Feature

Freeganisme : Gaya Hidup Anti Boros Agar Uang Nggak Gampang Lolos

Ketika mengecek ATM dan melihat saldo sudah tipis padahal baru satu setengah minggu dari waktu gajian. Rasanya sangat memilukan. Sekaligus  juga tamparan, karena saldo yang terkuras lantaran kamu hidup boros bukan? Apalagi kalau kamu tidak memiliki tabungan, makin lengkap saja penderitaanmu. Kiat-kiat hidup hemat sudah banyak tersebar tapi hatimu mungkin kurang bergetar alias belum ada kemauan untuk melakukan.

Tapi pernah kamu mendengar tentang istilah freeganisme? Freeganisme adalah gaya hidup yang menentang tentang pemborosan. Di mana para penganut gaya hidup Freegan, menjalani hidup dengan menghabiskan pendapatan seminimal mungkin. Bagi kamu yang boros, bisa mencontoh gaya hidup ini. Tetapi sebelum menyatakan sebagai Freegan, mending kamu simak dulu nih tentang freegan. Karena ada beberapa fakta yang mencengangkan, bisa jadi kamu pro atau kontra.

Era 90-an Jadi Tanda Dimulainya Pergerakan Freeganisme

Gerakan freeganisme memang tidak sebegitu massive, seperti beberapa gaya hidup lainnya. Karena ada beberapa orang yang merespon negatif, lantaran gerakan ini suka mengambil makanan yang berada di tempat sampah. Alasannya bukan karena tak punya uang, tetapi karena melawan gerakan pemborosan termasuk buang-buang makanan.

Dimulai pada akhir 90-an, freegansime semakin populer beberapa tahun belakangan. Di tahun 2003 sudah mulai didirikan grup freegan, yakni freegan.info. Adam Welsmann, salah seorang warga negara Amerika Serikat adalah pendirinya.

Terlahir Karena Melihat Gaya Hidup Masyarakat yang Konsumtif

Freeganisme memang sebuah gaya hidup yang menentang pemborosan, tetapi munculnya ajaran ini bukan karena kesal akan gaya hidup orang yang boros karena tidak bisa mengelola uang. Melainkan merespon konsumerisme yang sudah tidak dapat terkendali. Survey dari National Environment Agency menyebutkan bahwa sekitar 791 ribu ton makanan yang terbuang setiap hari. Tak cuma makanan, banyak barang yang masih bisa dipakai tapi sudah dibuang, dan timbullah gerakan ini.

Freeganisme Memiliki Dua Tujuan yang Berkaitan Dengan Penghematan

Setidaknya freeganisme memiliki dua tujuan, membeli sedikit mungkin dan menggunakan apa yang diperlukan. Alhasil mereka menekan pengeluan dengan mencari makanan dan barang-barang yang berada di tempat sampah. Semua itu dilakukan demi penghematan. Perlu diketahui kalau mencari makanan dan barang di tempat sampah yang dilakukan freegan juga ada pertimbangan. Seperti barang, mereka mencari barang yang masih layak guna, sedangkan makanan mereka mencari yang masih layak di kawasan restoran atau supermarket pada malam hari.

Lantas apakah yang dilakukan oleh orang freeganisme hanya mengais di tempat sampah? tidak juga, mereka pun mengenal sistem barter, belanja barang bekas sampai berkebun untuk mencukupi kebutuhan. Urusan transportasi mereka pun berhemat dengan bersepeda, nebeng teman loh.

Meskipun Bertujuan Menekan Pengeluaran, Mereka Tak Pelit Untuk Berbagi Apa yang Mereka Dapatkan

Meskipun bertujuan untuk menghemat, tak berarti orang yang menganut freeganisme itu pelit. Lantaran mereka mendapat apa yang diinginkan dari tempat sampah sampai dikasih gratis sama tetangga. Kaum freegan biasanya mendapat lebih. Ketika mereka mendapat jatah yang lebih, tak membuat mereka merasa memiliki stok dikemudian hari tetapi mereka sumbangkan ke orang yang membutuhkan.

Berarti Orang Freeganisme Adalah Orang yang Tidak Mampu? Tidak Juga Kok!

Kalau berpikiran seperti itu, pernyataanmu akan terbantahkan setelah kamu mendengar kisah tentang Daniel Tay. Seorang perencana keuangan Singapura, yang hidupnya sudah sejahtera. Daniel yang sudah hidup lebih dari cukup terinspirasi akan temannya yang berhasil menerapkan gaya hidup freegan yang nggak khawatir soal uang ketika pensiun.

Melihat gaya hidup itu, Daniel tak pikir panjang untuk terjun dan angsung reka mungut makanan dari tempat sampah tetangganya. Saking terbiasanya, sang tetangga bahkan langsung menaruh makanan yang nggak mereka inginkan di depan pintu rumah Daniel setiap hari.

Sebulan hidup di Singapura Daniel menghabiskan 2.000 dollar Singapura, tapi setelah menganut gaya freeganisme ia hanya menghabiskan 1100 dollar Singapura. Mengejutkannya, itu sudah termasuk biaya sewa tempat tinggal, transport, listrik, asuransi sampai internet!

Orang menjadi freegan karena 3 alasan: mereka ingin menghemat uang, mereka ingin menyelamatkan orang lain, atau mereka ingin menyelamatkan bumi,” kata Daniel Tay, seperti yang dikutip dari Hai.grid.id

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Laudya Cynthia Bella Tertantang Dalami Peran dengan Dialog Bahasa Padang

Untuk kali pertama, dua rumah produksi film yaitu Falcon Pictures dan Starvision bekerjasama untuk menggarap sebuah film berjudul Buya Hamka. Film tersebut bercerita tentang kehidupan seorang pahlawan nasional, Haji Abdul Malik Karim Amrullah, atau yang lebih dikenal dengan Buya Hamka.

Sosok Buya Hamka akan diperankan oleh aktor Vino G Bastian. Dua artis papan atas Indonesia lainya yakni Laudya Cynthia Bella dan Desy Ratnasari juga ikut terlibat. Menariknya, film ini menggunakan bahasa Padang, sementara Bella dan Desy lahir dan besar di lingkungan adat Sunda. Bagi keduanya, tentu bahasa jadi kendala utama.

“Tantangannya tentu bahasa. Saya biasa gunakan bahasa Sunda dan di sini saya jadi orang Padang,” tutur Desy seperti dikutip Viva.co.id.

Hal itu juga yang dirasakan Bella, perempuan Bandung itu mengungkapkan bahwa ia sangat kesulitan berdialog menggunakan bahasa Padang.

“Bahasa doang yang susah, karena kalau bahasa dihapal mudah yah, tapi ini bahasa dibuat dialog sulit ya, untuk jadi rasa ke hati itu connect itu butuh waktu yang panjang butuh waktu yang banyak,” ucap Bella.

Waktu reading yang dirasa sangat sebentar, juga membuat Bella kesulitan untuk memahami bahasa Padang dengan baik.

“Sementara aku reading hanya sekitar 20 hari dan menurut aku kalau bisa milih pilih please satu bulan lagi readingnya,” tutur dia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Fokus di Dunia Akting, Zara Vakum Sementara dari JKT48

Aktris muda Adhisty Zara mengatakan jika dirinya sementara vakum dari grup idola JKT48 lantaran keinginanya untuk fokus pada dunia akting.

“Sebenarnya enggak ditinggalkan, cuma aku vakum dari JKT48 sebentar karena kita enggak bisa fokus melakukan dua kegiatan barengan,” kata Zara seperti dikutip dari kompas.com, Selasa (26/5).

Zara JKT48, demikian ia biasa dikenal sejatinya tak ingin menekuni dua bidang sekaligus namun hasilnya tak maksimal. Ia ingin memberikan yang terbaik untuk setiap bidang yang ditekuni.

“Karena nanti hasilnya akan setengah-setengah jadi sayang juga, mendingan aku tetap sebagai member JKT48 tapi aku mungkin lebih fokus di film. Filmnya beres baru JKT48. Kalau kata aku sih bukan berarti di komplain karena justru aku bawa nama Zara JKT48 main film, bukan Adisty Zara. Itu membantu JKT48 masih ada dan anggotanya enggak cuma bisa nyanyi tapi akting,” tutur Zara.

Banyak DM yang diterima Zara agar dirinya tak keluar dari grup tersebut. Ia pun menampik isu keluar, justru ia ingin tetap akting sembari membawa nama JKT48.

Zara diketahui bermain dalam beberapa judul film yang berhasil mendapatkan lebih dari satu juta penonton seperti Dilan 1990, Dilan 1991 dan Keluarga Cemara. Kini dara berusia 15 tahun itu akan kembali terlibat dalam penggarapan film horor arahan sutradara Kimo Stamboel berjudul Ratu Ilmu Hitam.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Penetapan Tarif Terbaru Ojek Online, Promo Tetap Ada, Asalkan…

Sesuai dengan pedoman pendapatan bersih para penngemudi ojek online. Kementerian Perhubungan RI telah menetapkan besaran tarif ojek online yang akan diberlakukan. Lalu bagaimana dengan promo yang biasanya diberikan para penumpang?

Tenang, melalui Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi Kementrian masih memperbolehkan para aplikator, macam GoJek dan Grab, untuk memberikan tarif promo. Dengan catatan, tarif yang diberikan ke pengemudi tersebut sesuai dengan yang telah ditetapkan. Dimana biaya pengemudi ke aplikator telah ditetapkan sebesar 20 persen dari total biaya yang akan dikenakan ke penumpang.

“Silakan ada promo tapi tidak boleh di bawah yang disampaikan,” kata beliau dalam konferensi pers di Kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019).

Namun, meski demikian, menurut Budi, sebenarnya dalam transportasi sebenarnya tak ada yang namanya istilah tarif promo. Menurutnya, hanya ada istilah tarif batas atas dan bawah.

“Dalam rezimnya transportasi, kami enggak mengenal promo. Ya palingan tarif batas bawah dan atas, ya minimal ada promo tapi nettnya (pendapatan bersih pengemudi) tidak boleh turun,” Paparnya lagi.

Sebelumnya, Kemenhub telah menetapkan tarif ojek online yang akan diberlakukan. Yap,tarif Ojol ini terbagi atas tiga zona. Mulai dari zona I meliputi Jawa, Sumatera dan Bali. Dimana, tarif batas bawahnya sebesar Rp1.800 per kilometer, sedangkan tarif batas atas Rp2.300 per kilometer. Selain itu terdapat pula biaya mininum dalam sekali perjalanan sebesar Rp7.000 – Rp10.000 per 4 kilometer.

Selanjutnya ada, zona II meliputi Jabodetabek, yang biaya jasanya dipatok batas bawah Rp2.000 per kilometer dan biaya jasa batas atas sebesar Rp 2500 per kilometer. Selain itu biaya minimal sebesar Rp8.000 – Rp10.000 dalam per 4 kilometer.

Dan zona III meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua, dengan biaya jasanya batas bawah Rp2.100 per kilometer dan biaya jasa batas atasnya sebesar Rp2.600 per kilometer. Selain itu, biaya jasa minimal sebesar Rp7.000 – Rp10.000 per 4 kilometer.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top