Feature

Dia yang Menemanimu Berjuang adalah Sosok yang Layak Dipinang

Sebelum kita membawa hubungan ke jenjang yang lebih serius lagi, ada beberapa pertimbangan yang tak bisa dilakukan dengan gegabah. Mulai dari sikap pasangan, bagaimana rasa sayangnya, sampai pada kesediaan pasangan untuk menemani kita berjuang. Pada titik ini, kita memang perlu bijak. Mempertimbangkan banyak hal, hingga memilih siapa dia yang akan dijadikan pasangan.

Siapa saja bisa datang kala diri sudah berada pada puncak kesuksesan, tapi dia yang selalu berada disamping sejak kita mengawali perjuangan, jadi pihak yang pantas diajak untuk bersanding di pelaminan. Bukan sosok sembarangan, dia yang setia jelas jadi pilihan yang memang patut diperjuangkan.

Tak Pernah Mengeluh Menemanimu Berjuang, Lantas Apa Lagi yang Kamu Ragukan?

Sejatinya tak ada yang salah dengan sebuah keraguan, meski itu pada orang yang sudah kita jadikan pacar. Selama hal itu diletakkan pada hal yang sesuai kadar, jelas sah-sah saja. Tapi mari kita coba berbalik pada hari-hari yang sudah dilalui. Bagaimana kamu dan dirinya pergi dengan roda dua, kehujanan dan kepanasan hanya untuk menemanimu melakoni sebuah usaha.

Mulai dari menemani diri melamar kerja, hingga tak putus asa untu memberi dukungan setiap kali kita hampir putus asa. Tanpa berat hati, ia selalu jadi sosok yang duduk manis mendengar semua cerita kecewa, dan tak berhenti pula untuk menyemangati kita. Lantas apa lagi yang perlu diragukan?

Jatuh Bangun Sudah Kalian Berdua Rasakan, Hal Itu Pulalah yang Membuat Kamu dan Dia Saling Kenal Lebih Dalam

Selalu setia menemanimu, sedari kamu bukanlah siapa-siapa, jatuh dan bangkit dalam kesusahan, hingga sekarang bisa tersenyum bahagia. Ya, berulang-ulang kamu tak diterima kerja. Berkali-kali kamu bercerita bagaiamana beratnya beban jadi seorang lelaki yang juga harus jadi tulang punggung keluarga. Tanpa pernah terlihat mengeluh dan pergi meninggalkanmu yang sedang butuh didengar, ia justru selalu ada didekatmu untuk memberi kehangatan.

Mendampingimu untuk melewati semua masa suram, hingga pelan-pelan usaha dan semua upaya berbuah baik yang kini sudah bisa kalian rasakan. Didekatnya kamu menjadi jauh lebih kuat dari biasanya, sebab semua nasihat yang datang darinya selalu bisa jadi pelipur untuk semua lara yang sedang dirasa.

Ia Menghargaimu Sebagaimana Kamu Ada, Bukan Karena Materi atau Apa pun yang Kamu Punya

Tak pernah berubah, sedari dulu, sikap dan perlakuannya padamu selalu sama. Menjadikan sebagai sosok yang layak dicinta, meski dulu bukanlah siapa-siapa. Kepercayaannya padamu membuatmu lebih giat berusaha, memenuhi semua mimpi bersama. Hingga berubah jadi sosok yang berbeda dengan hasil yang memang buah dari upaya keras.

Dirinya tak memandang siapa kamu dan apa yang kamu punya, cintanya murni atas dasar sayang serta ketulusan yang tiada tara. Dan pelan-pelan kamu sadar, bahwa selain orangtua dan keluarga, dirinya adalah pihak yang selalu menerima dengan ikhlas tanpa berharap imbalan apa-apa. Selalu bangga atas apa saja yang kamu perbuat, meski orang lain kerap meremehkan apa yang sedang kamu kerjakan.

Dia yang Sudah Mengenalmu, Tahu Bagaimana Cara Untuk Selalu Bisa Ada di Sampingmu

Tak perlu susah payah untuk beradaptasi lagi, bersama dengannya dalam rentan waktu yang cukup lama telah membuat kalian berdua saling kenal segala sisi baik dan buruknya diri. Berulang-ulang bertengkar, berkali-kali pula kamu paham bahwa marahnya tak akan pernah bertahan lama. Sebaliknya, dia juga tahu bagaimana kerasnya sosok lelaki yang jadi pasangannya itu.

Sudah khatam dan mengerti satu dengan yang lainnya, kamu dan dirinya jadi sejoli yang memang didamba. Bahkan beberapa kawan yang memang sudah tahu sejauh mana hubunganmu, kerap berujar bahwa kalian adalah pasangan idola yang selalu bisa saling mengisi kekosangan masing-masing pasangannya. Melepasnya, sama saja dengan menyia-nyiakan sosok yang sempurna untuk dijadikan pasangan.

Selalu Sabar Untuk Mendengar Semua Keluh Kesahmu, Tanpa Harus Menghakimi Dirimu

Coba hitung berapa kali kamu salah dalam menentukan pilihan? Berapa kali kamu salah percaya pada orang? Dan berapa kali pula dia akan selalu ada untuk setia dan mendengarkan. Perempuan lain mungkin akan dengan cepat menvonismu jadi pihak yang bersalah untuk segala keputusan, tapi dirinya justru selalu jadi sosok yang bisa menenangkan dan mendamaikan pikiran.

Tak ada keluhan, semua cerita sedih yang kita bagikan padanya selalu berbalas dengan hal-hal positif yang akan menguatkan. Bahkan sekalipun ada salah yang kamu lakukan, dirinya tak akan pernah menjadikanmu sebagai pihak yang bersalah. Ia tahu, bahwa setiap orang bisa berbuat salah dan juga berhak untuk belajar dari kesalahan yang juga telah diperbuat.

Dan yang Terpenting, Diluar Sana Belum Tentu Ada Sosok yang Akan Bisa Seperti Dirinya

Untuk banyaknya pertimbangan, barangkali hal ini jadi alasan yang membuat kita berpikir dua kali untuk melepaskan dia, yang sedari dulu sudah mendampingi. Saat ini, kita mungkin telah menemukan apa yang sedari dulu dicari dengan dirinya yang juga selalu setia menemani.

Dan dari banyaknya orang yang sudah kita temukan, dirinya jadi satu-satunya sosok yang memang selalu berhasil menarik perhatian dan membuat jatuh cinta setiap hari. Tak ada figur yang lebih baik darinya, tak ada pula perempuan penyabar yang lebih sabar darinya. Ya, ia sudah jadi gambaran akan sosok yang selama ini memang kita idam-idamkan.

Perjuangan dan kesabarannya yang selama ini telah menemani kita berjuang, jadi nilai yang tak akan tergantikan. Untuk itu, dia adalah sosok yang memang pantas dijadikan pasangan untuk masa depan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bukan Untuk Membuatmu Lemah, Inilah Alasan Tuhan Memberikanmu Masalah

Hidup tanpa masalah bagaikan laut tanpa ombak, hambar. Setiap manusia pasti mempunyai masalahnya masing-masing. Setiap hari, setiap waktu, kapanpun dan dimanapun itu. Namun janganlah kamu merasa bahwa masalahmu lah yang paling berat, apalagi sampai membenci tuhan karena masalah yang dia berikan. Mungkin inilah beberapa alasan mengapa masalah selalu menghampiri kehidupan.

1. Allah Tahu, Kamu Kuat dan Mampu


Dalam setiap masalah yang Dia berikan, kamu akan menjadi sosok yang lebih kuat saat berhasil melewatinya. Kamu mungkin tidak pernah tahu apa alasan tuhan memberikanmu masalah, tapi yang harus kamu tahu selalu ada hikmah dari setiap masalah yang kamu alami. Masalah juga akan melatih mental dan cara berpikirmu. Allah tahu, kamu mampu.

2. Menyadarkanmu dari Kesalahan Di Masa Lalu


Terkadang manusia memang egois, mereka selalu merasa benar sendiri. Setiap dirinya terluka mereka langsung menyalahkan orang lain, padahal mungkin saja itu semua balasan dari perbuatannya di masa lalu. Begitupun dengan masalah yang kamu hadapi, jangan dulu mengutuk keadaan, siapa tahu Allah berniat menyadarkan.

Coba ingat-ingat lagi apakah kamu pernah menyakiti seseorang atau berbuat kesalahan di masa lalu? Mungkin dengan memberimu masalah Allah berharap kamu akan memperbaiki segalanya. Memohon ampunlah pada-Nya dan meminta maaf pada orang yang telah kamu sakiti.

3. Allah Rindu dan Ingin Kamu Kembali Mendekat Pada-Nya


Allah selalu mempunyai banyak cara agar hamba-Nya selalu ingat kepadanya. Mungkin salah satunya adalah dengan memberikanmu masalah. Ibadahmu mungkin kurang, juga kamu masih berharap kepada manusia yang jelas-jelas tidak pasti, maka dari itu Allah ingin membuatmu kembali pada-Nya. Saat sedang dilanda masalah, saat tidak ada seorangpun yang mengerti, maka kamu tidak mempunyai pilihan lain selain mengadu pada-Nya.

4. Allah Begitu Menyayangimu


Pernahkah kamu berpikir kalau bentuk kasih sayang itu tidak berupa kebahagiaan saja? Iya, saat kamu sedang dilanda masalahpun itu pertanda jika Allah sangat menyayangimu. Ada banyak tujuan baik dari masalah yang kamu hadapi, cobalah untuk belajar ikhlas dan menerimanya. Karena hidup bukan hanya tentang manisnya gula juga pahitnya kopi, Allah tahu mana yang lebih kamu butuhkan untuk kebaikanmu.

5. Akan Ada Sesuatu yang Indah Di Balik Setiap Masalah


Terkadang, saking beratnya masalah yang kamu hadapi menyerah adalah pilihan terbaik yang ada di pikiranmu. Namun perlu kamu ketahui bahwa lari dari masalah tidak akan menyelesaikan semuanya. Masalah akan terus menumpuk jika kamu lari begitu saja. Jangan karena satu masalah maka kamu kehilangan arah untuk meraih mimpi yang lainnya.

Mimpi yang telah kamu susun dan perjuangkan sedari dulu, cobalah buka mata hatimu dan mulai berdamai dengan keadaan. Satu hal yang perlu kamu yakini, akan ada sesuatu yang indah dibalik setiap masalah. Kamu hanya perlu sabar dan ikhlas dalam melewatinya.

Memang tidak ada yang ingin gagal dalam hidupnya, namun kita harus sadar bahwa manusia hanya bisa berencana. Ada takdir yang lebih berkuasa dari mimpi, ketika masalah datang cobalah untuk hadapi, jangan lari apalagi sampai mengutuk diri. Yakinkah bahwa kamu bisa melewatinya, Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya berjuang sendirian. Bangkit dan berjuang lagi untuk meraih mimpi!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Agar Tak Membahayakan Diri, Kita Perlu Bijak Mengelola Emosi

Kenyataan yang tak sesuai keinginan, teman yang menyebalkan, jalanan macet tak karuan, atau apa saja yang bisa memancing amarah untuk diluapkan. Serungkali jadi alasan, kita untuk emosi dan marah. Tapi tak semua bisa mengeluarkan uneg-unegnya. Beberapa orang justru diam, meski emosinya sudah ada diambang batas kemarahan.

Sialnya selepas emosi dan marah-marah, ada hal buruk yang bisa saja terjadi atas kita. Membuat lingkungan merasa risih atau tak suka. Namun, seolah tak ada habisnya. Memendam amarah justru bisa berbahaya pada diri kita. Lantas harus bagaimana?

Kenali Dulu Jenis-jenis Emosimu

Setiap emosi dalam hidup kita memiliki peran penting dalam segala hal yang kita lakukan. Berpikir, berperilaku, mengambil tindakan, berbicara, dan bisa terlihat pula pada raut wajah. Sayangnya, masih banyak kita yang belum paham. Bagaimana bisa mengenali emosi dan cara mengelolanya serta membeda-bedakannya. Agar tak lagi terjebak dalam pemahaman yang salah, ini 7 jenis emosi dasar manusia dengan fungsi yang berbeda yang perlu kamu kenali.

Bahkan Sering Merasa Sendiri, Adalah Bentuk Lain dari Emosi

Ya, meski sedang berada di tengah keramaian. Jiwa dan hatimu tetap saja merasa sendiri, manusia dan hal-hal lain yang ada seolah tak berarti. Tak pernah diminta, perasaan selalu merasa sendiri bisa datang kapan saja, yang belakangan diketahui. Ternyata perasaan ini adalah bentuk lain dari emosi.  

Sebab, Meskin Jarang Disadari Memendam Emosi Bisa Berbahaya Pada Diri

Menurut psychmechanics, memendam emosi adalah cara seseorang untuk tidak mengakui emosinya atau tidak mengekpresikan emosi dengan cara yang sehat. Padahal pada dasarnya, emosi tidak bisa ditekan dan tetap harus dikeluarkan dengan cara apapun, salah satunya adalah meditasi. Sebab, emosi yang dipendam justru akan menimbulkan banyak masalah. Bagaimana saja dampaknya bisa kamu baca disini.

Untuk Itu Kita Harus Lebih peka, Cari Tahu Apa yang Membuatmu Marah-marah

Karena suka marah-marah nggak jelas, hasilnya bisa merusak mood diri dan orang-orang di sekitar. Untuk itu kita perlu lebih peka, sebab yang namanya asap tentu pastilah ada sumber api. Untuk itu, cobalah kenali berbagai hal yang mungkin jadi penyebab, kenapa belakangan ini kamu mudah tersulut amarah untuk berbagai hal yang sebenarnya bukanlah masalah.

Dan Jika Sedang Emosi, Cobalah Lakukan Hal Ini

Ada hal-hal buruk yang bisa saja terjadi setelah emosi, mulai dari membuat orang lain terluka atau justru melukai diri kita. Bertumbuh jadi manusia dewasa memang banyak tantangannya, dan mengelola emosi jadi salah satunya. Maka untuk tak buru-buru marah, coba lakoni hal-hal ini saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Agar Hidupmu Tidak Hancur Begitu Saja, Sertakan Logika Dalam Cinta

Galau, sebuah kata yang tak asing lagi di telinga kita. Hampir di setiap negara kata ini ada meskipun berbeda dalam penyebutannya. Galau disini menggambarkan perasaan seseorang yang sakit hati, gelisah dan tak karuan. Penyebabnya bisa jadi karena putus cinta, hubungan keluarga, atau ekspektasi yang bertolak belakang dengan realita.

Entah siapa yang pertama kali memproklamirkan kata galau ini, namun sepertinya kata ini sudah begitu fenomenal di Indonesia. Semua kalangan bisa saja merasakannya, namun kebanyakan memang orang dewasa yang sering mengaku dan merasakan galau. Dan alasan yang paling banyak di utarakan adalah karena putus cinta.

Hmm, pernah berpikir nggak sih apa untungnya dari galau? Dengan galau kita bisa merusak diri kita bahkan aktifitas kita. Galau bisa membuat kita kehilangan semangat melakukan sesuatu, bahkan sampai nafsu makan pun menurun. Memang sih, saat galau logika kita entah pergi kemana. Semuanya terasa hampa, dunia rasanya tak berpihak lagi pada kita.

Galau juga tidak hanya berpengaruh terhadap diri sendiri, tapi akan berpengaruh terhadap orang-orang di sekitar kita. Bagaimana tidak? Yang biasanya kita adalah orang periang, ketika galau tiba-tiba diam seribu bahasa. Tidak ada lagi senyuman di wajah kita, tentu saja orang lain akan merasa aneh dengan kita. Mungkin banyak yang empati, namun tidak sedikit juga yang memang tidak perduli.

Ada yang sampai galau bertahun-tahun karena putus cinta, memang ya jika sudah berkaitan dengan cinta logika kita entah kemana. Padahal, jika seseorang itu pergi meninggalkan kita sudah jelas dia bukan yang terbaik untuk kita. Sakit memang sakit, namun bangkit tetap harus bangkit. Hidup bukan hanya tentang meratapi luka, semuanya hanya tentang waktu. Perlahan luka akan sembuh dengan sendirinya, selama ia masih menganga cobalah untuk menata hati kembali. Merapikan yang sudah dia hancurkan, memeluk puing-puing harapan yang ia tinggalkan. Jangan melulu terpuruk dengan keadaan.

Kebanyakan yang merasakan galau ini adalah perempuan. Karena apa? Karena saat jatuh cinta perempuan hampir menggunakan seluruh perasaannya daripada logika, berbanding terbalik dengan laki-laki. Perempuan mencinta tanpa memikirkan logika, sedangkan laki-laki lebih mengutamakn logika daripada rasa. Maka dari itu saat ada yang terluka, laki-laki lebih memiliki peluang cepat sembuh karena logikanya berjalan. Sedangkan perempuan, ia hanya mengikuti perasaannya sampai suatu hari nanti logikanya terbuka dengan sendirinya, butuh waktu yang lama.

Galau ini sebenarnya belum ada obatnya, namun mendekat kepada sang pencipta bisa menjadi pereda. Ketika kesetiaan dibalas dengan pengkhianatan, ketika ketulusan dibalas dengan kebohongan, bersyukurlah karena Allah telah memperlihatkan siapa diri mereka sesungguhnya. Kata-kata motivasi dan hiburan dari teman-teman memang sedikit menguatkan, namun tetap saja bangkit dan kembali seperti semula butuh waktu yang lama.

Teruntuk kalian yang sedang merasakan, mari jemput logika agar luka kalian tidak berlangsung sama. Percayakan segala hal kepada yang maha kuasa, termasuk cinta. Yang terbaik akan dipersatukan dengan yang baik juga, lalu jika kamu masih berharap dengan seseorang yang telah menyakitimu apakah kamu tidak akan merasa rugi jika dipersatukan dengan seseorang yang tidak baik untukmu? Segera Move On dan perbaiki kehidupanmu sekarang, sebelum galau benar-benar membawamu dalam penderitaan. Semangat !

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top