Trending

Ini Hari Terakhir, Sudah Registrasi Kartu SIM Belum?

Sudah sejak beberapa bulan lalu, masyarakat dihimbau untuk melakukan registrasi kartu SIM. Sudahkah kamu melakukannya? Coba ingat lagi, ini sudah di penghujung Februari, artinya, bagi yang belum melakukan registrasi, ya sudah tak bisa ditunda-tunda lagi.

Mungkin bagi sebagian orang, registrasi kartu SIM masih disepelekan dan dianggap tak penting. Padahal Kominfo sudah mengungkapkan alasan-alasan dibalik aturan itu. Beberapa diantaranya untuk mencegah pelanggaran hukum lewat ponsel, melindungi pelanggan saat transaksi online, dan lain-lain. Karenanya, saat kamu melakukan registrasi, data utama yang diminta adalah nomor KTP dan KK. Nah untukmu yang masih menyepelekan, kamu perlu tahu apa saja yang mungkin terjadi kalau sampai lupa atau bahkan tidak melakukan registrasi.

Kalau Sudah Lewat Batas Waktu Namun Belum Registrasi, Nomormu Bakal Terhapus Secara Otomatis dari Sistem yang Ada

Untuk pengguna nomor lama, bahkan sudah dipakai hingga bertahun-tahun lamanya,  tapi mengabaikan registrasi kartu SIM, ya mau tak mau kamu harus rela melepas nomor yang sudah menemani hari-harimu itu. Bahkan jadi saksi bisu ketika kamu dulu berhubungan dengan mantan, atau siapa pun yang sempat singgah di hatimu. Dilain sisi, kalau sudah terlanjur diblokir, ya mau tak mau kamu harus ganti nomor baru dan siap-siap repot memberitahu banyak orang soal nomor barumu.

Kendati Tak Langsung Dihapus, Nomormu Akan Diblokir Secara Bertahap, Bukankah Merugikan?

Untukmu pemilik nomor lama tapi tidak melakukan registrasi, perlahan tapi pasti nomormu jadi diblokir. Meskipun tidak langsung terhapus, tapi jelas merugikanmu bukan? Pasalnya, kamu jadi tak bisa melakukan panggilan keluar, tak bisa menerima panggilan masuk, bahkan mengirim atau menerima pesan. Mungkin beberapa layanan masih bisa dilakukan, tapi tanpa tiga fungsi utama itu, yang ada kamu jadi kelimpungan bukan?

Sementara, Untuk Pemilik Nomor Baru yang Tidak Melakukan Registrasi, Risikonya Tentu Nomormu Tak Bisa Digunakan

Bagi orang-orang yang masih malas berkompromi dengan registrasi nomor, ada yang memilih mencari ‘alternatif’ dengan membeli nomor selular baru setelah aturan registrasi diterapkan. Percuma saja, pasalnya nomormu tak akan bisa dipakai, sekalipun sudah kamu isi dengan pulsa atau kuota. Bayangkan, bukankah jadinya percuma lantaran sudah keluar biaya untuk beli kartu SIM baru, eh tapi justru tidak bisa dipakai.

Registrasi Juga Akan Lebih Berisiko Gagal dan Eror Kalau Terlalu Mendekati Deadline

Mengutip dari Kumparan, Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemkominfo, Ahmad M. Ramli mengatakan semakin dekat dengan tanggal deadline, maka pengguna akan semakin sulit untuk registrasi karena trafik yang tinggi. Pasalnya, orang pasti berbondong-bondong untuk daftar, takut terlewat dari batas tanggal yang ditentukan dan nomornya terblokir. Kalau demikian adanya, wajar kalau beban jaringan juga bakal meningkat dan berujung gagal registrasi.

Kalau Tak Ada Kepentingan, Lebih Baik ‘Setia’ Saja dengan Kartu SIM yang Sudah Terpasang

Agar kamu terhindar dari hal-hal yang justru merugikan, lebih baik setia saja dengan kartu SIM yang sudah terpasang dan jangan lupa untuk melakukan registrasi. Dengan begitu, tak akan terjadi hal-hal apa dengan nomormu. Lagi pula, untukmu yang suka bergonta-ganti nomor, lalu menyiasati registrasi kartu SIM dengan memasukkan nomor KTP dan KK palsu, wah hati-hati lho, soalnya proses registrasi ini sudah otomatis terhubung ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Ya kalau ternyata nomor KTP atau KK-mu tak benar-benar terdaftar di sana otomatis proses registrasimu juga akan gagal karena datanya tak sesuai atau bahkan tak ditemukan. Bahkan kalau kamu sampai nekat memakai nomor KTP dan KK orang lain, kamu bisa saja diproses hukum lho.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hasil Studi : Laki-laki yang Hobi Selingkuh Berpotensi Meninggal Lebih Cepat dari yang Setia

Merasa dicintai banyak perempuan itu memberi efek ‘nagih’, seolah bahagia atau berbangga. Beberapa laki-laki justru menantang dirinya untuk mendua. Ya, antara memang ingin atau terpaksa. Tapi sekalipun terpaksa, laki-laki yang selingkuh selalu sadar atas apa yang dilakukannya. Jadi kalau ada yang bilang ia ‘khilaf’, bisa jadi itu alibi saja.

Nah, jika kamu adalah lelaki yang disebut sebagai pelaku, hati-hat saja nih. Pasalnya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dan diterbitkan dalam Jurnal Of Sexual Medicine oleh University Of Florence, Italia menyebutkan, kebiasaan selingkuh terbukti membuat usia lelaki lebih cepat meninggal dibandingkan laki-laki yang setia.

Kamu Bingung Bagaimana Itu Bisa Terjadi? Begini…

Masih dari penellitian yang sama, para ilmuan tersebut menemukan fakta jika, lelekai beristri yang memiliki perempuan simpanan, lebih beresiko terkena serangan jantung secara mendadak.

Hal ini terdengar masuk akal, sebab sejalan dengan hasil temuan dari banyaknya laporan yang menyatakan jika jumlah kasus lelaki meninggal saat tengah berkencan dengan selingkuhan akibat serangan jantung sangat tinggi. Sebaliknya, belum ada laporan yang mengatakan seorang lelaki tewas ketika sedang bercinta dengan pasangan sah-nya.

Lebih lanjut, para peneliti tersebut mengungkapkkan, banyaknya serangan jantung yang menyerang lelaki selingkuh disebabkan beberapa faktor. Mulai dari kondisi pikiran yang was-was berlebihan, penggunaan obat kuat demi menyenangkan teman kencan yang biasanya lebih muda, sebab peneliti juga menuturkan jika kebanyakan laki-laki selingkuh ialah mereka yang sudah berumur dan secara kejantanan menurun.

Sedangkan pasangan selingkuhannya biasanya adalah para gadis muda yang masih sangat kuat dan membara dalam hal seksualitas. Nah, inilah yang menjadi alasan mengapa banyak laki-laki selingkuh terkena serangan jantung karena mengonsumsi obat kuat berlebihan.

Lagipula Meski Terlihat Bahagia, Lelaki yang Selingkuh Sebenarnya Sedang Menderita

Coba bayangkan saja, setiap hari dalam hidupnya ia harus menjadi dua pribadi yang berbeda. Menjaga hubungan baik dengan selingkuhannya dan menutup rapat kebohongan dari istrinya. Dan untuk bisa menjalani dua sisi ini, tentu tak mudah.

Setiap saat kamu kan merasa tidak tenang, gelisah, cemas berlebihan dan bisa menimbulkan depresi atau stres. Kondisi inilah yang kemudian mempengaruhi kesehatan fisik para lelaki yang selingkuh. Fakta menarik lainnya, lelaki yang setia ternyata secara kejiwaan lebih sehat dan bahagia dibandingkan laki-laki yang doyan selingkuh dari pasangannya.

Sekilas Selingkuh Mungkin Asyik, Tapi Kalau Ternyata Mendekatkan Diri ke Maut. Untuk Apa?

Dari beberapa pengakuan laki-laki yang memang sudah doyan selingkuh, ketika mereka melakukan tindakan ini. Ada semacam rasa bangga yang kemudian hadir dalam diri mereka. Merasa cukup jago berbohong, berbangga diri karena tidur dengan banyak perempuan, merasa butuh dilayani lebih dari apa yang diberikan istri, hingga ke alasan pelarian dari masalah yang mungkin sedang diemban.

Terserah memang, kalian mau selingkuh atau tidak. Tapi jika itu justru mendekatkanmu pada kematian. Untuk apa kawan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Natasha Rizky Kian Banyak Belajar Jadi Desainer Lewat Bisnis yang Dilakoninya

Natasha Rizky baru saja menyelesaikan acara First Anniversary untuk bisnis hijabnya, ‘Alur Cerita’. Dalam membangun bisnisnya itu, Natasha mengaku banyak belajar. Ia bahkan mengembangkan kemampuannya sketsa dan desain. Ia mengaku belajar menggambar demi dapat membuat inovasi desain kerudungnya.

“Iya sih. Karena kebetulan yang desain sendiri itu aku sendiri dari mulai ide dari sketchnya sendiri itu aku. Yang dari tadinya aku nggak bisa gambar jadi bisa,” ujar Natasha seperti dikutip dari Detik.com, Selasa (20/3).

Natasha mengaku belajar menggambar dari banyaknya tutorial yang ia ikuti. Kebutuhan untuk dapat menggambar dalam bisnisnya sangat penting apalagi dirinya memang ingin desain yang sesuai dengan keinginannya.

“Itu jadi awalnya emang aku suka ngikutin prosedur-prosedur gambar gitu sih. Tutorial-tutorial gambar. Jadinya lama kelamaan nggak tau kenapa ya secara alamiah aja gitu jadi bisa sendiri. Untuk nyetor ke desainernya kita harus berupa sketch gitu. Barulah dia yang iniin (atur) ke desain grafisnya gitu. Jadi karena percuma juga kalau aku cuma bilang, eh tolong dibenerin ya ntar mereka nggak ngerti nggak sesuai mau aku gitu. Jadi tetep sih pasti aku terjun langsung,” tutup Natasha.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Disney Akuisisi 21st Century Fox dengan Nilai 1000 Triliun

Kesepakatan akuisisi Disney pada 21st Century Fox telah mencapai hasil akhir. Disney secara resmi mengesahkan kesepakatan tersebut senilai US$ 71 miliar. Angka itu setara Rp 1.000 triliun alias Rp 1 kuadriliun yang naik dari penawaran awal Disney pada Fox senilai Rp 711 triliun atau US$ 52,4 miliar akhir 2017.

Angka tawaran Disney pada Fox naik lantaran Comcast ternyata juga tertarik bersaing untuk mengakuisisi Fox belum lama ini. Mengutip dari Variety, Disney telah mengeluarkan pernyataan resminya atas kabar kesepakatan studio ini dan Fox yang telah selesai.

“Ini adalah momen yang luar biasa dan bersejarah bagi kami, yang akan menciptakan nilai jangka panjang yang signifikan bagi perusahaan kami dan pemegang saham kami,” kata CEO Disney Bob Iger.

Aset Fox yang akan berpindah ke tangan Disney meliputi: Twentieth Century Fox, Fox Searchlight Pictures, Fox 2000 Pictures, Fox Family, dan Fox Animation. Selain studio, saluran televisi yang kini juga akan berada di bawah kendali Disney di antaranya Unit kreatif televisi Fox, Twentieth Century Fox Television, FX Productions, dan Fox21; Jaringan FX; National Geographic Partners; Fox Networks Group International; dan sejumlah aset Fox di jaringan streaming Hulu.

“Menggabungkan kekayaan konten kreatif Disney dan 21st Century Fox terbukti menciptakan perusahaan hiburan global terkemuka. Hal ini membawa arah yang baik untuk memimpin dalam era yang sangat dinamis dan transformatif,” imbuh Iger.

Sementara itu, pembicaraan mengenai hak X-Men dan Fantastic Four yang kini berada di tangan Disney, studio ini sepertinya harus mulai menyiapkan karakter-karakter tersebut untuk jadi bagian dari Marvel Cinematic Universe.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top