Trending

Ingin Menyaingi Kesuksesan YouTube, Instagram Resmi Luncurkan Fitur IGTV

Instagram semakin menunjukkan taringnya. Setelah tercatat memegang rekor dengan satu miliar pengguna aktif setiap bulannya, aplikasi yang satu ini bahkan kembali membuat terobosan terbaru yang digadang-gadang akan menyaingi kesuksesan YouTube. Kita sendiri tahu, hingga hari ini YouTube adalah pemegang taji platform terbesar penyedia konten video. Namun tak menutup kemungkinan taji tersebut bisa direbut oleh pihak lain termasuk Instagram.

Dalam sebuah acara yang digelar Instagram di San Fransisco, Amerika Serikat, sang CEO—Kevin Systrom mengumumkan satu fitur yang akan menyaingi YouTube. Ya, mereka siap menghadirkan fitru sekaligus platform untuk video dengan jangka durasi yang lebih panjang dari Instagram Stories. Fitur ini resmi diberi nama IGTV dan kabarnya durasi video yang disajikan akan mencapai 1 jam.

Kabar ini pastinya membuat YouTube cemas bukan main. Sebab layaknya YouTube, IGTV disebut akan menjadi langkah evolusi dari konten video di Instagram. Semua pengguna bisa eksis, begitu kata Kevin. Sebab semua pengguna bisa jadi konten kreatornya.

Alasan Instagram merilis fitur ini lantaran Instagram menyadari kalau keberadaan konten video akan kian digemari. Dalam blog resminya, Instagram menyebut kalau di tahun 2021, mobile video tercatat mendominasi trafik layanan data mencapai 78 persen dan diprediksi para pengguna muda akan lebih banyak berkolaborasi dengan konten kreator dibanding profesional.

Meski IGTV akan disebut sebagai kompetitor YouTube, pihak Instagram tetap mempertahankan ciri khas mereka dalam platform video. Serupa dengan Instagram Stories, video yang tersaji di IGTV akan sama-sama membutuhkan sapuan jari kearah kanan untuk melihat video selanjutnya saat mengoperasikan fitur yang satu ini. Dan masih serupa, video pun akan terputar secara otomatis seperti Instagram Stories.

Menariknya, berbeda dengan YouTube yang menawaran tampilan layar horizontal saat video diputar, IGTV mempertahankan tampilan video dengan format vertikal lantaran demi membuat nyaman pengguna ponsel pintar ketika mereka mengakses IGTV. Hal ini mungkin akan jadi perbedaan yang paling mencolok dari segi penampilan antara YouTube dan IGTV. Secara format file, IGTV tetap menyuguhkan video berformat MP4.

Mengenai durasi yang mencapai satu jam, perlu diketahui, hanya kreator yang sudah mendapatkan tanda centang biru alias verified account yang sudah bisa mengunggah video hingga durasi 1 jam.

Namun untuk pengguna kebanyakan, video yang bisa diunggah berdurasi 15 detik hingga 10 menit saja. Nantinya pengguna yang ingin membuat konten, cukup menekan ikon IGTV yang berada di sisi kanan atas bersandingan dengan ikon Direct Message. Dikutip dari laman resmi Instagram, nantinya di layar IGTV, akan ada sederet pilihan channel seperti For You, Following, Popular, serta fitur Continue Watching.

“Siapapun bisa jadi kreator dan kamu bisa mengunggah video IGTV milikmu sendiri baik lewat aplikasi maupun web untuk memulai channel pribadimu,” tulis Instagram dalam keterangan resmi mereka.

Instagram sendiri mengatakan kalau fitur ini sudah dirilis untuk platform iOS dan Android. Sebagian pengguna sudah bisa merasakan fitur IGTV ini. Dalam pantauan Gobagi.com, IGTV cukup dinamis dibanding pesaingnya yaitu YouTube. Pilihan channel sekaligus kolom search yang berada di layar bawah memudahkan pengguna untuk mencari atau mengeksplorasi channel lainnya.

Untuk pengguna yang terbiasa menonton Stories tentu terbiasa dengan ciri khas layar vertikal, namun bagi mereka yang akrab dengan YouTube mungkin harus mengubah sedikit ‘kebiasaan’ menonton dengan layar horizontal saat menyambangi IGTV.

Di lain sisi, sebagai kompetitor, mungkin IGTV masih harus mempertimbangkan soal durasi. Sebab YouTube masih bertahan dan jauh lebih menguntungkan bagi para kreator lantaran menjanjikan durasi mencapai 12 jam bagi para pengguna yang ingin mengunggah konten. Setiap pengguna yang sudah follow atau subscribe akun kreator tertentu akan mendapatkan notifikasi saat akun tersebut mengunggah video baru.

Karena baru dirilis, pihak Instagram menyatakan bahwa fitur IGTV belum akan dimonetisasi sehingga konten kreator tak akan mendapatkan bayaran dari Instagram maupun tak akan ada iklan di dalamnya. Namun Facebook, perusahaan pemilik Instagram punya ide lain. Kendati belum bisa dimonetisasi, mereka menyatakan bahwa pihaknya terus menambahkan cara khusus agar para kreator dapat memonetisasi video pada IGTV. Ancaman semakin nyata bagi YouTube tentunya. Dan bukan tak mungkin, mereka yang awalnya dikenal sebagai YouTuber kemudian merambah ke IGTV. Ya, kita lihat saja…

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Gambaran Hati dari Kami yang Punya Pacar Cuek

Cinta memang tak memandang apa yang ada dalam diri seseorang itu. Namun perihal memiliki pasangan yang cueknya kebangetan, tentu tak semua orang mampu menjalaninya. Meski begitu, mungkin saja kamu tak pernah tahu, dibalik sikap cueknya, nyatanya dia sangatlah sayang kepadamu. Namun cara dia dalam mencintai sajalah yang mungkin berbeda dari orang pada umumnya.

Tapi tenang saja, karena nyatanya kamu tak sendirian. Ada beberapa orang yang juga bernasip sama. Memiliki pacar cuek yang susah untuk diambil hatinya.

1. Kamu Harus Jadi Aktif dan Lebih Agresif

Karena sikap cuekya, kamu pun harus berusaha lebih keras dengan menjadi aktif dan lebih agresif untuk mendapatkan perhatiannya. Misalnya dengan gangguin sang pacar saat tengah serius dengan gelendotin terus menerus sampai mendapat respon dari sang pacar.

2. Tidak Bisa Hanya Sekedar Ngasih Kode

Bahkan saat kamu ngomong secara terang-terangan apa yang kamu mau saja, dia belum tentu nangkep. Apalagi jika kamu menggunakan kode-kode yang orang peka pun sulit memahaminya.

3. Jarang dan Bahkan Tak Pernah Pamer Kemesraan

Gimana caranya mau pamer kemesraan, orang kamu kepengen punya foto berdua sama si dia saja butuh perjuangan besar. Alasannya tentu saja karena dia cuek dan nggak romantis sama sekali.

4. Hampir Tidak Pernah Pakai Emoji Saat Chatting

Namanya juga orang cuek. Tentu saja dia akan sangat jarang atau bahkan tak pernah menggunakan emoji saat tengah chatting denganmu. Padahal kamu sudah kirimkan chat dengan emoji love di dalamnya. tapi tetap saja dia menanggapinya datar.

5. Tak Ada yang Namanya Panggilan Sayang Khusus

Jika pasangan lainnya memiliki panggilan sayang yang bermacam-macam, dengan pacar yang cuek kamu tak akan pernah memilikinya. Yang terpenting baginya, dia tahu bahwa kamu menyayanginya dan dia menyayangimu tak peduli dengan apapun panggilan sayang yang digunakan.

6. Tapi Diam-diam Dia yang Paling Mengerti Kamu

Meski dia cenderung cuek dan terkesan tak pernah mau tahu apapun tentangmu. Namun nyatanya dia adalah orang yang mengerti saat kamu sedang bahagia maupun bersedih.

7. Kejutan Kecil Saja Bisa Membuatmu Meleleh Sepanjang Waktu

Karena dia jarang memberikan kejutan atau hal istimewa, jadi tak heran jika sekalinya dia memberikan kejutan kecil pun akan terasa sangat istimewa. Bisa-bisa kamu baper abis dibuatnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Backpackeran ke Lombok 3 Hari dengan 500 Ribu? Bisa Kok, Begini Panduannya!

Lombok merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak diminati oleh wisatawan. Nah jika kamu ingin berkunjung ke sana tapi kamu nggak punya tabungan yang cukup banyak, kamu nggak perlu khawatir. Kamu bisa kok backpackeran ke Lombok selama 3 hari dengan budget sekitar 500 ribuan saja. Begini tipsnya…

Agenda di Hari Pertama, Pergi ke Pantai Senggigi dan Kota Mataram

Jika kamu sudah sampai di Bandara Internasional Lombok Praya, kamu bisa mampir ke warung nasi puyung di Praya. Tempat kuliner ini cukup terkenal di kalangan traveler. Setelah itu kamu bisa pergi ke Senggigi dengan naik Damri. Sesampainya di Senggigi kamu bisa menyewa motor untuk 3 hari. Selanjutnya kamu bisa mengeliling Senggigi dan menikmati wisata kuliner di Kota Mataram. Untuk bermalam, kamu bisa menginap di rumah singgah backpacker di Mataram secara gratis loh.

Agenda Hari Kedua, Pergi ke Kawasan Mandalika

Di kawasan Mandalika kamu bisa berkunjung ke Pantai Kuta, Tanjung Aan, Desa Sade dan masih banyak yang lainnya. Setidaknya butuh waktu sekitar 1 jam untuk perjalanan dari rumah singgah ke Kawasan Mandalika ini. Kamu bisa mulai dengan berkunjung ke Desa Sade terlebih dahulu untuk melihat rumah sasak beserta kain khas Lombok yang juga bisa kamu jadikan oleh-oleh untuk keluarga.

Selanjutnya kamu bisa perhi ke Pantai Kuta dan makan siang di dekat pantai. Setelah makan siang kamu bisa menjelajahi banyak tempat yang ada di dekat Pantai Kuta seperti Mawun, Seger, Selong Belanak, Tanjung Aan. Ingat, akan lebih baik jika kmau cepat kembali ke Kota Mataram sebelum malam, karena hal itu mugkin saja akan membahayakan keselamatanmu.

Agenda Hari Ketiga, Pergi ke Air Terjun Sindanggile, Tiu Kelep atau Air Terjun Benang Kelambu

Kamu bisa mengunjungi ketiga atau beberapa saja dari tiga air terjun ini. Lebih baik kamu berangkat dari pagi karena lokasinya cukup jauh.  Untuk mencapai lokasi Air Terjun TTiu Kelep dan Sindanggile butuh waktu sekitar 2 jam. Sedangkan untuk ke Air Terjun Benang Kelambu hanya butuh waktu 1 jam dari Mataram. Setelah puas bermain di air terjun, kamu bisa makan siang dan berkemas untuk persiapan pulang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Berkaca dari Kasus Anak Denada, Orangtua Sudah Saatnya Mewaspadai Gejala Leukemia pada Anak

Sakit leukemia yang diderita Shakira Aurum, putri artis kawakan Denada, harusnya menjadi perhatian bagi kita semua. Karena penyakit kanker darah atau Leukemia ini bisa menyerang semua tingkatan usia, terutama anak-anak.

Bersumber dari catatan Ikatan Dokter Anak Indonesia, kasus penyakit kanker selalu naik tiap tahun. Di tahun 2014 angka kasus mencapai 144 pasien baru. Tahun berikutnya kembali naik menjadi 206 pasien. Dan di tahun 2016 kembali meningkat menjadi 252 kasus. Belum ada alasan pasti kenapa sel kanker ini tumbuh di badan-badan mungil itu.

Berdasarkan jumlah yang dikumpulkan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, leukemia menduduki posisi pertama sebagai kanker yang paling menghantui kesehatan anak-anak. Untuk itu peran orangtua dalam kasus ini sangatlah dibutuhkan. Karena penyakit ini masuk dalam kategori berbahaya.

Leukemia bisa terjadi karena multifaktor lho, seperti faktor genetik, zat kimia, virus dan radiasi. Dikutip dari depkes.go.id kanker darah atau Leukemia bisa menyerang bayi hingga anak berusia 18 tahun. Faktor lainnya adalah makan yang mengandung zat karsinogen yang merangsang pertumbuhan sel kanker. Seperti makanan yang dibakar, berpengawet, dan makanan olahan.

Buah Hati Mengalami Demam di Malam Hari

Seperti yang sudah disebutkan peran orangtua dalam menanggulangi kanker pada anak memang sangat penting, terutama untuk mengetahui gejala yang terjadi. Beberapa gejala yang sangat khas dapat membuat kamu memiliki gambaran tentang apa yang terjadi pada si buah hati. Seperti saat anak kerap mengalami demam bahkan hingga mengeluarkan keringat di malam hari. Sering mengalami demam karena adanya reaksi sel darah putih yang tidak bisa bekerja dengan baik, dalam melawan virus yang masuk ke dalam tubuh.

Timbul Rona Pucat di Wajah

Anak memang memiliki rasa ingin bermain yang tinggi, hingga kerap melampaui kesehatannya. Salah satu gejala yang menandakan anak terkena kanker darah adalah rona pucat di wajahnya. Seringkali merasa kelelahan terjadi karena anak mengalami penurunan sel darah merah. Selain itu, anak juga sering mengalami infeksi karena sel-sel darah putih yang belum matang pada anak yang didiagnosa leukemia jumlahnya begitu banyak dan tidak dapat melakukan fungsinya dengan yang benar. Apabila gejala ini terjadi kamu harus membawanya ke dokter untuk mendapatkan informasi yang lebih kredibel.

Mengalami Nyeri pada Bagian Tulang Belakang

Jika tulang belakang pada anak-anak sering mengalami rasa nyeri, jangan dianggap anak mengalami pegel-pegel biasam lho. Karena hal ini disebabkan lantaran sel darah individu yang diagnosa terkena leukemia masuk ke dalam selaput antara tulang dan juga otot. Maka dari itu anak sering mengalami rasa nyeri di bagian tulang belakang.

Berat Badan Mengalami Penurunan Secara Drastis

Berat badan pada anak yang mengalami penurunan drastis juga perlu diperhatikan. Apalagi penurunan berat badan disertai dengan gangguan kesehatan, hal itu lebih rentan kepada infeksi yang menyerang pada anak. Orangtua harus perhatikan berat badan pada anak, sekaligus memperhatikan kondisi kesehatannya.

Mengalami Pembengkakan di Daerah Leher dan Ketiak

Jangan anggap sepele apabila anak mengalami pembengkakan pada bagian leher dan ketiak. Karena pembengkakan yang terjadi bukanlah seperti benjol biasa. Jika terjadi pada daerah kelenjar getah bening lebih baik kamu periksakan ke dokter. Anak mengalami perut yang membesar dikarenakan limfa yang ada di bagian perut mengalami masalah. Selain itu gejala khas yang menyerang adalah anak mengalami mimisan yang disertai bintik-bintik merah pada tubuh.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top