Community

Fakta Pacaran Ini Wajib Kamu Ketahui Sebelum Memasuki Usia 25 Tahun!

Apakah kehidupan percintaanmu dipenuhi kebahagiaan atau dihiasi juga oleh kepedihan? Entah itu membahagiakan atau menyedihkan, jadikanlah apa yang sudah kamu lewati sebagai pengalaman yang bisa mengantarkanmu menjadi pribadi yang lebih baik lagi di masa depan. Berbicara mengenai kehidupan percintaan, ternyata ada loh beberapa fakta pacaran yang perlu kamu tahu sebelum memasuki usia 25 tahun, yuk langsung simak artikelnya.

1. Pakailah Komunikasi Dua Arah, Bukan Tahunya Hanya Menjawab Pertanyaan Saja

Pacaran bukan sekedar sebuah proses interview dimana kamu harus selalu melakukan tanya-jawab dengan pasanganmu. Terkadang kamu hanya perlu mengikuti alur dan menikmatinya. Belajarlah untuk memahami setiap obrolan kalian. Mencari celah untuk lebih mengerti ke arah mana nanti obrolan ini berjalan. Sampaikan apa yang menurutmu perlu kamu tanyakan, serta jawablah apa yang ia tanayakan dengan cara yang menyenangkan.

2. Dia yang Kamu Temukan di Situs Kencan, Tak Melulu Akan Jadi Pacar

Jika kamu bertemu dengan seseorang di situs kencan online, bukan berarti kamu harus berpacaran dengannya. Kamu hanya perlu berkenalan saja, selanjutnya kamu bisa memutuskan untuk berpacaran atau hanya sekedar berteman dengannya. Karena biasanya, beberapa orang yang berada disana hanya untuk mencari kesenangan sesaat. Jangan sampai kamu salah dalam memilih pacar. Karena bisa saja ia hanya ingin bersenang-senang, bukan untuk berkomitmen pada satu orang.

3. Laki-laki Tak Harus Selalu Membayar Saat Pergi Bersama

Laki-laki tak harus membayar setiap kali pergi kencan dengan pacar. Perempuan pun boleh kok sesekali mengeluarkan uangnya. Semua tergantung kenyamanan dari satu sama lain saja. Dari sini kamu akan belajar, bahwa dalam hubungan baiknya perempuan dan laki-laki memiliki peran yang setara. Begitu pula dengan pilihan untuk membayar makan, yang kadang hanya dibebankan pada laki-laki saja.

4. Double Date Bukanlah Sesuatu yang Menyebalkan

Double date bukanlah sesuatu yang menyebalkan kok. Malah kamu perlu mencoba keseruannya. Kamu tak hanya bisa menghabiskan waktu untuk kencan dengan sang pacar, tapi kamu juga bisa mengobrol dengan pasangan lain yang ada bersama kalian. Entah itu adalah temannya, atau justru temanmu dan pacarnya. Lagipula, kan asyik kalau bisa berkenalan dengan lebih banyak orang. Barangkali ada sesuatu yang bisa kamu dapatkan dari cara mereka menjalin hubungan.

5. Bertemu Orangtua Pacarmu Bukan Lantas Langsung Membuatmu Terikat Dengannya

Jangan langsung kepedean atau khawatir saat pacarmu mengajakmu untuk bertemu dengan keluarganya. Pertemuan itu tak lamtas membuatmu langsung terikat dengannya kok. Kamu dan pacarmu kan masih dalam tahap penjajakan, jika nantinya kamu merasa ada ketidakcocokan di antara kalian, sah-sah saja jika kamu dan dia mengambil jalan perpisahan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Jika Sudah Pergi, Jangan Kembali Lagi 

“Setelah perpisahan kita, hatiku memang remuk. Dihantam dengan keras oleh perpisahan, hingga sulit untuk melupakan”

Kita pernah bersepakat, agar terus jadi dua orangyang sepaket. Bersama dalam suka dan duka, beriringan meski dihadang cobaan, dan akan tetap saling mengenggap apapun hal yang akan terjadi di depan. Sampai akhirnya, hari perayaan patah hati itu tiba tanpa diduga. Hubungan yang sudah sekian lama dibina, selesai begitu saja.

Sampai kini, aku masih bisa mengingat setiap janji yang pernah kamu sampaikan. Diucapkan dengan penuh keyakinan, dan memintaku percaya atas semua yang kamu bilang. Walau kini aku harus banyak-banyak menyadarkan diri sendiri. Meminta hatiku melupakan agar tak lagi terbayang atas kisah cinta yang pernah kita jalankan. Karena nyatanya, perpisahan itu sudah berlangsung lama, walau sampai kini masih menyisahkan luka.

Belajar melepaskan tentu bukanlah upaya yang mudah. Ada ribuan rasa sayang yang susah payah aku lupakan, jutaan kenangan yang juga harus kuhilangkan dari ingatan. Hidup tanpa dirimu, aku berjuang melepaskan semua cintaku. Pelan-pelan semuanya mulai membaik. Hidupku berjalan dengan alur yang hampir sempurna. Tak lagi berharap bersama, aku mulai berdamai dengan hidup yang kini aku punya.

“Lalu, kau datang lagi. Menawarkanku hati untuk kembali dicintai…”

Kamu mungkin tak tahu, bagaimana kerasnya upayaku. Belajar melupakan semua kenangan, menata hati yang kemarin kau porak-porandakan. Lalu  dengan mudah kau hancurkan. Tanpa rasa bersalah, kau haturkan maaf atas kepergian pertama, lalu mengajakku untuk kembali memulai semuanya dari awal seperti pertama kali kita jumpa. Dirimu bisa saja menjadi manis dalam berkata-kata, tapi sikap dan perilaku bisa jadi masih serupa.

Harus kuakui memang, perasaan sayang dan cinta yang kumiliki masih serupa, ada untukmu sesuai porsinya. Tapi patah hati pertama, jadi alasan logis yang membuatku tak harus menerimau kembali sebagai yang tercinta. Tak bisa mencegahmu datang kembali, tapi kuharap dirimu akan mengerti jika sudah tak ada ruang untuk kembali saling mengasihi.

Bawalah cinta dan keinginanan yang kini kembali kamu sampaikan. Aku akan tetap melanjutkan hidup tanpa berharap bisa kembali bersama denganmu lagi. Tak lagi pernah berharap untuk bisa bergandengan, aku belajar jika sebagian cerita yang kuanggap menyenangkan tak selalu jadi sesuatu yang layak diperjuangakan. Mari sama-sama melupakan dengan tak lagi saling mengusik kebahagian. Sebagaimana aku yang sudah sejak lama menjauh darimu, kuharap kau pun bisa melakukan hal serupa atas diriku.

“Jika sudah pergi, tak perlu datang lagi”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Seorang Selebgram Laporkan Lucinta Luna Karena Telah Menginjak Fotonya 

Lucinta Luna memang tak pernah luput dari pemberitaan. Baru-baru ini, ia dilaporkan oleh seorang selebgram bernama Rivelino Wardhana ke kepolisian, karena sikapnya dalam sebuah tayangan konten talkshow di salah satu channel Youtube.  

Pada tayangan tersebut, terlihat sesorang memperlihatkan foto Rivelino Wardhana, Lucinta Luna yang melihatnya terlihat tampak geram hingga kemudian menginjak foto tersebut di lantai. Lantaran tak terima dengan sikap dari Biduan tersebut, selebgram tersebut memilih jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan mereka.

Dikutip dari Kapanlagi.com, pelantun lagu Bobo Dimana tersebut mengaku belum menerima kabar dari lawyer atau manajernya mengenai kabar tersebut.

“Oh aku sih belum tahu ya ada laporan kayak gitu dari lawyer aku, manajer aku juga enggak tahu. Di situ kita belum terima laporannya karena Lucinta ini baik terhadap siapa pun,” ujar Lucinta Luna, saat saat ditemui di gedung Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Mantan personil Dua Bunga itu, akan dilaporkan karena ada dugaan pencemaran, penghinaan, dengan menyerang kehormatan. Akan tetapi, disinggung perihal sikapnya tersebut, dirinya merasa tak merasa bersalah kepada pria yang digosipkan pernah menjalin hubungan dengannya itu.

“Aku nggak tahu apa-apa ya, enggak ngerti. Intinya aku enggak menerima laporan tertentu karena aku baik-baik saja kok,” jelasnya.

Dan dari pengakuannya, Lucinta Luna menyebut kalau aksi menginjak foto itu adalah ide dari tim kreatif acara yang diisinya. Saat ini ia sendiri tidak mau berkomentar lebih banyak terkait kasus itu.

“Oh nggak ada (motifnya) kok. Itu yang inisiatif orang kreatifnya saja,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ardina Rasti dan Suami Sepakat Atur Batasan dalam Menerima Tawaran Iklan untuk Anaknya

Pasangan Ardina Rasti dan Arie Dwi Andika masih menikmati tumbuh kembang buah hati mereka, Anara Langit Adria. Anara yang masih berusia sekitar 7 bulan, kata Rasti, sudah dapat beberapa tawaran iklan.

“Ada, sih, sebenarnya ada. Cuma kami mikirnya, produknya yang berhubungan dengan baby,” kata Rasti seperti dikutip dari Kumparan.com. Ia mengatakan, dirinya tak menolak tawaran iklan untuk putranya yang lahir pada 8 Desember 2018 lalu. Namun ia cukup selektif dalam memilih tawaran iklan agar sesuai dengan Anara. Bahkan keduanya memiliki batasan khusus.

“Kalau misal memang cocok dan enggak mengganggu waktu dia, ya. Pokoknya, kami fleksibel saja. Kami batesin, sih, yang penting enggak terbuka, jangan sampai enggak pakai baju. ‘Kan ada yang posting bayi berenang, sebaiknya jangan,” ucap Rasti.

Saat ini, keduanya masih sibuk berbagi tugas mengurus Anara. Sebab, mereka memilih untuk tidak menggunakan jasa baby sitter untuk merawat Anara.

“Kalau masih guling-gulingan, masih bisa ditinggal, sekarang ganti-gantian sama Arie. Karena, kami ngasuh baby tanpa baby sitter. Jadi, kami lagi menikmati seru-serunya, deg-degan momong anak,” ucapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top