Trending

Dulu Ia Sangat Berharga, Hari Ini Bisa Jadi Kita Sudah Lupa

Tak perlu susah payah seperti dahulu kala, kini segalanya terasa kian mudah. Jika dulu ada beberapa hal yang keras kita upayakan, sekarang sudah sangat mudah dilakukan. Salah satunya dalam hal belajar bahasa.

Tak hanya bahasa luar yang tentu memang asing kita dengarkan, bahasa Indonesia yang sejatinya bahasa ibu. Kerap kali memaksa kita untuk membuka sebuah benda sejenis buku yang dinamai kamus. Darinya kita belajar banyak hal, mulai dari kata yang tadinya tak tahu berarti apa. Hingga pada cara bacanya yang mungkin berbeda. Seakan ingin bernostalgia dengan kenangan bersamanya, masihkah kita butuh dirinya?

 

Memiliki Kosakata Berjumlah Miliaran, Dulu Benda Ini Kita Agungkan 

Untuk kamus bahasa Indonesia yang lebih kita kenal dengan sebutan KBBI, cetakan pertamanya terbit pada tahun 1988 dengan hasil pengembangan dari kamus yang sebelumnya juga pernah terbit pada tahun 1983. Hingga tahun 2016, tercacat sudah ada 5 edisi yang berhasil dicetak. Dengan hak patennya dimiliki oleh pemerintah RI dibawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Selanjutnya ada kamus Inggris-Indonesia, yang pertama kali diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Dengan menggandeng seorang ahli bahasa dari Amerika Serikat bernama John M. Echols dan Hassan Shadily sebagai ahli bahasa dari Indonesia. Kemudian direvisi lagi oleh John U. Wolff dan James T. Collins.

Pada masa jayanya, kamus tentu jadi salah satu benda penting yang sangat kita butuhkan. Didefinisikan sebagai buku yang dapat kita jadikan rujukan, untuk menerangkan makna atau menafsirkan sebuah makna kata. Hal ini sekaligus jadi gambaran bahwa dulu kamus jadi benda yang teramat kita butuhkan.

 

Hingga Keinginan Untuk Mahir Berbahasa, Membuat Kita Menggantungkan Harapan Padanya

Tak ada pilihan lain lagi, karena pada masa itu kamus jadi satu-satunya alat yang bisa membantu kita untuk menantang diri untuk mengetahui bahasa yang baru. Jadi tak perlu heran, jika masa itu lemari-lemari dan rak buku selalu dihiasi beberapa kamus.

Mulai dari kamus besar bahasa Indonesia dan bahasa Inggris-Indonesia dengan jumlah katanya yang mencapai triliunan. Hingga beberapa kamus bahasa lain yang memang sangat membantu kita.

Segala bentuk usaha dan upaya untuk bisa berbahasa asing, saat itu memang kita gantungkan padanya.

 

Perlahan Inovasi Canggih Yang Berfungsi Sama Hadir Untuk Menggeser Posisinya

Waktu berjalan seiring dengan kemajuan zaman yang terus berkembang. Hal-hal yang selama ini kita lakukan secara manual terganti dengan alternatif lain dari dunia digital. Termasuk dalam hal belajar bahasa dan menggunakan kamus yang dulu masih dalam bentuk buku tebal.

Kini kita hanya butuh membuka google translate di internet, maka semua bahasa dengan mudah bisa kita terjemahkan. Hingga alat lain yang juga jauh lebih canggih, mulai dari sebuah alat penerjemah mungil yang diselipkan di telinga bernama Pilot dari perusahaan  Waverly Labs di kota New York. Hanya dengan mendengar bahasa yang diucapkan seseorang, alat tersebut akan otomatis menerjemahkan bahasa tersebut dalam bahasa negara-negara eropa.

Dan alternatif lain juga datang dari negeri sakura, Jepang yang juga punya alat dengan fungsi serupa. Diberi nama ILI, alat ini adalah buatan perusahaan Jepang, Logbar. Alat ini bisa menerjemahkan bahasa yang kita ucapkan secara langsung meski tanpa koneksi internet. Dan beberapa inovasi lain yang memang jauh lebih memudahkan kita dalam mengatasi perbedaan bahasa.

 

Bukan Tak Ingin Mengingat Jasanya, Tapi Kita Memang Butuh Alat Pembantu Yang Lebih Mudah

Tak ingin berpikir bahwa diri ini adalah seseorang yang tak peduli dan melupakan jasa-jasa kamus, kita tentu tak mau menampik peran sertanya dikehidupan kita yang telah lalu. Mulai dari kata-kata dasar yang tadinya kita tak tahu berarti apa. Hingga ke teknik membaca yang juga sering tertera di dalamnya.

Namun seiring dengan perkembangan zaman yang sedang kita hadapi, rasanya sungguh tak mungkin jika hanya untuk mencari arti satu dua kata kita harus membuka kamus lagi. Karena faktanya cukup terhubung ke internet saja, kita sudah bisa mencari arti dari semua bahasa dari fasilitas google translate dari perusahaan besutan Sundar Pichai itu.

 

Jika Dulu Selalu Kita Puja, Sekarang Nampaknya Kita Tak Lagi Ingat Dia

Pelajaran bahasa asing yang jauh lebih baik, hingga pada pelafalan kata yang benar. Tentu jadi manfaat yang dulu kita dapatkan dari buku tebal nan agung itu. Kalau diibaratkan manusia, kamus telah menjadi guru yang selalu siap sedia kita mintai bantuan untuk menjelaskan kata yang artinya belum diketahui.

Seakan berbanding terbalik dengan hal yang kini kita hadapi, bahkan mereka yang kini duduk di bangku sekolah menengah rasanya sudah jarang sekali untuk menenteng buku tersebut ke sekolah. Berkat beberapa aplikasi nan canggih yang kerap berinovasi, jangankan untuk kembali membuka dan menggunakannya kamus lagi. Bisa jadi kita telah lupa akan keberadannya, karena posisinya yang telah digeser oleh aplikasi yang jauh lebih praktis dan canggih.

 

Selamat Hari Kamus Internasional, Benda Ini Dulu Terkenal

Terlepas dari kemajuan zaman yang membuat kamus kita tinggalkan, hari ini adalah perayaan Hari Kamus yang diperingati di seluruh belahan dunia. Sebagaimana pahlawan yang jasanya selalu kita kenang. Hal itu juga berlaku untuk kamus yang dulu kita agungkan.  Meski hari ini kita tak lagi membuka tiap lembarnya, tapi pada masa lalu ia jadi benda yang paling banyak berjasa.

Selamat Hari Kamus Internasional untuk kita semua yang pernah merasakan manfaatnya, meski sudah jarang digunakan kamus tetap jadi bagian sejarah dari perubahan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Doyan Selfie? Kamu Perlu Cobain Revlon PhotoReady Candid Series Nih

Udah deh pada ngaku aja, hampir semua perempuan pasti suka selfie. Entah untuk diunggah ke sosial media atau dibiarkan mengendap di galery ponselnya saja. Nah, agar selfiemu lebih terlihat cantik dan memanjakan mata. Biasanya para perempuan akan melakukan persiapakan sebelum menangkap gambar. Mencari posisi yang tak terlihat chubby, memiringkan kepala, mengatur cahaya, sampai ada pula yang harus memoles make up demi hasil yang sempurna.

Tapi jika look make-upnya terlalu terlihat menyala, kadang kala kita malah tak suka dengan hasil selfienya. Nah, untuk itulah, hari ini Revlon Indonesia memperkenalkan ‘PhotoReady Candid’-nya, yaitu rangkaian make-up base terbaru dengan formula yang terinspirasi dari skincare dan memberikan hasil akhir yang tampak natural dan flawless.

Dalam jumpa pers yang diadakan di Baxter Smith, Jakarta Selatan, Rabu (17/07/2019), Muhammad Irvan selaku Deputy Brand Manager Revlon Indonesia, mengatakan “Rangkaian produk ini jadi jawaban atas tren ‘No Makeup, makeup’ yang masih dicintai dalam industri kecantikan dunia, termaksud di Indonesia. Inilah yang kemudian membuat Revlon Indonesia menghadirkan inovasi terbarunya melalui Revlon PhotoReady Candid yang mengimplementasikan konsep clean beauty yaitu hanya mengandung bahan-bahan yang dibutuhkan oleh kulit dan menghilangkan bahan-bahan yang tak dibutuhkan dengan formula yang ringan”. 

“Jadi perempuan-perempuan yang akan memakainya, akan tetap look great stress free”,  tutup Irvan.

Sekedar informasi, rangkaian produk Revlon PhotoReady Candid ini diperkaya dengan vitamin E sebagai anti oksidan dan anti polutan, serta anti blue light yang dipercaya mampu melindungi kult dari paparan sinar Blue Light dari sinar matahari dari gadget yang berisiko menyebabkan stress pada kulit.

Masih di tempat dan acara yang sama, Faiza Miranti, Marketing Communication Revlon Indonesia juga menjelaskan bahwa Revlon memahami bahwa perempuan Indonesia saat ini tak lagi bisa terpisahkan dari gadget untuk teap terkoneksi dengan internet setiap hari. Dari mulai urusan pekerjaan, sampai bersenang-senang dengan scroll di sosial media.

“Karena itulah Revlon PhotoReady Candid menyertakan anti-Blue Light yang berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan berbahaya sinar matahari dan layar perangkat digital seperti ponsel, laptop, atau tablet. Karena, ini bisa membuat kulit stress, bahkan memicu penuaan dini. Nah, kandungan vitamin E juga berfungsi sebagai anti oksidan dan anti polusi yang menetralisir radikal bebas berbahaya seperti polusi, asap, atau radiasi.” Ujar Anti.

Hadir dengan kemasan yang mudah dibawa kemana-mana, rangkaian Revlon PhotoReady Candid ini terdiri dari Revlon PhotoReady Candid Natural Finish Anti-Pollution Foundation yang hadir dalam 5 shade, lalu ada pula Revlon PhotoReady Candid Antioxidant Concealer dalam 3 warna yang mengandung kafein untuk membantu menyamarkan noda hitam pada bagian kantung mata, dan Revlon PhotoReady Canding Anti-Pollution Setting Powder dengan tekstur lembut yang berfungsi untuk mengikat foundation dan melindungi wajah serta meminimalisir kandungan minyak pada wajahmu.

Rangkain produk ini sudah kini sudah tersedia di berbagai departement store dan gerai retail kecantikan dan kesehatan terdekat di seluruh Indonesia. Jadi kamu sudah bisa membelinya, untuk mendukung aktivitas selfie dan keinginan ‘No Makeup, Make-up’ yang kamu inginkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Menyamar Pakai Daster dan Hijab, Polisi di Medan Berhasil Tangkap 3 Begal

Banyaknya kelompok pencuri motor yang berkeliaran di berbagai daerah, membuat Polisi memutar otak untuk  mencari cara untuk menjerat mereka. Dan salah satu terobosan yang dilakukan oleh para petugas Polsek Medan Timur di Sumatera Utara, nampaknya cukup membuahkan hasil. Ya, para petugas terpaksa harus menyamar sebagai ibu-ibu yang mengenakan daster dan hijab untuk menjebak para pelaku begal yang selama ini dilaporkan cukup meresahkan masyarakat.

Dilansir dari kumparan.com, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, mengatakan awalnya ada wanita bernama Indah Kristiani Siringo-ringo yang jadi korban pembegalan di Jalan Perkebunan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Selasa (16/7).

“Modusnya menunggu korbannya. Setelah mendapat targetnya para tersangka melakukan aksinya, dengan menendang dan mengambil sepeda motor korban,” katanya, didampingi Kapolsek Medan Timur, Kompol M. Arifin, Selasa (16/7).

Demi bisa mengungkap pelaku kasus pembegalan tersebut, kata Kompol M. Arifin, pihaknya mengerahkan polisi laki-laki untuk menyamar sebagai seorang perempuan yang berjilbab dan berdaster, lalu mereka disuruh melintas di lokasi-lokasi rawan pembegalan. Dengan tujuan untuk memancing para tersangka keluar dari persembunyiannya.

 “Jadi ada beberapa tim yang kita bagi. Ada petugas yang menyaru sebagai wanita dan ada beberapa petugas yang melintas layaknya masyarakat biasa,” ungkapnya.

Sumber : SumutNews.com

Alhasil, tiga begal, yaitu Ipan Ardiansyah alias Gopal (24), MF alias Popoy (17) dan Sopan Yohansyah alias Yoyo (21), berhasil ditangkap. Polisi juga menyita 1 buah pisau, 1 kunci L, 1 obeng, 1 sarang kunci kontak sepeda motor hasil curian, baju, celana, dan sepatu dari para tersangka.

Dan pelaku yang pertama ditangkap adalah Ipan Ardiansyah alias Gopal yang merupakan pemimpin kelompok begal tersebut,

“Tersangka (Gopal) ditangkap di Jalan Pancing, Kecamatan Medan Deli pada 15 Juli 2019,” ungkapnya.

Nah dari keterangan dan pengakuan Gopal, petugas melakukan pengembangan hingga akhirnya menangkap MF alias Popoy dan Sopan.

“Dari laporan yang kita terima, para tersangka ini telah lima kali melakukan aksinya di wilayah hukum Polsek Medan Timur,” katanya.

Para tersangka mengaku, barang hasil kejahatan mereka akan dijual kepada seseorang bernama Kancil di Jalan Marelan. Namun, saat dilakukan pengembangan, petugas tidak menemukan keberadaan Kancil yang disebutkan. Sementara itu, tersangka Popoy mengaku, uang dari penjualan barang itu digunakannya untuk membeli narkoba.

“Uangnya untuk membeli sabu-sabu dan baju,” pungkasnya.

Polsek Medan Timur masih melakukan pengembangan terkait kasus ini. Pasalnya, ada beberapa anggota komplotan lain yang masih dalam pengejaran dan terus melakukan aksinya.

“Untuk identitas tersangka lainnya sudah kita ketahui. Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 dan 365 KUHPidana,” tambahnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sekuel Thor 4 Siap Digarap Kembali oleh Taika Waititi

Thor akan kembali ke dunia Marvel. Sekuel film Thor yang ke-4 akan dibuat dan disutradarai kembali oleh Taika Waititi. Menurut The Hollywood Reporter. Taika sukses membawa film solo ketiga Thor itu meraih keuntungan hampir US$854 juta dari box office sedunia dan skor 93 persen Rotten Tomatoes pada tahun 2017.

Chris Hemsworth pun akan kembali berperan sebagai Thor. Kendati demikian, belum ada rincian lain terkait cerita dan jadwal rilisnya. Namun terakhir dalam Avengers: Endgame, Thor menyerahkan kaum Asgard pada Valkyrie di rumah baru mereka di bumi. Sementara itu, Thor ikut dalam pesawat luar angkasa bersama Guardians of the Galaxy.

Taika Waititi sendiri sukses memberi warna baru pada Thor. Pria New Zealand ini juga aktor di balik karakter Korg, raksasa batu yang lucu. Keterlibatannya lagi pada Thor 4 konon membuat proyeknya bersama Warner Bros. dalam film adaptasi manga Jepang, Akira, terganggu. Akira yang semula dijadwalkan rilis pada 2021 kabarnya harus menjeda jadwal syuting karena Taika juga mengembangkan naskah Thor 4. Sementara Chris Hemsworth baru selesai dengan film terbarunya Men in Black: International.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top