Feature

Fakta-fakta Seputar Pacaran di Era Digital dari Hasil Penelitian

Kalau dulu bertukar kabar dengan pacar melalui surat, kini kita hanya butuh memegang ponsel untuk berkirim chat via whatsApp. Tak hanya dari pola komunikasi, teknologi memang sudah banyak merubah cara kita menjalin relasi. Apa yang tadinya susah berubah menjadi mudah, hingga sesuatu yang tadinya tak biasa beralih menjadi terasa biasa.

Tak perlu saling tatap, cukup dengan menatap layar ponsel saja. Orang-orang sudah biasa berkata dan menyampaikan cintanya. Romansa yang dulu terlihat rumit, kini berubah jauh lebih mudah. Tapi benarkah semuanya memberi dampak baik bagi setiap hubungan kita? Bisa jadi ya, bisa pula tidak.

Untuk itulah, Dilansir dari Pew Research Center, ada beberapa fakta seputar pacaran ega digital yang perlu kamu pahami mulai dari sekarang.

Kenal dan Dekat Via Media Sosial

Untuk urusan mencari pacaran, berbagai macam jenis media sosial adalah penghubung yang banyak mempertemukan pasangan. Sebab cukup tahu namanya saja, kita sudah bisa mencari tahu siapa dirinya. Jangan pikir hanya kamu saja yang melakukannya, sebab dari hasil penelitian terbaru.

Sebanyak 50 persen remaja di Amerika Serikat yang disurvei, juga mengakui jika mereka menggunakan medsos sebagai jalan berkenal dan awal dari proses pendekatan. Fase ini dipakai sebagai masa penjajakan, untuk sekedar bertanya hal-hal yang sifatnya mendasar. Untuk selanjutnya bisa berlanjut ke interaksi yang lebih intens lagi.

Menghabiskan Waktu untuk Berbagi Kabar dengan Teks

Mendekatkan yang jauh, jadi salah satu fungsi paling penting yang kiranya dirasakan oleh orang-orang yang berpacaran dalam era digital. Tak peduli dimana kekasihmu, kamu tetap bisa bertatap wajah dengannya hanya dari sambungan telepon saja.

Bahkan dari kesuluruhan waktu pacaran yang dimiliki, hampir tiga per empat (72 persen) remaja yang pacaran menghabiskan waktu pacarannya dengan mengirim pesan teks kepada pacar tiap hari. Sedangkan mereka yang pacaran dengan interaksi secara langsung hanya berjumlah 21 persen.

Berbagi Password Serta Mengunggah Foto Berdua

Kegiatan lain yang juga tak boleh lupa, adalah berbagai password satu dengan yang lainnya. Dengan demikian, pasangan bisa mengawasi apa saja yang akan kamu kerjakan di media sosial. Serta wajib mengunggah foto bersama ke laman media sosial yang kamu punya.

Dan sialnnya, beberapa orang menganggap ini adalah tanda dari keterbukaan hubungan. Maka kalau kamu tak mau memberitahu pasangan apa password dari beberapa akun media sosial, itu artinya kamu masih bisa bisa siap untuk terbuka. Mengerikan memang, karena kalau harus dilihat dari lain sisi. Perbuatan ini justru adalah pelanggaran privasi, tapi beberapa orang justru menilainya sebagai tanda saling mengasihi.

Bertengkar Melalui Status

Nah, bagian ini mungkin jadi sesuatu yang paling menyebalkan dari pacaran di era digital. Meski kamu mungkin tak pernah melakukannya, tapi ada-ada saja orang yang kerap membawa perkara hubungan ke ranah media sosial. Tak tanggung-tanggung, pertengkaran dan ketidak setujuan atas jalan pikiran kerap dijadikan status di media sosial.

Walau tak selalu menyertakan nama pasangan, beberapa pasangan kerap diterlihat berbalas-balasan kata melalui unggahan status yang dibuatnya. Tak bisa menjalin komunikasi dengan baik, hingga berniat mempermalukan mantan pacar di media sosial, jadi faktor penyebab yang akhirnya membuat mereka melakukan hal tersebut.

Dan Mengakhiri Hubungan Lewat Aplikasi Pesan

Masih dari hasil penelitian yang sama, sebanyak 27 persen orang mengaku pernah memutuskan mantan pacar melalui sambungan aplikasi pesan. Sedangkan, 31 persen lainnya mengaku, pernah menerima kalimat putus dari pesan teks digital.

Tak lagi mau menatap wajah sang mantan, hingga pesan putus yang dinilai memudahkan. Beberapa orang menilai jika hal ini sah-sah saja, karena itulah kemudahan yang dibawa teknologi pada era pacaran di masa kini. Walau ada sebagian orang yang juga bersuara, jika perbuatan seperti ini adalah sesuatu yang tak sopan.

Nah, hal-hal yang tadi sudah dijelaskan mungkin tak semuanya bisa kamu benarkan. Ada hal yang kamu setujui dan tak setujui, dan itu sah-sah saja. Tapi, setidaknya kini kamu memiliki gambaran. Bagaimana digital merubah cara orang berpacaran.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Daripada Terus Tersiksa, Bercerai Mungkin Membuatmu Lebih Bahagia

Jadi sesuatu yang tak pernah diinginkan, perceraian selalu jadi momok mengerikan pada semua orang. Merusak mental anak, menyakiti diri sendiri, hingga membuat malu keluarga selalu jadi pertimbangan yang dipikirkan. Tak ingin itu semua terjadi, padahal bertahan pun justru kian menyiksa diri. Lalu tunggu apa lagi?

Dengar, tak satu pun orang ingin pernikahannya berakhir dengan sia-sia. Tapi kita pun tak bisa menolak jika memang keputusan bercerai adalah satu-satunya jalan keluarga untuk bisa lebih bahagia. Tak lagi tahan dengan kekerasan yang diterima, atau hadirnya pihak ketiga mungkin jadi salah satu alasannya.  

Kamu Bisa Saja Bertahan, Tapi Coba Pertimbangkan Adakah Sesuatu yang Berubah atau Justru Kian Parah?

Ya, apapun itu alasannya jika memang masih bisa dipertahankan dan dibenahi, cobalah untuk berkomunikasi dengan pasangan. Bicarakan dengan kepala dingin, cari letak salah dan titik sumber masalah. Berilah ia kesempatan kedua, jika memang diminta atau ajukan hal tersebut kepadanya.

Lalu lihat lagi perubahan yang terjadi selama rentang waktu janji untuk saling berbenahi diri. Adakah itikad baik dari dirinya untuk menunjukkan perubahan, atau masih tetap sama seperti biasa. Membuatmu jadi pasangan yang tersiksa hingga merasa kian tak benah hidup berdua.  

Maka Jika Bercerai Justru Membuatmu Lebih Bahagia, Kamu Tak Perlu Takut untuk Melakukannya

Dikutip dari laman prevention.com, ketika masalah demi masalah terus terjadi dan konflik terus menghimpit, tidak jarang perceraian menjadi pilihan terbaik yang diambil. Memang, rasa sakit hati, kecewa dan sedih mendalam akan dialami orang-orang yang bercerai. Namun, jika ini adalah jalan terbaik, perceraian justru jadi harapan baru untuk bisa memberimu bahagia.

Tak hanya itu saja, penelitian yang dilakukan di Universitas London Kingsley juga menemukan bahwa perempuan akan merasa lebih bahagia, lebih lega dan percaya diri setelah lima tahun dari perceraiannya. Setelah bercerai, perempuan juga akan mempunyai banyak waktu untuk memegang penuh kendali atas dirinya sendiri juga kendali atas anak-anaknya. Bisa memahami diri sendiri lebih baik, akan membantumu menemukan sumber bahagia yang selama ini kamu cari.

Jadikan Ini Sebagai Pelajaran, Agar Tak Asal dalam Memilih Pasangan

Setelah bercerai, kamu akan lebih berhati-hati dan teliti dalam hal menemukan pasangan atau menjalin hubungan. Sudah bisa lebih bijaksana dan bersiap untuk kecewa, kamu tahu bagaiman menaruh percayamu. Berita baiknya, kesiapan psikologi setelah bercerai dalam menemukan cinta baru bahkan dinilai lebih baik dari kesiapan cinta yang dulu.

Tak perlu takut atau merasa akan gagal lagi untuk yang kedua kali, beberapa ahli bahkan menyarankan agar kamu kembali membuka diri. Sebab kamu sudah lebih paham dan tahu bagaimana caranya membenahi kesalahan di masa lalu. Tak lagi buru-buru dalam menentukan, kamu perlu bijak dalam membuat keputusan.

Semua Orang Pernah Berbuat Salah, dan Bercerai Bisa Jadi Cara untuk Menebus Rasa Bersalah

Jangan pernah merasa hina hanya karena kamu memutuskan untuk berpisah. Meski orang-orang akan membuat penilaian yang negatif tentang dirimu, tetaplah jadi diri sendiri dengan tak peduli akan cibiran dari orang lain. Jika perceraian ini jadi sebuah kesalahan yang terbesar dalam hidupmu, maka belajarlah untuk berbenah diri agar tak lagi mengulangi kesalahan serupa. Belajar lebih bijak, lebih dewasa, tak lagi sembarangan bersikap, dan paham bagaimana caranya menjaga hubungan.

Tak Perlu Meratapi Semua yang Sudah Terjadi, Ini Semua Adalah Cerita Hidup yang Mungkin Memang Harus Terjadi

Bohong memang jika kamu tak sedih, biar bagaimana pun ia pernah jadi suami atau istri yang mengisi hari-hari. Mencintaimu sepenuh hati, hingga memberimu anak-anak lucu yang jadi buah cinta atas pernikahan yang dijalani. Tapi hidup berjalan, manusia berubah, dan apapun bisa terjadi tanpa kita duga.

Kamu boleh sedih, tapi jangan lama-lama. Simpan semua sedihimu untuk hal lain yang bisa saja terjadi di lain hari. Hari ini, berjanjilah untuk berbahagia, melupakan luka lama yang selama ini terasa menyiksa, dan siapkan diri untuk cerita hidup baru yang sudah menunggumu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Amitabh Bachchan Bantu Lunasi Utang 2.100 Petani

Aktor Bollywood senior Amitabh Bachchan kembali menunjukkan kedermawanannya. Ia menepati janji melunasi utang sebanyak 2.100 petani di Bihar. Melalui blognya, sang aktor pun mengajak serta kedua anaknya, Shweta dan Abhishek untuk menyerahkan langsung sertifikat pelunasan utang pada para petani.

“Janji sudah ditepati. Memilih 2.100 petani dari Bihar yang punya utang besar dan membayar lunas utang mereka. Memanggil beberapa dari mereka ke Janak dan secara personal menyerahkan sertifikat kepada mereka dari tangan Shweta dan Abhishek,” tulisnya.

Ini bukan kali pertama Amitabh Bachchan membantu petani melunasi utangnya. Tahun lalu, ia juga melakukan hal yang sama pada lebih dari seribu petani di Uttar Pradesh.

Hal ini dilakukan Amitabh Bachchan karena puluhan ribu petani di India memiliki masalah dengan utang. Selama beberapa dekade belakangan, industri pertanian dihantam oleh kekeringan, menipisnya air, hingga kurangnya modernisasi sehingga, tak sedikit petani yang memilih untuk bunuh diri. Sejak 1995, tercatat sudah ada kasus petani bunuh diri sebanyak 300 ribu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Nasehat dari Anak bila Rossa Hendak Menikah Lagi

Hingga saat ini, penyanyi Rossa belum menikah lagi. Hal tersebut mendapatkan perhatian dari sang buah hati, Rizky Langit Ramadhan. Ia menitip pesan pada sang ibu bila hendak menikah llagi.

“Dia cuma pesan misal nanti ibu mau nikah lagi, ya orangnya harus lebih baik dari ibu ya,” ujar Rossa seperti dikutip dari Detik.com

Rossa sendiri merasa Rizky sering meledeknya ketika mengetahui ibunya telah diberitakan sedang dekat dengan orang lain.

“Jadi dia anaknya tipenya sama kayak aku, suka ketawa, suka bercanda. Jadi ya gitu deh, ‘cie ibu, ibu digosipin gini gitu, tapi pesannya ‘kalau mau nikah lagi orangnya harus lebih hebat dari ibu ya’,” sambungnya lagi.

Lantas bagaimana dengan sosok penyanyi Afgan? Ternyata diakui Rossa, Rizky dekat dengan Afgan.

“Rizky deket sama Afgan, jadi nggak aneh buat dia. Paling dicie-ciein doang. ‘Cie ibu sama om afgan’,” papar Rossa. Sebelumnya, Rossa pernah menikah dengan Yoyo ‘Padi’. Namun pernikahan itu kandas di tengah jalan. Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai Rizky Langit Ramadhan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top