Feature

Impian Punya Perut Rata Bisa Terwujud dengan Mulai Duduk di Kursi

Sejak lama mendambakan punya perut rata, tapi kesibukan selalu jadi alasan kamu tak bisa berolahraga. Padahal, yang namanya olahraga demi perut rata bukan berarti harus lari atau gym setiap hari. Kamu pun bisa melakukannya sekalipun sedang duduk di kursi.

Begini, banyak sekali perempuan yang menghabiskan lebih dari delapan jam sehari dengan duduk di atas kursi, ‘kan? Terutama mereka yang bekerja kantoran dan harus lembur setiap hari. Mau olahraga, pasti dikejar waktu bekerja atau justru terlalu lelah kalau sudah pulang kerja. Nah, mengutip dari Bright Side, ada lho trik-trik membuat perut ramping hanya dengan melakukan gerakan yang bisa kamu coba dengan tetap duduk di kursi.

Gerakan pertama ini akan melatihmu mendapatkan otot perut yang tetap kuat, memperbaiki sistem kerja pencernaan, serta membantu pembakaran lemak di perut. Cukup duduk tegak di atas kursi. Biarkan sandaran kursi menyangga punggungmu. Lalu angkat satu kaki hingga seperti ilustrasi di atas. Dorong terus hingga mendekat ke arah perut. Tahan sebentar dan biarkan menekan perutmu. Kemudian gantian dengan kakimu yang satunya. Ulangi gerakan ini setidaknya 20-30 kali dalam sehari.

Nah, kalau gerakan yang kedua ini juga berfungsi memperkuat kinerja otot perut sehingga lemak jadi berkurang karena latihan yang kamu terapkan demi membentuk otot perut. Caranya cukup sederhana, cukup angkat kedua tungkaimu secara bersamaan. Biarkan tanganmu memegang pegangan kursi dengan kuat. Saat kakimu sudah terangkat, dekatkan terus ke arah perut. Meski awalnya terasa agak sukar, kalau sering dicoba akan terbiasa lho, Kawan. Ulangi gerakan ini setidaknya 10-20 kali setiap hari.

Kalau kamu terlalu malu untuk melakukan gerakan ini saat berada di kantor, cobalah datang lebih pagi saat orang-orang di dekatmu masih dalam perjalanan. Latihan ini sangat berguna untukmu yang merasa lemak di samping tubuh mulai tampak menumpuk.

Kamu cukup melakukan gerakan yang sederhana, pertama-tama rentangkan kedua tanganmu. Kemudian silangkan badanmu seperti gambar di atas, biarkan jari di tangan kanan menyentuh ujung jari kaki kirimu. Pun sebaliknya. Saat kamu melakukan gerakan tersebut, jaga posisi tubuh agar tanganmu satunya lagi tetap dalam posisi merentang. Lakukan gerakan ini secara berulang yaitu 20-30 kali setiap harinya, pelan-pelan pasti kamu akan merasakan dampaknya.

Nah, untuk gerakan yang satu ini, kamu hanya butuh konsentrasi. Karena alih-alih melakukan gerakan sesuai ilustrasi, justru banyak yang sering salah saat sedang melakukannya. Kuncinya, pastikan sikumu bertemu dengan lutut yang berlawanan arah. Misalnya, siku kanan berarti bertemu lutut kiri, begitu pun sebaliknya. Dalam waktu bersamaan, tubuhmu pun ikut bergerak, ‘kan? Latihan ini bagus untuk pinggul dan perutmu. Setiap hari lakukan gerakan ini berulang kali dengan repetisi sekitar 15-20 kali, ya!

Nah kalau dari tadi kamu sudah memperhatikan gerakan yang dilakukan sembari duduk di kursi, kali ini kamu perlu mencoba salah satu gerakan berdiri namun kamu tetap bertumpu pada kursimu. Seperti gambar di atas, berdirilah di samping kursi sembari salah satu tangan terangkat menjaga keseimbangan dan tangan yang lainnya berpegangan pada gagang kursi. Kemudian angkat sebelah kakimu perlahan dan lakukan gerakan ini berulang-ulang demi memperlengkap empat gerakan yang sebelumnya sudah kamu lakukan di atas kursi. Selamat mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lika-Liku Selingkuh, yang Perlu Kamu Tahu

Setelah banyaknya kasus selingkuh yang kerap dikaitkan dengan istilah ‘Pelakor’, beberapa orang menjadi was-was. Takut jika pasangannya dipikat atau terpikat oleh pihak lain. Padahal yang namanya selingkuh, itu tak hanya karena si penggoda saja. Lihat juga reaksi yang digoda, atau jangan-jangan pasanganmulah yang menggoda.

Jangan buru-buru sensi, buat bilang kalau si lelaki selingkuhan istrimu adalah brengsek. Atau perempuan yang konon merebut suamimu, kau cap murahan. Sekali lagi, selingkuh dilakukan dua orang dengan sadar. Tak ada yang bisa dibenarkan dan disalahkan. Agar tak terjebak dalam pemahaman yang salah, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang selak beluk penyelewengan yang melukai hati.

Kenali Dulu Siapa Dia, Sebab dari Hasil Penelitian Ada Orang yang Memang Gampang Selingkuh

Selingkuh itu merenggut kebahagian, dan memotong impian masa depan. Untuk itu, mendapati pasangan yang mendua jelas jadi sesuatu yang tak diinginkan kita semua. Nah, untuk membebaskan dari ancaman kejadian yang menyakitkan ini. Dari hasil beberapa penelitian, inilah beberapa jenis karakter orang yang disebut-sebut mudah sekali untuk selingkuh.

Apalagi Jika Dirinya Gemar Posting Foto Mesra di Sosial Media

Dikutip dari laman Tirto.id, Gwendolyn Seidman, seorang profesor psikologi pada Albright College, yang mempelajari relationship dan cyberpsychology menyatakan bahwa saat ini banyak pasangan yang merasa perlu menampilkan hubungan percintaan mereka di media sosial. Bukan benar-benar bahagia, pasangan yang gemar memasang foto mesra, bisa jadi sedang menyembunyikan masalah hubungannya.

Dan Jika Suamimu Mendadak ‘Bernafsu’ Bisa Jadi Ia Sedang Selingkuh

Tanpa bermaksud untuk mengajakmu tak percaya pada suamimu. Namun, perubahan yang signifikan perlu untuk dicurigai. Coba perhatikan lagi, bagaimana ia bersikap sebelumnya. Masih serupa atau mendadak berbeda. Bahkan, dari hasil penelitian. Suami atau pasangan yang sedang berselingkuh, konon akan lebih bernafsu bercinta dari hari-hari biasa. 

Itulah Sebabnya, Hasil Studi Bilang : Tukang Selingkuh Berpotensi Meninggal Lebih Cepat dari Dia yang Setia

Untuk kamu para pelaku yang kerap berselingkuh, hati-hat saja nih. Pasalnya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dan diterbitkan dalam Jurnal Of Sexual Medicine oleh University Of Florence, Italia menyebutkan, kebiasaan selingkuh terbukti membuat usia lelaki lebih cepat meninggal dibandingkan laki-laki yang setia.

Tapi Selalu Ada Alasan, yang Memicu Seseorang Selingkuh dari Pasangannya

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya. Berikut ini adalah beberapa alasannya.  

Lalu Jika Sudah Selingkuh, Pantaskah Ia Kembali Lagi Padamu?

Jadi momok yang selalu ditakutkan dalam hubungan, tak seorang pun ingin hubungannya berakhir karena perselingkuhan. Tapi, perjalanan cerita cinta selalu datang dengan berbagai macam kejutannya. Jika “selingkuh” tiba-tiba jadi prahara, kita tak selalu bisa menolaknya. Untuk bisa mempertimbankan apakau dirinya layak diterima lagi atau tidak, kamu bisa membacanya disini.

Sebagai Pelajaran yang Akan Menguatkan, Mari Berbenah Diri dari Sakit Hati Karena Diselingkuhi

Tak bisa memilih cerita hidup, beberapa orang bernasib sial karena pernah menjadi korban perselingkuhan dari seseorang yang mungkin disayang. Tapi nasi sudah menjadi bubur, segala bentuk sakit hati yang tak bisa dihindari. Ada beberapa pelajar yang bisa kamu jadikan acuan untuk terus bangkit dari sakit hati, karena diselingkuhi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sederet Alasan, Mengapa Seseorang Selingkuh dari Pasangan

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya.

Dan dari hasil temuan tersebut, sebagaimana yang dilansir dari Brightside.me, ada beberapa alasan yang bisa membuat seseorang berselingkuh. Berlaku untuk setiap orang, termaksud mereka yang hubungannya terlihat mesra. Sebab mereka juga berpotensi untuk tergoda oleh orang ketiga.

Keintiman Memudar dan Tak Tahu Bagaimana Caranya Mengembalikan

Bayangkan, kamu akan bertemu dengan orang yang sama setiap hari. Dari sejak kamu membuka mata hingga tertidur pada malam harinya. Bosan itu manusiawi, tapi jika hal tersebut justru merubah kalian berdua sampai kehilangan keintiman. Jelas bisa berbahaya. Tak mamu untuk menciptakan suasana yang bisa membawa kalian dalam percakapan hangat, jadi kemungkinan yang bisa menghantar hubungan pada perselingkuhan, yang bisa berakhir pada perceraian. 

Seks sering disebut-sebut sbagai salah satu hal yang dicari oleh lelaki yang berselingkuh dari pasangannya. Padalah, pada buku The Truth on Cheating, konselor pernikahan Gary Neuman mengatakan bahwa 47% klien lelakinya yang berselingkuh mengaku tak memiliki keintiman emosional dengan pasangannya. Dan kian sulit untuk bisa dideteksi, karena laki-laki tidak suka menunjukkan perasaan mereka. Padahal, banyak perempuan yang sangat menginginkan agar pasangan prianya memiliki perasaan terbuka.

Merasa Tak Dihargai Oleh Pasangan Sendiri

Percaya atau tidak, sebagian besar lelaki menginginkan eksistensi dan penghargaan atas apapun juga. Akan jadi cerita buruk, jika ternyata sang istri berperilaku dengan sesuka hati tanpa berpikir bagaimana perasaan sang suami. Entah dari perkataan, sikap, perbuatan, dan hal lain dalam interaksi serta hubungan berdua.

Laki-laki akan merasa dilukai tatkala istrinya memandang rendah pekerjaannya, hanya karena si istri punya penghasilan yang lebih besar, misalnya. Rasa rendah diri atas sikap seperti ini akhirnya melahirkan sakit hati yang kemudian memicunya untuk mencari perempuan lain yang bisa menghargai dirinya seperti keinginannya. Dan bisa terjadi juga sebaliknya, perempuan selingkuh karena tak merasa dihargai oleh suaminya.

Berkurangnya Romansa dan Gairah Tiap Kali Ingin Bercinta

Yap, tetap mempertahankan romansa cinta seperti awal menikah memang susah. Geliat bercinta dan emosi bisa pudar seiring bertambahnya usia. Tapi, hal yang perlu dan baiknya tetap ditumbuhkan keterbukaan perihal kehidupan seks pada pasangan kita. Karena kalau tidak, pasanganmu bisa pergi dan mencari kebutuhan jasmaninya di luar.

Hal ini dibenarkan oleh survei dalam buku berjudul The Normal Bar oleh Chrisianna Northrup, Pepper Schwartz, dan James Witte. Katanya, kurangnya emosi, hilangnya geliat romansa, serta kehidupan seks yang membosankan menjadi alasan bagi 70% pria dan 49% wanita memutuskan untuk berselingkuh dari pasangannya. Menariknya, orang-orang dalam surveri tersebut mengaku memiliki kehidupan yang bahagia secara umum. Tak ada masalah atau skandal lainnya.

Waktu yang Tadinya Dipake Berdua, Direnggut Oleh Sosial Media

Mewabahnya tren sosial media, memang memberi dampak tersendiri bagi hubungan. Lelaki yang sibuk pada games di ponsel pintar atau perempuan yang terus berselancar pada timeline Instagram. Kadang perempuan lupa, bahwa ada pasangan yang perlu disambut ketika pulang kerja. Begitu pun sebaliknya, laki-laki lupa kalau istrinya pun butuh waktu berdua untuk tetap menghidupkan rasa.

Maka jika salah satu pasangan sudah terjebak pada aktivitas dunia maya yang berlebihan, kemungkinan selingkuh akan meningkat. Sementara kamu sibuk denga gadgetmu, lelakimu mungkin akan sibuk mencari perempuan yang bisa menggantikan peranmu.

Salah Satu atau Masing-masing, Terlalu Sibuk untuk Bekerja

Kecintaan terhadap pekerjaan dan alasan lain, seringkali membuat seseorang lupa. Bahwa selain mengumpulkan pundi-pundi rupiah, ada pasangan yang juga membutuhkan dirinya. Perjalanan bisnis atau kebohongan yang disengaja, jadi celah paling banyak yang dimanfaatkan oleh lelaki untuk menyeleweng dari pasangan.

Sedangkan perempuan, biasanya akan berselingkuh di tempat kerja, pada rekan yang biasanya dekat dan bisa memahaminya. Dan, tahun 6 hingga ke 9 konon jadi tahun paling rawan atas perselingkuhan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Dari sini kita belajar, bahwa manajemen waktu antara bekerja dan pulang ke rumah menikmati kebersamaan dengan pasangan bisa jadi salah satu penekan keinginan selingkuh dari pasangan.

Mendapat Pengaruh dari Luar Diri

Yap, circle pertemanan memang kerap disebut-sebut sebagai pembentuk karakter seseorang. Walau sebenarnya kita tetap jadi pihak terkuat yang bisa menentukan akan jadi seperti apa kita kelak. Kita cenderung bersikap sebagaimana beberapa teman kita bersikap.

Bahkan dalam sebuah polling anonim, lebih dari 75% laki-laki yang melakukan hubungan badan dengan perempuan yang bukan istrinya mengaku terpengaruh karena teman-temannya juga melakukan hal yang sama. Dengan kata lain, orang sekitar bisa jadi pemicu yang mendorong seseorang untuk selingkuh.

Selingkuh, Sudah Jadi Kebiasaan yang Mendarah Daging Baginya

Percayalah, persentase seorang peselingkuh berubah sangatlah sedikit. Jadi, jika sudah pernah ketahuan satu kali selingkuh, kemungkinan besar akan melakukan hal serupa di hari berikutnya. Sebab, selingkuh itu memberi efek ‘nagih’. Ada sensasi berbeda yang dirasa ketika berhasil menaklukkan banyak perempuan, jika ia adalah seorang lelaki. Pun begitu sebaliknya.

Maka jika sedari pacaran saja, kamu sudah tahu ia adalah ‘tukang selingkuh’. Sebaiknya pertimbangkan niatmu untuk terus bersamanya. Karena sifat tersebut, mungkin sudah jadi tabiatnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melody Dambakan Momongan Sembari Coba Bisnis Baru

Setelah resmi menikah dengan Hanif Fathoni pada 2018, Melody Nurramdhani Laksani eks personel JKT48 mengaku tengah mendambakan hadirnya momongan.  Pernyataan itu langsung dilontarkan sendiri oleh Melody. Penyanyi kelahiran Bandung itu mengatakan bahwa keinginannya untuk memiliki momongan belum tercapai hingga saat ini.

“Ya pasti mau lah (punya momongan), cuma kan gimana yang ngasih saja,” ucap Melody seperti dikutip Viva.co.id, Jumat (22/3).

Kemudian, Melody pun mengatakan bahwa ia tidak melakukan program kehamilan ataupun menunda kehamilan. Semuanya ia pasrahkan kepada Tuhan.

“Enggak lah enggak ada nunda-nundaan (kehamilan) Segimana di kasih Allah saja,” tuturnya.

Lebih lanjut, wanita kelahiran tahun 1992 itu juga mengatakan bahwa pasca menikah, ia dan sang suami tertarik untuk berkarir di dunia bisnis, khususnya bisnis di bidang pertanian.

“(Bisnis) kuliner sih enak, tapi sudah banyak. Cuma kalau kita berinovasi kan kita juga enggak tahu ya, tapi kalau ada kesempatan bisnis pertanian ada mengarah ke situ juga,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top