Trending

Instagram Jadi Sosial Media Perusak Mental, Penelitian Ini Membuktikannya

Media sosial telah menjadi salah satu alat interaksi yang tak bisa lepas dari kehidupan era digital. Hadir dengan berbagai jenis yang beragam membuat kita lebih leluasa untuk menyampaikan gagasan. Dari banyaknya sosial media yang ditawarkan, Instagram jadi salah satu media sosial yang banyak digunakan. Platform yang tadinya hanya diperuntukan untuk berbagi foto dan video kini meluaskan sayapnya dengan berbagai fitur baru yang lebih menarik, sehingga membuat seseorang lebih leluasa untuk mengutarakan rasa. Bahkan hal-hal kecil yang sebenarnya tidak penting bagi orang lain. Dinilai sebagai aktivitas interaksi yang baik, justru kegiatan ini telah merusak kesehatan mental penggunanya.

Hal ini juga dibenarkan oleh survey bertajuk Status of Mind yang dilakukan oleh The Royal Society for Public Health. dengan melibatkan 1.479 orang remaja usia 14 hingga 24 tahun, yang berasal dari Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia. Mereka diminta untuk menilai media sosial apa saja yang mempengaruhi kehidupan mereka. Hasilnya instagram jadi media sosial pertama yang paling berdampak buruk untuk kesehatan mental seseorang. Tanpa bermaksud untuk menerka-nerka, beberapa hal ini mungkin bisa menjadi gambaran.

Platform Yang Tadinya Ditujukan Untuk Berbagi Foto, Berubah Jadi Sumber Depresi Hingga Intimidasi

Berada pada urutan pertama media sosial yang berpotensi merusak kesehatan mental, bukan hanya dugaan belaka. Instagram tercacat sebagai wadah yang memberi dampak negatif berbahaya. Dimulai dari membahayakan persepsi citra tubuh, meningkatkan rasa takut kehilangan dan menyita waktu tidur yang dimiliki. Hadir dengan lebih menonjol pada sisi gambar, memang membuat instagram lebih digandrungi orang.

Namun siapa sangka justru dari sanalah pengaruh buruk itu berasal. Sisi visual yang dihadirkan pada instagram membentuk citra baru akan bentuk tubuh indah dan wajah tampan yang dijadikan patokan. Belum lagi berbagai macam iklan produk kecantikan, fashion style, berbagai foto barang mewah hingga gaya hidup para selebgram yang ingin diaplikasikan kemudian berubah jadi bumerang yang menyakitkan baik secara fisik maupun mental karena kenyataan hidup yang dipunya tak sebanding dengan apa yang ditonton pada instagram. Kemampuan yang tak mencukupi pun akhirnya melahirkan depresi pagi jiwa, hingga intimidasi pada diri sendiri.

Seakan Tak Mau Ketinggalan, Berusaha Untuk Sempurna Di Mata Orang Meski Tak Seperti Kenyataan

Media sosial memang bisa jadi sihir yang mematikan. Membuat orang berubah hingga menjadi sosok yang bahkan dirinya sendiri saja tak mengenalinya. Segala yang dilihat di instagram seakan memaksanya untuk menjadi serupa. Berusaha untuk tampil sempurna dimata orang lain yang akan memandang feed instagram miliknya. Hingga tak lagi berani untuk menunjukkan sisi nyata dari hidup yang sebenarnya. Semua hal yang ia ingin tunjukkan selalu melewati beberapa proses kekhawatiran yang menyiksa. Mempertanyakan apakah suatu foto sudah layak dikatakan sempurna, atau memusingkan pendapat orang lain pada kolom komentar.

Dampak yang lebih buruk lagi, sikap tersebut sering menyeret seseorang pada kebohongan besar dalam hal penampilannya. Segala hal yang dia tunjukkan pada instagram bukanlah kenyataan hidup yang dia jalankan. Jelas hal itu adalah penyakit yang merusak mental.

Hingga Pada Rasa Putus Asa Yang Menilai Hidupnya Tak Semenarik Hidup Yang Orang Lain Punya

Jika kamu masih belum lupa, kontroversi dari salah seorang selebram yang cukup menghebohkan dunia maya. Kehidupannya dianggap sebagai patokan, mulai dari bagaimana ia menikmati liburan, menghabiskan waktu di klub malam hingga gaya berpacaran yang dianggap panutan. Meski banyak yang mencela tak sedikit pula yang justru membela. Imbasnya banyak orang terlebih para remaja yang masih dibawah usia berlomba-lomba untuk melakukan hal serupa, memamerkan foto yang tak seharusnya agar dinilai sama.

Tanpa berniat menyalahkan pihak yang dijadikan contoh, dari fenomena ini kita bisa melihat bahwa pengaruh instagram terhadap perkembangan mental dan cara pandang seseorang. Hingga kemudian merasa putus asa, karena menilai hidup sendiri tak semenyenangkan kehidupan orang lain yang dilihat di Instagram.

Selain Itu Ketakutan Akan Ketinggalan Tren Atau Berita Hangat Yang Sedang Diperbincangkan Juga Jadi Pengaruh Buruk Instagram

Dalam sebuah hasil studi dari beberapa ahli, disebutkan bahwa seseorang akan menghabiskan lebih dari dua jam perhari untuk online di media sosial. Bukannya untuk membuat mereka saling berinteraksi dengan teman atau kerabat jauh, sebagian besar dari mereka justru dilaporkan cenderung memiliki kesehatan mental yang buruk termasuk tekanan psikologis karena terlalu lama online. Rentan waktu yang lama justru digunakan untuk selalu up to date akan tren baru yang sedang diperbincangkan banyak orang. Hal ini dikenal dengan sebutan FOMO atau fear of missing out.
Merasa bahwa ada bagian dari hidup yang terasa tertinggal, jika barang sehari saja tak buka instagram. Berubah jadi kebutuhan, media sosial memang jadi sesuatu yang sulit dipisahkan dari kehidupan seseorang. Namun sisi buruknya justru bisa membahayakan,

Dan Fungsi Instagram Yang Harus Dipertanyakan, Jadi Alat Untuk Interaksi Atau Penjara Baru Untuk Berekspresi

Sejak awal kemunculannya, media sosial memang jadi ruang interaksi baru bagi banyak orang. Individu yang tadinya hanya bisa menyimpan segala gagasan dalam kepala, kini lebih leluasa untuk menyampaikan saran. Tak tangung-tanggung, kini siapa saja berhak untuk menyurakan pendapat lewat media sosial. Cakupannya yang cukup luas membuat siapa saja bebas untuk menujukkannya pendapat di era digital. Diciptakan untuk ruang ekspresi dan wadah interaksi, namun sepertinya media sosial justru hadir dengan fungsi lain yang patut untuk dipertanyakan.

Masih hangat dalam ingatan beberapa kasus perkusi yang beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan. Beberapa orang justru mendapatkan intimidasi atas apa yang ia tuangkan pada media sosial. Media yang katanya jadi ruang untuk menyuarakan pendapat, justru berubah jadi penjara baru yang mengawasi gerakmu. Seakan tak ingin melanggar aturan dan undang-undang, justru ini jadi masalah baru yang akan dihadapkan. Mereka yang tadinya ingin menyuarakan banyak hal, jadi diam karena merasa tak lagi memiliki ruang. Hasilnya semua hal akan disimpan dalam kepala seorang diri.

Alih-alih memandang instagram sebagai ruang untuk menyuarakan kebebesan. Justru ia hadir merusak mental. Bagi kamu yang mungkin merasa sama, sebaiknya hati-hati. Karena bisa saja mentalmu juga telah rusak hanya karena kecanduan instagram.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Semakin Kita Dewasa, Waktu Terasa Semakin Cepat Berlalu! Kenapa ya?

Saat kamu masih kanak-kanak dulu pasti kamu sempat merasakan bahwa masa liburan sangatlah panjang. Hal sama juga kamu rasakan saat kamu menanti hari ulangtahunmu. Rasanya waktu berjalan amat sangat lambat. Namun saat kamu sudah tumbuh dewasa, hal sebaliknyalah yang kamu rasakan. Justru kamu merasa bahwa waktu berjalan sangat cepat tanpa kamu sempat menikmatinya.

Waktu Berjalan Lebih Lama Bagi Anak-anak Karena Ilmu yang Dipelajari Sangatlah Banyak di Usianya yang Masih Belia dan Otak Memproses Ilmu Tersebut

Sampai saat ini ada beberapa hipotesis yang menyatakan alasan kenapa manusia memiliki persepsi terhadap percepatan waktu dengan seiring bertambahnya usia. Nah salah satu alasannya karena adanya pemotongan secara berkala terhadap jam biologis manusia. Sedangkan perlambatan metabolisme tubuh juga akan bertambah seiring bertambahnya usia sehingga melambatkan detak jantung manusia.

Pemacu jantung pada anak ebrdetak lebih ceoat sehingga mereka mengalami penanda biologis lebih banyak seperti detak jantung juga denyut nafas dalam waktu tertentu. Inilah yang membuat mereka merasa waktu berjalan sangat lambat.

Pelajarilah lebih Banyak Hal Baru Agar Waktu Berjalan Lebih Lambat

Kamu bisa coba buktikan sendiri. Ada banyak ahli yang menyatakan bahwa saat dihadapkan dengan situasi yang baru, otak akan merekam lebih banyak memori secara lebih rinci sehingga penghimpunan informasi pun akan terasa lambat tentang kejadian yang dialami.

Jika dihadapkan dengan kehidupan yang semakin tua, maka bisa ditarik sebuah hipotesis bahwa semakin tua seseorang, akan semakin terbiasa orang tersebut dengan apa yang terjadi di sekeliling mereka. Inilah yang akhirnya menjadikan proses penyerapan informasi baru lebih sedikit dan membuat waktu seolah berjalan lebih cepat.

Hakikatnya, Semakin Terbiasa Kita pada Satu Rutinitas, Waktu akan Terasa Hilang Begitu Saja

Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, bahwa semakin tua seseorang, akan terbiasa seseorang itu dengan apa yang ada di sekelilingnya. Hasilnya, penyerapan informasi baru pun akan lebih sedikit dan hal ini membuat waktu terasa berjalan sangat cepat. Mekanisme biokimia dibalik hipotesis ini mengungkapkan bahwa pelepasan dopamin neurotransmitter beriringan dengan rangsangan pembelajaran tentang hal baru, yang akhirnya akan membantu seseorang belajar mengukur lamanya waktu.

Biasanya setelah melewati usia 20-an dan berlanjut pada usia yang semakin tua, lebel dopamin seseorang akan menurun dan inilah yang membuat waktu berjalan semakin cepat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Gambaran Kemesraan Pasangan Baru Menikah yang Bikin Gemes

Awal pernikahan merupakan masa yang manis untuk dikenang. Kamu akan menikmati waktu yang lebih banyak dengan pasangan. Tentunya kamu pun akan lebih banyak melakukan kegiatan apapun bersama dengan pasanganmu. Nah, berikut ini adalah 10 gambaran kemesraan pasangan baru menikah yang bisa bikin kamu gemes dan baper abis.

1. Cukup Menggunakan Kode Kedipan Mata

Kamu dan pasangan tak lagi membutuhkan banyak kata untuk menyampaikan apa yang kamu atau pasanganmu inginkan. Dengan perbuatan dan juga tatapan mata itu sudah mampu menyampaikan banyak makna.

2. Istri Kerap Bertingkah Manja

Seringkali istrimu akan bertingkah sangat manja padamu. Mungkin dengan selalu memintamu untuk memberikan pelukan atau ciuman yang berlangsung secara random. Namun kamu pun tak pernah merasa terganggu, justru kamu lebih sering rindu.

3. Memiliki Keromantisan Tersendiri yang Unik

Seringkali bertingkah konyol dan aneh, namun hal itu justru menjadikan hubunganmu dan pasangan menjadi lebih erat lagi. Mungkin kamu dan pasangan tak memiliki selera keromantisan layaknya orang pada umumnya, namun cara konyolmu dan pasangan justru membuat hubungan menjadi lebih menggemaskan.

4. Lebih Suka Menghabiskan Waktu di Rumah

Kamu dan pasanganmu justru akan lebih suka menghabiskan banyak waktu di rumah dibanding bepergian ke suatu tempat yang ramai. Setidaknya kalau kamu dan pasangan di rumah kan dunia serasa milik berdua dan tak ada gangguan dari orang lain.

5. Sering Menjadikan Pasangan Bantal atau Selimut

Jika sudah menikah semua hal juga sah-sah saja untuk dilakukan berdua. Tak jarang baik kamu maupun pasanganmu sering menjadikan satu sama lain sebagai bantal bahkan selimut.

6. Tak Lagi Memerlukan Guling

Karena sudah ada teman untuk menemani tidurmu, kamu tak lagi membutuhkan guling untuk kamu peluk. Karena posisi guling kini sudah digantikan oleh pasangan halalmu.

7. Pujian Kecil Mampu Membuat Pasangan Merasa Dicintai

Misalnya saat sang istri atau suami sedang bersiap untuk pergi ke suatu tempat, lantas salah satu dari pasangan mengatakan bahwa kamu tak perlu dandan terlalu wah, karena apapun keadaanmu, kamu tetaplah cantik atau tampan. Pujian seperti inilah yang membuat hati pasangan tersentuh. Penerimaan atas apa adanya pasangan adalah sebuah penghargaan paling berharga dalam sebuah hubungan.

8. Selalu Bersama dalam Keadaan Apapun

Baik dalam keadaan susah maupun senang, kamu tetap bersama dengan pasanganmu. Misalnya saat pasanganmu sakit, kamu setia merawatnya dan memberikannya perhatian, begitu juga sebaliknya.

9. Istri Tak Ingin Ditinggal Tidur Duluan oleh Suami

Konyol banget sih kelihatannya. Namun hal ini juga biasanya terjadi loh pada pasangan yang baru menikah. Seringkali para istri tak ingin ditinggalkan, walau hanya ditinggal tidur suami duluan.

10. Suka Mengenakan Pakaian Pasangan

Sebenarnya kamu mengenakan pakaian pasangan bukan karena butuh untuk mengenakannya. Kamu hanya ingin mencium aroma tubuh pasanganmu yang melekat di pakaian miliknya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Fakta yang Harus Kamu Pahami Agar Tak Menyesal Nantinya

Setiap orang tentu ingin memiliki kehidupan yang berhasil. Namun pada perjalanannya, selalu ada yang namanya momen jatuh dan bangun. Inilah yang menyebabkan keberanian harus dimiliki oleh setiap orang dalam menjalani pahit manisnya kehidupan. Kamu pun harus memahami 10 fakta kehidupan ini agar kamu tak menyesal di waktu yang akan datang.

1. Sibuk dan Produktif Adalah Hal yang Berbeda

Kamu tak bisa menganggap sibuk dan produktif adalah satu hal yang sama. Kamu mungkin bisa sangat sibuk sepanjang hari, namun sampai hari itu hampir selesai, kamu masih saja kebingungan karena kamu belum menghasilkan apapun di hari itu. Hal inilah yang menyebabkan sibuk berbeda jauh dengan yang namanya produktif.

2. Jangan Katakan “Ya” Jika Kamu Tak Benar-benar Ingin

Kamu harus belajar untuk melakukan hal yang memang ingin kamu lakukan. Jangan terlalu sungkan kepada orang sehingga kamu tak bisa menolak apapun yang mereka minta. Sebisa mungkin, lakukanlah apa yang memang ingin kamu lakukan, bukan apa yang orang lain perintahkan.

3. Keyakinan Adalah Piranti Paling Penting dalam Menjalani Kehidupan

Cobalah untuk meningkatkan keyakinanmu setinggi mungkin. Dengan keyakinan itulah kamu memiliki energi lebih dalam meraih apa yang ingin kamu raih. Jangan pernah pedulikan omongan orang yang hanya ingin menjatuhkanmu. Gantilah cibiran mereka sebagai penambah keyakinanmu dan keberanianmu dalam menjadikan mimpimu menjadi sebuah kenyataan, bukan hanya sekedar ilusi semata.

4. Kamulah yang Menentukan Ingin Hidup Seperti Apa

Sejatinya kamu hidup dalam kehidupan yang kamu ciptakan sendiri. Apa yang kamu jalani saat ini adalah imbas dari apa yang kamu usahakan. Cobalah tanamkan pada dirimu sendiri, semakin keras kamu berusaha, maka akan semakin indah kehidupan yang tercipta untukmu.

5. Berhentilah Mengatakan “Seandainya”

Perkataan ini hanya dimiliki oleh orang yang penuh dengan penyesalan. Dan jangan sampai kamu menjadi salah satu dari mereka. Berhentilah berkata “seandainya” karena hal itu hanya akan menghambat jalanmu untuk meraih masa depan yang lebih baik dari hari kemarin dan hari ini.

6. Mulailah Membuat Jadwal yang Terperinci Tentang Apa yang Ingin Kamu Lakukan

Jika kamu belum terbiasa, mungkin kamu akan kesulitan. Namun cobalah untuk membuat jadwal agar kehidupanmu lebih terarah. Buatlah jadwal mengenai kegiatan apa saja yang ingin kamu lakukan dalam satu hari penuh. Mulai dari bangun tidur hingga waktu untuk tidur kembali di malam hari.

7. Fokuslah pada Solusi, Bukan Kondisi

Tak peduli bagaimana pun kondisinya, kamu harus tetap fokus dalam mencari solusi untuk memecahkan masalah yang sedang kamu hadapi. Jangan membuang waktumu dengan memikirkan hal yang tak penting.

8. Berhentilah Melontarkan Hal Negatif tentang Diri Sendiri

Berhentilah berpikir atau melontarkan hal negatif tentang dirimu sendiri. Ingatlah, pikiran bisa menjadi sebuah motivasi terkuat, namun juga bisa beralih menjadi pembunuh yang handal. Jangan biarkan pikiran negatifmu membunuh segala keyakinan baikmu dalam kehidupan ini.

9. Berhentilah Mencari Kesempurnaan

Tak ada yang sempurna di muka bumi ini. Kamu hanya akan menyiksa dirimu sendiri saat kamu selalu mengejar yang namanya kesempurnaan. Kamu hanya bisa melakukan apapun dengan semaksimal yang kamu mampu, sehingga kamu bisa mendapatkan yang terbaik. Karena apa yang ada adalah yang “terbaik” bukan yang “sempurna”.

10. Belajarlah Memaafkan Diri Sendiri

Membenci diri sendiri tak akan membuatmu maju. Kamu hanya akan menyiksa dirimu sendiri. Karenanya cobalah untuk memaafkan diri sendiri dan berusaha untuk memperbaiki segala kesalahan yang sudah kamu lakukan sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top