Feature

Perihal Gebetan Yang Terlihat Menarik Sebelum Jadian, Biasa Saja Saat jadi Pasangan, Menawan Ketika Jadi Mantan

Anehnya dan kadang memusingkan kepala, mereka yang dulu begitu menarik perhatian kita sebelum menjadi pasangan malah terlihat biasa ketika sudah berstatus pasangan. Tak ada lagi percikan-percikan rasa ketika meliriknya.

Gawatnya, ketika akhirnya kita memilih mengakhiri hubungan karena tak ada lagi rasa, si dia justru terlihat makin menawan. Bahkan tak jarang daya tariknya melebihi ketika kita baru mengenalnya dulu. Kenyataan ini yang akhirnya membuat kita pusing kepala.

Tara De Thouars Psikolog lulusan Universitas Indonesia dan University of Queensland Australia ini menilai perubahan penampilan memiliki pengaruh secara medis dan psikis. Lebih lanjut Tara mengatakan setiap perubahan juga pasti ada penyebabnya, yang kita sadari atau tidak sebenarnya kadang tahu apa alasan seseorang yang tiba-tiba berubahan terlebih dalam hal penampilan tapi kita mungkin terlalu fokus terhadap perubahan dan melupakan alasan perubahannya.

Kenapa Gebetan Terlihat Menarik? Ya Karena Dia Terlihat Menarik Makanya Jadi Incaranmu

Sebetulnya fakta gebetan akan terlihat menarik bukan sesuatu yang aneh. Sebab seseorang yang sedang kita incar menjadi calon pasangan atau gebetan memang pastinya lebih menarik dari semua yang kita kenal. Toh, itu sebabnya kita memutuskan untuk mulai mendekatkan diri dengannya bukan?

Mempunyai ketertarikan yang sama di satu  bidang dengan kita mungkin menjadi salah satu daya tarik yang memikat hati untuk berkenalan lebih jauh dengannya. Atau hal lainnya karena dia memiliki sesuatu yang selama ini tidak kita temukan di dalam diri orang lain atau mantan pacar kita terdahulu misalnya.

Akan tetapi pada dasarnya semuanya yang terpancar dalam dirinya adalah hal baru bagi kita, begitu pula dengan kepribadian dan sikapnya. Jadi tentu itu akan menarik perhatian kita sebagai orang yang baru saja mengenalnya. Mungkin bagi sebagian orang itu terlihat biasa, bedanya kita melihat hal baru dalam dirinya yang mungkin tidak dilihat oleh orang lain.

Namun Mendadak Terasa Biasa Ketika Sudah Sah Jadi Pasangan

Lalu ketertarikan tersebut bisa seketika berubah saat dia telah menjadi pasangan bagi kita. Nah, menurut Tara sebenarnya orang tersebut tidaklah berubah. Namun justru yang berubah adalah pandangan dan cara kita menilainya.

Besar kemungkinan karena statusnya yang kini sudah jadi pasangan, membuat keingintahuan kita yang dulu terhadapnya sudah terjawab selama menjadi pasangan. Bahkan sekarang sudah tau banyak hal tentang dia, ini mungkin menjadi fase yang akan terkesan membosankan dalam suatu hubungan. Merasa tidak ada tantangan baru lagi yang harus dilakukan karena telah berhasil menakhlukan hatinya yang dulu menjadi incaran.

Dan yang lebih buruknya kita mulai membanding-bandingkan dia dengan orang lain yang kita rasa lebih menarik daripadanya, alih-alih tak pintar menafsirkan situasi hal ini bisa berujung fatal bagi hubungan.

Lebih Anehnya, Semakin Menawan Ketika Berstatus Mantan, Benarkah?

Perkataan bahwa “Semua Akan Terlihat Lebih Menawan Ketika Sudah Menjadi Mantan” memang bukanlah omong kosong. Coba perhatikan, mereka yg baru putus cinta, sering berubah menjadi lebih menawan dibanding saat masih menjadi pasangan.

Menurut M. Farouk Radwan MSc., Psikolog dan penulis buku best seller bidang psikologi, mantan yang terlihat menarik kemungkinan besar disebabkan karena adanya perubahan persepsi di diri kita sendiri. Karena sudah bukan lagi “milikmu” otak kita menciptakan persepsi baru yang menantang tentang si mantan. Penjelasan mudahnya, bisa jadi dia tak mengalami perubahan berarti, semua hanya ada di pikiranmu belaka.

Kalau Sekarang Terlihat Menarik, Jangan-Jangan Dia Tertekan Ketika Berhubungan Denganmu

marah

Nah, menurut Farouk bisa jadi selama ini hubunganmu ternyata tidak sehat. Pasanganmu merasa tertekan dengan sikapmu selama ini. Ketika hubunganmu telah selesai, secara psikologis dia merasa lebih bebas dan artinya bisa saja dia memang lebih bahagia saat sudah tak bersamamu lagi.

Dia Menarik Karena Sedang Menarik Perhatian Penggantimu

Yup, kamu mungkin sedikit cemburu menerima kenyataan ini. Tapi bisa jadi itu faktanya. Beban pikirannya yang kini juga sudah berkurang karena tak perlu membagi fokus lagi untukmu memberikannya waktu untuk lebih leluasa lagi dalam menyambut dia yang akan jadi penggantimu. Karena setiap proses yang telah dilewatinya bersammu juga telah menjadikannya jauh lebih dewasa lagi dan pastinya berharap kelak akan mendapatkan yang jauh lebih baik pula dari yang terdahulu.

Penyesalan Selalu Membuat Yang Disesali Terlihat Lebih Baik

 

“Kita baru sadar apa yang kita punya setelah kita kehilangan”. Idiom klasik tersebut memang tidak salah. Merupakan hal wajar jika setelah tak lagi menjadi pasangan, si Dia menjadi terlihat menjadi lebih menarik. Tapi masih menurut Farouk yang perlu di garis bawahi, bisa jadi rasa ketertarikan yang kembali muncul itu didorong hanya oleh rasa penyesalan. Alias bukan rasa ketertarikan murni.

Jadi Apa Yang Perlu Dilakukan?

 

Itulah pentingnya benar-benar menyudahi segala hubungan dengan mantan. Dengan menghindari berhubungan dengan mantan, membuat pikiran kita bisa lebih mudah menilai si mantan dengan lebih objektif. Kamu akan lebih bisa menilai kenapa ketika itu hubungan kalian sampai berakhir.

Tak cuma hanya dengan sang mantan, tapi nyatakan juga kepada kawan-kawanmu, kalau kalian tak lagi mau membicarakan soal mantan itu. Sebab, ketika kawan-kawanmu bercerita tentang bagaimana menariknya pasanganmu dulu itu, pikiranmu secara tak sadar akan ikut menyetujui pernyataan tersebut. Hasilnya kamu akan tetap melihatnya sangat menarik.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Film Bebas : Kilas Balik Kenangan Manis Anak-anak ‘90-an

Dendang ‘Bebas’ milik Rapper kondang Iwa K, barangkali jadi salah satu lagu hits pada era 90-an yang masih banyak didengarkan hingga sekarang. Hal itu pulalah yang jadi inspirasi untuk Riri Riza dan Mira Lesmana, tatkala pasutri ini membesut film terbarunya yang diberi judul sama seperti lagu Iwa K, Bebas.

Yap, Bebas adalah sebuah film yang diadaptasi dari film box office hits Korea berjudul Sunny (2011). Selain jadi negara ke-4 yang sudah menerjemahkan film Sunny, CJ Entertainment sebagai production house dari film aslinya, konon memberi kebebasan pada Miles Films untuk memproduksi Bebas hingga jadi sebuah suguhan epik yang sangat relateable dengan kehidupan orang Indonesia sepanjang tahun 90-an. Mulai dari lagu-lagu asyik hingga polemik politik. 

Bercerita tentang seorang remaja perempuan asal Sumedang yang baru pindah ke Jakarta, bernama Vina yang diperankan oleh Maizura. Sebagaimana anak-anak SMA, di sekolah barunya, Vina bertemu dengan siswa-siswi yang tergabung ke dalam geng yang ditakuti di sana, yakni Kris (Sheryl Sheinafia), Jessica (Agatha Priscilla), Gina (Zulfa Maharani), Suci (Lutesha), dan Jojo (Baskara Mahendra).

Tak butuh waktu lama, kesan pertama atas nasib yang dirasa serupa, membuat Kris merasa akrab dengan Vina. Hingga akhirnya mereka menemukan satu nama untuk menamai gengnya, yakni ‘Geng Bebas’. Ada banyak cerita menarik yang kemudian mereka alami bersama. Menikmati waktu sepulang sekolah, belajar dance bersama, dan beberapa kenakalan lain yang membuat mereka justru kian berbahagia. Akan tetapi, kebersamaan atas kelompok yang mereka bentuk harus berakhir karena sebuah peristiwa tragis. 

Puluhan tahun kemudian, ketika Vina dewasa yang diperankan oleh Marsha Timothy sedang mengunjungi ibunya, secara tak sengaja ia bertemu dengan Sahabatnya Kris dewasa yang diperankan oleh Susan Bachtiar. Kris yang menderita sakit parah, divonis hanya akan hidup sebentar lagi. Dan sebagai permintaan terakhir sebelum ia pergi, Kris meminta Vina untuk mengumpulkan kemblai Geng Bebas untuk reuni.  

Tahu sahabatnya akan pergi, Vina berusaha untuk mengumpulkan satu persatu sahabat-sahabatnya. Pada proses pencariannya, Vina menemukan banyak hal yang sudah berubah. Jauh dari apa yang dulu mereka angan-angankan, hidup yang dijalani sekarang jadi sesuatu yang justru memperihatinkan. Mulai dari Jessica dewasa (Indy Barends) yang menjadi agen asuransi dan selalu tertekan oleh sang atasan sebab tak mencapai target penjualan, Jojo dewasa (Baim Wong) jadi seorang pengusaha sukses namun terlihat bimbang dan tak bahagia, hingga Gina dewasa (Widi Mulia) yang harus bersusah payah menjadi pekerja serabutan sembari merawat ibunya yang sudah sakit-sakitan. 

Untuk kalian yang kebetulan sudah menonton film aslinya ‘Sunny’, akan dengan cepat menyadari jika film adaptasi ini memang menuangkan semua yang ada di Sunny secara  keseluruhan. Mulai dari dialog, konflik, hingga alur cerita yang dipakainya. Walau beberapa poin terlihat dihilangkan atau diganti sesuai dengan sang penulis skenario Mira Lesmana, tapi film ini masih terlihat utuh sebagaimana film aslinya. 

Dibawa sesuai dengan kultur dan masa 90-annya Indonesia, setidaknya membuat penonton akan tertawa, terharu, dan bersedih dalam waktu yang berentetan. Selain latar belakang ceritanya, kalian juga akan menemukan beberapa tembang pilihan yang memang terkenal pada era 90-an. Mulai dari  lagu ‘Bidadari’ milik Andre Hehanusa pada babak pembuka cerita, ‘Cerita Cinta’ (Kahitna), ‘Cukup Siti Nurbaya’ (Dewa 19), ‘Kebebasan’ (Singiku), hingga ‘Aku Makin Cinta’ (Vina Panduwinata).

Tak hanya sekedar lagu saja, hal lain yang juga akan membuatmu merasa ada di zaman 90-an adalah, beberapa hal yang disebutkan pada dialog-dialog para pemainnya, Mulai dari penampakan gimbot, majalah GADIS, MTV, Nadya Huatagalung, radio tape, majalah GADIS, komik Candy-Candy, pager, sampai berita tentang majalah Tempo dan Detik yang diberedel pada era itu. 

Walau harus diakui pula, tak ada konflik yang terasa begitu berarti sebagaimana di Film ‘Sunny’, film ini terasa menghajar penonton dengan berbagai macam hal menyenangkan di 30 menit pertama, tapi terasa mengendur pada pertengahan, dan berhasil selamat pada babak akhir yang memang terasa mengharukan. 

Akan tetapi, film ini jadi salah satu tontonan yang cukup menjanjikan sajian drama komedia yang menyengarkan. Terlebih pada teknik pengambilan gambarnya, alur maju-mundur pada film tersebut disajikan dengan mantap dengan perpindahan gambar yang terasa sangat lembut. Dari masa sekarang ke masa lalu cerita, atau sebaliknya.

Tak hanya itu saja, kemampuan akting dari para pemerannya pun patut diapresiasi, mulai dari Maizura dan Sheryl yang memang banyak berinteraksi, dan Priscilla dan Baskara dengan tektokan dialog yang tergiang di kepala bahkan ketika mereka menjadi dewasa. Hingga deretan cameo yang juga turut serta menambah manisnya cerita, seperti Sarah Sechan dan Reza Rahardian, serta Tika Panggabean. 

Akan tayang serempak mulai 03 Oktober 2019 mendatang, film ini jadi wadah segar untuk kalian yang rindu masa SMA. Entah untuk reuni cerita-cerita cinta atau mengenang kembali pencarian jati diri saat masih remaja. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sutradara Joko Anwar, Minta KPI Dibubarkan

Setelah polemik tentang keingin KPI untuk turut serta mengawasi kontek Netflix dan Youtube, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali menjadi sorotan. Yap, baru-baru ini, lembaga yang mengawasi jalannya tayangan di pertelevisian Tanah Air itu dianggap mengeluarkan sejumlah sanksi dan keputusan yang sangat aneh.

Salah satu contoh misalnya, KPI melakukan teguran terhadap stasiun Global TV yang menayangkan tayangan kartun Spongebob Squarepants. Di mana dalam salah satu tokoh Spongebob melakukan pelemparan kue tart dan pemukulan.

Masyarakat pun tak diam, sebagian besar menilai keputusan KPI tersebut adalah pendapat yang amat keliru. Berita ini juga menarik perhatian salah satu sutadara kondang di tanah air, yakni Joko Anwar. Pada laman Twitter pribadinya, sutradara Gundala itu bahkan dengan tegas dan yakin menuliskan tagar Bubarkan KPI.

Sumber : https://twitter.com/jokoanwar

Tak hanya itu saja, lelaki kelahiran Medan, Sumatera Utara tersebut juga mengunggah foto ilustrasi sejumlah tayangan televisi yang mendapat teguran dan sanksi KPI. Tak hanya Spongebob, ada pula sejumlah tayangan seperti infotainment “Obsesi” Global TV, “Ragar Perkara” Tv One, “Rumpi” Trans TV dll.

“Promo Gundala kena sanksi @KPI_Pusat karena ada dialog bilang ‘Bangsat.’ Bangsat artinya, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:,” twitt Joko Anwar, sambil menyematkan keterangan kata “bangsat” dari sebuah kamus bahasa Indonesia.

“Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat,” sambung Joko Anwar.

Menurutmu bagaimana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top