Feature

Hindari Obat Berbahan Kimia Mulai Sekarang, Ternyata Serai Bisa Kamu Manfaatkan Untuk Menjaga Kesehatan Tubuhmu Loh! Ini Khasiatnya

Berapa banyak uang yang harus dikeluarkan jika kamu masuk ke dalam rumah sakit? Mungkin kamu akan mengeluarkan ratusan ribu hanya untuk penyakit ringan. Dokter akan mendiagnosa penyakitmu, lalu kamu mendapatkan obat berbahan kimia untuk menyembuhkan penyakitmu. Tapi tahukah kamu jika hal itu dikonsumsi terus menerus akan memiliki efek samping bagi tubuhmu. Mungkin tidak saat ini, tetapi efek itu akan muncul 10-20 tahun kemudian.

Beruntung menjadi warga Indonesia yang mempunyai kekayaan rempah-rempah dan juga bahan dapur yang tidak hanya berlimpah tetapi juga beragam. Tidak hanya untuk makanan yang memanjakan lidah, bumbu-bumbu yang ada di dapur ternyata bisa menjaga kesehatan tubuhmu terjaga. Daun serai menjadi salah satu bumbu dapur dengan segudang khasiat.Kamu bisa memanfaatkan khasiat serai untuk menjaga kesehatanmua, dengan begini penggunaan obat berbahan kimia pun bisa jauh ditekan. Mari kembali ke alam!

Kanker Adalah Momok Yang Menakutkan Bagi Semua Orang. Tenang, Kamu Bisa Mencegahnya Dengan Menggunakan Serei!

Penyakit kanker menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh manusia di era saat ini. Pola hidup dan makan yang tidak lagi sehat seperti orang di jaman dulu, membuat penyakit ini bisa kapan saja mengancam setiap orang. Tidak pandang usia maupun kasta, nyatanya kanker bisa membunuh siapa saja. Meskipun begitu bukan berarti kita tidak bisa mencegah datangnya penyakit kanker tersebut.

Tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk mencegah datangnya kanker ke dalam tubuhmu. Serai bisa membantumu untuk mencegahnya sebagai anti kanker. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari Gurion University di Israel mengatakan mereka telah menemukan di dalam serai ada senyawa yang dapat mematikan sel kanker tanpa merusak sel sehat. Setiap 100 gram serai mengandung antioksidan yang tidak hanya berguna untuk detoks tubuh tetapi juga mencegah datangnya penyakit kanker.

Tidak Perlu Banyak Obat, Daun Serai Pun Bisa Menghindarkan Kamu Dari Diabetes Dan Darah Tinggi!

Disaat kamu terserang berbagai masalah kesehatan, mungkin kamu juga akan sekaligus mengonsumsi berbagai macam jenis obat. Bayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan dan berapa jenis obat yang harus kamu minum demi mengusir penyakit dari tubuhmu. Belum lagi efek samping yang kamu terima jika terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan kimia.

Kandungan potasium yang terkandung di dalam serai bisa menurunkan tekanan darah dalam tubuhmu. Zat anti kolesterol yang terdapat di dalam serai juga bisa melenyapkan kolesterol. Bahkan mengandung zat besi yang penting untuk sistesis hemoglobin yang sangat baik untuk kamu yang anemia. Kandungan yang terdapat di dalam serai juga bisa membantu kamu untuk menekan zat asam yang berlebih, sehingga kamu terhindar dari penyakit gastritis. Kandungan magnesium, fosfor dan folat adalah nutrisi penting yang diperlukan untuk perkembangan dan fungsi sistem saraf. Luar buasa bukan kandungan bermanfaat yang terdapat dalam serai?

Mau Minyak Angin Dan Antiseptik Alami? Kamu Dapat Memperolehnya Dari Daun Serai!

Jika biasanya menggunakan minyak angin yang tersedia di pasaran sebagai pencegahan agar kamu tak sakit, kini kamu juga bisa mendapatkan manfaat minyak angin dari bahan yang ada di dapurmu. Kamu bisa memanfaatkan daun serai untuk mendapat khasiat minyak angin. Daun Serai memiliki kandungan minyak atsiri sehingga dapat membantu dalam tindakan balsamic yang kerap dilakukan untuk mengatasi masalah pada saluran pernapasan. Secara umum daun serai ini dapat digunakan untuk meringankan gejala yang berhubungan dengan flu dan demam sama halnya dengan khasiat temulawak untuk menghangatkan tubuh.

Kamu bisa membuatnya sebagai teh serai.  Uapnya bisa kamu hirup terlebih dahulu sebelum teh tersebut kamu minum. Teh serai juga bisa dimanfaatkan sebagai antiseptik. Sifat anti-inflamasi dan anti-septik dapat digunakan sebagai herbal penting untuk mengobati arthritis, asam urat dan radang saluran kemih. Bahkan bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan mikro-organisme jahat dalam tubuh, detoksifikasi, membersihkan darah serta membasmi bakteri, jamur atau ragi.

Kamu Yang Sedang Berusaha Diet Sebaiknya Jangan Konsumsi Obat Pelangsing, Minum Teh Serai Bisa Bantu Turunkan Berat Badanmu

Saat ini memang sudah banyak sekali obat pelangsing ataupun teh herbal yang membantu kamu yang sedang menurunkan berat badannya. Namun kandungan yang tidak jelas bisa terdapat dalam obat-obatan yang selama ini kamu minum untuk diet. Daripada rawan resiko, akan lebih baik bila kamu membuat teh serai demi menurunkan badanmu. Kandungan yang terdapat di teh serai bisa membantumu untuk mencairkan lemak dengan cara detoksifikasi. Efek diuretik akan membantu melancarkan BAB secara signifikan, efektif dan cepat. Hal ini jelas akan berpengaruh langsung pada penurunan berat badanmu. Hasil yang akan kamu dapat akan lebih optimal jika kamu akan terhindar dari insomia dan akan memiliki tidur yang berkualitas.

Tidak Hanya Tubuhmu Yang Terjaga, Daun Serai Juga Akan Membuat Kulitmu Bersinar!

Layaknya pepatah yang mengatakan sekali mendayung dua pulau terlampaui, manfaat daun serai nyatanya tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tubuhmu saja. Secara tidak langsung ketika tubuhmu mengalami perbaikan, kulitmu juga akan mengikuti perubahan tersebut. Ketika darah dimurnikan, sirkulasi ditingkatkan, salah satu efek yang dirasakan adalah kesehatan kulit. Minum teh serai membantu meningkatkan masalah jerawat, eksim dan psoriasis. Peredaran darah yang lancar juga menghambat penuaan dini dan fleks yang ada pada kulit. Dengan satu jenis rempah saja kita bisa mendapatkan banyak manfaat dan tentunya lebih hemat dari segi finansial. Masih ragu untuk mengakrabi serei setelah melihat khasiatnya yang luar biasa?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Kamu yang Bermata Minus, Coba 7 Cara Ini untuk Membuat Penglihatanmu Membaik

Mata adalah organ tubuh yang sangat penting. Untuk itu kamu harus menjaganya dengan baik. Nah jika matamu sudah mengalami minus, coba lakukan hal ini untuk membuatnya kembali membaik.

1. Hindari Penggunaan Mata yang Berlebihan

Jangan menggunakan mata secara berlebihan. Seperti layaknya tubuhmu, mata juga memerlukan istirahat yang cukup. Kamu bisa mengistirahatkan matamu dengan memejamkan mata selama beberapa menit setelah menggunakannya selama dua sampai tiga jam.

2. Untuk Pengguna Kacamata, Kurangi Waktu Pemakaiannya

Jika kamu sudah menggunakan kacamata, jangan biasakan untuk terus menggunakannya. Kamu perlu mengurangi waktu pemakaian kacamata.

3. Melakukan Pemijatan pada Mata

Coba melakukan pijatan pada matamu dengan lembut. Lakukan pijatan dengan gerakan melingkar. Gunakan jari tengah dan jari telunjukmu untuk menekan daerah matamu.

4. Latih Mata untuk Menatap Kejauhan di Alam Terbuka

Saat kamu sedang berjalan-jalan di alam terbuka, kamu bisa melatih matamu dengan menatap sekelilingmu.

5. Minum Jus Wortel

Sesering mungkin minumlah jus wortel. Wortel memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan mata. Kamu juga bisa menambahkan minyak zaitun satu sampai dua tetes untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

6. Jangan Membiarkan Matamu Kelelahan

Jangan biarkan matamu mengalami kelelahan. Saat matamu sudah mulai lelah, cucilah matamu dengan air hangat.

7. Hindari Menatap Layar Sebelum Tidur

Lebih baik jika kamu menghindari menatap layar sebelum tidur. Baik itu layar TV, komputer, ataupun handphone. Setidaknya lakukan hal ini dua jam sebelum tidur.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Maaf Nih, Rajin Minum Suplemen Tak Lantas Membuat Hidupmu Lebih Sehat. Begitu Kata Penelitian!

Yap, kamu tak sedang salah baca, Kawan. Sebab faktanya, suplemen vitamin terbukti tak sedikit pun membantu mengurangi risiko penyakit cardiovaskular macam stroke atau serangan jantung. Bahkan juga tidak membuat kita bisa bertahan hidup lebih lama.

Tak percaya? Pernyataan tersebut dimuat pada Journal of thr American College of Cardiology, dimana hal ini ditemukan oleh sebuah tim St.Michael’s Hospital dan University of Toronto. Dimana untuk mendapatkan temuan ini, mereka melakukan sebuah survei sepanjang tahun 2012 hingga 2017 lalu. Tentang, bagaimana dampak sumlemen terhadap tubuh responden yang memang rutin mengonsumsi vitamin A, B1, B2, B3, (niacin), B6, B9 (asam folat), C, D, dan E serta karoten, kalsium, zat besi, zinc, selenium, hingga magnesium.

Sehingga ditemukanlah kesimpulan, bahwa pada mayoritas kasus, suplemen yang dikonsumsi sama sekali tidak memberi dampak buruk pada orang yang mengonsumsinya. Tapi dilain sisi, juga tak berpengaruh apa-apa dalam hal peningkatan kesehatan mereka.

Lalu Haruskah Kita Tetap Setia Mengonsumsi Suplemen?

Begini, seperti yang tadi sudah dijelaskan. Bahwa suplemen tak berpangaruh buruk bagi tubuh, tapi juga tak lantas jadi sesuatu yang akan mampu menyehatkan. Suplemen atau multivitamin bukanlah sebuah pil atau obat ‘ajaib’, yang bisa dengan mudah menyelesaikan semua perkara kita.

Dan hal lain yang juga perlu kita sadari adalah, sebanyak apa pun racikan kandungan gizi yang ada dalam suplemen, hal itu tak akan bisa dengan mudah memenuhi semua kebutuhan vitamin dan mineral. Maka untuk itu, alangkah lebih baiknya jika uang yang tadinya kita alokasikan pada pos untuk membeli suplemen, dialihkan untuk membeli makanan, sayuran, dan buah-buahan segar saja.

Karena Jika Harus Dibandingkan, Untuk Urusan Kandungan Vitamin, Makanan Jelas Lebih Unggul daripada Suplemen

Gambarannya begini, satu jenis suplemen yang kita konsumsi hanya akan mengandung satu jenis zat dan vitamin tertentu saja. Berbeda dengan makanan yang bisa mengandung beberapa jenis vitamin, meski hanya dalam satu jenis saja.

Misalnya, buah jeruk yang dipercaya mengandung vitamin C, betakaroten yang baik untuk mata, kalsium yang penting bagi tulang dan gigi, hingga beberapa jenis zat gizi yang lainnya. Dan begitu pula dengan kandungan serat yang dimiliki oleh setiap makanan, yang tak ada dalam suplemen.

Selain itu, kandungan zat kimia lain yang juga jadi bagian dalam olahan suplemen makanan yang selama ini mungkin kita konsumsi, pastilah memiliki pengaruh jangka panjang untuk kesehatan kita di hari mendatang.

Lantas Sebenarnya, Siapa Saja yang Memang Benar-benar Butuh Suplemen?

Jangan asal dalam mengonsumsi sesuatu, kita juga perlu bijak dan paham. Akan sesuatu hal yang akan kita lakukan. Maka, untuk itu, kamu tak perlu susah payah untuk tetap mengonsumsi suplemen dengan sangat teratur jika nyatanya kubutuhanmu akan gizi dan serat sudah terpenuhi dari makanan yang kamu makan.

Karena, sesuai dengan anjuran para pakar kesehatan, mereka yang sebenarnya butuh untuk mengonsumsi suplemen adalah ibu hamil dan menyusui, lansia yang sudah berusia 50 tahun lebih untuk mencegah penurunan kognitif secara cepat, seseorang yang mengalami diare kronis, mereka yang sedang menjalani diet vegan, atau kamu yang tak nafsu makan.

Dengan catatan, kamu pun perlu untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu pada dokter, suplemen apa yang kira-kira pas untuk kamu konsumsi sesuai dengan situasi kesehatanmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Untukmu yang Akan Menikah Setelah Lebaran, Ini Dia Beberapa Vaksin Pranikah yang Mesti Kamu Dapatkan

Menjelang pernikahan biasanya kedua mempelai bakal disibukkan dengan segala macam persiapan. Mulai dari mempersiapkan siapa saja yang bakal diundang, memilih dekorasi gedung, gaun pengantin, hingga urusan foto prewedding. Meski begitu, masih ada loh satu persiapan penting yang kadang malah dianggap remeh. Padahal diam-diam hal itu menyimpan manfaat besar, terutama untuk buah hati kelak.

Vaksin pernikahan. Kegiatan ini dikhususkan untuk calon mempelai wanita menjelang pernikahan. Namun vaksin pranikah belum dianggap sebagai agenda penting atau wajib di Indonesia. Tetapi bukan karena tidak diwajibkan membuat agenda ini tidak penting. Mengingat lahirnya seorang bayi dengan kondisi tidak sempurna dapat disebabkan karena si cewek terkena virus. Padahal virus tersebut dapat dicegah andaikan sebelumnya melakukan vaksin pranikah.

Vaksin TT Atau yang Dikenal Sebagai Suntik Calon Pengantin

Suntik catin atau calon pengantin sebenarnya adalah suntik Vaksin TT (Tetanus – Toksoid). Suntik ini diwajibkan oleh KUA dan menjadi salah satu syarat sebelum menyerahkan berkas saat mendaftarkan diri ke pernikahan. Proses penyuntikannya sendiri akan dilakukan di Puskesmas dengan surat pengantar yang diberikan dari KUA.

Jenis suntik ini pun juga memiliki sebutan lain yakni imunisasi TT yang bertujuan mencegah terjadinya penyakit tetanus yang disebabkan oleh Clostridium tetani. Waktu yang tepat untuk pemberian imunisasi ini adalah 2-6 bulan sebelum menikah, dan paling lambat adalah 1 bulan sebelum menikah.

Melindungi Bayi Agar Tak Terinfeksi Dengan Vaksin MMR (Mumps – Measles – Rubella)

 

Jenis vaksin ini memberikan perlindungan terhadap penyakit gondongan dan campak. Gondongan disebabkan oleh adanya infertilitas lantaran terdapat pembengkakan yang terjadi pada testis atau indung telur. Sementara campak dapat menyerang ibu hamil yang akan menyebabkan bayi terlahir dalam kondisi yang tidak sempurna atau mengalami gejala berupa cacat fisik.

Kondisi ini disebut Congenital Rubella Syndrome (CRS), karena terjadi infeksi Rubella pada ibu hamil dan dapat menular ke janin. Beberapa jenis gangguan yang dialami bayi adalah gangguan pendengaran/tuli, kerusakan otak, gangguan jantung dan pembuluh darah, sampai pada cerebral palsy. Untuk menanganinya dapat dilakukan tindakan preventif dengan vaksinasi MMR sebelum menikah.

Vaksinasi VZV Agar Terhindar Dari Cacar Air Karena Dapat Membahayakan Janin

Vaksin VZV penting dilakukan untuk melindungimu dari virus penyebab cacar air yang bernama VZV. Kondisi secara umum akibat dari ibu hamil yang mengalami cacat air adalah jaringan parut pada kulit, kelainan yang dapat mencakup masalah kepala, mata, berat badan bayi lahir rendah, hingga mengalami keterbelakangan mental.

Lebih parahnya lagi apabila infeksi cacat air terjadi saat mendekati waktu kelahiran atau 1 minggu sebelum kelahiran maka sang bayi berisiko tertular infeksi varicella. Kalau kamu sayang akan buah hatimu, lebih baik mencegahnya dengan menjalani vaksin VZV. Karena vaksin ini tak dapat diberikan saat sedang hamil.

Membentengi Dari Penyakit Kanker Serviks Dengan Vaksin HPV

Salah satu penyakit yang paling berbahaya adalah kanker serviks, demi mencegahnya bisa dilakukan Vaksinasi HPV ( Human Papiloma Virus). Penyakit ini dapat dialami siapa pun baik perempuan maupun laki-lai. Apalagi bagi mereka yang sudah berhubungan badan secara aktif. Secara dasar vaksin ini diberikan kepada cewek sejak umur 9 sampai 45 tahun yang dilakukan rumah sakit oleh dokter spesialis kandungan. Pemberian vaksinnya pun terbagi dalam tiga tahapan, yakni pada bulan ke-0, ke-1, dan ke-6.

Agar Terhindar dari Penyakit Kuning, Radang Liver, dan Kanker Hati Lakukan Vaksinasi Hepatitis B

Vaksin yang terakhir adalah vaksin Hepatitis B. Penyakit ini dapat menular lewat transfusi darah, hubungan seksual, sampai penggunaan barang pribadi secara bersama. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menyerang liver. Jenis vaksin ini akan diberikan tiga kali dengan jarak satu sampai enam bulan. Dua dosis pertama guna membentuk antibodi dan yang ketiga untuk meningkatkan kadar antibodi tersebut. Sebagai pasangan bakal menikah yang nantinya bakal aktif berhubungan seksual, vaksinasi Hepatitis B perlu dilakukan sebelum menikah.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top