Tips

Game dan Gammer di Pandang Sebelah Mata, Padahal ini 15 Pelajaran untuk Bekal Hidup dari Game

gamer

Kamu Gamer atau suka bermain game? Sebagain besar masyarakat memandang game dan gammer dengan sebelah mata. Mereka memandang gamer itu anti sosial, tidak memiliki masa depan karena malas belajar, dan lainnya.

Namun belum banyak yang menyadari bahwa game dapat mengajarkan kepada kita tentang pengalaman hidup. Ada banyak yang dapat Kamu pelajari untuk meraih kesuksesan dalam hidup.

1. Game tentang permainan, dalam permainan ada menang dan Kalah

Sumber: odt.co.nz

Sumber: odt.co.nz

Game tentu saja tentang permainan atau kompetisi. Dalam permainan atau kompetisi yang selalu menghadikan yang menang dan kalah.  Dalam hidup juga kadang kita harus siap berkomptisi. Harus siap menang dan kalah ketika berkompetisi.

2. Ada Game yang harus dimainkan berkelompok, Penting untuk Gammer Membangun Team dan Bekerja sama

Sumber: www.eoeventorganizer.com

Sumber: www.eoeventorganizer.com

Game ada yang bisa dimainkan sendiri ada juga yang team. Jika berkelompok, ya tentu saja Kamu harus membangun Team dan bekerjasama dengan anggota team lainnya.

Ini eranya Kolaborasi yang mnuntut Kamu berkolaborasi dan bekerjasama dengan orang lain. Lewat game tentu saja Kamu belajar tentang hal itu.

3. Bermain game tidak membuat otak Kamu passive, game membuat Otak Kamu berfikir

Sumber: health.kompas.com/shutterstock

Sumber: health.kompas.com/shutterstock

Menonton TV yang membuat otak passive karena Kamu hanya menerima tontonan yang di sajikan oleh TV. Berbeda dengan TV, Game membuat Otak Kamu Aktif untuk berfikir. Bagaimana  mengalahkan lawan, Focus menyelesaikan permasalah, bagaimana mencari solusi atau masalah dan lainnya.

4. Hal yang seru dari bermain Game Adalah Bagaimana mencari strategy untuk mengalahkan musuh

Sumber: http://article.wn.com

Sumber: http://article.wn.com

Dalam bermain game, ya Kamu harus membuat strategy untuk bisa mengalahkan musuh. Kamu harus mengetahui keunggulan dan kelemahan dari musuh, membuat strategy agar menang.

5. Lewat Game, Kamu Belajar memecahkan masalah

Sumber: http://priyonohadisaputra.blogspot.com

Sumber: http://priyonohadisaputra.blogspot.com

Ada game yang menuntuk Kamu harus memecahkan masalah yang dihadapi dalam game. Jika tidak bisa memecahkan satu masalah, maka level Kamu tidak akan naik.  Ketika Kamu stack dalam satu level dan agar bisa naik satu level kamu harus bisa menghadapi masalah. Kamu berfikir bagaimana memcahkan masalah. Melihat permasalah dari berbagai sudut pandang kemudian Kamu menyelesaikannya.

6. Mengajarkan untuk Persisten dan Tanpa Mengenal Lelah

Sumber: blog.djarumbeasiswaplus.org

Sumber: blog.djarumbeasiswaplus.org

Persisten adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan semangat yang tanpa pengenal lelah. Kamu harus terus berjuang secara persisten. Untuk sukses tentu dibutuhkan persistensi.

Dalam game, ada banyak game yang membutuhkan persistensi. Misalnya Kamu harus membuat benteng pertahanan dan dilakukan secara terus menerus.

7. Bekerja keras dalam membangun

Sumber: https://lingkunganhidup8blog.wordpress.com

Sumber: https://lingkunganhidup8blog.wordpress.com

Ada banyak game yang membuat kita harus membangun kerajaan misalnya, wilayah pertanian. Kamu membutuhkan kerja yang sangat keras untuk bisa menyelesaikan benteng, wilayah pertanian dan lainnya dalam game.

Sehingga Persistensi yang disebutkan diatas saja tidak cukup . Tentu Kamu juga harus bekerja keras ketika akan mewujudkan sesuatu. Begitu juga dalam hidup.

8. Mengajarkan Kamu untuk Target dan Focus pada target

Gamer8Banyak game yang memiliki target tertentu. Mengalahkan musuh, mendapatkan point tertentu untuk bisa jadi hero misalnya. Untuk mercapi target tersebut, tentu selain kerja keras dan persistensi Kamu membutuhkan  focus untuk mencapai target.

Dalam Hidup tentu kamu punya target tertentu. Untuk mencapainya Kamu perlu sekali focus untuk mencapainya.

9. Kamu berprestasi, ya tentu harus mendapatkan reward dan ketika melakukan kesalahan harus mendapat Punisment

Gamer9Banyak game yang memberikan Punisment dan rewards. Ketika kita melakukan sesuatu dan berhasil kemudian kita mendapatkan Reward jika gagal kita dihukum.

Dalam hidup itu juga penting pusnihment dan reward. Dalam bekerja misalnya ketika Kamu berprestasi, ya tentu harus mendapatkan reward dan ketika melakukan kesalahan harus mendapat Punisment.

10. Game Membuat Kamu Belajar Lebih Teliti

 Sumber: otomotifnet.com

Sumber: otomotifnet.com

Ada Banyak game yang menuntuk ketelitan. Kamu harus teliti dan berfikir cepat agar dapat menyelesaikan satu kasus, mengalahkan lawan dan lainnya.

Dalam dunia nyata, ketelitian itu sangat penting. Banyak dari kita gagal karena kurang teliti akan hal-hal kecil yang ternyata itu penting.

11 Mudah Mendapatkan pertemanan, utamanya sesama gammer

Sumber: http://nn-dedew.blogspot.com

Sumber: http://nn-dedew.blogspot.com

Kata siapa gamer tidak mudah bergaul? Tidak semuanya loh. Malah banyak pertemanan yang terjalin karena bermain game. Banyak pertemanan terjalin karena obrolan soal game.

Salah satu yang terpenting dalam kesuksesan itu networking yang luas. Punya banyak teman ya tentu penting. Banyak orang yang akhirnya membangun bisnis bersama karena kenal dari game.

12 Kadang bukan tentang KEMENANGAN, tapi bagaimana bisa tertawa

gamer12Ketika bermain game bersama-sama teman kamu, mungkin kalian kalah tetapi tetap bisa tertawa bersama. Kadang bukan tentang KEMENANGAN, tapi bagaimana bisa tertawa dan berkumpul bersama teman-teman Kamu.

Stress karena ingin menang atau tekanan akibat kegagalan bukan sesuatu yang sehat. Kadang tidak melulu tuk menjadi yag terbaik atau terhebat dalam hidup. Kadang Kamu perlu bersenang senang, menikmati kebahagian dan menikmati hari.

13. Tapi Jangan Terlalu Percaya sama Gammer yang baru Kamu kenal juga sih

Gamer13Bergabung dengan komunitas gamer dan saling membantu sama lain. Di saat itulah penjagaan diri kita terkadang menjadi lemah. Meskipun tahu tips aman saat online, terkadang Kamu jadi malas utk membuat Password yg rumit karena malas mengingatnya.

Kamu harus hati-hati dengan user dan Password  dari akun game online Kamu. Bisa saja teman gamer yang baru kamu kenal menghack password Kamu. Akun Game Online Kamu digunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan.

14 Semakin Jauh Kamu Melangkah, Hidup Kamu Bakalan Semakin Ditantang

Sumber: ajustabrata.wordpress.com

Sumber: ajustabrata.wordpress.com

Dalam game yang menggunakan level, tentu saja semakin tinggi lavelnya semakin susah game dimainkan.  Begitupula dalam hidup, semakin tinggi Kamu entah ilmu,jabatan dan lainnya tentu semakin banyak tantangan dan godaanya. Seperti kata pribahasa, semakin tinggi pohon maka semakin kencang anginnya

15 Tidak Meremehkan Meremehkan Sesuatu

Sumber: http://penulispro.net

Sumber: http://penulispro.net

Kamu mungkin pernah menemukan sebuah game yang terlihat sederhana. Tapi jangan salah, terkadang sesuatu yang terlihat sederhana belum tentu mudah dimainkan. Lihat saja game Flappy Bird yang terlihat sederhana, tapi sebenarnya sulit untuk dimainkan.

Dalam hidup  Mungkin kamu pernah meremehkan sesuatu. Tetapi sesuatu yang Kamu remehkan itu ternyata cukup sulit dan menyulitkan. Jadi tidak itu membuat kita tidak meremehkan sesuatu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sekuel Thor 4 Siap Digarap Kembali oleh Taika Waititi

Thor akan kembali ke dunia Marvel. Sekuel film Thor yang ke-4 akan dibuat dan disutradarai kembali oleh Taika Waititi. Menurut The Hollywood Reporter. Taika sukses membawa film solo ketiga Thor itu meraih keuntungan hampir US$854 juta dari box office sedunia dan skor 93 persen Rotten Tomatoes pada tahun 2017.

Chris Hemsworth pun akan kembali berperan sebagai Thor. Kendati demikian, belum ada rincian lain terkait cerita dan jadwal rilisnya. Namun terakhir dalam Avengers: Endgame, Thor menyerahkan kaum Asgard pada Valkyrie di rumah baru mereka di bumi. Sementara itu, Thor ikut dalam pesawat luar angkasa bersama Guardians of the Galaxy.

Taika Waititi sendiri sukses memberi warna baru pada Thor. Pria New Zealand ini juga aktor di balik karakter Korg, raksasa batu yang lucu. Keterlibatannya lagi pada Thor 4 konon membuat proyeknya bersama Warner Bros. dalam film adaptasi manga Jepang, Akira, terganggu. Akira yang semula dijadwalkan rilis pada 2021 kabarnya harus menjeda jadwal syuting karena Taika juga mengembangkan naskah Thor 4. Sementara Chris Hemsworth baru selesai dengan film terbarunya Men in Black: International.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Statusnya sebagai Anak Farhat Abbas Buat Gusti Rayhan Sering Dibully

Gusti Rayhan mengaku tak ambil pusing dengan kelakuan ayahnya, Farhat Abbas yang baru-baru ini menghebohkan publik dengan perangnya melawan Hotman Paris. Sejak dulu, Gusti Rayhan menyebut sikap ayahnya memang membuatnya dibully di sekolah saat masih duduk di bangku SMP.

Tak mudah menjadi seorang anak dari pengacara kondang Farhat Abbas. Hal inilah yang dirasakan Gusti Rayhan, putra Farhat dari istri sirinya, Rita Tresnawati. Gusti mengaku lantaran sikap sang ayah yang sensasional, ia sering mendapat perundungan atau bully saat ia masih duduk di bangku SMP.

“Sempet (diledekin) pas kelas 7, kelas 8, dan diledekin (Farhat Abbas) itu malah bikin sensitif kalau orang-orang ngomong ‘kamu anaknya ini’ ‘kamu anak si ini’, aku lagi jalan terus dipanggil nama ayah, jadi sensitif gara-gara itu,” kata Gusti Rayhan seperti dikutip dari Suara, Rabu (17/7).

Perlakuan tak menyenangkan didapat Gusti bukan dari teman-teman sebayanya saja. Bahkan orangtua murid pun sempat memojokkan dirinya.

“‘Hey Farhat Abbas ‘gitu-gitu (ngeledeknya), ‘eh kamu anaknya ini (Farhat)’ wah pokoknya tiap aku ketemu anak lain atau orang tua selalu aja diomongin gitu. Aku cuma senyum, nggak bisa ngomong ‘nggak..nggak bukan’ juga, ya sudah, lama-lama berhenti sendiri,” jelasnya.

Sampai hari ini, ada saja yang mengaitkan dirinya dengan pengacara sensasional itu. Tapi Gusti lebih berlapang dada dan tak emosi seperti saat masih kecil dulu.

“Buat ejekan sih berhenti sendiri, kalau sekarang kaya lebih ke nanya aja orang-orang, emang benar (Farhat begitu?) Terus pernah ketemu nggak (sama Farhat), gitu-gitu,” tutup Gusti Rayhan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sering Mengigau Saat Tidur, Bahaya Nggak Sih?

Disadari atau tidak, ada beberapa orang yang memang kerap mengingau setiap tidur. Fenomena ini memang adalah sesuatu yang lumrah terjadi saat kita sedang tidur. Hasil sebuah riset di Norwegia, pada 2010, hampir 66% dari populasi manusia berbicara dalam tidur mereka dalam berbagai bentuk, yang lain menyampaikan monolog yang menawan atau bahkan melakukan percakapan yang kompleks.

Meski begitu, dari beberapa penjelasan para ahli, kebiasaan ini bukanlah termaksud masalah kesehatan yang berarti. Akan tetapi, jika hal tersebut terjadi secara terus menerus sudah tentu kamu perlu ke dokter. Selain itu, inilah yang perlu kita ketahui dari kebiasaan mengingau yang sering terjadi. 

Sebenarnya Belum Banyak Penelitian tentang Bicara Saat Sedang Tidur

 

Sebelumnya fenomena ini dikenal sebagai parasomnia (sejenis gangguan tidur) dalam Klasifikasi Internasional tentang gangguan tidur. Akan tetapi, dari temuan terbaru gejala ini direklasifikasi dari gangguan menjadi hanya kejadian normal yang dapat terjadi selama tidur. 

Nah, menurut Rafael Pelayo, spesialis tidur dengan Sleep Medicine Center di Stanford Health. karena hal tersebut bukan gangguan yang dianggap serius, jadi tak ada permintaan untuk penelitian tentang tidur. Dengan kata lain berbicara saat sedang tidur merupakan perilaku yang sebagian besar tidak dipelajari dan tidak dipahami dengan baik. 

Lagipula, Apa yang Kita Ucapkan Saat Ngigau Sebagian Besar Adalah omong Kosong

Dari hasil klasifikasi temuan yang sama, kalimat atau kata-kata yang kita ucapkan selama mengigau bukan termaksud cerminan perilaku atau kenangan pada situasi sebelumnya. Jadi semua pertengkaran dengan pasangan atau drama pekerjaan yang baru saja kamu alami, kemungkinan besar tak akan kamu bicarakan selama tidur. 

Ini penting dipahami, karena mereka yang sering ngigau memang kadang mengatakan hal-hal yang sulit dipahami sepanjang liar. Bahkan beberapa katanya tergolong liar. Selain membuat orang yang mendengar menjadi kelabakan menebak maksud, kadang kala kita juga bertanya-tanya. 

Intinya, tidak ada arti nyata dari kata-kata yang keluar dari mulut seseorang yang sedang ngigau saat tidur. 

Dan Tak Ada Rentang Usia Tertentu, Semua Orang Bisa Mengalami Gejala Ini 

Beberapa orang berpikir, berbicara saat sedang tertidur hanya akan dialami oleh mereka yang sudah dewasa dan lansia. Padahal hal tersebut tak selalu benar. Masih dari kata Pelayo, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, jika kamu sudah berbicara saat tidur sejak kecil. Karena faktanya, berbicara saat tidur cenderung sangat umum terjadi pada anak-anak dan remaja – sekitar 50%, bahkan anak-anak antara usia 3 dan 10 mengoceh dalam tidur mereka.

“Jika Anda tidur sambil berbicara saat masih muda, jangan anggap penting,” kata Pelayo. Tidak perlu takut atau bergegas ke dokter.

Untuk orang dewasa, biasanya akan mulai menyadari jika ia sering mengingau saat tidur ketika memasuki usia 20 hingga 30-an. Dimana mereka sudah mulai berbagi kamar atau tempat tidur dengan orang lain. Sehingga orang lain atau pasangan yang tidur bersama merekalah yang kemudian tahu, jika mereka adalah seorang talk sleep.

Namun jika banyak bicara saat tidur terjadi pada mereka yang berusia sekitar 50 tahun atau lebih, hal tersebut bisa dikatakan sebagai penanda penyakit, seperti seperti penyakit Parkinson atau demensia.

Sialnya, Fenomena Ini Biasanya Sering Bercampur dengan Masalah Tidur Lainnya 

Bicara saat sedang tidur memang jelas berbeda dengan beberapa gangguan tidur yang lain. Mengigau hanyalah menceracau dengan kalimat-kalimat yang biasanya tak bermakna. Tak ada artinya dan tak jelas ke mana arahnya. Namun, jika bicaramu sudah lebih dari sekedar obrolan biasa, bisa jadi kamu sedang mengalami kondisi lain yang terkait dengan sleep apnea

Selain itu, James Rowley, kepala divisi pengobatan paru-paru, perawatan kritis dan tidur dengan Detroit Medical Center, berbicara melalui tidur juga dapat disebabkan oleh stres, kecemasan, dan depresi. Jika hal tersebut sudah terjadi berulang kali, cobalah bicarakan pada dokter ahli spesial tidur, karena sepertinya anda butuh perawatan. 

Demi Mengatasinya, Cobalah Lakukan Kebiasaan Baik dengan Tidur Terjadwal dan Dalam Waktu yang Cukup 

Kalau harus dilihat dari keseluruhan kebiasaan ini, momen mengigau kerap terjadi akibat kita terlalu lelah. Atau masih memikirkan sesuatu sesaat sebelum tidur. Untuk menguranginya, cobalah untuk tidur dengan terjadwal. Selain itu penuhilah kebutuhan tidurmu, jangan terlalu singkat atau terlalu lama. Hindari juga makan makanan yang mengganggu kualitas tidurmu, seperti makan makanan berat atau minuman beralkohol.

Walau tak disebut sebagai gejala yang berarti, kita perlu untuk tetap menjaga diri. Jangan terlalu dianggap sepele, apalagi jika  itu sudah menganggu tidurmu dan pasanganmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top