Feature

Hidup Bukan Soal Mengejar Kesuksesan, Belajarlah dari Para Relawan yang Selalu Memberi Diri untuk Sesama

Pernahkah terlintas di benakmu keinginan melakukan aktivitas yang bermanfaat untuk sekitarmu? Misalnya, mengajar anak-anak jalanan, donor darah secara rutin, terlibat dalam kegiatan sosial dan berlaku sebagai panitia di dalamnya. Pernahkah kamu terlibat dalam hal-hal tersebut? Mungkin bagi sebagian orang, hal semacam ini sungguh menyita waktu dan tenaga. Sebagian lain menganggap, hal semacam ini hanya akan mengurangi waktu untuk mengejar target dalam hidup.

Tapi tidak bagi para relawan. Mereka adalah sebaik-baiknya panutan dalam hal memberi diri untuk sesama. Beberapa waktu lalu mungkin kamu sempat mendengar atau membaca kisah Roel Mustofa, lelaki asal Depok itu sempat dijuluki ‘Lelaki Seribu Janda’ karena kebaikan hatinya dalam berbagi dengan seribu janda berusia lanjut yang ada di sekitar rumahnya. Semua berawal ketika ibunda Roel—yang juga berstatus janda meminta Roel selalu membagikan makanan lebih ke teman-teman sang ibu yang bernasib sama. Kebiasaan tersebut berlanjut hingga ibunda Roel wafat.

Berkat adanya kisah inspiratif semacam ini, setidaknya kita mungkin bisa belajar jika ternyata dalam hidup ini jangan hanya disibukkan dengan mengejar kesuksesan. Melainkan juga tetap harus berusaha memberi diri untuk sesama.

Kamu Akan Mengenal Orang-orang Baru dan Membuatmu Bertambah Ilmu

Mungkin kamu berpikir, memang apa enaknya jadi relawan? Sampai-sampai harus menyediakan waktu dan tenaga hanya demi mereka yang tak kita kenal. Sebentar, kalau kamu sampai menanyakan hal semacam ini, tandanya kamu kurang berinteraksi secara sosial. Atau mungkin kamu masih sungkan terlibat acara semacam ini karena takut nantinya merasa sendiri, terpojok, dan tak punya teman. Hei, jangan khawatir, bagaimana pun prosesnya pasti kamu akan menemukan teman baru. Bertemu dengan orang baru semacam inilah yang nantinya akan membuat pengalamanmu bertambah.

Dibanding Tidur di Rumah, Para Relawan Lebih Suka Melakukan Hal-hal Sosial yang Penuh Faedah

Coba kamu pikirkan, adakah kegiatan volunteer yang tidak bermanfaat? Apa pun kegiatannya, sejauh kamu bisa menyikapinya dengan positif, pasti hal itu akan membawa manfaat. Ketika kamu sudah berniat melibatkan diri sebagai relawan, sejatinya banyak hal di luar sana yang akan memfasilitasi niatmu. Kamu tinggal menyesuaikannya dengan kemampuan, bahkan keinginanmu. Misalnya, kamu suka dengan kebersihan, bisa saja sesekali mengikuti kegiatan revitalisasi sungai dimana biasanya ada relawan yang suka melibatkan diri untuk ikut membersihkan sampah di sungai.

Pengalaman Menjadi Relawan Akan Melatihmu Siap dengan Segala Situasi yang Mungkin Terjadi

Tidak semua orang bisa bertahan dari hidup yang penuh masalah. Mungkin itu yang jadi alasan mengapa tak banyak orang muda yang mau jadi relawan. Padahal, dengan terjun sebagai relawan, kamu akan dilatih bagaimana cara bertahan di dunia yang penuh masalah.

Tak perlu takut dengan segala kesulitan yang akan kamu hadapi. Misalnya, kamu dikirim ke daerah pelosok yang jarang sinyal bahkan akses untuk kendaraan pun sulit, bukannya kamu tak bisa menaklukkan, hanya saja kamu terlalu membatasi diri. Dengan aktif sebagai relawan, kamu akan belajar untuk siap dengan kondisi dan situasi apa pun yang mungkin terjadi. Dari situ, kamu pun terbiasa memanfaatkan dan bersyukur dengan apa yang ada di depanmu. Nilai-nilai semacam itulah yang sukar kamu dapatkan kalau kamu hanya berdiam diri di rumah.

Bagi Mereka, Sukses Bukan Diukur Lewat Materi. Pengalaman yang Membuat Mereka Merasa Kaya

Enaknya menjadi relawan tentunya bisa mempelajari hal baru. Mungkin saja untukmu yang belum pernah ke luar pulau, tiba-tiba kamu diminta untuk menjadi relawan di sebuah kota kecil yang jauh dari tempat asalmu. Hal itu akan memberikan pengalaman baru dan tak terlupakan tentunya. Belum lagi di kota itu terdapat tempat wisata yang sedap dipandang mata. Yang pasti, lingkungan baru itu pasti akan memberikan hal-hal baru yang tak pernah kamu duga sebelumnya.

Ya, mereka yang sudah pernah terjun sebagai relawan, tak lagi melihat kesuksesan hanya berdasar materi. Lebih dari itu, pengalaman yang mereka miliki, hal-hal baik yang mereka kerjakan dan sesuai target, menjadi kesuksesan tersendiri bagi para relawan.

Menjadi Relawan Itu Jelas Berguna, Bukankah Belajar Hal Baik Akan Membawa Sejuta Manfaat Baik untuk Hidupmu?

Poin terpenting dan berharga ketika kamu memutuskan sebagai relawan tentu saja ilmunya. Berbagai hal baru bisa kamu petik dan maknai sebagai pembelajaran di hari depan. Kamu yang mungkin sebelumnya sungkan berkenalan dengan orang baru, maka seiring kegiatanmu sebagai relawan, temanmu pun akan bertambah. Disamping itu, kamu pun jadi lebih mandiri, bertanggung jawab, serta lebih bersyukur dengan apa yang kamu miliki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hadapi Si Pendendam dengan Cara yang Elegan

Punya banyak teman pertanda kamu harus mengerti dan memahami sifat masing-masing temanmu. Bukan hanya sifat atau karakter positif, seringkali kita justru terjebak pada pertemanan yang menyebalkan lantaran karakter negatif yang dimiliki oleh teman kita. Salah satu yang cukup menyebalkan adalah tipikal teman yang suka menyimpan kesalahan orang lain alias si pendendam. Di depan kita, ia cukup bilang tidak apa apa. Namun di hatinya, ia mengingat terus kesalahan kita.

Perlu cara khusus menghadapi teman dengan karakter pendendam ini. Hati-hati lho, ada tipikal teman yang marah, namun tidak memberi tahu alasannya mengapa mereka marah. Paling parah adalah mereka yang menyimpan dendam selama bertahun-tahun lamanya. Tujuannya simpel, ia ingin menghukum orang tersebut dengan dendam dan amarahnya. Kamu tak mau terjebak dengan tipikal teman semacam ini kan?

Tak Usah Gengsi Meminta Maaf Duluan, Menghadapi Orang Pendendam Jangan Utamakan Ego ya Kawan

Jika memang bersalah, maka kamu wajib bertanggung jawab. Namun jika kita merasa tidak bersalah, namun ia bersikukuh kita melakukannya, pastikan dia tahu bahwa kita mengerti dengan cara pandangnya itu.  Katakan juga kepadanya bahwa kita tidak pernah berniat untuk membuat masalah dengannya. Tunjukkan ketidaknyamanan kita dengan situasi itu.

Dengan meminta maaf, setidaknya kamu berusaha untuk meredam amarah dan mencegahnya dendam terhadap kesalahanmu.

Tanyakan Padanya Apa yang Harus Kamu Lakukan demi Memperbaiki Hubungan

Ada lho tipikal orang yang enggan menerima permintaan maaf tanpa itikad apa-apa. Setulus apapun maaf yang kita ucapkan, pasti tetap kurang di matanya. Kalau kamu tak sengaja terjebak pada situasi sukar dimana kamu melakukan salah namun permintaan maafmu tak diterima, mungkin coba untuk menanyakan padanya, adakah hal yang harus dilakukan agar dia benar-benar melihat ketulusan hati kita.

Penting, Jangan Posisikan Diri Kita Sebagai Pendendam

Jangan pula akhirnya kita yang menjadi terpuruk karena sifat pendendamnya yang buruk.

Kita harus lebih realistis menghadapi situasi seperti ini. Namun jangan pula mengabaikannya. Si pendendam biasanya memiliki banyak korban yang disalahkan. Ingatkan dia betapa banyaknya orang yang mengalami kerugian karena sifatnya.

Kalau perlu Cari Dukungan dari Orang Lain

Mencari bantuan pada orang lain bukan berarti membicarakannya dari belakang. Namun sejatinya karena kamu benar-benar butuh dukungan positif dari orang lain yang mau membantu kita untuk mengatasi hal ini.  Tanyakan saran dan dukungan positif dari orang lain semisal orangtua atau sahabat terdekatmu untuk membantu kita.

Jangan Terlalu Berkeras, Banyak Hal dalam Hidup ini yang Tak Bisa Kita Ubah

Ada kalanya tidak bisa menghadapi orang-orang yang menyimpan dendam. Jangan mau terpuruk dengan hal tersebut dan jangan pula terlalu banyak berharap.  Sebab dendam adalah bukan saja soal kesalahan yang telah kita lakukan. Problem utamanya ada pada diri si pendendam itu. Untuk memperbaiki hubungan, kedua belah pihak harus saling membuka diri. Kalau dirinya masih saj atidak bisa terima, sebaikknya atur jarak saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Keuntungan yang Akan Kamu Dapatkan, Jika Menikahi Anak Pertama

Seorang kawan bercerita tentang bagaimana tangguhnya sang suami atas berbagai macam perkara kehidupan mereka setelah menikah. Jiwa memimpin yang luar biasa hingga selalu jadi pihak yang menenangkan dalam semua ketegangan.

Tak berekspektasi banyak sebelumnya, semua sikap suaminya itu. Konon jadi sebuah kejutan yang luar biasa pasca menikah. Lalu ketika, saya mencoba bertanya menurutnya, kira-kira apa yang membuat suaminya bisa jadi sosok yang begitu mengangumkan seperti ceritanya? Teman tadi menjawab dengan cepat, “Karena dia adalah anak pertama”.

Nah, kamu mungkin masih ragu dan mencoba mencari dimana titik sambung dari pernyataan ini. Beberapa hal ini, mungkin akan jadi jawaban yang sedang kamu cari. 

Tulus dan Baik Hati, Jiwa Kepemimpinannya Lahir Secara Alami

Kenyataan yang selalu harus diterima oleh meraka adalah menjadi suri tauladan bagi adik-adiknya. Itulah mengapa, kebanyakan anak pertama pasti punya jiwa kempemimpinan yang baik dari orang lainnya. Ditakdirkan jadi contoh menempahnya jadi sosok panutan bagi orang sekitar.

Dirinya sudah belajar mandiri sedari kecil ditambah lagi dorongan dari orang tua yang membentuknya jadi pribadi berbeda. Karena kelak akan jadi pimpinan keluarga, kalau mereka sudah tiada. Semua proses itu jadi sesuatu yang menumbuhkan kekuatan baginya untuk bisa memimpin dengan benar.

Paham Bagaimana Caranya Menganyomi Kamu yang Mungkin Lebih Muda dari Dirinya

Sebagaimana dirinya yang selalu berhasil untuk mengatur semua keluhan atau apapun yang terjadi dalam hubungannya dengan sang adik-adik. Ia sangat mengerti bagaimana meredam situasi dari orang-orang yang lebih muda darinya. Banyak belajar dalam membuat keputusan dari kedua orangtuanya, ia bisa menganyomi kamu yang lebih muda. Anak pertama tahu kapan harus melantangkan suara, dan kapan harus mendengarkanmu bercerita.

Tanggung Jawab yang Kuat Jadi Kemampuan yang Melekat Pada Dirinya

Anak pertama punya tanggung jawab yang sangat baik. Dan salah satunya adalah menjaga adik-adiknya dengan telaten. Terbiasa oleh tugas-tugas yang membutuhkan tanggung jawab sedari kecil. Ia tahu bagaimana harus bersikap dan apa saja yang harus tetap dijalankan.

Jadi, kamu tak lagi perlu khawatir, sebab kalau ia sudah berkata atau berjanji untuk sesuatu yang ia ingini. Itu berarti ia sudah berjanji untuk bertanggung jawab atas keinginan tersebut.

Walau Tak Banyak Bicara, Sebenarnya Ia Adalah Pemerhati yang Baik Bagi Pasangannya

Terkesan cuek atas apa yang terjadi di sekitarnya, bukan berarti ia tak peduli akan apa yang kamu alami. Sebaliknya, ketika orang lain tak tahu apa yang sedang menimpamu. Ia bisa saja datang dengan tiba-tiba untuk meringankan bebanku. Yap, tidak selalu ditunjukkan. Perhatian dan rasa sayang yang ia miliki, selalu disampaikan dengan cara berbeda. Tak terang-terangan, tapi selalu membuatmu terkesan.

Bahkan Kalaupun Ia Terlihat Keras Kepala, Semuanya Demi Kebaikan Bersama

Yap, ini mungkin akan jadi salah satu sikap yang menyebalkan. Tapi kamu harus percaya, bahwa sikap keras kepala yang ia punya selalu memiliki alasan yang kuat. Kamu mungkin tak mengerti mengapa ia akhirnya bersikap sekeras itu padamu. Tapi, setelah kamu tahu apa tujuannya, kamu pasti akan selalu berterimakasih padanya.

Bukan untuk sesuatu yang mengekang atau membatasi ruang gerak pasangan. Sikap keras kepala yang ia tunjukkan adalah bentuk lain dari kata sayang. Jadi, masihkah kamu ragu menikah dengan anak pertama?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kesuksesan 7 Orang Ini, Bisa Dijadikan Acuan untuk Mimpi yang Kamu Inginkan

Setiap orang punya prosesnya masing-masing dalam meraih kesuksesan. Banyak orang gagal dalam meraih kesuksesan karena merasa tak punya lagi kesempatan untuk mampu meraihnya. Padahal sudah ada banyak contoh orang yang bermodalkan sikap optimis mampu meraih kesuksesannya.

Nah, tujuh orang ini merupakan sedikit dari banyak orang yang mampu membuktikan bahwa kegagalan tak berhak menghentikan langkahnya dalam meraih kesuksesan.

1. Nicholas Kurniawan

Sumber : https://www.instagram.com/nicholask93/

Di usia 24 tahun, Nicholas sudah mampu menghasilakn uang sampai ratusan juta loh. Kamu pasti juag merasa iri pada kesuksesan yang diraihnya. Namun kamu juga harus tahu bahwa kesuksesan itu tidak bisa diraihnya dengan instan. Dulu dia sempat merasakan pahitnya hidup karena sering dipermalukan akibat hutang. Akhirnya dia pun bertekad untuk menjalani bisnis dan kini dia sudah menjadi pebisnis ikan hias yang sukses.

2. Kevin Sanjaya

Sumber : https://www.instagram.com/kevin_sanjaya/

Apa kamu sudah tahu tentang sosok yang satu ini? Ya, Kevin adalah seorang atlet bulutangkis hebat yang dimiliki oleh Indonesia. Dia sudah pernah sukses dalam kejuaraan Nasional PBSI, dan juga menjadi Juara Super Series di India, Australia, China dan Malaysia. Tentu masih ada banyak lagi prestasi yang sudah diraihnya sampai saat ini.

Namun semua itu tidak datang tanpa perjuangan. Dulu dia sempat harus bersusah-susah terlebih dulu dan pernah juga mengalami kegagalan. Namun kegagalan yang dia dapatkan justru dia jadikan motivasi untuk lebih giat dalam berlatih. Dan hasilnya, kini bisa dilihat oleh semua orang.

3. Reza Nurhilman

Sumber : https://www.instagram.com/axl29/

Apakah kamu pernah mendengar produk makanan “Maicih”? Jika iya, Reza ini adalah sosok dibalik terciptanya produk kripik Maicih ini. Dulu Reza sudah sempat beberapa kali gagal dalam berjualan produk. Sampai akhirnya dia menemui kesuksesan lewat produk keripik maicihnya ini. Reza tak pernah menyerah, dia selalu optimis. Itulah yang menjadi kunci dari kesuksesannya saat ini.

4. Tesla Manaf

Sumber : liputanislam.com

Tesla Manaf adalah salah satu musisi Indonesia yang berhasil berkiprah di dunia Internasional. Tesla adalah seorang gitaris beraliran Jazz yang berhasil menjalin kontrak dengan Moonjune, yaitu sebuah perusahaan rekaman di New York.

Dia sempat dihina seorang yang aneh karena memilih terjun ke aliran musik Jazz. Namun dengan tekun Tesla tetap belajar dan akhirnya ketekunan dan kesabaran Tesla membuahkan hasil yang manis.

5. Bayu Santoso

Sumber : LAzone.id

Bayu Santoso adalah salah satu anak muda Indonesia yang mampu membawa nama baik Indonesia ke kancah internasional. Dia berhasil menjadi pemenang dalam lomba desain cover album Maroon 5. Padahal saat itu dia masih berstatus sebagai mahasiswa Institut Kesenian Yogyakarta. Bagi Bayu, salah satu kunci kesuksesannya adalah jangan pernah takut dalam mencoba hal baru. Kalau pun dalam satu kesempatan kalian masih gagal, cobalah di kesempatan lainnya.

6. Livi Zheng

Sumber : Indochinatown

Livi merupakan seorang sineas muda yang sudah sukses dalam mencetak karyanya di Hollywood. Contoh film-film Livi adalah The Empire’s Throne dan Legend of The East. Kesuksesannya ini tidak serta merta menghampirinya dengan mudah. Dulu dia mengawali karirnya sebagai seorang stunt man di beberapa film Hollywood. Sampai akhirnya dia mencoba memberanikan diri menulis skrip dan kuliah di jurusan sinematografi.

7. Andrian Ishak

Sumber : Viva

Andrian Ishak adalah seorang yang sukses di bidang kuliner. Dia sukses menggabungkan dua ilmu dalam masakannya, yaitu ilmu fisika dan kimia. Dan tekniknya dia namakan “Gastronomy”. Awalnya Andrian terjun ke dunia kuliner karena kedua orangtuanya adalah pebisnis katering.

Karena kekreatifan Andrian, akhrinya dia berhasil menemukan konsep gastronomi dan menjadi seorang pebisnis kuliner yang cukup sukses di Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top