Feature

Gaya Berpacaran Generasi Millenials yang Kurang Esensial

Dunia ini bukan milik kalian saja, gaya berpacaran kalian bisa saja membuat orang lain tidak nyaman dan merasa terganggu. Mulai dari bermesraan dia depan umum, hingga sikap menye-menye lain yang kadang terliat menyebalkan.

Apabila kamu berpendapat, “ah itu karena dianya tidak memiliki pasangan, makanya terasa terganggu”, adalah kesalahan besar. Karena tak ada korelasi antara risih akan gaya berpcaran dengan tidak memiliki pasangan. Oleh karena itu banyak dari kalian yang pacaran suka bertingkah seenak jidat alias sembarangan. Apalagi gaya berpacaran zaman sekarang.

Gaya berpacaran generasi millenials, memang terkadang menjengkelkan. Ada saja hal-hal yang terlalu hiperbola kerap dilakukan sehingga membuat orang lain merasa terancam ketenagannya.  Untuk kamu yang masih merasa disudutkan, coba lihat beberapa hal ini. Barangkali, salah satunya sering pula kau lakoni.

Karena Untuk Bermesraan, Tak Seharusnya Dilakukan di Sembarang Tempat

Wahai pasangan kala kamu ingin bermesraan itu sesungguhnya ada tempatnya. Tidak di tempat umum juga, banyak dari pasangan zaman sekarang yang sangat doyan untuk mengumbar kemesraan secara berlebihan. Ruang publik tentu tidak cocok untuk bermesraan apalagi secara berlebihan, dan kalian pun bisa dicap sebagai pasangan PDA (Public Display Affection).

Apabila kamu berada di posisi orang tersebut, pasti kamu paham kenapa tak layak untuk bermesraan di tempat umum. Apalagi secara berlebihan.

Berbagi Kata Kunci Sosial Media, Sebenarnya Perlu atau Tidak?

Media sosial ditengarai sebagai salah satu opsi dimana kamu atau dia melakukan selingkuh. Mesra di caption, tapi main belakang di DM Instagram, adalah hal yang ditakutkan. Sehingga sebelum semua itu terealisasikan ada baiknya salah satu pasangan mengambil langkah untuk meminta password media sosialnya duluan.

Tapi apakah komitmen antar pasangan harus seperti itu? bukannya saling menaruh kepercayaan jauh lebih baik dibanding dengan kecurigaan. Apalagi ruang gerak seseorang, bisa jadi merasa terganggu kala media sosialnya dipantau terus-terusan. Jadi hal seperti ini lebih baik ditinggalkan karena dapat menimbulkan konflik dalam ruang lingkup pasangan.

Menjadikan Sosial Media Sebagai Wadah Bermesraan di Dunia Digital

Pacaran di sosial media dengan menggunakan beberapa fitur sebagai ajang bermesra-mesraan adalah hal yang menjijikan. Coba saja kamu bayangkan, ketika kamu  saling berbalas pesan di Instagram di mana teman dan followersmu menyaksikan. Belum lagi apdet foto mesra yang membuat banyak orang iri akan kehidupan asmaramu. Ditambah dengan caption yang mendayu-dayu seperti, “Betapa bersyukurnya aku memilikimu bla..blaa”, dan anehnya dua minggu kemudian mereka tak lagi bersama.

Saling Sindir di Sosial Media Seharusnya Membuat Kamu Waspada

Sosial media lagi-lagi menjadi salah satu faktor penting dalam berpacaran di zaman sekarang. Dari segala macam bentuk, sosial media tetap menjadi barang berpacaran yang difavorit kan, seperti memasang status, memposting foto berduaan sampai merekam sebuah moment.

Tetapi ada juga beberapa pasangan, yang mengeluh akan kondisi berpacarannya di media sosial, bahkan sampai berbalas-balasan lewat status facebook, atau saling no mention di Twitter. Jelas saja, kalau hal seperti ini kerap dilakukan bakal membuat orang lain melihat merasa risih dengan apa yang kamu lakukan.

Membuat Panggilan Sayang yang Telah dimodifikasi Demi Menambahkan Kesan Sayang yang Beda dari Pasangan Lain

Sudah terlalu menjamur beberapa tipe panggilan sayang, yang sebenarnya kamu pun sudah enggan niat untuk mendenrkannya. Seperti istilah “Pipi-Mimi” yang sangat membuat kuping terasa pahit. Kau pun kerap membayangkan apabila ungkapan ini terasa berlebiham, berarti kamu adalah orang yang normal.

Lagi pula panggilan sayang pun tak bakal menambahkan kesan yang berbeda, atau rasa sayang bakal menambah apabila kamu mengubah status panggilannya. Yang ada malah membuat orang lain merasa risih lantaran panggilan sayang kerap dilakuakn meskipun di ruang umum sekalipun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jatuh Cinta Dengan Ambivert? 7 Hal Ini Harus Kamu Ketahui

Sudahkah kamu mengenal tentang ambivert? Ternyata, selain introvert dan ekstrovert ada suatu kepribadian yang menggabungkan keduanya. Iya, ambivert merupakan gabungan dari introvert dan ekstrovert. Ambivert kadang tertutup kadang juga terbuka, dengan demikian seseorang yang memiliki kepribadian ambivert dapat merasa nyaman dalam kondisi apapun, seperti disaat mereka sedang sendiri ataupun sedang berada ditempat yang penuh dengan keramaian.

Nah, jika kamu jatuh cinta pada seorang ambivert, ini 7 hal yang harus tahu tentangnya.

1. Kamu Harus Bisa Mengatasi Perubahan Suasana Hatinya

Karena sifatnya yang memang perpaduan antara introvert dan ekstrovert, ambivert ini suasana hatinya seringkali berubah. Jika kamu jatuh cinta dengan seseorang yang memiliki kepribadian ini maka kamu harus bisa mengatasi perubahan suasana hatinya. Jangan sampai karena sifatnya ini hubungan kalian jadi terganggu, harus ekstra sabar ya!

2. Kamu Harus Tahu Kapan Dia Menjadi Introvert Dan Kapan Dia Menjadi Ekstrovert

Seorang ambivert terkadang disebut juga sebagai seseorang yang memiliki kepribadian ganda. Ia bisa terbuka mengekspresikan dirinya, namun kadang juga tertutup. Kamu harus tahu kapan tepatnya dia menjadi introvert dan sebaliknya, jangan sampai tertukar ya!

3. Meski Suka Bergaul, Berilah Ia Ruang Untuk Sendiri

Seperti yang kita ketahui bahwa ambivert suka bergaul dengan dunia luar, namun ia juga bisa merasa ingin sendiri lho, menutup diri dari dunia luar untuk beberapa waktu seperti yang introvert rasakan. Berikan dia waktu jika dia butuh waktu sendiri. Tanpa mengganggu privasinya. Dan ketika ia ingin pergi jalan-jalan, temanilah ia atau ajak ia pergi bersama teman-temanmu.

4. Ambivert Mempunyai Intuisi Yang Kuat

Ternyata seorang ambivert mempunyai intuisi yang kuat lho, kamu jangan pernah untuk mencoba berbohong kepadanya. Dia akan tahu setiap kamu berkata jujur atau tidak, dan tentunya dia juga akan selalu berkata jujur padamu. Sehingga akan meminimalisir adanya kebohongan dalam suatu hubungan, kelebihannya yang satu ini memang bagus untuk hubungan kalian.

5. Ambivert Pandai Membaca Emosi Orang Lain

Selain pandai memahami emosi diri sendiri, ia juga pandai mengetahui emosi orang lain. Dari gerak-gerik, tatapan mata, perkataan atau juga caramu menghela nafas. Dia tahu emosi seperti apa yang kamu rasakan, bisa dibilang, ambivert ini sangat peka. Beruntung jika kamu dicintai olehnya.

6. Kamu Jangan Heran, Ambivert Biasanya Bersikap Unik di Media Sosial

Ambivert ini unik, terkadang dia paling lucu dan ceria di sosial media, namun terkadang dia juga bisa menghilang beberapa hari saat dirinya menjadi introvert. Baik dari postingan ataupun komentar-komentarnya, sosoknya memang paling asik di sosial media. Kamu jangan heran, dia memang sosok yang hangat dan menyenangkan.

7. Ambivert Tertarik dengan Pembiacaraan yang Dalam dan Spesifik

Jika kamu jatuh cinta dan ingin mendekatinya, maka carilah topik pembicaraan yang sesuai dengan karakternya. Karena dia tertarik dengan pembicaraan yang berat dan spesifik, maka kamu bisa membicarakan topik-topik yang lebih dalam saat bersamanya. Dia akan menyukainya dan bisa menjadi partner bicara yang asyik buatmu.

Itulah 7 hal tentang ambivert yang harus kamu ketahui, menarik bukan? Semoga bisa membantu meluluhkan hatinya, ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

4 Fakta Menarik tentang Efek Hubungan Seks yang Baru Kamu Dapatkan 2 Hari Setelahnya

Hubungan seks merupakan kebutuhan bagi pasangan suami istri. Ada bagian terbaik yang dihasilkan dari hubungan seks ini. Hasil terbaik bukanlah puncak kenikmatan yang didapatkan saat berhubungan seks, melainkan ada efek terbaik yang akan muncul dua hari setelah melakukan hubungan seks tersebut. Berikut adalah empat fakta tentang efek terbaik hubungan seks berdasarkan hasil penelitian.

1. Efek Ini Dinamakan Afterglow

Efek yang satu ini diberi nama oleh para peneliti sebagai efek afterglow. Kepuasan dari dua orang yang baru saja melakukan hubungan sex biasanya akan bertahan sampai 48 jam ke depan setelah melakukan hubungan seks. Hal inilah yang menghasilkan dampak baik pada hubungan dalam beberapa bulan ke depan.

2. Efek yang Muncul Dijadikan Data Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan teknik pencatatan. Sepasang suami istri diminta melakukan hubungan seks dan mencatat segala hal yang dirasakannya setelah melakukan hubungan seks. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perasaan yang lebih bahagia pada dua hari setelahnya.

3. Kepuasan Jauh Lebih Terasa

Pasangan yang dijadikan subjek penelitian ini mengaku merasakan kepuasan yang sesungguhnya saat afterglow. Mereka merasa bahagia dengan pernikahan yang mereka jalani. Hal tersebut juga membuat pertengkaran yang terjadi dalam rumah tangga mereka berkurang.

4. Tapi Bukan Berarti Efek Itu akan Membuat Pasangan Merasa Bahagia Selamanya

Efek afterglow bukan berarti kebahagiaan akan terus-menerus dirasakan selamanya. Setidaknya pasangan yang melakukan hubungan seks akan jauh lebih bahagia dibandingkan dengan pasangan yang tidak melakukan hubungan seks.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kamu Bisa Belajar 7 Hal Ini dari Serial Kartun Doraemon

Serial kartun doraemon merupakan salah satu serial kartun yang banyak digemari pecinta kartun. Serial kartun ini pertama kali ditulis oleh Fujiko F, Fujio.

Kartun ini menceritakan persahabatan manusia dengan seekor robot kucing bernama Doraemon. Meski berupa serial kartun, tetapi nyatanya kamu bisa kok belajar 7 hal positif ini dari serial kartun Doraemon.

1. Arti Persahabatan

Doraemon dan Nobita diceritakan sebagai sahabat. Mereka selalu ada untuk satu sama lain baik saat senang maupun saat sedang susah. Doraemon selalu memberi nasihat kepada Nobita saat Nobita melakukan sebuah kesalahan. Tak hanya itu, mereka juga selalu saling memotivasi satu sama lain.

2. Kebudayaan Jepang

Serial kartun ini memiliki latar budaya Jepang sehingga penyajiannya pun menunjukkan negara Jepang. Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian penikmat serial kartun ini mampu memahami kebudayaan Jepang saat menontonnya.

3. Sikap Disiplin

Dalam kartun serial ini, Nobita memiliki karakter yang malas dan tidak berprestasi di sekolah. Kedatangan Doraemon ada kalanya membuat Nobita semakin malas. Namun akhirnya Nobita menyadari bahwa untuk menjadi sukses, dia harus memulainya dengan disiplin diri.

4. Tidak Mudah Menyerah

Ada kalanya Doraemon menahan diri untuk tidak menuruti segala keinginan Nobita. Karena itulah akhirnya Nobita belajar untuk lebih berusaha dan pantang menyerah. Nobita berusaha untuk menunjukkan bahwa dirinya mampu melakukan segalanya meski tanpa bantuan dari Doraemon.

5. Berani Bermimpi untuk Hal Besar

Pencipta tokoh serial kartun ini memiliki tujuan untuk memperluas imajinasi anak yang menontonnya. Berbagai petualangan yang disajikan dalam serial kartun ini banyak menginspirasi penontonnya untuk berani memimpikan suatu hal yang besar.

6. Berjuang untuk Cinta Sejati

Tak hanya berkisah tentang persahabatan, serial kartun Doraemon juga sedikit menceritakan tentang kisah cinta Nobita kepada Shizuka. Nobita tak pernah menyerah untuk memperjuangkan rasa cintanya kepada Shizuka.

7. Tidak Bersikap Semena-mena

Dalam serial kartun Doraemon ada tokoh Giant yang digambarkan dengan karakter yang suka bersikap kasar dan semena-mena. Namun dalam kenyataannya Giant dihadapkan pada kondisi yang sulit dan membuatnya sadar bahwa dia tidak bisa bersikap kasar dan seenaknya sendiri pada teman-temannya jika dia tak ingin mendapatkan ganjaran yang buruk atas tindakannya itu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top