Feature

Jangan Mau Diperdaya, Karena Infused Water Sebenarnya Tak Ada Manfaatnya

Diracik dari air mineral yang dipadukan dengan beberapa potongan buah, nama infused water kian kondang. Konon infused water ini berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Tunggu dulu, tanpa bermaksud merusak prosesi diet yang sedang kamu lakukan. Kali ini biarkan kami meluruskan, bahwa sebenarnya minuman ini tak berpengaruh apa-apa.

Tidak percaya? Baru-baru ini pada salah satu kesempatan, seorang dokter ahli gizi yang berpraktik di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta, Samuel Oetoro, justru mengungkapkan keprihatinannya atas banyaknya masyarakat Indonesia yang seakan terperdaya oleh infused water. Beliau berkata bahwa ternyata tak ada faedah yang berarti ketika kita mengonsumsi air yang berisi potongan buah tersebut.

Buahnya Sudah Tentu Baik, Tapi Jika Telah Dimasukkan ke Dalam Air Jelas Akan Berbeda Manfaatnya

Masih dikesempatan yang sama, dokter Samuel berkata bahwa buah dan kulitnya memang baik untuk dikonsumsi. Namun jika dipotong dan direndam di dalam air, serta dibawa seharian dan terkena matahari, kandungan baik dalam buah akan hilang.

Untuk kita yang memang ingin mendapat manfaat dari lemon atau mint, dia menyarankan untuk meracik buah lemon menjadi jus tanpa membuang kulitnya. Kandungan hesperidin yang ada pada buah lemon utuh, dapat mencegah plak di pembuluh darah sehingga pembuluh darah tidak tersumbat dan lebih elastis.

Selain mencegah plak di pembuluh darah, kandungan lemon memiliki banyak manfaat lainnya untuk tubuhmu. Salah satunya membantu proses penurunan berat badan yang mungkin sedang kamu usahakan saat ini.

Bahkan Beberapa Hal yang Katanya Adalah Manfaat dari Infused Water, Tak Sepenuhnya Boleh Dipercaya

Menjadi salah satu bagian dari gaya hidup masyarakat, terlebih mereka yang ditinggal di kota. Kita kerap kali menemukannya di beberapa tempat, mulai dari siswi SMA di angkutan busway, para perempuan pekerja, atau mungkin dirimu sendiri juga mengonsumsinya.

Potongan-potongan buah yang dimasukkan ke dalam wadah air mineral tersebut dipercaya sebagai sarana detoks dan trik memperlancar metabolisme tubuh, anti penuaan, hingga menurunkan berat badan agar lebih ideal.

Sayangnya untuk manfaat di atas, hingga saat ini belum ada penelitian kesehatan yang mampu membenarkan hal tersebut. Sekarang kamu bebas memilih. Percaya jika infused water dapat membantu menjaga kesehatanmu, atau mengonsumsinya sebagai alternatif pengganti air mineral.

Tapi Bukan Berarti Tak Bermanfaat Sama Sekali, Ada Manfaat Lain yang Memang Layak Untuk Dijajal

Demi memenuhi kebutuhan cairan pada butuh, mereka yang tak suka air mineral kerap menggantinya dengan minuman lain. Ya katakanlah kopi atau teh. Padahal kandungan kafein dari minuman tersebut justru cenderung membuat tubuh semakin kekurangan cairan. Tak hanya itu saja, kadar gula yang tinggi juga kerap jadi salah satu pemicu naiknya kalori dalam tubuh kita.

Akan tetapi tenang dulu, kehadiran infused water, justru jadi pilihan yang bisa kita manfaatkan. Terlebih bagi yang tak dapat mengonsumsi air mineral murni seperti kebanyakan orang. Varian rasa yang dapat kita ganti sesuai selera, jadi solusi untuk menyamarkan rasa air mineral yang cenderung terasa hambar di lidah. Dengan kata lain, tubuh kita akan tetap mendapat cakupan air mineral yang cukup, dengan sensasi rasa buah sesuai selera.

Meski Begitu Tetap Pastikan Intensitas Pola Konsumsinya Tak Melampaui Batas

Salah seorang ahli gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, Ir. Trini Sudiarti, MSc mengatakan bahwa mengonsumsi infused water yang telah disimpan hingga satu minggu bisa mengakibatkan gangguan pencernaan, diare, atau bahkan muntah-muntah.

Tak hanya itu saja, efek samping lain dari infused water bagi mereka yang terlalu sering mengonsumsinya ternyata justru membahayakan kesehatan. Meski dipercaya bisa menurunkan berat badan, mengonsumsinya secara berlebihan bisa saja mengakibatkan dehidrasi, pusing, mual, dan lemas. Hingga merusak gigi, dan menaikkan asam lambung serta berpotensi membuat perut mual. Karena biar bagaiamana pun, sesuatu yang bersifat berlebihan memang kerap berujung pada dampak yang fatal.

Jika Memang Ingin Diet atau Hidup Sehat Cobalah Hal Lain yang Benar-benar Bermanfaat dan Bisa Dipercaya

Euforia dari orang-orang memang sering jadi sesuatu yang menarik kita untuk turut serta. Dengan kata lain, satu orang yang terlihat minum infused water, maka beribu orang dibelakang akan mengikutinya. Meski ini bukanlah sesuatu yang buruk, tapi ada baiknya kita juga mencari tahu terlebih dahulu. 

Tanpa harus terlihat hebat, karena jadi salah seorang yang mengikut zaman. Harusnya kita ingat kembali pada tujuan. Jika ternyata pola hidup sehatlah yang kita inginkan, mulailah mengatur jenis makanan dengan asupan gizi yang seimbang. Ini akan jauh lebih bermanfaat daripada harus memaksa diri mengikuti orang lain, namun ternyata tak bermanfaat sama sekali.

Bukan bermaksud untuk mematahkan kepercayaanmu pada infused water. Barangkali selama ini kamu memang belum tahu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dibantu Ulama FPI, Polisi Halau Massa Rusuh di Fly Over Slipi

Melanjuti aksi demo yang terjadi sejak kemarin, pagi tadi sekelompok massa diberitakan kembali merusuh di flyover Slipi, Jakarta Barat. Dilansir dari detik.com, Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi menyatakan jika massa tersebut bukan dari santri atau Front Pembela Islam (FPI).

“Ini massa dari luar daerah, bukan dari FPI. Kami bersama FPI, kami dibantu ulama,” kata Kombes Hengki saat dihubungi, Rabu (22/5/2019).

Lebih lanjut, Hengki mengatakan sebagian besar massa datang dari daerah. Mereka terlihat mulai bergerak datang sejak pukul 02.00 Wib dini hari tadi.

“Mereka mau gabung ke Tanah Abang, kami halau,” lanjut Hengki.

Akan tetapi, ketika dihadang mereka tidak terima, kemudian sempat terjadi bentrok dengan polisi.

“Petugas dilempari batu, macam-macam,” imbuh Hengki.

Saat berita ini dituliskan, dilaporkan polisi masih berjaga-jaga pada sejumlah titik di beberapa wilayah di Jakarta.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

5 Cara Tepat untuk Mengatasi Mabuk Perjalanan Selama Mudik Lebaran

Pulang ke kampung halaman ketika lebaran, rasanya sudah jadi agenda tahunan yang rutin kita lakukan. Tapi masalahnya, selama perjalanana kita tentu akan bertemu dengan kemacetan. Bahkan tak hanya itu saja, beberapa orang juga harus berjuang untuk melawan rasa mabuk selama perjalanan.

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah motion sickness, yakni semacam ganggung pada telinga bagian dalam yang menyebabkan kita mual, pusing bahkan muntah. Menurut dokter, Dr Jennifer Derebery  dari The New York Times, mabuk terjadi ketika dikarenakan ketidakseimbangan antara mata, telinga bagian dalam, dan sumsum tulang belakang.

Nah untuk itu, kali ini kami punya beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghalau mabuk dalam perjalanan untuk mudik lebaran nanti.  

1. Coba Fokuskan Mata untuk Melihat Objek yang Bergerak

Ketika kita sedang mabuk, rasanya menutup mata dan tertidur adalah obat yang paling kita butuhkan. Namun, meski itu adalah sesuatu yang wajar, sebaiknya jangan dilakukan ya. Daripada menutup mata, jauh lebih baik jika kita mengarahkan pandangan pada satu objek bergerak.

Menurut Dr Jennifer, cara ini ampuh untuk membuat tubuh pulih dari mabuk perjalanan. “Lihatlah sesuatu yang bergerak selama beberapa menit. Cara ini membantu mengarahkan telinga bagian dalam sehingga meringankan gejala mabuk,” begitu tuturnya.

2. Selanjutnya Pilih Posisi Duduk yang Terbaik

Untuk mabuk yang tak terlalu parah, cobalah ambil posisi duduk di bagian kursi depan mobil. Konon cara ini akan membuat mata bisa melihat setiap gerakan pada objek yang berjalan seperti yang tadi sudah disebutkan. Nah, untuk kalian yang mungkin mudik dengan pesawat atau kereta, cobalah cari kursi yang letaknya di dekat jendela.

Selain itu, hindari dulu aktivitas seperti membaca, menonton, dan bermain ponsel. Karena, aktivitas tersebut biasanya akan menghilangkan keseimbangan telinga bagian dalam yang bisa menyebabkan mabuk perjalanan.

3. Minum Air Putih yang Banyak dan Hindari Mengonsumsi Makanan Tertentu

Sehabis muntah, meski masih tak ingin sebisa mungkin paksa diri untuk minum air hangat. Ini bertujuan untuk mencegah dehidrasi, karena isi perut kita mungkin sudah kosong karena muntah. Akan tetapi, jangan pula buru-buru untuk mengisi perut dengan jenis makanan yang asal. Seperti gorengan, makanan pedas, atau makanan berat lainnya.

Makanan-makanan itu sulit dicerna sehingga bisa menyebabkan perut kembali muntah. Sebaliknya, pilihlah makanan yang mudah dicerna seperti sup ayam, roti tawar dan biskuit.

4. Usapkan Minyak Angin Ke Perut atau Coba Makan Permen

Nah, cara yang satu ini biasanya cukup ampu untuk menghilangkan rasa mual selama perjalanan. Yap, kamu bisa membalurkan minyak angin di bagian leher dan perut untuk menghangatkan bagian tubuh tersebut. Namun, jika kamu alergi atau tak begitu suka dengan bau minyak angin, cobalah makan permen mint untuk hilangkan rasa mual.

5. Dan yang Terakhir, Bantu Cegah Mabuk dengan Minum Obat Anti Mabuk

Jika empat cara yang tadi sudah dijelaskan masih tidak mempan, mungkin ini saatnya kamu pakai cara yang terakhir. Selain lebih praktis, memakan obat pencegah mabuk perjalanan biasanya cukup akurat. Pilihlah obat anti yang mengandung antihistamin sehingga bisa mencegah rasa mabuk. Sebagai tambahan, sebaiknya minumlah obat tersebut satu jam sebelum perjalananmu akan dimulai. Dengan begitu, kandungan obatnya sudah lebih dulu bereaksi.

Tak hanya itu saja, upaya lain yang juga bisa kita lakukan adalah memakai benda yang bisa menekan titik pergelangan tangan. Seperti jam tangan atau gelang, yang bisa mempengaruhi keseimbangan telinga bagian dalam. Sehingg rasa mual yang biasanya datang diminimalisir dan tak menyebabkan kita mabuk selama perjalanan.

Nah, itulah 5 cara tepat untuk mengatasi mabuk perjalanan selama mudik lebaran yang bisa  kamu lakukan. Semoga berguna ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Meratapi Nasib Para Pengguna Hp Huawei

Terus berlanjut, perang  dagang antara Amerika Serikat dan Cina masih berbuntut panjang. Terbaru, hal tersebut ternyata berimbas ke Huawei. Yap, merek teknologi raksasa asal Cina tersebut dikabarkan tak lagi mendapat izin untuk memakai Android, sistem operasi yang dikembangkan oleh Google.

Sebelumnya sih, Huawei bilang kalau mereka sudah merasa siap dengan larangan akan penggunaan produk Amerika tersebut. Bahkan pada bulan Maret 2019 lalu, Huawei sempat membuat pernyataan jika ada sistem operasi yang sedang digodok sebagai pengganti Google Andoroid dan Microsoft Windows.

“Kita telah bersiap-siap untuk memiliki sistem operasi sendiri. Jika suatu saat tidak menggunakan sistem ini (Android dan Windows), kita sudah siap,” ujar Richard Yu, selaku CEO Huawei.

Nah, kalian yang mungkin menggunakan Huawei mungkin sedang was-was akan bagaimana nasib ke depan. Tapi tenang, melalui akun Twitter resminya, @Android, Google mengatakan bahwa Google Play dan pengamanan lewat Google Play Protect akan tetap berjalan pada perangkat Huawei yang sudah ada.

Akan tetapi, untuk versi smartphone Huawei selanjutnya, perangkat tersebut tak lagi memiliki akses ke layanan populer milik Google, seperti Google Play Store, Gmail dan YouTube. Di sisi lain, setelah menerima kenyataan bahwa Google akan mencabut lisensi Androidnya dari Huawei. Konon mereka akan semakin fokus dalam hal mengembangkan sistem operasi lain yang akan menggantikan Android.  

Selain itu, sebelumnya Pemerintah China juga sudah merencanakan program Made In china 2025 dengan tujuan Cina akan menjadi pemain global di bidang teknologi. Hal ini tentunya mendorong para pengusaha lokal untuk menginkatkan inovasi, khususnya dalam industri teknologi.

Berdasarkan sebuah laporan yang dikutip dari Reuters, saat ini Huawei sudah meningkatkan dana untuk penelitian dan pengembangan (R&D) yang mencapai angka $20 Juta, hampir menyaingi Amazon $22.6 Juta. Sekitar 80 ribuan karyawan atau 45% dari total pekerja ditempatkan pada bagian R&D di beragam segmen, meliputi sistem operasi, chipset, hingga database AI.

Selain itu, di Negeri Tirai Bambu tersebut, produk buatan Amerika terbilang masih kurang populer atau bahkan diblokir dibanding buatan dalam negeri. Mulai dari Weibo sebagai penggati Facebook, Baidu pengganti Google Search dan beragam layanan digital lainnya.

Dan fakta tentang Huawei yang menempati posisi kedua penjualan smartphone terbanyak di dunia, jadi peluang yang memungkinkan jika sistem operasi baru buatan Huawei tersebut, nantinya akan menjadi pesaing baru untuk  Android.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top