Community

Godaan dalam Hubungan, yang akan Dialami Laki-laki Setelah 3 Bulan Pacaran

Apa kamu termasuk orang yang setuju jika ada orang lain berkata bahwa rasa pacaran hanya akan indah di awal saja? Tapi selanjutnya, tidak ada yang tahu seberapa pahitnya itu akan berjalan. Nah terlepas dari hal itu, pada kenyataannya memang tak ada hubungan yang selalu berjalan mulus. Terlebih dengan 7 hal ini, biasanya laki-laki akan mudah tergoda karenanya.

1. Mantan Ngajak Balikan

Kamu pasti sudah paham kan kalau yang namanya mantan mungkin bisa dilupakan, namun tidak untuk kenangannya. Hal inilah yang mungkin membuat laki-laki bimbang. Dimana mantan datang dan kembali mengingatkannya akan kenangan indah di masa silam.

2. Takut Tekor Karena Si Perempuan Makannya Banyak

Mungkin hal ini adalah hal sepele. Namun ada loh yang memiliki alasan ini untuk pergi meninggalkan si perempuan. Laki-laki berpikir bahwa kalau pasangannya banyak makan, nanti saat berumah tangga, dia bisa saja tekor karena harus menyediakan budget lebih untuk keperluan makan saja.

3. Bosan dengan Kebersamaan di Malam Minggu yang Itu-itu Saja

Bosan adalah salah satu hal yang jadi satu godaan dalam hubungan. Mungkin saja laki-laki bosan dengan hal yang sudah kerap dilakukan bersama pasangan. Akhirnya dia pun ingin sesekali merasakan sensasi baru, dengan perempuan lain misalnya.

4. Tergoda untuk Berhubungan Fisik

Laki-laki bukanlah sosok yang mudah menahan nafsunya untuk tidak berhubungan fisik dengan pasangannya. Jika si perempuan tak kuat mental dan tak mau menuruti apa yang diinginkan si laki-laki, bisa-bisa dia akan kabur mencari pelarian dengan perempuan lainnya.

5. Sikap Perempuan yang Manjanya Berlebihan

Pada umumnya, setiap perempuan memiliki sifat manja. Namun kalau sifat manjanya ini berlebihan, tentu saja laki-laki akan jenuh dibuatnya.

6. Perselingkuhan

Mulai muncul rasa ingin selingkuh karena si perempuan yang mulai bersikap egois dan tak pernah mau jadi pendengar yang baik bagi si laki-laki. Hal ini membuat laki-laki akan merasa jengkel dan akhirnya tergoda untuk mencari seseorang yang lebih bisa membuatnya nyaman.

7. Sudah Merasa Memiliki, Jadi Tak Perlu Berjuang Lagi

Karena sudah merasa memiliki si perempuan, maka dia sudah tak mau lagi susah-susah memperjuangkan. Dia sudah lelah berjuang di awal masa pendekatan dulu. Dan kini dia sudah merasa tak perlu lagi terlalu memperhatikanmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sudah Ditunggu Lama, ‘Toy Story 4’ Dijadwalkan Akan Tayang Musim Panas Tahun Depan

Yap, seteleh ditunggu-tunggu sejaka lama. Akhrinya kemarin, 12 November 2018, resmi mengunggah teaser tariler dari film Toy Story 4. Menyertakan musik Both Sides Now oleh Joni Mitchell, cuplikan yang cukup menggemaskan ini terlihat menampilkan beberapa karakter farovit lama yang membentuk sebuah lingkaran.

Hingga akhirnya, pengenalan satu karakter baru yakni Forky yang kemudian berkata “Aku tak seharusnya di sini”, jadi sesuatu yang membuat adegan menjadi kacau balau dan karakter mainan tersebut pun berhamburan. Hadirnya Forky dalam keluarga besar mainan ini, jadi langkah baru untuk penjelajahan dunia mainan yang lebih jauh.

Dijadwalkan tayang pada musim panas tahun depan, konon Toy Story 4 akan mulai bisa di tonton pada 21 Juni 2019 di Amerika Serikat.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Begini Tandanya, Jika Kamu Memang Benar-benar Sedang Jatuh Cinta

Apakah teori tentang cinta yang tersebar di seluruh belahan dunia ini benar adanya? Ada yang mengungkapkan bahwa jatuh cinta adalah satu hal yang berawal dari rasa ketertarikan, dan tergantung pada seberapa besar ketertarikan itu ada. Inilah beberapa cara agar kamu tahu apakah kamu memang sedang benar-benar merasakan yang namanya jatuh cinta.

1. Tak Lagi Memerlukan untuk Menetap di Zona Nyaman

Tak banyak orang yang rela emninggalkan zona nyaman tempatnya berada selama ini. Namun kamu mulai berani pergi dari zona nyamanmu demi orang yang membuatmu merasa lebih nyaman.

2. Ada Perubahan dalam Dirimu dan Kamu Mengamatinya

Cinta yang sejati pasti akan membuatmu perubahan yang cukup signifikan dalam kehidupanmu. Kamu mulai mengamati hal itu. Bahkan dari yang awalnya kamu adalah sosok yang keras dan mudah emosi, kamu mulai berubah menjadi sosok yang lemah lembut dan selalu sabar dalam menghadapi orang yang kamu cintai.

3. Kerap Mengaitkan Segala Sesuatu Dengannya

Entah hal ini kamu sadari atau tidak, namun kamu mulai sering mengaitkan segalanya dengan si dia. Apapun yang kamu lakukan dan kamu miliki akan selalu berakhir dengannya.

4. Bagimu, Senyumannya Sangatlah Menawan

Mungkin kamu telah mengalami hari yang sangat buruk bagimu. Namun hanya dengan melihat senyumannya saja, suasana hatimu akan seketika pulih dari tekanan apa yang sudah terjadi padamu hari itu.

5. Kamu Tak Mudah Marah Saat Berhadapan Dengannya

Emosimu pun akan berubah. Saat kamu benar-benar mencintai seseorang, kamu tak akan bisa dengan mudah marah padanya. Kamu selalu melihat segala hal dari sisi positifnya.

6. Imajinasimu Selalu Tertuju Padanya

Kamu selalu saja membayangkan hal-hal tentangnya, termasuk ingin hidup bersamanya sampai maut memisahkan. Segala yang ada dalam hidupmu tak lepas dari imajinasi tentangnya.

7. Selalu Menceritakan Tentangnya pada Orang Lain

Menceritakan tentangnya adalah hobi terbarumu. Kamu jadi kerap membicarakannya dengan orang-orang di sekitarmu. Kamu mengungkapkan apa yang kamu kagumi darinya dan menunjukkan bahwa dia memang orang yang sangat spesial dalam hidupmu.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sangat Ironis, Nyatanya Sarjana Kerap Kalah Bersaing di Dunia Kerja

Saat ini, dunia ada pada level yang sangat ironis. Banyak anak yang menempuh pedidikan setinggi yang mereka bisa, yaitu level sarjana. Namun pada kenyataannya, ijazah bukanlah segalanya. Ada banyak sarjana yang masih menjadi pengangguran di luar sana. Faktor yang memengaruhi hal ini pun beragam, berikut adalah 7 faktor yang sering muncul.

1. Sempitnya Lapangan Pekerjaan

Ini menjadi faktor yang memengaruhi banyaknya sarjana yang menganggur. Para sarjana semakin bertambah setiap waktu, namun lapangan pekerjaan tak selalu bertambah juga. Sehingga akhirnya banyak sarjana yang tak mendapatkan pekerjaan yang selayaknya.

2. Ketidaksesuaian Keahlian Lulusan dengan Kriteria yang Dibutuhkan

Hal lain yang menjadi faktor banyaknya sarjana yang masih menganggur adalah ketidaksesuaian keahlian lulusan dengan kriteria yang dibutuhkan. tentu saja setiap tempat kerja yang membuka lowongan pekerjaan akan mengajukan beberapa persyaratan seperti keahlian lulusan yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan.

3. Pandangan yang Salah Mengenai Sarjana

Sebagian besar mahasiswa memiliki paradigma yang salah dari awal. Mereka memandang bahwa nanti saat mereka lulus, mereka akan menjadi pekerja di sebuah perusahaan atau lembaga tertentu. Tanpa memikirkan alternatif lain, seperti membangun sebuah bisnis sendiri.

4. Kurangnya Soft Skill yang Dimiliki oleh Para Sarjana

Seringkali para mahasiswa berfokus pada hal-hal yang bersifat akademis dan melupakan yang namanya soft skill. Sehingga saat mereka lulus, tak banyak sarjana yang memiliki soft skill cukup baik.

5. Banyaknya Sarjana yang Memilih Bekerja Dibanding Mempekerjakan

Jika dilihat lebih seksama, sebagian besar sarjana adalah mereka yang lebih memilih untuk bekerja pada orang dibanding mempekerjakan orang. Alasannya tentu juga bervariasi.

6. Ego Para Sarjana yang Tinggi dalam Memilih Pekerjaan

Pada dasarnya kita tak pernah tahu pekerjaan apa yang sudah menanti kita saat sudah lulus nanti. Banyak sarjana yang cenderung malu untuk mendapati pekerjaan yang menengah ke bawah. Hal ini juga disebabkan oleh pandangan mereka bahwa mereka adalah seorang sarjana, seharunya mereka juga mendapatkan pekerjaan yang lebih tinggi dibanding orang yang lulusan setara SMA.

7. Tujuan Kuliah yang Salah

Tujuan kuliah yang salah juga bisa menjadi penyebab kenapa banyak sarjana yang sampai saat ini masih menjadi pengangguran. Jika niat kuliah dari awal sudah dalah, biasanya akan sulit bagi seseorang untuk memiliki keseriusan dalam mendalaami ilmu. Hasilnya, saat lulus, kepercayaan diri mereka juga akan rendah saat terjun langsung di dunia kerja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top