Tips

Freelancer Yang Sukses Itu Tak Punya Pikiran Ini

Boleh dibilang, pekerjaan freelance belum dilirik di Indonesia. Angkanya dari tahun ke tahun belum menunjukan peningkatan yang signifikan. Padahal dari tingkat kepuasan di mata pengguna internasional, pekerja lepas Indonesia itu mendapat angka rata-rata 4,5 dalam skala maksimal 5. Data ini diungkap oleh situs upwork.

Sementara itu di sisi lain situs sribulancer, market place freelancer asal Indonesia pernah merilis soal keyakinan soal pekerja lepas tanah air tentang masa depan mereka di skema pekerjaan non kantoran ini. Survei itu menyebut bahwa sebagian besar anggota sribulancer merasa yakin bahwa pekerjaan mereka saat ini dapat menghidupi mereka nantinya.

Keyakinan ini tak salah, karena hidup dari bekerja sebagai tenaga lepas memang sejatinya cukup menjanjikan. Namun sebelum benar-benar terjun ke sana, ada hal yang perlu kamu ubah dalam pola pikir supaya bisa sukses menjadi freelancer.

Takut Uang yang Diperoleh Tidak Bisa Diandalkan untuk Hidup Sehari-hari

dompet

Banyak orang yang takut terjun menjadi seorang freelancer adalah karena uang yang dihasilkan lebih sedikit daripada orang yang pekerjaannya tetap. Belum lagi tidak ada tunjangan tambahan yang bisa diandalkan kalau  kita mengalami sakit. Hal-hal seperti inilah yang membuat orang berpikir bahwa menjadi freelancer tidak bisa diandalkan untuk kehidupan sehari-hari.

Ada benarnya juga sih pemikiran seperti itu, apalagi jika seseorang yang sudah berkeluarga dan banyak kebutuhan, pastinya akan berpikir berkali-kali sebelum akhirnya memutuskan jadi freelancer. Tetapi, yang perlu diingat adalah jika kamu bisa menjaga kepercayaan klien dengan memberikan hasil pekerjaan yang berkualitas dan memuaskan mereka pun tidak akan segan mengeluarkan banyak biaya untuk membeli hasil kerjamu. Untuk itu, jika kamu ingin mendapatkan penghasilan yang mencukupi sebagai freelancer, hal yang harus kamu utamakan adalah kualitas, baru uang akan mengikutimu.

Freelancer Itu Pasti Sukses, Tak Pernah Gagal

Optimis boleh, tapi tetap harus berhitung resiko. Sebagai seorang freelancer, jangan hanya terpatok pada kesuksesan untuk mendapatkan uang saja. Sebagai freelancer harus mau menerima kegagalan sebagai bagian dari proses. Terlalu fokus pada kesuksesan hanya akan membuatmu takut pada kegagalan dan akhirnya kamu tidak mau belajar untuk memperbaiki diri jika gagal. Padahal, sebagai freelancer diwajibkan mengerti bahwa klien tidak selamanya suka akan pekerjaanmu. Kamu harus berlapang dada dan berani merevisi setiap tugas yang diberikan jika ingin uang terus mengalir ke dalam kantongmu.

Tak  Mau Berkembang, Hanya Mau Mengerjakan Tugas Yang Mudah-Mudah Saja

Sebagai freelancer harus siap menerima apapun request dari klien. Jika kamu takut bahwa pekerjaan yang diberikan sulit dan kamu tidak mampu menyelesaikannya, maka mentalmu masih belum siap untuk menjadi freelancer. Jika kamu takut, kamu menunjukan bahwa kemampuan yang kamu miliki tidak memenuhi kualifikasi untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh klien. Terkadang, sebagai freelancer kita harus menerima permintaan klien meskipun itu hal-hal yang aneh dan bikin geleng-geleng kepala. Terkadang permintaan klien sangat mudah, tapi kadang juga sangat susah hingga butuh waktu lebih lama untuk mengerjakannya.

Tetapi, bila kamu bisa mengerjakan apapun tugas yang diberikan oleh klien dan terus mengerjakannya sampai beres, maka kesuksesan dalam belajar dan peningkatan kemampuan pun akan kamu dapatkan. Portofolio  pekerjaanmu pun akan semakin beragam.

Takut Dan Khawatir Ditolak

Tidak semua klien akan menerima hasil kerjamu, apalagi jika kualitasnya buruk. Untuk itu, jangan pernah menyerah mengembangkan kemampuan agar hasil karyamu bisa menarik perhatian klien. Jangan pernah takut ditolak ketika menawarkan proposal penawaran. Penolakan itu wajar, justru jadikan itu sebagai pembelajaran yang ampuh untuk memotivasi diri. Kehidupan sebagai freelancer tidaklah mudah, meski orang-orang melihat kerja kita santai dan tidak terikat oleh aturan perusahaan.

Banyaknya penolakan yang kamu alami itu artinya kamu kurang usaha dengan maksimal. Bisa juga karena ada sesuatu yang salah. Telitilah lebih dalam lagi apa yang menjadi kekuranganmu, hingga akhirnya tidak mengalami penolakan lagi.

Freelancer Berarti Tak Ada Pemasukan Tetap

tanggal

Kehidupan freelancer sangat berbeda dari pegawai tetap. Karyawan swasta yang punya jam kerja tetap sudah ketahuan job description dan penghasilan yang akan didapatkan tiap bulannya. Sedangkan freelancer jika sedang laku dan banyak permintaan, penghasilannya pun bisa mengalahkan gaji pegawai tetap. Tetapi, ketika sepi permintaan ia hanya akan mendapatkan sedikit sekali penghasilan per bulan.

Untuk itu, disarankan agar bisa manajemen keuangan dengan baik. Agar kamu bisa tetap hidup dengan baik dari bulan ke bulan. Jangan langsung habiskan pendapatan yang kamu peroleh hanya dalam waktu satu bulan, karena kamu gak pernah tahu apakah akan dapat job lagi di bulan depan atau tidak. Manajemen uang yang baik akan menghindarkanmu dari kekurangan finansial meski bekerja hanya sebagai freelancer.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Jenis Investasi yang Wajib Kamu Tahu di Usia Muda

Sudah seharusnya kamu memikirkan tentang masa depanmu sejak kamu muda. Kamu harus lebih berpikir jauh ke depan, terutama perihal investasi. Mungkin sebagai pemula kamu masih bingung dalam menentukan investasi apa yang cocok untuk kamu pilih. Nah, agar kamu mendapat sedikit pencerahan mengenai jenis investasi yang bisa menguntungkanmu nanti, berikut adalah lima di antaranya.

1. Saham

Investasi saham merupakan salah satu investasi yang cocok untuk kamu pilih. Jika kamu melakukan investasi saham artinya kamu juga ikut memiliki aset dari perusahaan dimana kamu ikut berinvestasi. Jika kondisi perusahaan bagus, maka hal ini akan membawa keuntungan untukmu, namun resikonya jika kinerja perusahaan buruk maka hal ini juga akan mendatangkan kerugian untukmu sebagai seorang investor.

2. Reksa Dana

Reksa dana merupakan jenis investasi gabungan dari beberapa investor. Gampangnya dan yang kamu investasikan akan digabungkan dengan dana investasi dari investor lain dan akan dikelola oleh manajer investasi.

3. Properti

Dengan melakukan investasi ini, kamu juga bisa mendapatkan keuntungan yang cukup banyak loh. Investasi properti akan terus mengalami kenaikan dengan seiring berjalannya waktu. Pandai-pandailah dalam memilih tata letak apartemen yang ingin kamu beli agar kelak bisa mendatangkan keuntungan yang lebih besar untukmu saat kamu ingin menyewakannya atau menjualnya.

4. Valuta Asing

Jenis investasi ini merupakan jenis investasi dimana kamu membeli mata uang asing untuk kemudian bisa kamu tukar saat nilai tukarnya tinggi atau mungkin juga bisa kamu jual. Kamu bisa mendapatkan keuntungan dengan menukarkan mata uang asing menjadi rupiah saat nilai rupiah turun.

5. Obligasi

Obligasi merupakan salah satu jenis investasi terkenal selain investasi saham. Dalam investasi ini, gambarannya kamu meminjamkan uang pada perusahaan atau pemerintah. Setelah itu kamu perusahaan yang kamu pinjami nantinya akan membayar dana pinjaman darimu beserta bunganya. Biasanya pembayaran ini akan dilakukan dalam jangka waktu tertentu, misalnya 6 bulan atau dalam satu tahun.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Biar Gaji Tak Seberapa, Tapi Pengalaman Bekerja Selalu Jadi Sesuatu yang Berharga

Mengejar impian bukanlah sebuah hal yang mudah. Namun hal itu juga bukan sesuatu yang sulit jika kamu melakukannya dengan tekun. Setiap orang pasti memiliki impiannya masing-masing, begitu pula denganmu. Nah, soal gaji, jangan terlalu mempermasalahkannya. Karena dari setiap pekerjaan, selalu ada pengalaman berharga yang akan kamu dapatkan.

Sembari bekerja dengan gaji yang nominalnya masih sedikit. Cobalah gapai hal-hal yang menjadi impianmu lewat beberapa cara ini. Penasaran kan? Nih kami beritahu siassatnya.

1. Cari Alternatif Pengeluaran Paling Hemat

Sebisa mungkin carilah alternatif pengeluaran paling hemat. Jika kamu masih bisa pergi ke tempat kerja menggunakan kendaraan umum seperti bis atau angkutan umum, lebih baik gunakan kendaraan umum itu dimana ongkosnya lebih rendah dibanding kamu naik taksi. Kamu juga bisa membawa bekal dari rumah sesekali untuk lebih menghemat pengeluaran saat makan siang.

2. Temukan Cara yang Tepat dalam Menabung Sesuai Kebutuhanmu

Yang kamu butuhkan bukan sekedar menabung. Kamu butuh memilah cara yang paling sesuai dengan kebutuhanmu. Aturlah kebutuhan maksimalmu tiap bulan. Usahakan untuk tidak melebihi batas budget yang sudah kamu siapkan. Selebihnya kamu bisa mengalihkan sisa uangmu untuk dijadikan tabungan.

3. Susun Daftar Rencana yang Ingin Kamu Wujudkan

Kamu butuh asupan motivasi untuk berusaha lebih keras ke depannya. Untuk itu, cobalah susun daftar rencana apa saja yang ingin kamu wujudkan, baik dalam jangka waktu pendek maupun jangka waktu panjang. Setelah itu kamu bisa menyusun taktik untuk mewujudkan daftar rencanamu itu.

4. Kontrol Pengeluaran dengan Sebaik Mungkin

Jangan sampai pengeluaranmu lebih besar dibanding penghasilanmu. Atur dengan baik, kebutuhanmu dalam sebulan terakhir. Pisahkan antara kebutuhan dan keinginan semata. Kamu harus tahu mana yang harus kamu jadikan prioritas.

5. Manfaatkan Promo

Untuk lebih menghemat, kamu perlu memanfaatkan harga promo untuk mendapatkan barang-barang yang kamu inginkan. Selain itu kamu juga bisa mengecek barang keinginanmu di beberapa tempat dengan kualitas yang sama. Kemudian bandingkan perihal harganya, pilihlah harga yang lebih bersahabat dengan kantongmu.

6. Cari Teman yang Memiliki Satu Visi Denganmu

Jangan hanya berjuang sendirian saja. Mungkin hal itu akan terasa lebih berat untukmu. Karenanya, kamu bisa mencari teman yang memiliki visi sama denganmu. Hal ini tentu akan lebih mudah karena kamu dan temanmu bisa saling mengingatkan satu sama lain.

7. Belajarlah dalam Berkomitmen

Yang terakhir dan terpenting adalah menjaga komitmen. Semua hal di atas akan percuma jika kamu tak bisa menjaga komitmenmu dalam menggapai impianmu. Jika kamu sudah bisa teguh dalam menjaga komitmen, tentu langkahmu akan lebih mudah lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Wahai Generasi Milennials, Perbanyaklah Investasi Daripada Menghabiskan Gaji

Keinginan dan gaya hidup Milenials membuat mereka sulit untuk memprioritaskan mana yang penting untuk dibeli, mana yang tidak harus dibeli. Budaya konsumtif yang menyelimuti generasi ini saja menjadi perhatian, sampai-sampai Menteri Keuangan, Sri Mulyani pun berujar untuk para generasi ini agar menyiapkan dana pensiun dengan menyisihkan uang kopi. Iya kopi, minuman yang akrab dijadikan pembuka topik pembicaraan.

Masalah sulit mengelola keuangan juga menjadikan generasi mileniar diprediksi tak memiliki tempat tinggal (dibaca : rumah). Sebuah survei yang dilakukan Rumah123, yang menyatakan bahwa 95% generasi millenial diprediksi tak memiliki tempat tinggal. Hanya 5% dari generasi ini saja yang mampu membeli rumah. Gaya hidup yang cenderung boros tak sebanding dengan rata-rata kenaikan harga rumah yang tinggi, dan ini jadi penyebab utama.

Untuk itu kalian harus belajar untuk mengelola keuangan, hal ini dilakukan bukan untuk kepentingan siapa-siapa, tapi demi kepentingan kalian.

Cobalah Fokuskan Gaji Kepada Tabungan dan Investasi

Gaji tidak bisa dihambur-hamburkan begitu saja, banyak dari generasi milennials beranggapan kalau menghabiskan uang sekarang tidak apa-apa, lantaran ini adalah proses balas dendam ketika dulu ia tidak bisa membeli apa-apa. Menurut beberapa sumber, rata-rata orang Amerika menghemat kurang lebih 5.7% dari pendapatan mereka.

Pendapatan mereka dibayarkan untuk membayar tagihan baru dibelanjakan apabila terdapat sisa. Intinya gaji dialokasikan kepada tabungan dan investasi. Barulah sisa uang dipakai untuk apapun yang membuat kamu bahagia. Beberapa sumber meyakini kalau cara ini kamu lakukan akan membuat kamu bahagia dengan menciptakan kekayaan secara perlahan dan pasti.

Bijak Dalam Memakai Kartu kredit Jangan Sampai Terlilit

Memakai kartu kredit di era sekarang nampaknya menjadi kebutuhan yang dapat menjadi boomerang, karena budaya konsumtif membuat seseorang gampang saja untuk menggesek setiap barang yang ingin dibelanjakan. Konsekuensinya, hutang kartu kredit pun menumpuk, dan ini dapat menghancurkan kekayaan.

Pasalnya perusahaan kartu kredit biasanya mengenakan bunga tinggi. Suka bunga rata-rata sekitar 16%, dan para pengguna kartu kredit dikenakan biaya lebih 25%. Oleh karena itu kamu harus lebih bijak menggunakan kartu kredit dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan sebelum memutuskan untuk menggunakan.

Biasakan Menyiapkan Dana Darurat Karena Kondisi Tak Terduga Bisa Datang Tiba-tiba

Kamu bisa saja mengalami sakit sampai paling sial, kehilangan pekerjaan! Kamu pun tahu adanya aplikasi mencari kerja, bukan berarti gampang mendapatkan kerja. Hanya saja membantumu melamar pekerjaan jadi lebih gampang. Persiapan dana darurat itu penting sehingga kamu bisa menambal kondisi keuangan yang sedang acak-acakan dan tak diperkirakan.

Meskipun pedoman hidupmu positive thinking everyday, cobalah tambahkan negative thinking guna berjaga-jaga kalau hidup itu tak selamanya mulus. Kadang halus, kadang terkena akal bulus.

Merancang Anggaran Untuk Melacak Pengeluaran

Jangan sampai pengeluaran kamu tak terlacak, kamu mesti mengetahui di bulan ini kamu telah menghabiskan berapa banyak, dan untuk keperluan apa. Dengan cara seperti itu, kamu akan melihat berapa nominal yang kamu habiskan. Secara psikologis kalau dalam sebulan kamu menghabiskan berjuta-juta dengan nominal yang tercantum, pasti akan membuat kamu merasa menyesal dan berkeinginan lebih berhemat di bulan depan.

Kalau kamu malas membuat anggaran, kamu bisa mengunduh aplikasi Tracking tool secara gratis di playstore atau apsstore. Demi mempermudah kamu untuk melacak membangun kekayaan.

Menjalani Kerjaan Sampingan Demi Menambah Penghasilan

Menjalankan kerjaan sampingan?  tidak ada salahnya kok, justru itu bagus bagi kamu yang ingin menambah penghasilan yang bisa dialokasikan kepada tabungan biar makin banyak. Atau untuk demi memenuhi keinginan. Menyimpan dan membuat anggaran memang bagus, demi berjalan kehidupan yang disiplin.

Tapi lebih baik lagi kalau kamu menjalai kerjaan sampingan, tak perlu yang berat-berat kok. Manfaatkan teknologi dengan berjualan secara online yang masih bisa kamu handle dibalik pekerjaan utamamu. Siapa tahu kamu ternyata memiliki keahlian dalam berjualan. Kalau dua-duanya bisa berjalan secara berbarengan kamu bisa bayangkan berapa pendapatanmu sekarang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top