Feature

Ini yang Akan Terjadi, Jika Kamu Hanya Mengonsumsi Air Selama 30 Hari

Semua sel, jaringan, dan organ dalam tubuh selalu membutuhkan air untuk bisa tetap hidup dan berjalan. Seolah berperan jadi sebagian nyawa dari reproduksi tubuh kita, air memiliki andil yang besar bagi kehidupan manusia.

Tapi coba bayangkan, bagaimana jika kita hanya mengonsumsi air untuk tetap mempertahankan kehidupan. Ini jelas bukanlah sesuatu yang mudah, apa lagi jika kita tak paham trik khususnya. Namun jika sudah ahli dalam melakukannya, ada berbagai macam kebaikan yang akan kita dapatkan.

Dan inilah yang akan terjadi!

Mentalmu Kian Kreatif dan Kinerja Tubuhmu pun Semakin Meningkat

Meminum air putih sebanyak 8 sampai 10 gelas tiap harinya dapat meningkatkan kinerja kognitif sebanyak 30%. Hal ini diyakini akan membantu kita untuk berpikir kian cepat dan lebih mudah fokus. Dan menurut Frontiers in Human Neuroscience Journal, dampak yang akan diterima oleh tubuh kita, tatkala mengonsumsi air selama kurang lebih 30 hari, salah satunya membantu otak bereaksi lebih cepat.

Karena otak sangat membutuhkan banyak oksigen agar mampu beroperasi secara efisien. Dan air putih adalah sumber terbesar yang dipercaya sebagai pendorong kemampuan otak tersebut.

Dipercaya Mampu Memperlambat Proses Penuaan Dini, Terlebih Untuk Perempuan

Ketika tubuh mendapat asupan air yang cukup secara teratur, hal itu akan membantu memperlambat proses penuaan dan menjaga kulit tetap terhidrasi. Bahkan dalam sebuah artikel yang pernah terbit di laman Daily Mail, seorang ibu berusia 42 tahun berhasil membuat dirinya tampil 10 tahun lebih muda dalam 30 hari dengan hanya minum air putih.

Dirinya memulai dengan minum 3 liter air sehari untuk mengatasi sakit kepala yang sudah berlangsung lama dan dilema pencernaan yang buruk. Setelah berlangsung selama sebulan, dirinya benar-benar kaget karena merasa hasil yang ia dapatkan cukup memuaskan. Kedua masalahnya terselesaikan, dan dia pun sepenuhnya sembuh dari efek dehidrasi kronis.

Memberikan Energi yang Baik Pada Jantung, dan Kesehatan pun Tetap Terjaga

The American Journal of Epidemiology menerbitkan sebuah studi enam tahun, yang menemukan bahwa orang yang minum lebih dari lima gelas air sehari memiliki kemungkinan lebih kecil sebesar 41% untuk meninggal karena serangan jantung, dibanding dengan meraka yang hanya mengonsumsi kurang dari dua gelas air dalam sehari.

Karena pada faktanya, air putih memiliki peranan untuk menurunkan tekanan darah yang juga baik untuk menjaga tubuh dari serangan jantung yang bisa saja menyerang secara tiba-tiba. Selain itu, minum air putih juga akan mempermudah jantung untuk mengalirkankan darah beroksigen ke seluruh organ tubuh.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Menjadi Lebih Kuat dari Biasanya

Kamu mungkin pernah mendengar ungkapan bahwa “Air murni adalah obat paling mujarab yang pernah ada”. Dan ungkapan ini tidaklah berlebihan, air berfungsi sebagai pembawa pembaruan fungsi tubuh yang lebih optimal.

Berita baiknya lagi, ini akan membantu ginjal dan hati untuk bekerja dalam hal menghilangkan zat beracun, garam, dan limbah dari darah kita.

Jangan Takut Tak Enak Dipandang, Sebab Minum Air Akan Menghilangkan Lemak yang Membuat Perut Terlihat Kembang

Coba bayangkan ketika tubuh kita mengonsumsi air murni selama 30 hari berturut-turut. Maka hal itu akan mambantu hati menyalurkan darah bersih, menghilangkan racun dari dalam tubuh, dan zat-zat lain yang bisa saja mengganggu.

Jelas ini akan memberi pengaruh baik bagi tubuh, dan salah satu hal yang paling berpengaruh adalah lemak tubuh yang juga ikut terkuras. Maka jangan heran pula, jika pada beberapa program diet atau penurunan berat badan. Biasanya orang-orang akan menempatkan air sebagai pendukung proses, yang akan membantu menurunkan berat badan.

Sebab meminum satu atau dua gelas air sesaat sebelum makan, dipercaya akan membersihkan tubuh kita dari zat-zat berbahaya, dan mengurangi rasa lapar.

Dan Tak Hanya Itu Saja, Pilihan Ini Juga Diyakini Mampu Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Menurut data studi dari Health Fitness Revolution, sebuah gerakan kesehatan yang bermukim di Amerika,  seseorang yang rutin mengonsumsi air setidaknya 16 ons sesaat setelah bangun tidur, dipercaya mampu meningkatkan metabolisme tubuhnya hingga 24%.

Sebab minum air akan mengembalikan kelancaran sirkulasi darah, dan keseimbangan elektrolit tubuh. Dengan kata lain, secara tidak langsung berperan dalam membantu sel membentuk energi dan menjalankan aktivitas metabolisme yang tadinya mungkin sudah mulai mengendur.

Ini mungkin terdengar aneh, sebab biar bagaimana pun kita butuh asupan dari jenis makanan lainnya. Tapi mereka yang paham dan pernah melakukannya, mengerti betul dampak baik dari hanya mengonsumsi air selama 30 hari.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Kamu yang Bermata Minus, Coba 7 Cara Ini untuk Membuat Penglihatanmu Membaik

Mata adalah organ tubuh yang sangat penting. Untuk itu kamu harus menjaganya dengan baik. Nah jika matamu sudah mengalami minus, coba lakukan hal ini untuk membuatnya kembali membaik.

1. Hindari Penggunaan Mata yang Berlebihan

Jangan menggunakan mata secara berlebihan. Seperti layaknya tubuhmu, mata juga memerlukan istirahat yang cukup. Kamu bisa mengistirahatkan matamu dengan memejamkan mata selama beberapa menit setelah menggunakannya selama dua sampai tiga jam.

2. Untuk Pengguna Kacamata, Kurangi Waktu Pemakaiannya

Jika kamu sudah menggunakan kacamata, jangan biasakan untuk terus menggunakannya. Kamu perlu mengurangi waktu pemakaian kacamata.

3. Melakukan Pemijatan pada Mata

Coba melakukan pijatan pada matamu dengan lembut. Lakukan pijatan dengan gerakan melingkar. Gunakan jari tengah dan jari telunjukmu untuk menekan daerah matamu.

4. Latih Mata untuk Menatap Kejauhan di Alam Terbuka

Saat kamu sedang berjalan-jalan di alam terbuka, kamu bisa melatih matamu dengan menatap sekelilingmu.

5. Minum Jus Wortel

Sesering mungkin minumlah jus wortel. Wortel memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan mata. Kamu juga bisa menambahkan minyak zaitun satu sampai dua tetes untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

6. Jangan Membiarkan Matamu Kelelahan

Jangan biarkan matamu mengalami kelelahan. Saat matamu sudah mulai lelah, cucilah matamu dengan air hangat.

7. Hindari Menatap Layar Sebelum Tidur

Lebih baik jika kamu menghindari menatap layar sebelum tidur. Baik itu layar TV, komputer, ataupun handphone. Setidaknya lakukan hal ini dua jam sebelum tidur.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Maaf Nih, Rajin Minum Suplemen Tak Lantas Membuat Hidupmu Lebih Sehat. Begitu Kata Penelitian!

Yap, kamu tak sedang salah baca, Kawan. Sebab faktanya, suplemen vitamin terbukti tak sedikit pun membantu mengurangi risiko penyakit cardiovaskular macam stroke atau serangan jantung. Bahkan juga tidak membuat kita bisa bertahan hidup lebih lama.

Tak percaya? Pernyataan tersebut dimuat pada Journal of thr American College of Cardiology, dimana hal ini ditemukan oleh sebuah tim St.Michael’s Hospital dan University of Toronto. Dimana untuk mendapatkan temuan ini, mereka melakukan sebuah survei sepanjang tahun 2012 hingga 2017 lalu. Tentang, bagaimana dampak sumlemen terhadap tubuh responden yang memang rutin mengonsumsi vitamin A, B1, B2, B3, (niacin), B6, B9 (asam folat), C, D, dan E serta karoten, kalsium, zat besi, zinc, selenium, hingga magnesium.

Sehingga ditemukanlah kesimpulan, bahwa pada mayoritas kasus, suplemen yang dikonsumsi sama sekali tidak memberi dampak buruk pada orang yang mengonsumsinya. Tapi dilain sisi, juga tak berpengaruh apa-apa dalam hal peningkatan kesehatan mereka.

Lalu Haruskah Kita Tetap Setia Mengonsumsi Suplemen?

Begini, seperti yang tadi sudah dijelaskan. Bahwa suplemen tak berpangaruh buruk bagi tubuh, tapi juga tak lantas jadi sesuatu yang akan mampu menyehatkan. Suplemen atau multivitamin bukanlah sebuah pil atau obat ‘ajaib’, yang bisa dengan mudah menyelesaikan semua perkara kita.

Dan hal lain yang juga perlu kita sadari adalah, sebanyak apa pun racikan kandungan gizi yang ada dalam suplemen, hal itu tak akan bisa dengan mudah memenuhi semua kebutuhan vitamin dan mineral. Maka untuk itu, alangkah lebih baiknya jika uang yang tadinya kita alokasikan pada pos untuk membeli suplemen, dialihkan untuk membeli makanan, sayuran, dan buah-buahan segar saja.

Karena Jika Harus Dibandingkan, Untuk Urusan Kandungan Vitamin, Makanan Jelas Lebih Unggul daripada Suplemen

Gambarannya begini, satu jenis suplemen yang kita konsumsi hanya akan mengandung satu jenis zat dan vitamin tertentu saja. Berbeda dengan makanan yang bisa mengandung beberapa jenis vitamin, meski hanya dalam satu jenis saja.

Misalnya, buah jeruk yang dipercaya mengandung vitamin C, betakaroten yang baik untuk mata, kalsium yang penting bagi tulang dan gigi, hingga beberapa jenis zat gizi yang lainnya. Dan begitu pula dengan kandungan serat yang dimiliki oleh setiap makanan, yang tak ada dalam suplemen.

Selain itu, kandungan zat kimia lain yang juga jadi bagian dalam olahan suplemen makanan yang selama ini mungkin kita konsumsi, pastilah memiliki pengaruh jangka panjang untuk kesehatan kita di hari mendatang.

Lantas Sebenarnya, Siapa Saja yang Memang Benar-benar Butuh Suplemen?

Jangan asal dalam mengonsumsi sesuatu, kita juga perlu bijak dan paham. Akan sesuatu hal yang akan kita lakukan. Maka, untuk itu, kamu tak perlu susah payah untuk tetap mengonsumsi suplemen dengan sangat teratur jika nyatanya kubutuhanmu akan gizi dan serat sudah terpenuhi dari makanan yang kamu makan.

Karena, sesuai dengan anjuran para pakar kesehatan, mereka yang sebenarnya butuh untuk mengonsumsi suplemen adalah ibu hamil dan menyusui, lansia yang sudah berusia 50 tahun lebih untuk mencegah penurunan kognitif secara cepat, seseorang yang mengalami diare kronis, mereka yang sedang menjalani diet vegan, atau kamu yang tak nafsu makan.

Dengan catatan, kamu pun perlu untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu pada dokter, suplemen apa yang kira-kira pas untuk kamu konsumsi sesuai dengan situasi kesehatanmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Untukmu yang Akan Menikah Setelah Lebaran, Ini Dia Beberapa Vaksin Pranikah yang Mesti Kamu Dapatkan

Menjelang pernikahan biasanya kedua mempelai bakal disibukkan dengan segala macam persiapan. Mulai dari mempersiapkan siapa saja yang bakal diundang, memilih dekorasi gedung, gaun pengantin, hingga urusan foto prewedding. Meski begitu, masih ada loh satu persiapan penting yang kadang malah dianggap remeh. Padahal diam-diam hal itu menyimpan manfaat besar, terutama untuk buah hati kelak.

Vaksin pernikahan. Kegiatan ini dikhususkan untuk calon mempelai wanita menjelang pernikahan. Namun vaksin pranikah belum dianggap sebagai agenda penting atau wajib di Indonesia. Tetapi bukan karena tidak diwajibkan membuat agenda ini tidak penting. Mengingat lahirnya seorang bayi dengan kondisi tidak sempurna dapat disebabkan karena si cewek terkena virus. Padahal virus tersebut dapat dicegah andaikan sebelumnya melakukan vaksin pranikah.

Vaksin TT Atau yang Dikenal Sebagai Suntik Calon Pengantin

Suntik catin atau calon pengantin sebenarnya adalah suntik Vaksin TT (Tetanus – Toksoid). Suntik ini diwajibkan oleh KUA dan menjadi salah satu syarat sebelum menyerahkan berkas saat mendaftarkan diri ke pernikahan. Proses penyuntikannya sendiri akan dilakukan di Puskesmas dengan surat pengantar yang diberikan dari KUA.

Jenis suntik ini pun juga memiliki sebutan lain yakni imunisasi TT yang bertujuan mencegah terjadinya penyakit tetanus yang disebabkan oleh Clostridium tetani. Waktu yang tepat untuk pemberian imunisasi ini adalah 2-6 bulan sebelum menikah, dan paling lambat adalah 1 bulan sebelum menikah.

Melindungi Bayi Agar Tak Terinfeksi Dengan Vaksin MMR (Mumps – Measles – Rubella)

 

Jenis vaksin ini memberikan perlindungan terhadap penyakit gondongan dan campak. Gondongan disebabkan oleh adanya infertilitas lantaran terdapat pembengkakan yang terjadi pada testis atau indung telur. Sementara campak dapat menyerang ibu hamil yang akan menyebabkan bayi terlahir dalam kondisi yang tidak sempurna atau mengalami gejala berupa cacat fisik.

Kondisi ini disebut Congenital Rubella Syndrome (CRS), karena terjadi infeksi Rubella pada ibu hamil dan dapat menular ke janin. Beberapa jenis gangguan yang dialami bayi adalah gangguan pendengaran/tuli, kerusakan otak, gangguan jantung dan pembuluh darah, sampai pada cerebral palsy. Untuk menanganinya dapat dilakukan tindakan preventif dengan vaksinasi MMR sebelum menikah.

Vaksinasi VZV Agar Terhindar Dari Cacar Air Karena Dapat Membahayakan Janin

Vaksin VZV penting dilakukan untuk melindungimu dari virus penyebab cacar air yang bernama VZV. Kondisi secara umum akibat dari ibu hamil yang mengalami cacat air adalah jaringan parut pada kulit, kelainan yang dapat mencakup masalah kepala, mata, berat badan bayi lahir rendah, hingga mengalami keterbelakangan mental.

Lebih parahnya lagi apabila infeksi cacat air terjadi saat mendekati waktu kelahiran atau 1 minggu sebelum kelahiran maka sang bayi berisiko tertular infeksi varicella. Kalau kamu sayang akan buah hatimu, lebih baik mencegahnya dengan menjalani vaksin VZV. Karena vaksin ini tak dapat diberikan saat sedang hamil.

Membentengi Dari Penyakit Kanker Serviks Dengan Vaksin HPV

Salah satu penyakit yang paling berbahaya adalah kanker serviks, demi mencegahnya bisa dilakukan Vaksinasi HPV ( Human Papiloma Virus). Penyakit ini dapat dialami siapa pun baik perempuan maupun laki-lai. Apalagi bagi mereka yang sudah berhubungan badan secara aktif. Secara dasar vaksin ini diberikan kepada cewek sejak umur 9 sampai 45 tahun yang dilakukan rumah sakit oleh dokter spesialis kandungan. Pemberian vaksinnya pun terbagi dalam tiga tahapan, yakni pada bulan ke-0, ke-1, dan ke-6.

Agar Terhindar dari Penyakit Kuning, Radang Liver, dan Kanker Hati Lakukan Vaksinasi Hepatitis B

Vaksin yang terakhir adalah vaksin Hepatitis B. Penyakit ini dapat menular lewat transfusi darah, hubungan seksual, sampai penggunaan barang pribadi secara bersama. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menyerang liver. Jenis vaksin ini akan diberikan tiga kali dengan jarak satu sampai enam bulan. Dua dosis pertama guna membentuk antibodi dan yang ketiga untuk meningkatkan kadar antibodi tersebut. Sebagai pasangan bakal menikah yang nantinya bakal aktif berhubungan seksual, vaksinasi Hepatitis B perlu dilakukan sebelum menikah.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top