Community

Ingin Punya Rambut Sehat Nan Indah, Cobalah Hindari Penyebab Rambut Rontok Berikut Ini!

Masalah yang yang hampir dialami oleh setiap orang adalah rambut rontok dan rambut kering. Ada banyak sekali penyebab rambut rontok yang bisa menimbulkan kerontokan ringan, sedang hingga parah.

Secara medis jumlah rambut kepala orang dewasa sekitar 100.000 sampai 150.000 helai. Apabila kamu kehilangan rambut karena masalah rontok per harinya tidak lebih dari 100 helai rambut masih bisa dikatakan ringan.Akan tetapi jika sudah melebihi bahkan lebih parah, bisa jadi ada alasan medis yang membuatnya seperti itu.

Sehingga Anda perlu langkah untuk mengatasi masalah rambut tersebut. Cara mengatasi rambut rontok sendiri beragam, salah satunya dengan melakukan cara mengatasi rambut rontok secara alami. Untuk lebih jelasnya, simak penyebab rambut rontok dan cara mengatasinya berikut ini:

Ingin Terhindar Dari Masalah Rambut Rontok, Hindari Penggunaan Produk Untuk Perawatan Rambut yang Terbuat Dari Bahan Kimia

Penyebab rambut rontok yang umum sekali terjadi adalah penggunaan produk untuk perawatan rambut dengan bahan kimia secara berlebihan. Rambut yang terlalu sering terkena bahan kimia akan mudah rapuh, kering, sehingga akan lebih mudah rontok. Hal ini bisa terjadi jika kita kerap menggunakan cat rambut atau jenis perawatan lain seperti rebonding.

Penggunaan produk rambut berbahan kimia juga bisa mengakibatkan rambut kering, sehingga akan membuat rambut mudah rontok. Nah untuk cara mengatasi rambut rontok dan cara mengatasi rambut kering, kita bisa menggunakan bahan alami seperti masker madu, telur, atau bisa juga dengan bawang sekalipun.

Caranya cukup sederhana, yakni dengan membuatnya menjadi masker. Aplikasikan masker tersebut ke bagian kepala sambil dipijat-pijat pelan. Diamkan beberapa menit, lalu bilas dengan air bersih.

Rambut Rontok Juga Bisa Disebabkan Oleh Alasan Kesehatan

Gangguan atau kondisi kesehatan tertentu juga dapat menjadi salah satu penyebab rambut rontok. Seperti penyakit down syndrome, hipertiroidisme dan diabetes. Tiga penyakit tersebut yang menyebabkan rambut rontok bisa disebut juga dengan istilah alopesia areata.

Biasanya orang yang memiliki penyakit ini akan mengalami kerontokan parah hingga bisa pitak sebelah pada bagian kepalanya. Namun jangan khawatir, karena masalah tersebut bisa disembuhkan.

Lalu bagaimana cara mengatasi rambut rontok akibat gangguan kesehatan tersebut? Anda bisa datang langsung ke dokter dan menanyakan cara mengatasi rambut kering tersebut dan lakukan cara yang sudah dianjurkan.

Kekurangan Asupan Nutrisi Dan Gizi Juga Bisa Menimbulkan Masalah Pada Rambut Seperti Rambut Rontok

Kebiasaan mengonsumsi makanan instan atau junk food juga bisa menjadi pemicunya. Tubuh akan kekurangan nutrisi dan gizi sehingga akan berakibat pada kerontokan rambut. Saat tubuh kekurangan nutrisi atau gizi, sudah pasti rambut yang baru tumbuh pun akan lebih mudah rapuh dan tipis.

Cara mengatasi rambut rontok yang bisa dilakukan karena disebabkan kekurangan nutrisi atau gizi tentu dengan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein, vitamin, omega 3 dan zat besi. Beberapa makanan penunjang yang bisa mengatasi permasalah tersebut antara lain ada susu, daging, alpukat, telur, sayuran dan jenis makanan lain yang banyak mengandung nutrisi.

Hindari penyebab rambut rontok di atas jika kamu ingin mendapatkan rambut sehat dan indah.Dan yang tidak kalah penting dalam melakukan cara mengatasi rambut rontok adalah hindari stress. Stress merupakan salah satu kondisi kesehatan yang juga bisa menimbulkan kerontokan parah pada rambut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Pertanyaan yang Sering Kamu Dapati Saat Kamu Tak Kunjung Memiliki Pacar

Status single sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang besar. Single adalah pilihan. Namun herannya terkadang bukan orang yang menyandang status itu yang kebingungan, malah orang yang ada di sekitarnya. Kamu yang tak kunjung memiliki pasangan, pasti kerap mendapati 10 pertanyaan ini terlontar dari mulut orang lain untukmu.

1. “Kenapa Sih Kok Tidak Mau Pacaran?”

Mereka mengajukan pertanyaan ini karena penasaran dengan alasanmu masih bertahan dengan kesendirianmu. Tapi karena kamu menjadikansingle sebagai pilihan hidup, kamu biasa-biasa saja saat mendapati pertanyaan ini dan terasa sudah sangat kebal.

2. “Ada yang Deketin Kan?”

Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang single, pasti kamu memiliki alasan yang kuat di belakangnya. Meski begitu orang lain pasti tetap ingin tahu, selama ini masih ada kan orang yang mendekatimu.

3. “Pernah Tidak Kamu Berpikir untuk Pacaran?”

Banyak orang bertanya-tanya tentang apa yang kamu pikirkan saat kamu menjadi seorang single. Salah satunya adalah apakah kamu sendiri pernah berpikir untuk berpacaran dengan seseorang.

4. “Kamu Orang yang pemilih, Ya?”

Karena kamu tak kunjung berpacaran, akhirnya banyak orang yang memandangmu sebagai seorang yang pemilih. Padahal sebenarnya kamu hanya menunggu jodoh terbaik yang Tuhan siapkan untukmu.

5. “Bagaimana Perasaanmu Saat Melihat Teman atau Orang Lain Pacaran?”

Padahal kamu tak ada masalah dengan orang yang berpacaran di depan matamu secara langsung. Namun masih saja banyak orang mempertanyakan hal ini kepadamu.

6. “Sebenarnya Usia Berapa Sih Kamu Mau Pacaran?”

Saking gemasnya orang lain melihatmu yang betah dengan status single-mu, mereka sampai mempertanyakan hal ini padamu. Kenapa sampai kamu masih bertahan tanpa seorang pasangan dan sebenarnya mau pacaran pada usia berapa sih kamu itu.

7. “Apa Kamu Pernah Dijodohkan?”

Pasti banyak orang berpikir bahwa dengan jangka waktumu menjadi seorang single, sudah banyak teman dan keluarga yang menjodohkanmu dengan seseorang. Dan inilah yang ingin dicari tahu oleh orang tersebut, apakah kamu pernah dijodohkan atau tidak.

8. “Pernah Tidak Sih Kamu Merasakan yang Namanya Jatuh Cinta?”

Siapa tahu kamu pernah mencoba memulai menjalin hubungan, meski akhirnya gagal juga. Alasannya pun tentu beragam. Orang akan mempertanyakan mengenai hal ini saat kamu tak kunjung memiliki pasangan.

9. “Apa Kamu Tidak Ingin Pacaran?”

Ada banyak hal yang ingin kamu capai terlebih dulu. Tapi banyak orang langsung saja mempertanyakan tentang apakah kamu ingin pacaran atau tidak. Jawabannya tentu iya tapi bukan untuk saat ini.

10. “Apakah Kamu Takut untuk Memulai?”

Rasa takut pasti ada, karena kamu sudah lama bertahan dengan status single-mu. Entah apa alasan yang membuat kamu bertahan, tak ada yang tahu. Mungkin ini jugalah yang dikhawatirkan oleh orang-orang terdekatmu. Mereka takut jika ketakutanmu membuatmu terus bertahan dalam kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 7 Tipe Mantan Mahasiswa Setelah Lulus Kuliah

Momen kelulusan adalah momen yang paling ditunggu banyak mahasiswa tingkat akhir. Namun kehidupan pasca lulus kuliah, tak semua orang suka menjalaninya. Ada beberapa tipe mantam mahasiswa setelah lulus dari Universitas tempatnya menuntut ilmu dulu. Apa saja sih tipenya? Mungkin kamu termasuk salah satunya.

1. Tipe Sulit Move On

Mereka yang termasuk tipe ini adalah orang yang sulit move on dari kehidupannya sebagai mahasiswa dulu. Bagi mereka kehidupan perkuliahan lebih menyenangkan karena mereka tak perlu memikirkan tentang dunia kerja pasca lulus dari Universitas.

2. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah mereka yang anti dengan istilah menganggur. Meskipun mereka belum mendapatkan pekerjaan tetap, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang bermanfaat, mungkin salah satunya adalah merintis usaha baru.

3. Tipe Pengembara

Mereka yang masuk dalam kategori tipe ini adalah orang yang suka melakukan travelling. Momen setelah lulus banyak dihabiskannya untuk mengunjungi banyak tempat baru yang menurutnya menarik untuk dikunjungi.

4. Tipe Rumahan

Tipe rumahan adalah mereka yang lebih suka menghabiskan waktu mereka di rumah. Kebanyakan sih memiliki hobi tidur dan nonton film kesukaan di dalam kamar. Sehingga tak ada alasan buat mereka untuk pergi ke luar rumah.

5. Tipe Penyuka Keramaian

Tipe ini akan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Entah itu berkumpul dengan teman-temannya di suatu tempat seperti cafe atau pergi menonton konser musik favorit mereka.

6. Tipe Media Sosial

Tipe media sosial ini adalag tipe orang yang tak bisa lepas dari media sosial barang sebentar saja. Saat bangun tidur, hal pertama kali yang akan dilakukan adalah mencari smartphone miliknya untuk membuka media sosialnya.

7. Tipe Romantis

Orang yang termasuk tipe ini biasanya orang yang memang memilih untuk menikah setelah lulus kuliah. Kebanyakan sih sedari SMA memang sudah punya pasangan, sehingga setelah lulus inginnya cepat-cepat menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Hal Lucu yang akan Kamu Rasakan Saat Berjodoh dengan Sahabat Sendiri

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Tuhan. Kamu tak akan pernah tahu dengan siapa akhirnya kamu berjodoh. Dengan orang yang belum pernah kamu kenal atau justru dengan orang yang susah sangat kamu kenal. Ada loh pasangan yang akhirnya berjodoh dengan sahabat sendiri.

Terbiasa dengan hubungan luwes yang terasa santai dan menyenangkan. Beberapa kali, kamu mungkin akan merasa aneh. “Kok bisa ya sampai berjodoh sama sahabat sendiri?. Nah, setidaknya berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu rasakan ketika nanti berjodoh dengan sahabatmu sendiri.

1. Tertawa Sendiri Saat Memandang Wajah Pasangan

Saat kamu memandang wajahnya, itu sudah mengingatkanmu tentang apa yang sudah kalian lewati bersama. Dengannya? mungkin kamu tak pernah berpikir sebelumnya bahwa kamu akan berjodoh dengan sahabatmu yang konyol itu, dan itu kerap membuatmu tertawa hanya dengan memandang wajahnya saja.

2. Sering Berantem Saat Bertemu Namun Rindu Saat Sedang Jauh

Bahkan kamu pun sering bingung dengan tingkahmu ini. Saat pasanganmu ada di sampingmu justru kamu sangat sering bertengkar. Namun saat kamu berjauhan dengannya, rasanya rindumu begitu memuncak.

3. Berniat Romantis Namun Akhirnya Jadi Ledekan

Sebagai sepasang sahabat, kamu dan dia memang tak pernah bertingkah romantis. Jadi makhlum jika setelah menikah saat kamu maupun dia ingin mencoba romantis, selalu berakhir dengan ledekan satu sama lain.

4. Tak Jaim untuk Saling “Mempermalukan”

Kalian memang saling mencintai sebagai satu pasangan, namun humoris di dalam hubunganmu dengannya memang sudah besar. Sehingga tak ada lagi rasa jaim untuk mempermalukan satu sama lain.

5. Tak Mau Saling Mengalah untuk Berbagi Sesuatu

Bisa diambil contoh, untuk hal kecil seperti nonton TV. Kamu sering berebut remote control dengannya. Tak ada salah satu dari kalian yang mau mengalah. Bisa dibilang tingkahmu dengan pasangan layaknya anak kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top