Feature

Fakta Gila Tentang Rokok, Dan Kamu Masih Mau Merokok?

Rokok jadi salah satu pembahasan yang tampaknya belum menemui titik temu tiap kali diperbincangkan. Kamu yang perokok tentu akan menolak banyaknya opini tak setuju, berbeda dengan mereka yang dengan lantang menyuarakan penolakan.

Terlepas dari banyaknya pro dan kontra yang masih belum ada titik terangnya. Kali ini mari sejenak membuka nalar yang kita punya. Tanpa menempatkan diri sebagai siapa-siapa. Anggaplah bahwa kamu dan saya adalah orang yang hanya tahu bahwa rokok itu hanyalah lintingan tembakau yang dibalut oleh kertas.

Gangguan Kesehatan Jelas Jadi Hal Pertama yang Menyorot Perhatian

Tak perlu butuh hasil data dari penelitian, faktanya merokok memang menganggu kesehatan. Dampaknya mungkin tak terlihat cepat, tapi perlahan tubuhmu akan dijangkit oleh beberapa penyakit mengerikan. Semuanya jadi resiko panjang yang kelak akan menggerogoti tubuh dan merugikan kita dari sisi materi.

Bayangkan jika jatah hidup yang kamu punya seharusnya bisa dinikmati lebih lama. Namun hanya karena merokok, beberapa tahunnya pun berkurang. Tak dapat menikmati hidup, menderita sakit pula. Berhenti membawa-bawa takdir, ini adalah perkara pilihan. Dengan kata lain, ketika kamu memilih merokok itu berarti kamu bersedia untuk lebih cepat mati.

Hingga Banyaknya Uang Milikmu yang Akan Terbuang Sia-Sia

Tak perlu menyeret rincian perhitungan matematika, kamu tentu lebih tahu berapa banyak  uang yang telah sia-sia. Meski sekarang kamu bisa bilang, itu memberimu bahagia. Rasanya jawabanmu akan berubah jika esok kau sudah rasa akibatnya.

Bayangkan jika andai saja biaya tersebut kamu gunakan pada hal lain yang lebih baik. Membiayanya liburan, memberi tubuhmu makanan enak dan sehat hingga hal-hal lain yang bisa kamu gunakan sebenarnya. Lalu masihkah kamu akan bilang jika itu bermanfaat untuk tubuh dan kantongmu ? tentu saja tidak kan!

Bahkan Bisa Membuatmu Nekat Membunuh Seseorang

Jangan berpikir kamu akan membunuh seseorang hanya karena tak mau berbagi rokok. Sebaliknya meski bukan sekarang, kamu bisa saja menyesal bahkan berniat untuk membunuh orang yang memperkenalkanmu pada rokok tersebut.

Sebagaimana yang telah di alami seorang pria di India, yang tiba-tiba membunuh rekan kerja sekaligus sahabatnya sendiri. Dan motifnya cukup membuat kita menggeleng kepala. Pria tersebut nekat membunuh sahabatnya, karena merasa sangat kesal atas penyakit yang diderita. Bagaimana tidak, dokter memberinya vonis kanker tenggorokan dikarenakan terlalu banyak merokok. Dan pria yang dibunuhnya itu, adalah orang yang mengajarinya merokok.

Betapa rokok bisa memberimu pengaruh buruk, selain masalah kesehatan kadang efeknya juga berdampak tak baik pada cara berpikirmu. Maka bukan tak mungkin pula jika kamu bisa melakukan hal yang serupa, sebagaimana yang dilakukan oleh pria diatas.

Padahal Orang yang Jadi Punggawa Disetiap Iklannya Saja, Bahkan Mengakhir Hidup Karena Penyakit yang Disebabkan Oleh Racun Dari Ujung Tembakau

Jika rokok bisa sedekimian terkenalnya, kamu tentu tahu bahwa ada peran penting dari para bintangnya. Beberapa orang itu memang sukses menyihir masyarakat untuk berbondong-bondong melakukan hal yang serupa.

Akan tetapi tragisnya, mereka yang banyak dikenal karena berperan sebagai punggawa untuk memasarkan rokok. Ternyata satu persatu mengakhiri hidup dengan tragis, dikarenakan penyakit yang bersumber dari rokok. Tak heran jika Wayne McLaren yang juga salah saatu Marlboro Man, berpesan untuk untuk menjaga generasi muda dari tembakau karena benda itu akan membunuh mereka dan dirinya adalah salah satu buktinya. Betapa jahatnya dampak yang dibawa oleh rokok untuk manusia. Termaksud mereka yang dahulu jadi bintangnya.

Dan Anehnya, Mereka yang Meraup Keuntungan Dari Rokok Saja, Justru Tak Merokok!

Faktanya industri rokok memang jadi salah satu bisni yang cukup mentereng di tanah air. Ditengah gencarnya beberapa pihak yang kontra, nampaknya mereka malah kian gencar untuk mengepakkan sayap untuk memperluas pendapatannya.

Menariknya, jika selama ini kita banyak berpikir bahwa mereka para petinggi industri rokok yang telah sukses. Tentu juga akan mengkonsumsi rokok, sama seperti kita sebagai konsumennya. Namun jawabannya adalah “Tidak”.
Mereka bahkan hidup sehat tanpa benda yang nyatanya adalah akar dari berbagai penyakit. Dan sumber akan kerugian lain yang mungkin akan kita rasakan.

Memang sih persoalan ini masih belum menemukan titik temu, antara kesejahteraan petani atau keselamatan masyarakat. Namun anehnya ketika para petinggi dari pabrik rokok terus meraup keuntungan, disisi lain para petani tembakau masih saja hidup pas-pasan. Sedang 60 juta orang Indonesia yang tercacat sebagai perokok, mungkin hanya akan dapat penyakit dan dampak buruknya saja. Bagaimana dengan kamu, masih mau merokok?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

9 Tahun Menikah, Rianti Cartwright-Cas Alfonso Sepakat Ikuti Program Bayi Tabung

Rianti Cartwright dan Cas Alfonso telah membina bahtera rumah tangga selama kurang lebih sembilan tahun. Kini mereka memutuskan untuk melakukan program bayi tabung demi mendapatkan momongan. Hal ini diketahui lewat Instagram Stories milik Rianti. Eks VJ MTV itu banyak bertanya ke Tya Ariestya untuk berani melakukan bayi tabung.

“Tya Ariestya, she is an #ivfsurvivor and was so generous with information from the very beginning. Aku bisa tanya2 sama Tya kapan aja. Terus kebetulan waktu aku shooting sinetron Cinta Yang Hilang aku juga dipertemukan dengan sahabat2 yang memberikan banyak informasi tentang IVF, Morula dan juga dokter2 di Morula Clinic. Kayak udah diatur aja semuanya dan akhirnya aku dan Cas memutuskan untuk menjalani program IVF,” kata Rianti

Sebelumnya, Rianti Cartwright belum berani program kehamilan. Dia dan Cas menjalaninya secara natural. Rianti mengatakan dalam melakukan program bayi tabung tidak mudah. Namun dia tetap masih bisa menikmati segala prosesnya.

“To be honest this process is not easy. Tapi menurut aku tetap bisa dinikmati selama kita optimis, positif, dan berserah,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Penuhi Keinginan Istri, Uus Tinggalkan Identitas Kepala Plontos

Komedian tunggal Rizky Firdaus Wijaksana (28) atau yang akrab disapa Uus kini tampil beda. Uus tak lagi berkepala plontos melainkan memilih untuk memanjangkan rambutnya dan mewarnainya dengan warna pirang. Hal ini dia lakukan lantaran permintaan istri.

“Kan udah dijelasin di panggung, istri minta pengin bisa jambak, ya sudah dipanjangin. Sudah tiga tahun bersama-sama. Dia cuman minta ke saya gondrongin rambut, ya sudah lah,” kata Uus seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (18/03).

Awalnya, Uus merasa risih dengan rambutnya yang panjang karena tak pernah tampil dengan gaya yang demikian. Terkait pemilihan warna rambut, Uus mengatakan bahwa hal itu adalah pilihannya sendiri.

“Ide sendiri, karena pengin aja bingung mau warna apa, bosen kalau hitam, jadi ya kuning. Kan mau membuktikan kalau dicat warna-warni itu selalu identik dengan Atta,” gurau Uus.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Niat Hati Dapat Samsung Galaxy S10, yang Datang dari Bukalapak Malah Sendal Jepit

Selain memberi kemudahan untuk para pengguna bertransaksi jual dan beli, E-commerce yang satu ini juga kerap mengadakan promo seru dengan hadiah yang cukup tinggi. Yap, selain hadiah utama mini cooper yang beberapa waktu lalu dimenangkan oleh seorang driver ojol. Baru-baru ini, ajang promosi yang diberi nama ‘nyerbu’ tersebut, memberikan kesempatan untuk para pengguna untuk mendapatkan Samsung Galaxy S10 secara eksklusif cuma dengan 12 ribu.

Sudah berlangsung pada 13 Maret 2019 lalu, beberapa orang yang beruntung memang berhasil mendapatkan Samsung Galaxy S-10nya. Tapi sialnya, pengguna lain yang ikut serta justru ramai-ramai protes. Karena mereka yang belum berhasil justru dikirimi sendal jepit sebagai gantinya dari dana 12 yang telah mereka kirimkan, atau yang sudah terpotong otomatis dari dompet di aplikasi Bukalapak. 

View this post on Instagram

Ada yang nasibnya kayak aku?. Gegara kebiasaan ga baca2 s&k akhirnya zong dapet sandal jepit 🤣🤣. Ini ceritanya ikutan serbu seru Bukalapak, ngincer Samsung S10 seharga 12.000 rupiah. Kalo ga dapat uang 12ribu dibalikin utuh. Karena udah pede dan ga baca2 lagi s&k, esoknya kaget terima notif bahwa serbuanku meleset dan sandal jepit akan dikirim ke alamat. Hah?? Sandal jepit ?? Kapan aku belinya ?😒😒. Oalaahhh ternyata udah ketentuannya begitu. Dan ternyata ya ampuuun, sandalnya dikirim tanpa kardus, bener2 polos hanya kemasan plastik bening sandal itulah. Bungkus koran kek. Ato plastik item kek biar yg terima ga malu 😛😛. Pagi tadi bapak kurir jne yang anter paket sambil ketawa bilang "banyak bangeeeettt paket kiriman sandal kayak gini" 😂😂😂 #bukalapak #sandaljepit

A post shared by lies surya (@liessurya) on

Beberapa orang berkata jika Bukalapak mulai memanfaatkan promosi macam ini untuk memaksimalkan keuntungan. Sebab dalam hal ini dana yang sudah tertarik justru akan direfund dengan produk sendal jepit dari BukaMart. Dan yang lebih parah, warna dan ukurannya pun random, yang kemungkinan besar tak cocok hingga akhirnya tak terpakai pada penggunana.

“Mending warna nya netral… Gw cowo dikasi sendal Pink… ;)” Keluh pengguna @junanrizal di Twitter miliknya.

Tapi usut punya usut, ternyata refund dana 12 ribu rupiah dengan sendal jepit tersebut adalah salah satu ketentuan yang memang sudah ditetapkan oleh Bukalapak untuk promosi ‘nyerbu’ Samsung Galaxy S10 ini. Dan, Bukalapak juga memberi opsi untuk pengguna yang memang tak ingin dananya tersebut di ganti dengan sendal jepit, bisa membatalkan pesanan melalui aplikasi atau menghubungi customer service di Bukalapak.

Akan tetapi, daripada teliti untuk membaca syarat dan ketentuan, sebagian besar pengguna justru ramai-ramai mengungkapkap kekesalan di media sosial tanpa memeriksa, pihak manakah yang salah. Nah, pesan moralnya adalah, cobalah tingkatkan literasi, dimulai dengan teliti dalam membaca hal-hal yang menjadi ketentuan tentang apa yang ingin kita beli. Kan malu, udah marah-marah ternyata kitalah yang salah, karena tak membaca syarat dan ketentuannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top