Trending

Hai Blogger, Kenalkan Ini Pembunuh Blog Yang Paling Tangguh

blog sudah mati

Ini bukan kali pertama blog diprediksi akan mati. Bahkan sejak fenomena blog melesat pesat di 2004, banyak orang yang pesimis bahwa blog bisa bertahan. Di Indonesia, kalau kamu sudah mulai ngeblog dari tahun 2008 pasti pernah panas telinga mendengar pernyataan Roy Suryo.

“Tidak, saya tidak pernah nge-blog dan tidak pernah punya blog karena blog sifatnya hanya tren sesaat, Blog tidak bertanggung jawab, bahkan blogger itu tukang tipu” Begitu Pria Berkumis itu berujar pada 26 Februari 2008.

Di saat yang sama Ahmad Dhani juga mengeluarkan pernyataan keras yang mengatakan bahwa “blog hanya buat orang kurang kerjaan dan bodoh”.

Intinya kedua tokoh tersebut mengatakan bahwa ngeblog bukanlah sebuah kegiatan yang akan bertahan lama. Blogger dan blognya hanya sebuah trend yang tak punya masa depan dan akan habis segera. Apakah terbukti? Tahun berganti dan blog tetap eksis.

Lalu kemudian, maraknya sosial media disebut juga akan mematikan blog tradisional yang berbasis website. Sifat sosial media yang pendek dan cepat dikatakan lebih adaptif dibandingkan blog yang panjang dan bersifat kaku. Apa terbukti? Blog memang sempat mengalami penurunan peminat. Namun di tengah booming sosial media, blog justru kembali berkibar sejak 2013 akhir hingga sekarang.

Blog Memang Hebat, Tunggu Sampai Kamu Tahu ScreenShort

Namun, belakangan muncul trend baru bernama ScreenShort. Apa itu? Mekanismenya simple, untuk kamu pengguna smartphone. Cukup menulis artikel layaknya ngeblog dalam aplikasi note standar yg kamu miliki di gadget. Lalu tulisan tersebut dicapture, screenshot dan dinaikan ke sosial media dalam bentuk gambar.

Lantas kenapa mekanisme simple tersebut dianggap akan mematikan aktivitas ngeblog secara tradisional? Screenshort menjanjikan kemudahan dan kecepatan. Saat ini masih sedikit para blogger yang nyaman melakukan aktivitas bloggingnya melalui smartphone. Semua harus dilakukan melalui laptop atau desktop. Tidak bisa sesegera mungkin dipublish.

Sementara di sisi lain, setiap sosial media memiliki batas karakter untuk bisa memposting secara panjang. Twitter misalnya, hanya bisa 144 Karakter. Instagram, jelas berkonsentrasi di gambar. Facebook, memotong tulisan dengan fitur read more. Jelas tidak adaptif untuk tulisan agak panjang yang biasa disajikan para blogger. Metode Screenshort seolah menjembatani ini. Keinginan menulis panjang terwadahi, sementara kemudhan dan kecepatan bisa diperoleh.

Foto kiriman Lorde (@lordemusic) pada

Menguatnya fenomena Screenshort ini juga didukung oleh perilaku netizen. Para pengguna yang berusia muda, lebih familiar membuka internet melalui aplikasi dan bukan dibrowser. Walhasil, mereka cenderung enggan untuk mengklik sebuah tautan dan untuk kemudian keluar dari aplikasinya.

“Tapi khan, screenshort gak bisa dicustom tampilannya sesuai yang kita mau?”

Sebagian blogger mungkin berpikir demikian. Perlu diketahui, fenomena ini banyak bermunculan di blogger early adaptor dan para pengguna internet muda. Sekali lagi, mereka mengenal internet melalui sosial media dan apps.

Mereka tak pernah berkenalan dengan email yang bisa dicustom, friendster yang bisa digonta-ganti tampilannya, multiply yang bisa diubah-ubah, wordpress dan blogger yang fully custom. Penggunaan internet mereka berkonsentrasi pada konten. Custom yang mereka kenal adalah isi dan konten, bukan lagi disoal tampilan.

Masih belum percaya? Dalam Social Media Week di Indonesia kemarin, Scott Lamb Vice President BuzzFeed, situs yang kini menjadi raja viral itu membuka rahasia angka yang menarik. Disebutnya bahwa saat ini, Buzzfeed mendapatkan 200 juta page view setiap bulannya.

Gila? Tunggu dulu, karena ternyata angka ini sangat kecil jika dibandingkan seluruh total impresi view yang dimiliki Buzzfeed. Melalui seluruh channel sosmednya, Buzzfeed memperoleh 1,6 miliar view setiap bulannya.

Angka ini membuktikan bahwa hanya sedikit pengguna sosial media yang melakukan aktivitas keluar ketika sudah berada dalam apps mereka. Bayangkan tak sampai 20 persennya yang melakukan hal tersebut.

Karena itu Screenshort jadi trend yang menarik buat para pengguna sosial media muda ini. Mereka bisa membaca tulisan panjang menarik, tanpa harus keluar dari apps yang mereka buka. Semua teratur rapi dalam linimasa yang mereka miliki.

Bagaimana Screenshort di Indonesia?

Di luar negeri, fenomena ini sangat dipengaruhi oleh para selebriti. Mereka yang berpengaruh ramai-ramai menggunakan metode screenshort untuk menuliskan buah pikirnya yang panjang.

Di Indonesia fenomena ini belum tampak booming. Masih sedikit yang mencoba terjun menggunakan model screenshort ini.

Namun bukan tak mungkin fenomena ini akan menjadi tren baru di dalam negeri. Hal ini mengingat sebelum fenomena Screenshort muncul pun netizen di Indonesia sering kali mengakali keterbatasan karakter dan fitur sosmednya. Lihat saja bagaimana kultwit akhirnya menjadi begitu trend di sini.

Ya hal ini menggambarkan bagaimana screenshort bisa menjadi penantang serius para blogger tradisional. Tulisan yang dibentuk gambar dan ditaruh di sosial media, punya tingkat share yang jauh lebih besar, karena orang cenderung lebih ragu membagikan sebuah tautan dibandingkan gambar. Beberapa survey juga menyebut, gambar jauh lebih meningkatkan enggagement dibandingkan sebuah link. Apalagi dalam kasus di Indonesia masih banyak pengguna internet yang berlangganan paket bulanan khusus sosmed yang tidak memungkinkan mereka membuka tautan situs lain di luar appsnya. Bagaimana menurut kamu?

15 Comments

15 Comments

  1. Janiarto Paradise

    May 12, 2015 at 10:10 pm

    sosmed hanya satu dari banyak sumber traffic, bahkan, menurut saya sosmed hanya sedikit menyumbangkan traffic… metode baru ini seperti lebih cocok untuk pengikut tren, bukan pencari informasi… sementara pengunjung blog utamanya adalah pencari

  2. sarmanps

    May 13, 2015 at 12:21 am

    Wah, saya malah belum dengar pengguna screenshot mas.. tapi sepertinya ada benarnya juga blog killer yang satu ini..

  3. rudiansyah

    May 13, 2015 at 4:55 am

    Untuk saat ini belum ada yang bisa menandingi blog, karena banyak fungsi selain sarana berbagi dan belajar sekarang blog juga menjanjikan kepada seseorang untuk mendapatkan penghasilan dan itu sangat mudah, lalu apa yang bisa bunuh?? saat ini blm ada.

  4. Irly

    May 13, 2015 at 8:14 am

    Fenomena yang menarik,menurut saya bagaimanapun blog masih mempunyai keunggulan tersendiri, benar kata Mas Janiarto di atas. Selain itu Screenshort ini bentuknya baku, sedangkan di blog, kita masih bisa meng-edit tulisan yang sudah kita buat, entah sekedar memperbaiki typo atau memperbarui informasi yang hendak kita bagikan melalui tulisan 🙂

  5. kw

    May 13, 2015 at 11:18 am

    wah wah wah… tapi blog tetep tak bisa digantikan, karena semua informasi detail personil ada di situ :))

  6. Rangga

    May 13, 2015 at 12:23 pm

    search engine is God!!
    hehe.. gak kepake yg ginian kata sayah mah.. blog tetep punya andil yg lebih besar..

  7. Syafaatfm

    May 13, 2015 at 2:18 pm

    menyimpulkan dari semua penjelasan diatas, menurut saya peran blog tetap tidak bisa digantikan. Kecenderungan banyak orang untuk mencari sumber informasi dari Search engine merupakan salah satu alasan utama. Seperti halnya diatas, Screenshot jg hanya tren, tren yg diikuti segelintir orang saja… Saya merasakannya sendiri…

  8. Aulia

    May 13, 2015 at 3:16 pm

    Tetap goblog, karena yang namanya login terus buka dasbor lalu menulis lebih indah rasanya daripada instan. Istiqamahlah dalam menulis untuk blog 🙂

  9. Indra Permana

    May 13, 2015 at 7:16 pm

    Wah, saya baru tau ada yang kayak gini. Hehehe

    Tapi menurut ane, tetep aja blog memiliki daya tarik tersendiri daripada hanya sebuah screenshot. Walaupun sebenarnya ada dan banyak orang yang merasa cukup hanya dengan melihat screenshot.

  10. Shinta

    May 14, 2015 at 10:27 am

    Setujulah sama semua blogger di atas. Search engine paling utama. Dari jaman Geocities selalu diramalin blog bakal punah. Lah nyatanya sampe sekarang CMS WordPress terus berkembang walo udah banyak platform yang mati.

    Sosial media sekeren apapun bahkan cara screenshot kaya gini juga efeknya cuma menjadi bagian dari blog itu sendiri. Ngga bisa menggantikan apalagi membunuh.

  11. Icah Banjarmasin

    May 14, 2015 at 12:07 pm

    Kalau saya untuk porsi ngeblog sekarang ini sanagat sedikit sekali maklum cari SEPIRING NASI bang…hahahyy

  12. Lastboy

    May 16, 2015 at 9:51 pm

    Mesin pencari tetap yang utama, blog masih bisa bertahan menurut saya 🙂

  13. Resep Aneka Kue

    May 18, 2015 at 4:08 pm

    Blog dan web tidak akan pernah mati selagi masih ada yang namanya Search Engine (SE). Kamu mencari informasi apapun melalui SE, dan akan bertaburan informasi yang banyak sekali contohnya di SE milik google. 🙂 Salam kenal ?

  14. Diana Putri

    June 6, 2015 at 3:05 pm

    terimakasih artikelnya, awalnya saya baca sudah serem sekali, tapi ternyata tidak …

  15. Isa Maulana

    February 11, 2016 at 9:06 pm

    Ya engga laah… gimana bisa screenshot ngalahin blog, no way. Blog ramai salah satunya dijadikan senjata andalan untuk meraup $ oleh para net marketer, seperti gobagi ini.
    Kalo cuma sscreenshot begitu, bisa apppaa…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kamu Akan Cenderung Dipandang Kurang Sukses, Kalau Terlalu Sering Unggah Foto Selfie

Dari pengamatan biasa, aktivitas selfie memang adalah kegiatan biasa yang bisa kita temukan dengan mudah di media sosial. Dilakukan untuk menunjukkan eksistensi, wajah yang cantik, hingga hal lain yang ingin ditonjolkan dari gambar diri.

Tapi, jika kamu adalah salah seorang dari banyaknya manusia yang gemar selfie, ada beberapa hal yang harus mulai kamu ketahui. Dan salah satunya adalah sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Washington State University dan University of Southern Mississippi.

Dimana para peneliti tersebut menemukan, bahwa mengunggah foto selfie di media sosial Instagram berpengaruh buruk terhadap pandangan orang lain terhadap individu. Yaap, orang yang sering mengunggah selfie dianggap tidak percaya diri, juga dipandang sebagai individu yang kurang sukses, kurang disukai, dan kurang terbuka terhadap pengalaman baru.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Research in Personality itu meneliti sejumlah pengguna asli Instagram, walau harus diakui pula jika sampelnya memang tergolong kecil. Pada tahap pertama, para peneliti meminta 30 mahasiswa dari universitas negeri di Amerika Serikat bagian selatan untuk mengisi kuisioner kepribadian.

Para peneliti juga memelajari unggahan Instagram para mahasiswa. Unggahan tersebut kemudian dibagi menjadi beberapa kategori. Kategori tersebut yaitu selfie, posies (jika foto diri diambil oleh orang lain), dan kategori foto lainnya. Materi konten juga dicatat oleh peneliti. 

Nah, Pada studi berikutnya, para peneliti meminta 119 mahasiswa dari Amerika Serikat bagian barat laut untuk menilai profil 30 orang tersebut. Penilaian mencakup sejumlah faktor, seperti tingkat kepercayaan diri, tingkat interaksi, tingkat kesuksesan, dan tingkat egoisme.

Hasilnya, orang-orang yang mengunggah “posies” cenderung dipandang sebagai figur petualang, lebih tidak kesepian, lebih dapat diandalkan, lebih sukses, lebih ramah, lebih percaya diri, dan dianggap sebagai teman yang lebih baik daripada orang-orang yang lebih sering mengunggah selfie.

“Bahkan ketika dua orang memiliki konten yang sama, seperti menggambarkan pencapaian mengunjungi tempat tertentu, kesan yang diberikan oleh orang-orang yang mengunggah selfie cenderung lebih negatif. Sementara kesan yang dibangun oleh orang-orang yang lebih banyak mengunggah posies cenderung lebih positif,” kata Profesor Psikologi dari Washington State University dan penulis utama studi, Chris Barry. 

Terlepas dari konteks, hal ini menunjukkan ada isyarat visual tertentu yang menggambarkan respons positif atau negatif pada media sosial.

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa mengunggah selfie cenderung dilakukan untuk memamerkan diri. Misalnya, ketika menunjukkan otot lengan jika ia adalah seorang lelaki, atau menunjukkan detail riasan wajah jika ia perempuan.

15 Comments

15 Comments

  1. Janiarto Paradise

    May 12, 2015 at 10:10 pm

    sosmed hanya satu dari banyak sumber traffic, bahkan, menurut saya sosmed hanya sedikit menyumbangkan traffic… metode baru ini seperti lebih cocok untuk pengikut tren, bukan pencari informasi… sementara pengunjung blog utamanya adalah pencari

  2. sarmanps

    May 13, 2015 at 12:21 am

    Wah, saya malah belum dengar pengguna screenshot mas.. tapi sepertinya ada benarnya juga blog killer yang satu ini..

  3. rudiansyah

    May 13, 2015 at 4:55 am

    Untuk saat ini belum ada yang bisa menandingi blog, karena banyak fungsi selain sarana berbagi dan belajar sekarang blog juga menjanjikan kepada seseorang untuk mendapatkan penghasilan dan itu sangat mudah, lalu apa yang bisa bunuh?? saat ini blm ada.

  4. Irly

    May 13, 2015 at 8:14 am

    Fenomena yang menarik,menurut saya bagaimanapun blog masih mempunyai keunggulan tersendiri, benar kata Mas Janiarto di atas. Selain itu Screenshort ini bentuknya baku, sedangkan di blog, kita masih bisa meng-edit tulisan yang sudah kita buat, entah sekedar memperbaiki typo atau memperbarui informasi yang hendak kita bagikan melalui tulisan 🙂

  5. kw

    May 13, 2015 at 11:18 am

    wah wah wah… tapi blog tetep tak bisa digantikan, karena semua informasi detail personil ada di situ :))

  6. Rangga

    May 13, 2015 at 12:23 pm

    search engine is God!!
    hehe.. gak kepake yg ginian kata sayah mah.. blog tetep punya andil yg lebih besar..

  7. Syafaatfm

    May 13, 2015 at 2:18 pm

    menyimpulkan dari semua penjelasan diatas, menurut saya peran blog tetap tidak bisa digantikan. Kecenderungan banyak orang untuk mencari sumber informasi dari Search engine merupakan salah satu alasan utama. Seperti halnya diatas, Screenshot jg hanya tren, tren yg diikuti segelintir orang saja… Saya merasakannya sendiri…

  8. Aulia

    May 13, 2015 at 3:16 pm

    Tetap goblog, karena yang namanya login terus buka dasbor lalu menulis lebih indah rasanya daripada instan. Istiqamahlah dalam menulis untuk blog 🙂

  9. Indra Permana

    May 13, 2015 at 7:16 pm

    Wah, saya baru tau ada yang kayak gini. Hehehe

    Tapi menurut ane, tetep aja blog memiliki daya tarik tersendiri daripada hanya sebuah screenshot. Walaupun sebenarnya ada dan banyak orang yang merasa cukup hanya dengan melihat screenshot.

  10. Shinta

    May 14, 2015 at 10:27 am

    Setujulah sama semua blogger di atas. Search engine paling utama. Dari jaman Geocities selalu diramalin blog bakal punah. Lah nyatanya sampe sekarang CMS WordPress terus berkembang walo udah banyak platform yang mati.

    Sosial media sekeren apapun bahkan cara screenshot kaya gini juga efeknya cuma menjadi bagian dari blog itu sendiri. Ngga bisa menggantikan apalagi membunuh.

  11. Icah Banjarmasin

    May 14, 2015 at 12:07 pm

    Kalau saya untuk porsi ngeblog sekarang ini sanagat sedikit sekali maklum cari SEPIRING NASI bang…hahahyy

  12. Lastboy

    May 16, 2015 at 9:51 pm

    Mesin pencari tetap yang utama, blog masih bisa bertahan menurut saya 🙂

  13. Resep Aneka Kue

    May 18, 2015 at 4:08 pm

    Blog dan web tidak akan pernah mati selagi masih ada yang namanya Search Engine (SE). Kamu mencari informasi apapun melalui SE, dan akan bertaburan informasi yang banyak sekali contohnya di SE milik google. 🙂 Salam kenal ?

  14. Diana Putri

    June 6, 2015 at 3:05 pm

    terimakasih artikelnya, awalnya saya baca sudah serem sekali, tapi ternyata tidak …

  15. Isa Maulana

    February 11, 2016 at 9:06 pm

    Ya engga laah… gimana bisa screenshot ngalahin blog, no way. Blog ramai salah satunya dijadikan senjata andalan untuk meraup $ oleh para net marketer, seperti gobagi ini.
    Kalo cuma sscreenshot begitu, bisa apppaa…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ternyata, Perempuan Gemuk Lebih Mampu Membuat Laki-laki Bahagia

Bertubuh kurus kadang kala jadi acuan untuk menjadi cantik yang dipercaya sebagian besar perempuan. Padahal, tolok ukur kecantikan tak selalu dari besar atau tidaknya tubuhmu. Nah, jika kau rasa usaha untuk menjadi kurus yang selama ini kamu lakukan sering gagal, tak perlu bersedih hati.

Karena ternyata menurut sebuah studi baru oleh departemen psikologi di Universitas Namibia (UNAM), lelaki yang menikah dengan (atau dalam hubungan dengan) perempuan bertubuh gempal sepuluh kali lebih bahagia daripada mereka yang menjalin hubungan dengan perempuan bertubuh kurus. Surat kabar Argentina, Nuevo Diario yang pertama kali melaporkan temuan dari penelitian yang dilakukan oleh Dr Filemón Alvarado dan Dr Edgardo Morales di departemen psikologi UNAM ini.

Fakta lainnya, menurut penelitian, laki-laki lebih banyak tersenyum ketika mereka bersama pasangan dengan tubuh melekuk atau berisi, para laki-laki tersebut juga lebih mudah dalam menyelesaikan masalah. Mengapa? Menurut Alvarado dan Morales, yang melakukan penelitian ini, Indeks Massa Tubuh yang lebih tinggi memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan lelaki.

Jadi meski tubuhmu tetap terlihat gemuk walau sudah melakukan olahraga dan diet ketat, jangan bersedih lagi ya.

15 Comments

15 Comments

  1. Janiarto Paradise

    May 12, 2015 at 10:10 pm

    sosmed hanya satu dari banyak sumber traffic, bahkan, menurut saya sosmed hanya sedikit menyumbangkan traffic… metode baru ini seperti lebih cocok untuk pengikut tren, bukan pencari informasi… sementara pengunjung blog utamanya adalah pencari

  2. sarmanps

    May 13, 2015 at 12:21 am

    Wah, saya malah belum dengar pengguna screenshot mas.. tapi sepertinya ada benarnya juga blog killer yang satu ini..

  3. rudiansyah

    May 13, 2015 at 4:55 am

    Untuk saat ini belum ada yang bisa menandingi blog, karena banyak fungsi selain sarana berbagi dan belajar sekarang blog juga menjanjikan kepada seseorang untuk mendapatkan penghasilan dan itu sangat mudah, lalu apa yang bisa bunuh?? saat ini blm ada.

  4. Irly

    May 13, 2015 at 8:14 am

    Fenomena yang menarik,menurut saya bagaimanapun blog masih mempunyai keunggulan tersendiri, benar kata Mas Janiarto di atas. Selain itu Screenshort ini bentuknya baku, sedangkan di blog, kita masih bisa meng-edit tulisan yang sudah kita buat, entah sekedar memperbaiki typo atau memperbarui informasi yang hendak kita bagikan melalui tulisan 🙂

  5. kw

    May 13, 2015 at 11:18 am

    wah wah wah… tapi blog tetep tak bisa digantikan, karena semua informasi detail personil ada di situ :))

  6. Rangga

    May 13, 2015 at 12:23 pm

    search engine is God!!
    hehe.. gak kepake yg ginian kata sayah mah.. blog tetep punya andil yg lebih besar..

  7. Syafaatfm

    May 13, 2015 at 2:18 pm

    menyimpulkan dari semua penjelasan diatas, menurut saya peran blog tetap tidak bisa digantikan. Kecenderungan banyak orang untuk mencari sumber informasi dari Search engine merupakan salah satu alasan utama. Seperti halnya diatas, Screenshot jg hanya tren, tren yg diikuti segelintir orang saja… Saya merasakannya sendiri…

  8. Aulia

    May 13, 2015 at 3:16 pm

    Tetap goblog, karena yang namanya login terus buka dasbor lalu menulis lebih indah rasanya daripada instan. Istiqamahlah dalam menulis untuk blog 🙂

  9. Indra Permana

    May 13, 2015 at 7:16 pm

    Wah, saya baru tau ada yang kayak gini. Hehehe

    Tapi menurut ane, tetep aja blog memiliki daya tarik tersendiri daripada hanya sebuah screenshot. Walaupun sebenarnya ada dan banyak orang yang merasa cukup hanya dengan melihat screenshot.

  10. Shinta

    May 14, 2015 at 10:27 am

    Setujulah sama semua blogger di atas. Search engine paling utama. Dari jaman Geocities selalu diramalin blog bakal punah. Lah nyatanya sampe sekarang CMS WordPress terus berkembang walo udah banyak platform yang mati.

    Sosial media sekeren apapun bahkan cara screenshot kaya gini juga efeknya cuma menjadi bagian dari blog itu sendiri. Ngga bisa menggantikan apalagi membunuh.

  11. Icah Banjarmasin

    May 14, 2015 at 12:07 pm

    Kalau saya untuk porsi ngeblog sekarang ini sanagat sedikit sekali maklum cari SEPIRING NASI bang…hahahyy

  12. Lastboy

    May 16, 2015 at 9:51 pm

    Mesin pencari tetap yang utama, blog masih bisa bertahan menurut saya 🙂

  13. Resep Aneka Kue

    May 18, 2015 at 4:08 pm

    Blog dan web tidak akan pernah mati selagi masih ada yang namanya Search Engine (SE). Kamu mencari informasi apapun melalui SE, dan akan bertaburan informasi yang banyak sekali contohnya di SE milik google. 🙂 Salam kenal ?

  14. Diana Putri

    June 6, 2015 at 3:05 pm

    terimakasih artikelnya, awalnya saya baca sudah serem sekali, tapi ternyata tidak …

  15. Isa Maulana

    February 11, 2016 at 9:06 pm

    Ya engga laah… gimana bisa screenshot ngalahin blog, no way. Blog ramai salah satunya dijadikan senjata andalan untuk meraup $ oleh para net marketer, seperti gobagi ini.
    Kalo cuma sscreenshot begitu, bisa apppaa…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Mengelus Kucing Ternyata Bisa Membuatmu Bahagia Hingga Awet Muda

Ada banyak sekali cara untuk bisa bahagia dan lepas dari beban kehidupan. Dan memiliki binatangan peliharaan adalah salah satu hal yang banyak dilakukan oleh orang. Entah itu annjing atau kucing, sebagian besar orang menilai bermain dan berinteraksi dengan binatang tersebut memberikan kesanagan yang tak biasa. 

Dan hal ini diamini pula oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah PLOS One, yang mengatakan bahwa mengelus atau membelai kucing (dan anjing) mampu menurunkan kecemasan dan meningkatkan kesehatan fisik dan mental pada seseorang. 

Tak berhenti disitu saja, penelitian yang dilakukan di Australia juga menemukan bahwa pemilik kucing memiliki kesehatan psikologis yang lebih baik dibanding mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan. Dimana tingkat stres seseorang yang memelihara kucing lebih rendah.

Hal ini disimpulkan dari kuisioner yang dijawab oleh para partisipan, dimana mereka yang memiliki hewan peliharaan merasa hidupnya lebih bahagia, lebih percaya diri, jarang merasa gelisah, serta punya kualitas tidur yang lebih baik dan lebih baik dalam menghadapi masalah hidup sehari-hari.

Menariknya lagi, memelihara hewan tak hanya memberi manfaat baik untuk orang-orang dewasa yang terbiasa menghadapi masalah, anak-anak yang memiliki peliharaan kucing juga mendapat manfaat yang besar. Pada survei berbeda yang dilakukan pada lebih dari 2.200 anak-anak usia 11-15 tahun, mereka yang memiliki peliharaan punya kualitas hidup lebih baik, lebih bahagia dan bisa belajar bertanggung jawab.

Dan semakin dekat ikatan anak dengan hewan peliharaan, semakin baik kesehatan emosional anak tersebut. Misalnya anak lebih energik di sekolah, tidak merasa kesepian dan menikmati waktunya sehari-hari meski sedang sendirian.

Tapi nih, selain memiliki Kucing peliharaan, ternyata mengelus dan membelai bulunya pun bisa membuatmu bahagia. Hal ini ditemukan oleh peneliti lain yang mencoba melihat perbedaan kehidupan dan tingkat kebahagiaan serta harapan hidup pemilik peliharaan dengan mereka yang tak punya hewan peliharaan.

Ternyata, kegiatan kecil mengelus bulu hewan yang lembut memberikan sensasi menenangkan yang mampu memicu produksi hormon endorfin sehingga bisa melepaskan stres dari tubuh dan menjadikan tubuh lebih sehat dan awet muda.

Interaksi yang dibangun antara manusia dan hewan dalam hal ini bukan sekedar antar majikan dan hewan peliharaan namun lebih seperti keluarga dengan adanya kasih sayang yang besar. Itulah mengapa mengelus kucing bisa membuatmu bahagia dan awet muda.

15 Comments

15 Comments

  1. Janiarto Paradise

    May 12, 2015 at 10:10 pm

    sosmed hanya satu dari banyak sumber traffic, bahkan, menurut saya sosmed hanya sedikit menyumbangkan traffic… metode baru ini seperti lebih cocok untuk pengikut tren, bukan pencari informasi… sementara pengunjung blog utamanya adalah pencari

  2. sarmanps

    May 13, 2015 at 12:21 am

    Wah, saya malah belum dengar pengguna screenshot mas.. tapi sepertinya ada benarnya juga blog killer yang satu ini..

  3. rudiansyah

    May 13, 2015 at 4:55 am

    Untuk saat ini belum ada yang bisa menandingi blog, karena banyak fungsi selain sarana berbagi dan belajar sekarang blog juga menjanjikan kepada seseorang untuk mendapatkan penghasilan dan itu sangat mudah, lalu apa yang bisa bunuh?? saat ini blm ada.

  4. Irly

    May 13, 2015 at 8:14 am

    Fenomena yang menarik,menurut saya bagaimanapun blog masih mempunyai keunggulan tersendiri, benar kata Mas Janiarto di atas. Selain itu Screenshort ini bentuknya baku, sedangkan di blog, kita masih bisa meng-edit tulisan yang sudah kita buat, entah sekedar memperbaiki typo atau memperbarui informasi yang hendak kita bagikan melalui tulisan 🙂

  5. kw

    May 13, 2015 at 11:18 am

    wah wah wah… tapi blog tetep tak bisa digantikan, karena semua informasi detail personil ada di situ :))

  6. Rangga

    May 13, 2015 at 12:23 pm

    search engine is God!!
    hehe.. gak kepake yg ginian kata sayah mah.. blog tetep punya andil yg lebih besar..

  7. Syafaatfm

    May 13, 2015 at 2:18 pm

    menyimpulkan dari semua penjelasan diatas, menurut saya peran blog tetap tidak bisa digantikan. Kecenderungan banyak orang untuk mencari sumber informasi dari Search engine merupakan salah satu alasan utama. Seperti halnya diatas, Screenshot jg hanya tren, tren yg diikuti segelintir orang saja… Saya merasakannya sendiri…

  8. Aulia

    May 13, 2015 at 3:16 pm

    Tetap goblog, karena yang namanya login terus buka dasbor lalu menulis lebih indah rasanya daripada instan. Istiqamahlah dalam menulis untuk blog 🙂

  9. Indra Permana

    May 13, 2015 at 7:16 pm

    Wah, saya baru tau ada yang kayak gini. Hehehe

    Tapi menurut ane, tetep aja blog memiliki daya tarik tersendiri daripada hanya sebuah screenshot. Walaupun sebenarnya ada dan banyak orang yang merasa cukup hanya dengan melihat screenshot.

  10. Shinta

    May 14, 2015 at 10:27 am

    Setujulah sama semua blogger di atas. Search engine paling utama. Dari jaman Geocities selalu diramalin blog bakal punah. Lah nyatanya sampe sekarang CMS WordPress terus berkembang walo udah banyak platform yang mati.

    Sosial media sekeren apapun bahkan cara screenshot kaya gini juga efeknya cuma menjadi bagian dari blog itu sendiri. Ngga bisa menggantikan apalagi membunuh.

  11. Icah Banjarmasin

    May 14, 2015 at 12:07 pm

    Kalau saya untuk porsi ngeblog sekarang ini sanagat sedikit sekali maklum cari SEPIRING NASI bang…hahahyy

  12. Lastboy

    May 16, 2015 at 9:51 pm

    Mesin pencari tetap yang utama, blog masih bisa bertahan menurut saya 🙂

  13. Resep Aneka Kue

    May 18, 2015 at 4:08 pm

    Blog dan web tidak akan pernah mati selagi masih ada yang namanya Search Engine (SE). Kamu mencari informasi apapun melalui SE, dan akan bertaburan informasi yang banyak sekali contohnya di SE milik google. 🙂 Salam kenal ?

  14. Diana Putri

    June 6, 2015 at 3:05 pm

    terimakasih artikelnya, awalnya saya baca sudah serem sekali, tapi ternyata tidak …

  15. Isa Maulana

    February 11, 2016 at 9:06 pm

    Ya engga laah… gimana bisa screenshot ngalahin blog, no way. Blog ramai salah satunya dijadikan senjata andalan untuk meraup $ oleh para net marketer, seperti gobagi ini.
    Kalo cuma sscreenshot begitu, bisa apppaa…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top