Trending

Ini Yang Terjadi Pada Media Sosial Milikmu, Setelah Kamu Meninggal

Suatu waktu kamu pasti pernah berandai-andai tentang kehidupan, hingga pada soal kematian. Segala sesuatu yang saat ini kamu miliki, kelak akan ditinggal pergi. Termasuk akun media sosial milikmu. Bukan berniat untuk menakut-nakuti, tapi pernah tidak kamu berpikir, apa yang akan terjadi pada sosial media ketika pemiliknya telah mati?

Hadir jadi gambaran atas apa yang  dilakukan selama hidup di dunia. Platform ini tentu jadi sesuatu yang memberi kenangan, dan akan berbeda jika sang pemiliknya tiba-tiba mati. Apa tak ngeri, raga dari pemiliknya telah mati namun media sosial milliknya tetap hidup dan dinikmati oleh orang lain?

Tak hanya untuk kamu yang mungkin berpikir akan mati, ini juga penting lagi seseorang yang mungkin memiliki teman atau kolega yang sudah meninggal namun akun media sosialnya masih diaktifkan. Lalu apa yang perlu diperhatikan? Yuk simak ulasan berikut!

Jangan Dulu Senang Punya Banyak Teman Di Media Sosial, Bisa Jadi Sebagian Besar Dari Mereka Adalah Orang  Yang Telah Mati

Ambilah contoh media sosial yang paling banyak di gunakan di tanah air, Facebook misalnya. Platform pertemanan yang satu ini, hanya memperbolehkanmu memiliki teman dengan batas maksimal 5.000 orang. Nah yang jadi pertanyaan, apakah kamu kenal siapa saja mereka? Jawabannya tentu saja tidak! Bahkan yang lebih parah lagi, bisa saja sebagian besar dari mereka adalah orang-orang yang telah meninggal.

Setelah 13 tahun lebih hadir, Facebook ternyata punya fakta menarik yang mungkin akan membuat kita geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak lebih dari 30 juta penggunanya, kini berstatus almarhum. Dimana ada sekitar 8.000 orang yang ternyata meninggal setiap harinya. Hal serupa juga dialami oleh media sosial lainnya, seperti twitter, path, instangram dan yang lainnya. Kalau masih tak percaya, kamu bisa mengecek satu persatu teman di Facebook. Siapa tahu selama ini kamu telah berteman dengan orang orang mati.

Tapi Platform Besutan Mark Zuckerberg Ini, Punya Pilihan Untuk Mewariskan Akun Kepada Seseorang Yang Kamu Ingini

Bagi kamu yang sudah punya akun sejak facebook di rilis, 13 tahun tentu bukan waktu yang sedikit. Berbagai macam kenangan status, foto hingga video sudah mengisi timeline milikmu tentunya. Lalu bayangkan apa yang akan terjadi pada semua itu ketika kamu meninggal ?

Demi menjawab kegelisahan para penggunanya, Facebook menyediakan legacy contact untuk mewariskan akun kepunyaanmu. Dengan begitu kelak jika kamu meninggal, dia yang jadi pewaris memiliki akses untuk log in atau meminta pihak Facebook menghapus akun milikmu.

Caranya pun cukup gampang, kamu bisa memulainya dengan klik panah yang mengarah ke bawah di pojok kanan atas jendela Facebook. Kemudian beralihlah ke bagian setting, lalu klik security di menu yang tertera sebelah kiri. Di sana kamu akan menemukan pilihan kata legacy contact, kemudian klik nama yang kamu inginkan dan send. Dengan begitu kelak dia akan punya kendali penuh atas akun yang kamu tinggalkan.

Karena Tak Selamanya Semua Orang Bisa Berkicau Di Twitter, Kamu Juga Perlu Tahu Cara Untuk Menonaktifkan Akun Tersebut

Dari semua cuitanmu yang ada di twitter, kadang kita merasa ada beberapa tweet yang tiba-tiba tak seharusnya diposting. Belum lagi jika kelak kita mati? Berbeda dengan Facebook yang memberi hak utuh pada sang pewaris akun, di Twitter tak seorang pun yang bisa mengelola akun milikmu ketika kamu sudah meninggal. Meski begitu kerabat yang tercantum sebagai pewaris, bisa meminta pihak Twitter untuk menghapus beberapa tweet yang mungkin ingin dihilangkan.

Kebayang ngggak sih, jika cuitan-cuitan lucu yang kadang bersifat tak baik tiba-tiba kembali mengudara, padahal sang pengirim tweet telah mati. Untuk itu siapa pun yang jadi pewaris, hanya perlu mengisi formulir permintaan penghapusan dengan benar. Kemudian dilanjutkan dengan pilihan “want to request the deactivation of a deceased user’s account”.

Gmail Si Nenek Moyang Segala Aktivitas Di Google Juga Memberikan Fasilitas Untuk Mengelola Akun Jika Pemiliknya Telah Tiada

Sebagai induk dari segala akun yang terhubung pada Google, Gmail tentu punya peranan yang besar. Bagaimana tidak, satu akun ini telah menghubungkan kita pada berbagai macam platform. Lalu bagaimana jika pemiliknya tiba-tiba berpulang ?

Tenang saja, nampaknya yang satu ini memang jauh lebih praktis. Karena mereka akan menghapus sendiri email milikmu jika kamu memang benar-benar meninggal. Loh tapi gimana caranya? Pihak Gmail akan mendeteksi dan memerhatikan aktivitasmu, mulai dari log in email, browser hingga lokasi check in terakhir yang kamu akses.

Untuk dapat memberi tahu mereka bahwa sang pemilik telah meninggal, kamu bisa mengaturnya di setting-an pengelola akun gmail. Disana kamu akan diminta mengisi kontak kepercayaan yang kamu punya. Dengan begitu ketika tak lagi ada aktivitas di akun milikmu, mereka akan mengirimkan peringatan pada akun tersebut.

Hingga Memorialisasi Pada Situs Berbagi Foto Dan Video Di Instagram Yang Akan Menutup Seluruh Akses Ketika Laporan Kematian Sudah Diisi Dengan Benar

Media sosial yang sudah berada dalam naungan Facebook ini, juga memiliki kebijakan yang lebih sederhana. Istilah dikenang yang dipakai oleh mereka, menjadikan akun instagram dibekukan ketika pemiliknya sudah meninggal. Tak ada satupun orang yang bisa log in atau mengendalikan akun tersebut. Termasuk tak akan ada lagi pada kolom pencarian. Namun untuk semua data dan aktivitas yang pernah dilakukan semasa hidup akan tetap ada.

Untuk melaporkannya, pemilih akun harus memiliki kontak kepercayaan yang memiliki informasi kuat dan bisa memberi laporan jika penggunanya meninggal. Satu hal yang sedikit menggelitik, meski sudah dibekukan semua orang masih bisa berkirim pesan lewat direct message. Baik berupa teks, gambar atau video, lalu kira-kira siapa yang akan baca ya?

Saat Kamu Tengah Menikmati Sajian Postingan Dari Seorang Teman Di Media Sosial Bisa Jadi Dia Telah Mati

Inovasi-inovasi yang ada pada setiap media sosial, memang beragam. Cobalah tengok Facebook yang sekarang sudah menampilkan kenangan dari beberapa tahun sebelumnya setiap harinya. Mulai dari unggahan foto, postingan status, video dan aktivitas pertemanan lainnya.

Lalu tanpa sengaja, suatu hari kamu coba membuka kembali sajian memori yang diingatkan. Kemudian ada aktivitas percakapan atau berbalas komentar dengan dia yang sudah meninggal. Bagaimana rasanya? Mungkin biasa saja memang. Tapi jika ingin dirasakan lebih dalam lagi, itu tentu terasa sedikit aneh. Kamu yang masih hidup berinteraksi dengan dia yang nyatanya sudah meninggal.

Sebaliknya Ketika Kamu Sudah Bertemu Dengan Pemilik Semesta, Sosial Mediamu Masih Bergerak Dengan Leluasa

Hal berbeda lain yang juga mungkin akan terasa, adalah ketika kamu jadi pihak yang meninggalkan. Kamu telah mati, pergi dan mungkin sudah membusuk. Namun media sosial milikmu masih hidup dan bergerak. Belum lagi jika tak ada pengaturan privasi yang kamu terapkan pada akunmu.

Pada akhirnya semua keputusan memang kembali berada ditangan kita masing-masing. Tapi setidaknya sekarang kita lebih mampu memahami, apa yang akan kita lakukan ketika kelak kita akan mati. Atau bagaimana caranya menangani akun kerabat yang telah pergi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Semakin Kita Dewasa, Waktu Terasa Semakin Cepat Berlalu! Kenapa ya?

Saat kamu masih kanak-kanak dulu pasti kamu sempat merasakan bahwa masa liburan sangatlah panjang. Hal sama juga kamu rasakan saat kamu menanti hari ulangtahunmu. Rasanya waktu berjalan amat sangat lambat. Namun saat kamu sudah tumbuh dewasa, hal sebaliknyalah yang kamu rasakan. Justru kamu merasa bahwa waktu berjalan sangat cepat tanpa kamu sempat menikmatinya.

Waktu Berjalan Lebih Lama Bagi Anak-anak Karena Ilmu yang Dipelajari Sangatlah Banyak di Usianya yang Masih Belia dan Otak Memproses Ilmu Tersebut

Sampai saat ini ada beberapa hipotesis yang menyatakan alasan kenapa manusia memiliki persepsi terhadap percepatan waktu dengan seiring bertambahnya usia. Nah salah satu alasannya karena adanya pemotongan secara berkala terhadap jam biologis manusia. Sedangkan perlambatan metabolisme tubuh juga akan bertambah seiring bertambahnya usia sehingga melambatkan detak jantung manusia.

Pemacu jantung pada anak ebrdetak lebih ceoat sehingga mereka mengalami penanda biologis lebih banyak seperti detak jantung juga denyut nafas dalam waktu tertentu. Inilah yang membuat mereka merasa waktu berjalan sangat lambat.

Pelajarilah lebih Banyak Hal Baru Agar Waktu Berjalan Lebih Lambat

Kamu bisa coba buktikan sendiri. Ada banyak ahli yang menyatakan bahwa saat dihadapkan dengan situasi yang baru, otak akan merekam lebih banyak memori secara lebih rinci sehingga penghimpunan informasi pun akan terasa lambat tentang kejadian yang dialami.

Jika dihadapkan dengan kehidupan yang semakin tua, maka bisa ditarik sebuah hipotesis bahwa semakin tua seseorang, akan semakin terbiasa orang tersebut dengan apa yang terjadi di sekeliling mereka. Inilah yang akhirnya menjadikan proses penyerapan informasi baru lebih sedikit dan membuat waktu seolah berjalan lebih cepat.

Hakikatnya, Semakin Terbiasa Kita pada Satu Rutinitas, Waktu akan Terasa Hilang Begitu Saja

Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, bahwa semakin tua seseorang, akan terbiasa seseorang itu dengan apa yang ada di sekelilingnya. Hasilnya, penyerapan informasi baru pun akan lebih sedikit dan hal ini membuat waktu terasa berjalan sangat cepat. Mekanisme biokimia dibalik hipotesis ini mengungkapkan bahwa pelepasan dopamin neurotransmitter beriringan dengan rangsangan pembelajaran tentang hal baru, yang akhirnya akan membantu seseorang belajar mengukur lamanya waktu.

Biasanya setelah melewati usia 20-an dan berlanjut pada usia yang semakin tua, lebel dopamin seseorang akan menurun dan inilah yang membuat waktu berjalan semakin cepat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Gambaran Kemesraan Pasangan Baru Menikah yang Bikin Gemes

Awal pernikahan merupakan masa yang manis untuk dikenang. Kamu akan menikmati waktu yang lebih banyak dengan pasangan. Tentunya kamu pun akan lebih banyak melakukan kegiatan apapun bersama dengan pasanganmu. Nah, berikut ini adalah 10 gambaran kemesraan pasangan baru menikah yang bisa bikin kamu gemes dan baper abis.

1. Cukup Menggunakan Kode Kedipan Mata

Kamu dan pasangan tak lagi membutuhkan banyak kata untuk menyampaikan apa yang kamu atau pasanganmu inginkan. Dengan perbuatan dan juga tatapan mata itu sudah mampu menyampaikan banyak makna.

2. Istri Kerap Bertingkah Manja

Seringkali istrimu akan bertingkah sangat manja padamu. Mungkin dengan selalu memintamu untuk memberikan pelukan atau ciuman yang berlangsung secara random. Namun kamu pun tak pernah merasa terganggu, justru kamu lebih sering rindu.

3. Memiliki Keromantisan Tersendiri yang Unik

Seringkali bertingkah konyol dan aneh, namun hal itu justru menjadikan hubunganmu dan pasangan menjadi lebih erat lagi. Mungkin kamu dan pasangan tak memiliki selera keromantisan layaknya orang pada umumnya, namun cara konyolmu dan pasangan justru membuat hubungan menjadi lebih menggemaskan.

4. Lebih Suka Menghabiskan Waktu di Rumah

Kamu dan pasanganmu justru akan lebih suka menghabiskan banyak waktu di rumah dibanding bepergian ke suatu tempat yang ramai. Setidaknya kalau kamu dan pasangan di rumah kan dunia serasa milik berdua dan tak ada gangguan dari orang lain.

5. Sering Menjadikan Pasangan Bantal atau Selimut

Jika sudah menikah semua hal juga sah-sah saja untuk dilakukan berdua. Tak jarang baik kamu maupun pasanganmu sering menjadikan satu sama lain sebagai bantal bahkan selimut.

6. Tak Lagi Memerlukan Guling

Karena sudah ada teman untuk menemani tidurmu, kamu tak lagi membutuhkan guling untuk kamu peluk. Karena posisi guling kini sudah digantikan oleh pasangan halalmu.

7. Pujian Kecil Mampu Membuat Pasangan Merasa Dicintai

Misalnya saat sang istri atau suami sedang bersiap untuk pergi ke suatu tempat, lantas salah satu dari pasangan mengatakan bahwa kamu tak perlu dandan terlalu wah, karena apapun keadaanmu, kamu tetaplah cantik atau tampan. Pujian seperti inilah yang membuat hati pasangan tersentuh. Penerimaan atas apa adanya pasangan adalah sebuah penghargaan paling berharga dalam sebuah hubungan.

8. Selalu Bersama dalam Keadaan Apapun

Baik dalam keadaan susah maupun senang, kamu tetap bersama dengan pasanganmu. Misalnya saat pasanganmu sakit, kamu setia merawatnya dan memberikannya perhatian, begitu juga sebaliknya.

9. Istri Tak Ingin Ditinggal Tidur Duluan oleh Suami

Konyol banget sih kelihatannya. Namun hal ini juga biasanya terjadi loh pada pasangan yang baru menikah. Seringkali para istri tak ingin ditinggalkan, walau hanya ditinggal tidur suami duluan.

10. Suka Mengenakan Pakaian Pasangan

Sebenarnya kamu mengenakan pakaian pasangan bukan karena butuh untuk mengenakannya. Kamu hanya ingin mencium aroma tubuh pasanganmu yang melekat di pakaian miliknya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Fakta yang Harus Kamu Pahami Agar Tak Menyesal Nantinya

Setiap orang tentu ingin memiliki kehidupan yang berhasil. Namun pada perjalanannya, selalu ada yang namanya momen jatuh dan bangun. Inilah yang menyebabkan keberanian harus dimiliki oleh setiap orang dalam menjalani pahit manisnya kehidupan. Kamu pun harus memahami 10 fakta kehidupan ini agar kamu tak menyesal di waktu yang akan datang.

1. Sibuk dan Produktif Adalah Hal yang Berbeda

Kamu tak bisa menganggap sibuk dan produktif adalah satu hal yang sama. Kamu mungkin bisa sangat sibuk sepanjang hari, namun sampai hari itu hampir selesai, kamu masih saja kebingungan karena kamu belum menghasilkan apapun di hari itu. Hal inilah yang menyebabkan sibuk berbeda jauh dengan yang namanya produktif.

2. Jangan Katakan “Ya” Jika Kamu Tak Benar-benar Ingin

Kamu harus belajar untuk melakukan hal yang memang ingin kamu lakukan. Jangan terlalu sungkan kepada orang sehingga kamu tak bisa menolak apapun yang mereka minta. Sebisa mungkin, lakukanlah apa yang memang ingin kamu lakukan, bukan apa yang orang lain perintahkan.

3. Keyakinan Adalah Piranti Paling Penting dalam Menjalani Kehidupan

Cobalah untuk meningkatkan keyakinanmu setinggi mungkin. Dengan keyakinan itulah kamu memiliki energi lebih dalam meraih apa yang ingin kamu raih. Jangan pernah pedulikan omongan orang yang hanya ingin menjatuhkanmu. Gantilah cibiran mereka sebagai penambah keyakinanmu dan keberanianmu dalam menjadikan mimpimu menjadi sebuah kenyataan, bukan hanya sekedar ilusi semata.

4. Kamulah yang Menentukan Ingin Hidup Seperti Apa

Sejatinya kamu hidup dalam kehidupan yang kamu ciptakan sendiri. Apa yang kamu jalani saat ini adalah imbas dari apa yang kamu usahakan. Cobalah tanamkan pada dirimu sendiri, semakin keras kamu berusaha, maka akan semakin indah kehidupan yang tercipta untukmu.

5. Berhentilah Mengatakan “Seandainya”

Perkataan ini hanya dimiliki oleh orang yang penuh dengan penyesalan. Dan jangan sampai kamu menjadi salah satu dari mereka. Berhentilah berkata “seandainya” karena hal itu hanya akan menghambat jalanmu untuk meraih masa depan yang lebih baik dari hari kemarin dan hari ini.

6. Mulailah Membuat Jadwal yang Terperinci Tentang Apa yang Ingin Kamu Lakukan

Jika kamu belum terbiasa, mungkin kamu akan kesulitan. Namun cobalah untuk membuat jadwal agar kehidupanmu lebih terarah. Buatlah jadwal mengenai kegiatan apa saja yang ingin kamu lakukan dalam satu hari penuh. Mulai dari bangun tidur hingga waktu untuk tidur kembali di malam hari.

7. Fokuslah pada Solusi, Bukan Kondisi

Tak peduli bagaimana pun kondisinya, kamu harus tetap fokus dalam mencari solusi untuk memecahkan masalah yang sedang kamu hadapi. Jangan membuang waktumu dengan memikirkan hal yang tak penting.

8. Berhentilah Melontarkan Hal Negatif tentang Diri Sendiri

Berhentilah berpikir atau melontarkan hal negatif tentang dirimu sendiri. Ingatlah, pikiran bisa menjadi sebuah motivasi terkuat, namun juga bisa beralih menjadi pembunuh yang handal. Jangan biarkan pikiran negatifmu membunuh segala keyakinan baikmu dalam kehidupan ini.

9. Berhentilah Mencari Kesempurnaan

Tak ada yang sempurna di muka bumi ini. Kamu hanya akan menyiksa dirimu sendiri saat kamu selalu mengejar yang namanya kesempurnaan. Kamu hanya bisa melakukan apapun dengan semaksimal yang kamu mampu, sehingga kamu bisa mendapatkan yang terbaik. Karena apa yang ada adalah yang “terbaik” bukan yang “sempurna”.

10. Belajarlah Memaafkan Diri Sendiri

Membenci diri sendiri tak akan membuatmu maju. Kamu hanya akan menyiksa dirimu sendiri. Karenanya cobalah untuk memaafkan diri sendiri dan berusaha untuk memperbaiki segala kesalahan yang sudah kamu lakukan sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top