Community

Depresi yang Dialami Ibu Hamil, Tak Boleh Dianggap Sepele Loh!

Dalam istilah medis, depresi yang dialami oleh ibu hamil disebut dengan istilah depresi antepartum. Depresi ini merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang paling umum. Sebagian ibu hamil pernah mengalami depresi ini.

Depresi pada kehamilan merupakan penyakit biologis yang berhubungan dengan perubahan kimia otak. Perubahan hormone yang terjadi saat hamil dapat memengaruhi zat kimia pada otak yang berhubungan dengan depresi dan kecemasan.

Berikut adalah beberapa gejala depresi yang mungkin saja dialami oleh ibu hamil :

  1.  Merasa lemas, dan tak tertarik dengan hal di sekitar. Konsentrasi pun menurun.
  2. Merasa tak berharga.
  3. Adanya perubahan nafsu makan
  4. Merasa bersalah
  5. Pola tidur yang kacau. Terkadang terlalu serinh tidur atau malah kurang tidur.
  6. Merasa tak punya harapan dan sempat berpikir untuk bunuh diri.
  7. Sedih berkepanjangan
  8. Merasa gelisah.

Biasanya, ibu hamil akan mengalami gejala depresi selama kurang lebih dua minggu. Sayangnya, banyak di antara mereka yang tidak mendapatkan penanganan yang memadai untuk meredam depresi ini.

Padahal perlu diketahui, bahwa depresi yang tak kunjung ditangani bisa berakibat buruk bagi kesehatan ibu dan si kecil. Depresi antepartum yang tidak segera mendapatkan penanganan bisa mengakibatkan bumil mengalami gizi buruk, memiliki kecenderungan untuk bunuh diri, kecanduan minuman beralkohol, dan merokok.

Inilah yang akhirnya dapat menyebabkan kelahiran yang premature, berat bayi di bawah normal dan masalah perkembangan anak. Selain itu, terdapat penelitian yang menunjukkan bayi yang terlahir dari ibu yang mengalami depresi saat hamil menjadi lebih mungkin untuk mudah marah, lebih rewel, kurang aktif bergerak, kurang menunjukkan minat, dan lebih gelisah.

Pertolongan dini sangat diperlukan untuk menangani depresi antepartum ini, jika tidak, dikhawatirkan depresi ini dapat berlanjut setelah melahirkan. Karena itulah ibu hamil yang merasa sedikit depresi disarankan untuk segera berkonsultasi kepada psikiater untuk menjaga keselamatan ibu dan anak.

Berikut merupakan beberapa cara yang dapat bumil lakukan untuk mengatasi depresi saat hamil, diantaranya :

  •  Rawat dan manjakan dirimu
  • Ceritakan apa yang kamu rasakan
  •  Istirahat yang cukup
  • Berolahragalah dengan rutin
  • Perhatikan asupan makanan dan gizi yang bumil konsumsi
  • Jangan lupa untuk mengonsumsi Omega-3
  • Disarankan untuk melakukan terapi akupuntur

Jika ada hal yang menganggu ketenangan bumil, segeralah memberi tahu orang terdekat atau lebih disarankan untuk pergi ke psikiater. Hal ini guna mencegah hal-hal yang lebih buruk di kemudian hari. Ingat ya bumil, kesehatanmu dan bayimu tergantung padamu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Berkaca dari Kasus Anak Denada, Orangtua Sudah Saatnya Mewaspadai Gejala Leukemia pada Anak

Sakit leukemia yang diderita Shakira Aurum, putri artis kawakan Denada, harusnya menjadi perhatian bagi kita semua. Karena penyakit kanker darah atau Leukemia ini bisa menyerang semua tingkatan usia, terutama anak-anak.

Bersumber dari catatan Ikatan Dokter Anak Indonesia, kasus penyakit kanker selalu naik tiap tahun. Di tahun 2014 angka kasus mencapai 144 pasien baru. Tahun berikutnya kembali naik menjadi 206 pasien. Dan di tahun 2016 kembali meningkat menjadi 252 kasus. Belum ada alasan pasti kenapa sel kanker ini tumbuh di badan-badan mungil itu.

Berdasarkan jumlah yang dikumpulkan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, leukemia menduduki posisi pertama sebagai kanker yang paling menghantui kesehatan anak-anak. Untuk itu peran orangtua dalam kasus ini sangatlah dibutuhkan. Karena penyakit ini masuk dalam kategori berbahaya.

Leukemia bisa terjadi karena multifaktor lho, seperti faktor genetik, zat kimia, virus dan radiasi. Dikutip dari depkes.go.id kanker darah atau Leukemia bisa menyerang bayi hingga anak berusia 18 tahun. Faktor lainnya adalah makan yang mengandung zat karsinogen yang merangsang pertumbuhan sel kanker. Seperti makanan yang dibakar, berpengawet, dan makanan olahan.

Buah Hati Mengalami Demam di Malam Hari

Seperti yang sudah disebutkan peran orangtua dalam menanggulangi kanker pada anak memang sangat penting, terutama untuk mengetahui gejala yang terjadi. Beberapa gejala yang sangat khas dapat membuat kamu memiliki gambaran tentang apa yang terjadi pada si buah hati. Seperti saat anak kerap mengalami demam bahkan hingga mengeluarkan keringat di malam hari. Sering mengalami demam karena adanya reaksi sel darah putih yang tidak bisa bekerja dengan baik, dalam melawan virus yang masuk ke dalam tubuh.

Timbul Rona Pucat di Wajah

Anak memang memiliki rasa ingin bermain yang tinggi, hingga kerap melampaui kesehatannya. Salah satu gejala yang menandakan anak terkena kanker darah adalah rona pucat di wajahnya. Seringkali merasa kelelahan terjadi karena anak mengalami penurunan sel darah merah. Selain itu, anak juga sering mengalami infeksi karena sel-sel darah putih yang belum matang pada anak yang didiagnosa leukemia jumlahnya begitu banyak dan tidak dapat melakukan fungsinya dengan yang benar. Apabila gejala ini terjadi kamu harus membawanya ke dokter untuk mendapatkan informasi yang lebih kredibel.

Mengalami Nyeri pada Bagian Tulang Belakang

Jika tulang belakang pada anak-anak sering mengalami rasa nyeri, jangan dianggap anak mengalami pegel-pegel biasam lho. Karena hal ini disebabkan lantaran sel darah individu yang diagnosa terkena leukemia masuk ke dalam selaput antara tulang dan juga otot. Maka dari itu anak sering mengalami rasa nyeri di bagian tulang belakang.

Berat Badan Mengalami Penurunan Secara Drastis

Berat badan pada anak yang mengalami penurunan drastis juga perlu diperhatikan. Apalagi penurunan berat badan disertai dengan gangguan kesehatan, hal itu lebih rentan kepada infeksi yang menyerang pada anak. Orangtua harus perhatikan berat badan pada anak, sekaligus memperhatikan kondisi kesehatannya.

Mengalami Pembengkakan di Daerah Leher dan Ketiak

Jangan anggap sepele apabila anak mengalami pembengkakan pada bagian leher dan ketiak. Karena pembengkakan yang terjadi bukanlah seperti benjol biasa. Jika terjadi pada daerah kelenjar getah bening lebih baik kamu periksakan ke dokter. Anak mengalami perut yang membesar dikarenakan limfa yang ada di bagian perut mengalami masalah. Selain itu gejala khas yang menyerang adalah anak mengalami mimisan yang disertai bintik-bintik merah pada tubuh.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Melihat Tanda dari Tubuh yang Sedang Butuh Perhatian

Di balik kesibukan yang sedang kamu lakukan, mulai dari bekerja sampai bermain dengan teman. Aktivitas yang kamu lakoni sangatlah padat untuk dijalankan. Waktu istirahat jadinya hilang sehingga kamu tidak sempat untuk memiliki waktu tidur dengan normal.  Padahal tubuhmu sudah memberikan sinyal kuat kalau ia sudah sangat membutuhkan istirahat.

Kegiatan istirahat pun tidak kamu jalankan dengan baik. Lantaran pekerjaan adalah segalanya. Padahal kalau sudah tumbang kamu pun akan merasakan kesedihan. Oleh karena itu manfaatkan segala waktu yang kamu punya untuk istirahat. Jangan sampai tunggu kondisi kurang sehat, barulah kamu bergegas untuk istirahat.

Berat Badan Turun Sesaat Karena Kamu Stress Dengan Kondisi yang Berat

Bukan menyambut dengan suka cita, andai saja berat badanmu tiba-tiba turun secara drastis. Bukan pula disambut dengan rasa bahagia, saat melihat timbangan angka dulu yang kamu benci sekarang berubah secara tiba-tiba. Padahal tak ada program diet atau menurunkan berat badan yang kamu jalankan. Bisa saja, kamu sedang mengalami stress berat sehingga pola makan ancur berat. Kamu butuh waktu buat liburan tuh, coba ambilah cuti untuk memaksimalkan kondisi kamu kembali.

Disusul Gangguan Pencernaan Membuat Kamu Selalu Ingin Ke Toilet

Maag dan diare tiba-tiaba menjadi dua penyakit yang hinggap kepadamu. Bukan berarti hal itu terjadi karena kamu suka makan sembarangan saja, tetapi mengacu kepada pola makan yang sudah tak beraturan. Seperti halnya kamu selalu mengutamakan deadline, dari pada kebutuhan badan saat jam makan siang. Akhirnya jam makan pun molor menjadi ke sore hari. Kalau sudah terkena diare dan performa terganggu karena selalu izin ke kemar mandi. Solusinya adalah memperbaiki pola makan dan perbanyakan gizi.

Timbul Jerawat Secara Tiba-tiba Menjadi Hal yang Tak Biasa Seperti Sebelumnya

Makanan pun tidak jaga, kamu sering kali makan sembarangan untuk menambah nafsu makan. Sepulang dari kerja, kamu selalu lupa untuk membersihkan muka alhasil jerawat tumbuh seketika. Sebenarnya kamu bukanya lupa, tapi sudah malas beraktivitas karena saking lelahnya. Coba kalau kamu ingat-ingat berapa lama kamu di jalan sampai debu datang menyerang.

Mengalami Kepanikan, Sampai Lupa Untuk Memikirkan Pekerjaan

Memandang kalender, yang sudah menyatakan sebagai akhir bulan. Kamu kerap mengalami kepanikan. Karena ada beberapa target yang belum rampung dan harus segera diselesaikan. Ketika tidur kamu pun selalu kepikiran, selepas bangun kamu tidak bisa berfikir dengan jernih hal apa yang harus kamu lakukan. Sampai-sampai, ke kantor saja kamu rela tidak mandi karena ingin bergegas dan menyelesaikan semua tugas.

Rasa panik ini membuatmu tidak dapat berfikir jernih apa yang harus kamu lakukan. Sampai di kantor pun, kamu bingung harus mulai dari mana untuk menyelesaikan pekerjaan. Kalau sudah seperti ini kamu biasa siasati dengan ambil nafas perlahan-lahan dengan tenang. Fokus kepada pernapasan, dan mulai bekerja saat diri kamu sudah tenang.

Sering Bersendawa Padahal Jam Makan Sudah Usai Sekian Lama

Sendawa yang kamu keluarkan, bukan pertanda kamu mengalami kenyang habis santap makanan. Tetapi kamu kenyang angin. Dirimu sedang masuk angin adalah tanda yang paling normal dan sering muncul untuk mulai memperhatikan kesehatanmu. Mengejar mimpi sangatlah dibolehkan, dan diwajibkan. Tetapi berkaitan dengan kesehatan jangan sampai terabaikan. Kalau sudah sakit mimpi bisa jadi tinggalah angan yang berbuah asa.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Kamu yang Ingin Gemuk? Coba Minum Racikan Jus Ini Tiap Hari

Pada umumnya, masyarakat memandang bahwa tubuh yang ideal adalah tubuh yang ramping. Tapi nyatanya tak semua orang ingin bertubuh ramping dan terlihat seperti tulang berjalan. Ada juga orang yang ingin memiliki tubuh yang sedikit lebih gemuk dari bentuk tubuhnya selama ini.

Jika kamu adalah salah satu diantaranya orang yang ingin menambah berat badan, cobalah meminum racikan jus ini setiap hari untuk hasil yang lebih maksimal.

1. Jus Alpukat-Pisang-Cokelat

Selain bisa bikin kamu mudah kenyang, jus ini juga bisa bikin tubuhmu lebih berisi loh. Kamu bisa meracik jus ini untuk menu sarapanmu setiap pagi. Ditambah dalam satu buah alpukat saja sudah terdapat kalori yang cukup besar, yaitu 400 kalori. Cocok banget kan untuk program penggemukan badanmu.

2. Jus Pisang-Stroberi-Selai Kacang

Kalau kamu salah satu orang yang suka selai kacang, kamu bisa membuatnya menjadi racikan jus yang cocok untuk menggemukkan badan. Kamu bisa mencampurnya dengan buah pisang dan stroberi.

3. Jus Alpukat-Pisang-Stroberi

Dijamin rasa dari racikan jus ini pasti bikin kamu ingin lagi dan lagi. Kamu bisa mencampurkan tiga buah ini, yaitu alpukat, pisang dan stroberi. Nah kalau kamu suka, kamu bisa menambahkan yogurt atau susu cair ke dalam racikan jusmu.

4. Jus Wortel-Mangga-Pisang

Selain sehat, racikan jus yang satu ini juga bisa bikin kamu tambah gemuk loh. Kamu bisa meracik jus dari campuran buah-buahan dan sayuran ini. Rasanya nggak akan buat kamu ngerasa enek kok, coba saja deh.

5. Jus Wortel-Santan Kelapa

Kalau ngomongin tentang kelapa, kayaknya banyak banget deh manfaatnya. Selain air kelapanya yang terkenal bisa menyehatkan badan, ternyata santan dari parutan kelapa juga bisa bermanfaat untuk menambah berat badanmu loh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top