Feature

Hati-hati, Terlalu Gemar Selfie Bisa Membuatmu Tak Disukai Bahkan Perlahan Dijauhi

Coba cek galeri ponselmu, kira-kira sudah ada berapa foto selfie yang tersimpan di memori ponsel? Sekarang, kebiasaan selfie—atau berswafoto tak lagi memandang gender. Jika semula selalu saja perempuan yang diidentikankan dengan kesukaan berswafoto, kini situasinya sudah tidak lagi demikian. Laki-laki atau perempuan sama saja. Sekalinya mendapati momen terbaik untuk berfoto, maka mereka seakan-akan tak ingin ketinggalan dan mengabadikannya lewat kamera.

Tak berhenti dengan sekali atau dua kali jepret. Jika sudah asyik berswafoto, biasanya seseorang tak peduli dengan kuantitas foto yang diambil. Bahkan ada yang dalam satu hari, jumlah swafotonya bisa mencapai ratusan. Usai mengoleksi foto diri sendiri dalam beragam gaya, giliran mengunggahnya ke media sosial. Supaya lengkap rasanya. Bukankah demikian? Seperti ada yang kurang bila hasil fotomu—di momen yang menurutmu berkesan—tidak kamu unggah ke media sosial.

Gemar Berswafoto Memunculkan Sifat Narsistik dan Jadi Berlebihan dalam Menyikapi Segala Sesuatu

Seberapa sering kamu mengunggah swafotomu ke media sosial? Meski perkara unggah mengunggah adalah hakmu sepenuhnya, tapi kalau terlalu sering, bisa-bisa pengikutmu di Instagram—misalnya, akan bosan dan menilaimu haus akan pujian agar dibilang cantik atau rupawan. Belum lagi kalau kamu sejatinya hendak memamerkan barang baru yang kamu miliki namun sambil berswafoto. Siap-siap saja jika ada kalimat ‘nyinyir’ sampai ke telingamu. Sebagai siasat, coba selingi unggahanmu dengan foto-foto menarik lainnya, semisal foto karyamu, foto pemandangan saat kamu jalan-jalan, atau foto apampun selain swafoto.

Dalam Sehari Kamu Tak Pernah Absen untuk Swafoto, Kamu Kurang Kerjaan?

Percayalah, terlalu sering mengunggah swafoto, akan membuat teman-temanmu kehilangan minat untuk mengikuti akunmu. Apa lagi jika seluruh feedsmu didominasi oleh foto aktivitas berikut foto wajahmu. Mulai dari bangun tidur, jalan ke mall, hingga saat makan pun kamu unggah ke Instagram. Teman-temanmu pasti berpikir kamu tak ada kesibukan alias kurang kerjaan. Untuk menepisnya, kalau memang kamu punya hobi jalan-jalan, bukankah bisa mengunggah foto tempat wisata yang kamu anggap menarik? Hitung-hitung kamu sembari belajar me-review sebuah tempat. Dan hal itu jauh lebih bermanfaat bagi orang lain bukan?

Mengunggah Swafoto Terlalu Sering Menandakan Kamu Kesepian dan Butuh Diperhatikan

Salah satu tanda orang yang kesepian sejatinya bisa kamu nilai dari seberapa seringnya dia menghabiskan waktu untuk bersosialisasi di media sosial. Semakin sering, berarti ada indikasi jika orang tersebut memang sedang cari perhatian lantaran kesepian. Kamu sendiri bagaimana? Mau dianggap kesepian?

Risiko Jadi Sasaran Kejahatan Kian Meningkat Kalau Kamu Terlalu Mengekspos Segala Kegiatanmu

Terdengar menakutkan memang. Kejahatan ada sejatinya bisa karena kita terlalu memancingnya untuk terjadi. Ini bisa terjadi kalau seandainya kamu berswafoto dengan memunculkan banyak ‘clue’ semisal lokasi rumahmu, lemari tempatmu menyimpan uang, hingga kamarmu yang berisi banyak benda berharga. Memang, awalnya hanya ingin berswafoto, tapi kalau terlalu kelewatan, hal itu justru membahayakan dirimu. Bisa saja ada orang yang iri dengan keadaanmu dan berniat mencuri barang-barangmu. Menyeramkan, bukan?

Tak Bisa Berhenti Untuk Tidak Berswafoto Mengindikasikan Kamu Mengalami Depresi

Kendati untuk mengetahui seseorang mengalami depresi harus melewati tahapan diagnosa secara medis, kamu wajib waspada. Terlalu sering berswafoto bisa dianggap sebagai sebuah gangguan kejiwaan bila hal itu sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang. Hingga mengganggu aktivitas dan tanggung jawabnya. Beberapa orang bahkan ada yang sampai tidak nafsu makan hingga frustasi karena menginginkan hasil selfie yang sempurna. Jika tidak ingin hal semacam ini terjadi, tak ada salahnya mulai membatasi kegiatan swafotomu, ya.  Berswafoto memang bukanlah hal yang buruk. Tapi pastikan kamu punya batasan privasi agar tak ada hal buruk yang menimpamu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Spot Indah di Bali yang Bisa Bikin Kamu Serasa di Negeri Lain

Kamu pastinya sudah nggak asing dengan keindahan Bali bukan? Bali terkenal dengan wisatanya yang beragam dan sangat menarik untuk dikunjungi. Nah ternyata selain wisata yang kini ramai dikunjungi, ada sisi lain lagi loh dari keindahan panorama Bali. Berikut adalah 7 spot indah yang bakal bikin kamu ngerasa kayak di negeri lain.

1. Kolam Alam Angel’s Billabong

Sumber : Instagram/hilmanfazaldy

Spot wisata ini terletak di Kabupaten Klungkung. Spot ini merupakan muara akhir dari sebuah sungai di Pulau Penida yang membentuk cerukan sehingga terlihat seperti kolam alami di bibir laut. Airnya pun jernih banget guys! Nggak nyesel deh kalau berkunjung ke spot yang satu ini.

2. Pantai Atuh

Sumber : Instagram/yunojunior

Pantai di Bali memang sudah terkenal dengan keindahannya. Namun rasanya kurang lengkap kalau kamu tak berkunjung ke pantai yang satu ini. Kamu bisa menikmati pemandangan layaknya di gugusan bukit karang yang ada di Pulai Phi-Phi, Thailand di Pantai Atuh ini.

3. Kuil Pemuteran Bawah Laut

Sumber : Instagram/balilivin

Kalau ada kuil di daratan tentu sudah menjadi hal yang umum bukan? Namun ada yang menarik dari spot ini, ada kuil di bawah laut loh. Kamu bisa menikmati keindahan bawah laut di sana dengan langsung terjun ke dalamnya. Aura magis yang timbul dari kuil ini dijamin bakal bikin kamu berasa di dunia lain.

4. Air Terjun Tegunungan

Sumber : travelblogcantik

Kecantikan Bali bukan hanya sekedar kecantikan pantainya saja loh. Di Bali kamu juga bisa menemukan air terjun yang indah. Kamu bisa datang ke spot ini yang berlokasi di Kecamatan Sukawati. Kamu akan berasa seperti menemukan oase di tengah hutan rimba saat ada di spot ini.

5. Devil’s Tears

Sumber : Instagram/caleyvanular

Namanya sedikit seram ya. Tapi keindahannya benar-benar mengagumkan loh. Spot ini berada di Nusa Lembongan. Kamu bisa menyaksikan pemandangan yang luar biasa. Tak hanya itu, kamu juga bisa merasakan sensasi waterblow atau deburan ombak setinggi 15 meter di sana.

6. Broken Beach

Sumber : Instagram/travelyam_stories

Spot ini menjadi spot yang juga banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun internasional. Pantai ini menyuguhkan keindahan yang dijamin bakal bikin kamu terkagum-kagum.

7. Bukit Campuhan

Jika kamu ingin suasana baru dari Bali, kamu bisa banget nih berkunjung ke bukit yang indah ini. Kamu bisa langsung datang ke Ubud dan menyaksikan langsung hamparan rerumputan yang bisa bikin kamu serasa menyatu dengan alam.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Cara Kreatif untuk Bikin Filter Foto dengan Barang Sederhana

Salah jika kamu menganggap untuk menciptakan foto yang indah perlu modal yang mahal. Jika kamu mau kreatif, kamu bisa kok menggunakan hal sederhana di sekitarmu untuk bisa menghasilkan foto layaknya foto yang dihasilkan oleh para fotografer pro. Berikut adalah tips sederhana bikin filter foto kece.

1. Efek Filter Diffusion

Efek filter memiliki manfaat untuk membuat subjek fotomu menjadi terlihat lebih halus dan nampak blur. Untuk menghasilkan efek filter ini, kamu bisa menggunakan kertas mika bening yang permukaannya dibuat agak kasar dengan menggunakan amplas. Setelah itu tempelkan kertas dan jangan lupa untuk mengatur setting-an kamera pada aperture 5.6, ISO Speed 160 dengan lensa yang biasanya ada pada 28/70 mm/ FE 3.5-5.6.

2. Efek Fotografi Macro

Nah kalau kamu ingin menghasilkan foto macro tapi kamu tak memiliki lensa macro, kamu bisa memakai kaca pembesar saat memotret objek yang ingin kamu potret. Caranya letakkan kaca pembesar tepat di depan lensa kameramu. Kamu bisa mengatur setting-an kameramu pada aperture 5.6, ISO Spees 125 dengan lensa 28-70 mm/ FE 3.5-5.6.

3. Efek Filter Cellophane

Kamu bisa menciptakan efek filter cellophane dengan menggunakan mika bening berwarna. Tinggal gunting saja kertas mika sesuai dengan kebutuhan kemudian letakkan kertas tersebut di depan lensa kamera sesuai keinginanmu. Kamu bisa mengatur setting-an kamera pada aperture 7.1, ISO Speed 100 dengan menggunakan lensa 28-70 mm/ FE 3.5-5.6.

4. Efek Filter Dreamlike Focus

Kamu bisa juga menggunakan efek blur atau biasa disebut dengan istilah Dreamlike Focus. Kamu hanya memerlukan plastik yang harus kamu letakkan di depan lensa kamera kemudian kamu bisa menggunakan karet untuk mengikat plastik ke lensa kamera. Kemudian olesi plastik dengan gel secara melingkar, sisakan satu bagian di tengah plastik tetap bersih dari gel. Kamu bisa mengatur kameramu pada aperture 5.6, ISO Speed 160 dengan lensa 28-70mm / FE 3.5-5.6.

5. Efek Filter Vintage

Jika kamu memiliki stockings bekas, kamu bisa kok memanfaatkannya untuk menghasilkan foto dengan efek filter vintage ini. Caranya mudah. Kamu hanya perlu menutupi lensa kameramu dengan menggunakan stocking yang sudah dipotong sesuai kebutuhan. Kemudian tali dengan karet agar tidak lepas. Kamu bisa mengatur kameramu pada aperture 5.6, ISO Speed 160 dengan menggunakan lensa 28-70 mm/ FE 3.5-5.6.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kata Annisa Munaf : Sehat dan Langsing Itu Bukan Hanya Perkara Diet Makanan, Ini Alasannya!

Menjaga gaya hidup tetap sehat adalah salah satu investasi yang berharga untuk masa depan. Karenanya selagi masih muda, kamu harus membiasakan untuk hidup sehat. Terlebih untuk para cewek yang masih berpikir bahwa sehat dan langsing hanya soal diet makanan, lebih baik berpikirlah lebih jeli lagi. Coba baca dengan teliti cerita dari seorang instruktur zumba, Annisa Munaf, ini.

1. Awal Mula Annisa Memutuskan untuk Menjadi Instruktur Zumba

Annisa dulunya suka menari dan kakak sepupunya yang merupakan instruktur Zumba perempuan pertama di Indonesia mengajaknya untuk ambil sertifikasi agar punya teman. Saat itu usia Annisa masih 17 tahun dan mencoba memberanikan diri untuk ikut training dan ambil license jadi instruktur. Kebetulan setelah Annisa lulus, sepupunya buka studio, disitulah awal Annisa mulai full ngajar zumba.

2. Apakah dalam Zumba ada Level-levelnya?

Untuk zumba sebenarnya ngga ada levelnya sendiri, lebih condong pada varian saja. Seperti zumba toning, zumba kids, zumba gold dan sebagainya.

3. Olahraga Apa Saja yang Ditekuni oleh Annisa

Saat ini, Annisa tengah mengembangkan juga latihan U-Jam di Indonesia. Sebenarnya basicnya nggak jauh beda dengan zumba. Kalau Zumba lebih ke Latin, gerakannya fun dan easy to follow sedangkan U-Jam lebih ke hiphop. Dan sejauh ini Annisa adalah instruktur pertama U-Jam di Indonesia.

4. Yang Paling Efektif Membakar Kalori, Antara Zumba dan U-Jam

Zumba sangat efektif untuk membakar kalori. Sedangkan U-Jam termasuk efektif baik untuk membakar kalori ataupun membentuk tubuh.

5. Perubahan yang Paling Nampak Setelah Rutin Olahraga

Dulunya Annisa termasuk cewek yang cenderung kurus. Tapi sekarang setidaknya tubuh jadi lebih terbentuk karena sering workout.

6. Saran untuk Generasi Muda yang Ingin Memulai Olahraga

Pada salah satu wawancara, Annisa berpesan untuk “Always start from yourself. Jangan ikut-ikutan orang lain. Just follow your heart and intuition. If you think health is important, then tell yourself that you need to start to do it, with or without friends.” Pesan itu diungkapkan Annisa karena dia menganggap bahwa saat ini banyak orang yang mau olahraga kalau ada temannya, akhirnya cuma jadi wacana saja.

7. Olahraga yang Ideal

Untuk pemula, mungkin bisa dilakukan satu atau dua kali seminggu dengan durasi 30-45 menit. Olahraga bisa dilakukan dengan jenis olahraga apapun, seperti lari, berenang, yoga, atau olahraga lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top