tak perlu belajar bila ada ujian, kamu justru berusaha keras agar bisa mengingat semaksimal mungkin materi yang akan diujikan. Kamu berusaha mengatasi rasa malas karena tak mau berkompromi dengan sifat lupa yang sudah mengendap di kepala. Disamping itu, orang yang mudah lupa biasanya dikenal santai dalam menghadapi peliknya kehidupan. Sebab mereka akan terhindar dari rasa gelisah, stres, hingga depresi yang menghantui.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Taylor Swift Kembali Berkarya dengan Merilis Single Baru “ME”

Penyanyi pop Taylor Swift baru saja merilis single baru bertajuk “ME” dibarengi dengan sebuah video musik pada Jumat (26/4) waktu AS. Saat menjadi bintang tamu acara NFL Draft di Nashvile, Kamis (25/4/2019) malam, Swift mengungkap bahwa single itu juga menampilkan Brendon Urie dari Panic! at the Disco.

“‘ME’ adalah lagu tentang menerima individualitas kita dan benar-benar merayakannya. Dengan lagu pop, kita bisa membuat sebuah melodi terekam di benak pendengar dan saya ingin menjadi orang yang membuat mereka merasa lebih baik tentang diri sendiri,” kata Swift.

Swift sendiri memuji penggemarnya karena telah membuatnya jauh lebih baik. Perhatian dan dukungan penggemar menginsipirasinya untuk bersenang-senang dengan musik. Pelantun “Blank Space” itu mengaku tidak menyangka bahwa penggemarnya sangat setia dan memberinya perhatian yang luar biasa.

“Rasanya sangat menyenangkan bisa berkarya untuk orang-orang yang memberi perhatian,” lanjut Swift.

Sebelumnya, Kamis pagi Swift datang ke kawasan Gulch di Nashville untuk berfoto di sebuah mural karya seniman Kelsey Montague berupa sayap kupu-kupu yang besar. Di antara kepak sayap itu tertulis kata “ME” dan Swift berfoto di bawahnya. Sejak awal para fans menduga mural itu ada hubungannya dengan Taylor Swift dan karya musik terbarunya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pasca Rutin Ikuti Kajian, Dinda Hauw Mantap Berhijrah

Pemain film Dinda Hauw kini mantap berhijrah. Dia sudah mengoleksi dari awal baju muslimahnya dan menyumbangkan setengah baju lamanya kepada orang lain. Meski belum mengenakan hijab syar’i, Dinda mengatakan dirinya masih dalam proses memakai baju muslim yang baik dan benar.

“Baju sendiri aku belum pakai kaus kaki ya, kalau orang-orang kan ‘tutup juga kakinya karena aurat,’ ya semua proses, aku pun pakai hijab enggak langsung syar’I. Aku pakai hijab pelan-pelan tadinya enggak pakai ciput sekarang pakai ciput, terus bajunya yang penting enggak ketat karena aku enggak suka kan, akhirnya ya sudah aku pakai baju longgar atau kemana-mana pakai outer,” lanjutnya saat berada di kawasan Kuningan, Kamis, 25 April 2019.

Dinda memberi tips bagi mereka yang ingin berhijrah. Dia mengatakan harus banyak mendatangi kajian-kajian keagamaan dan mendengarkan ceramah agar hati semakin kuat untuk berhijrah. Bukan hanya itu, Dinda juga menyemangati orang-orang yang ingin berhijrah agar terus maju menjalankan apa yang sudah diperintahkan Tuhan.

“Buat teman-teman yang baru hijrah sama kayak saya banyaklah kita kajian atau dengerin orang-orang ceramah atau berteman sama orang-orang yang bawa pengaruh positif untuk kalian, karena itu ngaruh banget terus semoga kita istiqomah selalu, pokoknya jangan nyerah, jangan balik lagi, enggak apa-apa sedikit demi sedikit yang penting tetap maju jangan mundur atau setop di situ,” ungkap Dinda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Campur Tangan Orang Indonesia Dibalik Produksi Film Avengers: Endgame

Marvel Studios sangat menutup rapat urusan cerita terutama dalam dua film Avengers terakhir, Infinity War dan Endgame. Bukan hanya para pemain, banyak kru di balik layar juga tidak tahu apa-apa soal jalan cerita film ini. Menariknya, ternyata ada pemuda asal Indonesia yang terlibat dalam dapur tim efek visual Avengers: Endgame, yakni Denny Ertanto. Ini adalah kali kedua dia terlibat dalam proyek Marvel.

Sebelumnya, Denny juga ikut mengerjakan efek visual Infinity War, tepatnya di beberapa adegan Iron Man dan Doctor Strange di Planet Titan. Namun kali ini lebih spesial, karena Denny ternyata kebagian mengerjakan efek untuk adegan yang sangat krusial dalam film, yaitu bagian akhir pada pertarungan tim Avengers.

“Saya membantu bekerja di beberapa bagian awal dan akhir saat di final battle-nya,” kata Denny seperti dikutip dari Viva, Jumat (26/4). Lelaki ini mengaku beruntung bisa mendapat kesempatan terlibat di film Avengers, apalagi mengedit salah satu bagian paling penting dalam ceritanya.

Mengerjakan bagian yang disebutnya sebagai ‘super major spoiler,’ ternyata tak membuat Denny tahu jalan cerita film ini sebelum dirilis.

“Aku penasaran perjalanannya dari awal ke bagian aku,” katanya mengaku tak tahu apa-apa soal plot keseluruhan.

Butuh waktu setidaknya 1-2 minggu sampai empat bulan guna mengerjakan setiap adegan yang jadi bagiannya. Kendati ada kesulitan-kesulitan tertentu, Denny tetap senang dan menikmati proyek ini, sebab baginya, selalu ada hal baru yang bisa dipelajarinya. Sebagai seorang vfx artist yang sudah ikut terlibat di Hollywood sejak 2011, Denny mengatakan sangat antusias dengan reaksi penonton. Dia mengaku ingin tahu reaksi mereka saat melihat hasil kerja dirinya dan tim.

“Di bagian mana pun, seneng yah bisa dapet kerja di film Avengers. Tapi kali ini memang kebetulan dapet bagian di mana salah satu bagian paling penting dari film ini, khususnya di bagian terakhir saat final battle. Di luar senang dan bangga, saya sih juga penasaran aja apa reaksi penonton nantinya ke adegan-adegan yang saya tahu,” ujar Denny.

Sebelumnya, Denny pernah terlibat dalam tim efek film War of the Planet of the Apes, Fantastic Beasts and Where to Find Them, A Monster Call, The Martian, Into the Woods, Pan, Cinderella, Hugo, Maze Runner: The Death Cure, dan lain sebagainya. Terbaru, ia kini sedang membantu film Gemini Man yang disutradarai Ang Lee. Denny tak satu-satunya orang Indonesia yang masuk dalam tim di balik layar Avengers sebab ada dua orang Indonesia lain yang ikut terlibat di proyek ini yaitu Jefri Haryono sebagai Creature Technical Director dan Muhammad Ghifary dari departemen Research and Development.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top