Community

Ingin Menjadi Lelaki Idaman? Milikilah 10 Kualitas Ini!

Setiap perempuan memiliki standar tertentu dalam memilih laki-laki. Bukan maksudnya pemilih, hanya saja kami perempuan tidak ingin salah pilih. Bukan tentang fisik atau materi, namun kualitas lebih di utamakan. Tahukah kamu? Inilah 10 kualitas yang diinginkan perempuan dalam diri laki-lakinya.

1. Lelaki yang Independen

Yang pertama adalah Independen, artinya lelaki yang mampu menangani dirinya. Dia bisa mengayomi pasangannya, juga tak akan bingung ketika ditinggal ke mana pun. Selain itu, ia akan menjadi kepala keluarga yang mampu memimpin keluarga dengan baik, tak mengandalkan siapa pun.

Perempuan lebih tertarik dengan lelaki yang tahu bagaimana menghadapi situasi, memutuskan sesuatu, mempunyai penghasilan sendiri, bahkan bisa memasak. Lelaki independen dianggap bisa bertanggung jawab dalam keadaan apa pun dan bisa diandalkan untuk banyak hal.

2. Lelaki yang Memiliki Gambaran Masa Depan Dalam Hubungan


Dalam suatu hubungan tentu saja perempuan sangat mengharapkan masa depan. Untuk itu mereka lebih menyukai lelaki yang bersemangat dalam menjalani hubungan. Artinya, ia memiliki keyakinan dan perencanaan untuk masa depan. Secuek apapun sikapnya jika dia memiliki gambaran masa depan denganmu tentu saja itu akan terasa menyenangkan. Lelaki seperti ini akan memiliki banyak cara untuk menyajikan hal-hal besar dalam hubungannya.

3. Lelaki yang Pandai Menjaga Penampilan

Ini bukan soal fisik. Sebab, tampan bukan segalanya bagi perempuan. Mereka lebih suka menilai bagaimana cara lelaki itu berpenampilan. Tidak harus wangi, rapi, atau memakai pakaian bagus, tapi bagaimana lelaki itu berpenampilan yang tepat di berbagai situasi.

Misalnya, di tempat formal, mereka bisa menempatkan diri dengan menggunakan baju yang rapi. Begitu juga di tempat santai, mereka bisa memakai pakaian yang lebih casual. Hal ini akan menumbuhkan kharisma tersendiri untuk laki-laki, mereka yang pandai menjaga penampilan akan lebih enak dipandang.

4. Lelaki yang Percaya Diri


Perempuan menyukai lelaki yang memiliki sikap percaya diri. Sebab, kepercayaan diri akan membuat aura mereka keluar. Ia juga bisa diandalkan dalam berbagai situasi, tak takut menghadapi hal remeh-temeh, dan sebagainya. Namun, perempuan juga tak suka dengan lelaki yang terlalu percaya diri. Sebab, kesannya akan menjadi sombong, sok asyik, dan membuat ilfeel. Percaya diri disini adalah percaya diri yang sesuai porsinya.

5. Lelaki yang Cenderung Berpikir Positif.

Berpikir positif atau Positive thinking adalah salah satu hal yang di inginkan perempuan dari lelakinya. Lelaki yang selalu berpikir positif dan menanggapi hal apa pun dari sisi yang baik adalah hal paling penting yang harus ada di dalam dirinya. Dengan kualitas ini, perempuan akan merasa pasangannya dapat memotivasi, menginspirasi, dan mengajari banyak hal. Lelaki yang selalu berpikir positif akan terlihat lebih optimis dari yang lainnya.

6. Lelaki yang Paham Akan Arti Kesetiaan


Kesetiaan pasangan adalah kunci dari langgengnya suatu hubungan. Perempuan umumnya mengharapkan hubungan bertahan lama. Karena itu, ia butuh lelaki yang setia. Lelaki yang setia akan bisa dipercaya dalam keadaan apa pun. Ia paham betul apa itu arti kesetiaan dan juga bisa menerapkannya. Setia bukan berarti harus mengekang, namun setia lebih kepada tahu hatinya milik siapa. Lelaki yang mempunyai sifat ini sangat mudah dipercaya dalam berkomitmen, tentu saja perempuan mana yang tidak menginginkannya?

7. Lelaki yang Pandai Berkomunikasi

 

Selanjutnya adalah lelaki yang pandai berkomunikasi. Kemampuan berkomunikasi adalah kriteria yang sangat penting dalam hubungan apa pun, termasuk pacaran. Lelaki yang bisa membangun komunikasi dengan baik pasti akan bisa membawa suasana hubungan mengalir dan sangat menyenangkan. Tak ada kecanggungan satu sama lain. Juga minim adanya miskomunikasi.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik maka dalam setiap situasi apapun maksud dan tujuan masing-masing bisa tersampaikan. Jika komunikasi nya buruk maka akan banyak pertengkaran yang dipicu oleh kesalahpahaman dan mengedepankan ego masing-masing.

8. Lelaki yang Humoris

Hampir semua perempuan memiliki masalah dengan mood nya, untuk itu mereka perlu seseorang yang bisa menghibur mereka saat suasana hatinya sedang tidak baik. Humoris merupakan salah satu kualitas lelaki idaman perempuan, Ini adalah cara untuk membuat mereka terkesan. Lelaki humoris bisa menghibur perempuan dalam situasi apa pun. Perempuan akan membayangkan betapa menyenangkannya punya pasangan yang bisa membuatnya tertawa setiap saat.

9. Lelaki yang Memiliki Kehidupan Sosial yang Baik.

Salah satu poin plus yang bisa di banggakan perempuan adalah ketika memiliki pasangan yang suka bersosialisasi. Hal itu menunjukan bahwa lelakinya memiliki kehidupan sosial yang baik, dengan kehidupan sosial yang baik lelaki akan tahu bagaimana cara membina hubungan, menghadapi berbagai situasi, dan membangun percakapan dengan nyaman.

Ia juga akan memiliki banyak relasi. Kehidupan berumah tangga nanti jadi ramai dan tak membosankan. Ketika kalian terkena musibah pun akan lebih mudah dalam mencari bantuan karena lelaki yang memiliki kehidupan sosial yang baik tentu saja memiliki banyak teman yang siap membantu.

10. Lelaki yang Peka

Yang terakhir adalah lelaki yang peka. Kendala perempuan salah satunya tidak suka mengatakan keinginannya secara langsung, mereka lebih sering menggunakan kode dalam menyampaikannya. Untuk itu, perempuan selalu mendambakan lelaki yang peka terhadap situasi.

Peka disini juga berarti bisa mengerti dan berempati dengan apa yang orang lain alami. Sangat menyebalkan ketika kita memiliki pasangan yang tidak peka, karena lelaki yang peka di pandang bisa mengerti keinginan perempuan sepenuhnya.

Nah sebagai lelaki, apa kamu sudah punya kualitas ini? Jika iya, maka selamat kamu sudah menjadi lelaki yang banyak di inginkan perempuan di luar sana.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Film Bebas : Kilas Balik Kenangan Manis Anak-anak ‘90-an

Dendang ‘Bebas’ milik Rapper kondang Iwa K, barangkali jadi salah satu lagu hits pada era 90-an yang masih banyak didengarkan hingga sekarang. Hal itu pulalah yang jadi inspirasi untuk Riri Riza dan Mira Lesmana, tatkala pasutri ini membesut film terbarunya yang diberi judul sama seperti lagu Iwa K, Bebas.

Yap, Bebas adalah sebuah film yang diadaptasi dari film box office hits Korea berjudul Sunny (2011). Selain jadi negara ke-4 yang sudah menerjemahkan film Sunny, CJ Entertainment sebagai production house dari film aslinya, konon memberi kebebasan pada Miles Films untuk memproduksi Bebas hingga jadi sebuah suguhan epik yang sangat relateable dengan kehidupan orang Indonesia sepanjang tahun 90-an. Mulai dari lagu-lagu asyik hingga polemik politik. 

Bercerita tentang seorang remaja perempuan asal Sumedang yang baru pindah ke Jakarta, bernama Vina yang diperankan oleh Maizura. Sebagaimana anak-anak SMA, di sekolah barunya, Vina bertemu dengan siswa-siswi yang tergabung ke dalam geng yang ditakuti di sana, yakni Kris (Sheryl Sheinafia), Jessica (Agatha Priscilla), Gina (Zulfa Maharani), Suci (Lutesha), dan Jojo (Baskara Mahendra).

Tak butuh waktu lama, kesan pertama atas nasib yang dirasa serupa, membuat Kris merasa akrab dengan Vina. Hingga akhirnya mereka menemukan satu nama untuk menamai gengnya, yakni ‘Geng Bebas’. Ada banyak cerita menarik yang kemudian mereka alami bersama. Menikmati waktu sepulang sekolah, belajar dance bersama, dan beberapa kenakalan lain yang membuat mereka justru kian berbahagia. Akan tetapi, kebersamaan atas kelompok yang mereka bentuk harus berakhir karena sebuah peristiwa tragis. 

Puluhan tahun kemudian, ketika Vina dewasa yang diperankan oleh Marsha Timothy sedang mengunjungi ibunya, secara tak sengaja ia bertemu dengan Sahabatnya Kris dewasa yang diperankan oleh Susan Bachtiar. Kris yang menderita sakit parah, divonis hanya akan hidup sebentar lagi. Dan sebagai permintaan terakhir sebelum ia pergi, Kris meminta Vina untuk mengumpulkan kemblai Geng Bebas untuk reuni.  

Tahu sahabatnya akan pergi, Vina berusaha untuk mengumpulkan satu persatu sahabat-sahabatnya. Pada proses pencariannya, Vina menemukan banyak hal yang sudah berubah. Jauh dari apa yang dulu mereka angan-angankan, hidup yang dijalani sekarang jadi sesuatu yang justru memperihatinkan. Mulai dari Jessica dewasa (Indy Barends) yang menjadi agen asuransi dan selalu tertekan oleh sang atasan sebab tak mencapai target penjualan, Jojo dewasa (Baim Wong) jadi seorang pengusaha sukses namun terlihat bimbang dan tak bahagia, hingga Gina dewasa (Widi Mulia) yang harus bersusah payah menjadi pekerja serabutan sembari merawat ibunya yang sudah sakit-sakitan. 

Untuk kalian yang kebetulan sudah menonton film aslinya ‘Sunny’, akan dengan cepat menyadari jika film adaptasi ini memang menuangkan semua yang ada di Sunny secara  keseluruhan. Mulai dari dialog, konflik, hingga alur cerita yang dipakainya. Walau beberapa poin terlihat dihilangkan atau diganti sesuai dengan sang penulis skenario Mira Lesmana, tapi film ini masih terlihat utuh sebagaimana film aslinya. 

Dibawa sesuai dengan kultur dan masa 90-annya Indonesia, setidaknya membuat penonton akan tertawa, terharu, dan bersedih dalam waktu yang berentetan. Selain latar belakang ceritanya, kalian juga akan menemukan beberapa tembang pilihan yang memang terkenal pada era 90-an. Mulai dari  lagu ‘Bidadari’ milik Andre Hehanusa pada babak pembuka cerita, ‘Cerita Cinta’ (Kahitna), ‘Cukup Siti Nurbaya’ (Dewa 19), ‘Kebebasan’ (Singiku), hingga ‘Aku Makin Cinta’ (Vina Panduwinata).

Tak hanya sekedar lagu saja, hal lain yang juga akan membuatmu merasa ada di zaman 90-an adalah, beberapa hal yang disebutkan pada dialog-dialog para pemainnya, Mulai dari penampakan gimbot, majalah GADIS, MTV, Nadya Huatagalung, radio tape, majalah GADIS, komik Candy-Candy, pager, sampai berita tentang majalah Tempo dan Detik yang diberedel pada era itu. 

Walau harus diakui pula, tak ada konflik yang terasa begitu berarti sebagaimana di Film ‘Sunny’, film ini terasa menghajar penonton dengan berbagai macam hal menyenangkan di 30 menit pertama, tapi terasa mengendur pada pertengahan, dan berhasil selamat pada babak akhir yang memang terasa mengharukan. 

Akan tetapi, film ini jadi salah satu tontonan yang cukup menjanjikan sajian drama komedia yang menyengarkan. Terlebih pada teknik pengambilan gambarnya, alur maju-mundur pada film tersebut disajikan dengan mantap dengan perpindahan gambar yang terasa sangat lembut. Dari masa sekarang ke masa lalu cerita, atau sebaliknya.

Tak hanya itu saja, kemampuan akting dari para pemerannya pun patut diapresiasi, mulai dari Maizura dan Sheryl yang memang banyak berinteraksi, dan Priscilla dan Baskara dengan tektokan dialog yang tergiang di kepala bahkan ketika mereka menjadi dewasa. Hingga deretan cameo yang juga turut serta menambah manisnya cerita, seperti Sarah Sechan dan Reza Rahardian, serta Tika Panggabean. 

Akan tayang serempak mulai 03 Oktober 2019 mendatang, film ini jadi wadah segar untuk kalian yang rindu masa SMA. Entah untuk reuni cerita-cerita cinta atau mengenang kembali pencarian jati diri saat masih remaja. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Gara-gara Polemik Revisi KUHP, Banyak Turis Australia yang Batal ke Bali

Proses regulasi Revisi Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (RKUHP) yang sedang digarap, ternyata jadi polemik bagi sebagian besar masyarakat. Beberapa pihak menilai sejumlah pasal dalam RKUHP tersebut memuat hal kontroversial. Salah satunya soal pasal perzinahan yang dinilai terlalu masuk dalam ranah privat masyarakat.

Dalam pasal ini diatur soal hukuman bagi pasangan yang tidak menikah namun ketahuan tinggal bersama. Nah, tindakan tersebut bisa dilaporkan ke polisi dan pelakunya bisa dikenai hukuman berupa denda hingga penjara.

Dan ternyata, pasal perzinahan dalam Revisi KUHP tersebut membuat beberapa turis asal Australia enggan untuk berkunjung ke Bali. Dilansir dari PerthNow, Minggu (22/9) para turis asal Australia merasa keberatan jika mereka harus menunjukkan surat nikah sebelum memesan kamar ketika liburan di Bali.

Dikutip dari laman kumparan.com, Elizabeth Travers, salah satu pemilik restoran dan villa di Bali mengaku pihaknya sudah menerima banyak pembatalan dari turis Australia karena adanya wacana RKUHP tersebut.

“Revisi tersebut bahkan belum disahkan tapi saya sudah menerima sejumlah pembatalan. Salah satu klien saya mengatakan mereka tidak lagi percaya untuk datang ke Bali karena mereka tidak menikah,” ujar Travers.

Menurut Travers, jika RKHUP lolos, maka aturan tersebut justru akan membunuh pariwisata di Bali. “Saya telah berkecimpung di dunia pariwisata, mengalami dua kali pengeboman, berbagai bencana alam dan menurut saya jika pemerintah pusat menegakkan hukum seperti itu, industri pariwisata akan hancur dan memicu akhir kehidupan di Bali seperti yang kita tahu,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kamu Akan Cenderung Dipandang Kurang Sukses, Kalau Terlalu Sering Unggah Foto Selfie

Dari pengamatan biasa, aktivitas selfie memang adalah kegiatan biasa yang bisa kita temukan dengan mudah di media sosial. Dilakukan untuk menunjukkan eksistensi, wajah yang cantik, hingga hal lain yang ingin ditonjolkan dari gambar diri.

Tapi, jika kamu adalah salah seorang dari banyaknya manusia yang gemar selfie, ada beberapa hal yang harus mulai kamu ketahui. Dan salah satunya adalah sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Washington State University dan University of Southern Mississippi.

Dimana para peneliti tersebut menemukan, bahwa mengunggah foto selfie di media sosial Instagram berpengaruh buruk terhadap pandangan orang lain terhadap individu. Yaap, orang yang sering mengunggah selfie dianggap tidak percaya diri, juga dipandang sebagai individu yang kurang sukses, kurang disukai, dan kurang terbuka terhadap pengalaman baru.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Research in Personality itu meneliti sejumlah pengguna asli Instagram, walau harus diakui pula jika sampelnya memang tergolong kecil. Pada tahap pertama, para peneliti meminta 30 mahasiswa dari universitas negeri di Amerika Serikat bagian selatan untuk mengisi kuisioner kepribadian.

Para peneliti juga memelajari unggahan Instagram para mahasiswa. Unggahan tersebut kemudian dibagi menjadi beberapa kategori. Kategori tersebut yaitu selfie, posies (jika foto diri diambil oleh orang lain), dan kategori foto lainnya. Materi konten juga dicatat oleh peneliti. 

Nah, Pada studi berikutnya, para peneliti meminta 119 mahasiswa dari Amerika Serikat bagian barat laut untuk menilai profil 30 orang tersebut. Penilaian mencakup sejumlah faktor, seperti tingkat kepercayaan diri, tingkat interaksi, tingkat kesuksesan, dan tingkat egoisme.

Hasilnya, orang-orang yang mengunggah “posies” cenderung dipandang sebagai figur petualang, lebih tidak kesepian, lebih dapat diandalkan, lebih sukses, lebih ramah, lebih percaya diri, dan dianggap sebagai teman yang lebih baik daripada orang-orang yang lebih sering mengunggah selfie.

“Bahkan ketika dua orang memiliki konten yang sama, seperti menggambarkan pencapaian mengunjungi tempat tertentu, kesan yang diberikan oleh orang-orang yang mengunggah selfie cenderung lebih negatif. Sementara kesan yang dibangun oleh orang-orang yang lebih banyak mengunggah posies cenderung lebih positif,” kata Profesor Psikologi dari Washington State University dan penulis utama studi, Chris Barry. 

Terlepas dari konteks, hal ini menunjukkan ada isyarat visual tertentu yang menggambarkan respons positif atau negatif pada media sosial.

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa mengunggah selfie cenderung dilakukan untuk memamerkan diri. Misalnya, ketika menunjukkan otot lengan jika ia adalah seorang lelaki, atau menunjukkan detail riasan wajah jika ia perempuan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top