Feature

Dia yang Kamu Cinta Tak Pernah Berhenti Menyakiti, Pantaskah Dipertahankan?

Tak selamanya kisah cinta berakhir bahagia seperti yang ada dalam kisah Cinderella, ada kalanya kisah cinta seseorang berakhir dengan keterpurukan, tidak bahagia, dan menderita karena mengalami cinta yang tidak menyenangkan.

Kisah cinta yang berakhir menyedihkan bisa jadi karena menjalani cinta yang salah. Cinta yang salah dikarenakan oleh tindakan kita yang tetap mencintai orang yang sudah tidak ingin bersama. Sudah jelas dia tidak lagi mencintaimu, namun tetap kamu memaksakan kehendak untuk tetap bersama.

Hal yang penting untuk diingat, yang namanya menjalin suatu hubungan adalah sesuatu yang dijalani berdua, bukan sendiri. Ketika dihadapkan dengan pilihan bertahan atau tinggalkan, pikirkan segala hal menggunakan logika bukan hanya perasaan semata agar tidak larut dalam kesedihan berkepanjangan nantinya.

Jangan Karena Terlanjur Sayang, Kamu Melupakan Semua Logika Yang Seharusnya Tidak Kamu Abaikan

Kamu bilang sudah terlanjur sayang padanya karena sudah lama menjalin hubungan. Hubungan yang sudah lama dijalani tidak menjamin suatu hubungan yang bahagia pada ujungnya. Hanya karena banyak momen indah yang dahulu pernah kamu rasakan dan tidak ingin untuk menghapusnya , akhirnya kamu lebih memilih tersiksa oleh realita pahit.

Jika logikamu sudah mengatakan waktunya berhenti maka seharusnya kamu berhenti. Kamu sudah mendapatkan banyak fakta yang mengharuskanmu meninggalkannya karena dia sudah tidak lagi peduli padamu. Untuk apa mempertahankannya cinta yang hanya bertepuk sebelah tangan, kamu terus tersakiti sementara dia bisa hidup tetap teang tanpa kehadiranmu di sisinya.

Jangan Karena Tak Sanggup Hidup Sendiri, Membuatmu Mempertahankan Hubungan Dengan Orang Yang Salah

Ketakutan bakal hidup sendirian di masa yang akan  datang menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang, Hal inilah yang menjadi alasan seseorang enggan meninggalkan pasangannya meski terus disakiti.

Jangan sampai alasan yang sepele seperti itu, kamu tetap bertahan dengan siksaan yang datang bertubi-tubi. Lepaskanlah jika memang sudah tak sanggup lagi. Masih banyak peluang untuk mendapatkan cinta yang lebih baik lagi di luar sana. Siapa tahu jodohmu sebenarnya ada di dekatmu namun kamu tidak pernah berusaha menghampirinya karena memilih untuk bertahan dengan orang yang salah.

Kamu Tidak Perlu Mengemis Untuk Mendapat Perhatian Masih Banyak Orang Lain Yang Lebih Bisa Menghargaimu

mengeluh

Kamu yang selama ini berjuang sendiri, apa pernah terpikir di benakmu bahwa dia akan melakukan hal yang sama? Apa dia selama ini ada tanda-tanda untuk memperjuangkanmu? Cintamu selama ini hanya bertepuk sebelah tangan, setiap hari kamu hanya mengemis perhatian yang tidak kunjung datang, pada akhirnya kamu akan kelelahan. Tak hanya lelah fisik, tapi juga lelah hati dan pikiran.

Jika kamu bisa merelakannya pergi dan membiarkan pikiranmu lebih terbuka, ketahuilah masih banyak orang lain yang sayang padamu dibanding dirinya. Orang tua, sahabat, atau mungkin orang yang selama ini sudah lama meng-gebet kamu. Mereka bisa lebih mencintaimu apa adanya, mereka bisa mencintaimu dengan tulus tanpa menuntut apapun darimu bahkan membuatmu harus sampai mengemis perhatian. Hidup terlalu sayang hanya untuk bergantung pada satu orang saja.

Suatu Hubungan Terjalin Untuk Saling Melengkapi Bukan Untuk Berjuang Sendiri

Namanya juga hubungan, itu artinya ada timbal balik antara satu pihak ke pihak yang lain. waktu sekolah, kamu pasti pernah belajar mengenai simbiosis mutualisme bukan? Suatu hubungan diantara mahluk hidup yang saling menguntungkan satu sama lain.

Kamu harus tahu, bahwa jika dirinya saja yang diuntungkan dalam jalinan hubungan kalian. Itu namanya bukan suatu hubungan cinta, tapi kamu telah dimanfaatkan. Orang yang sayang padamu tidak akan tega memanfaatkanmu hanya untuk keuntungan pribadinya semata.

Jika Lebih Banyak Disakiti Segera Tinggalkan Dia

Sudahkah kamu menghitung berapa banyak kamu disakiti? Lebih banyak mana, kasih sayang atau rasa sakit yag kamu dapatkan? Coba kamu ingat baik-baik, kamu lebih banyak disakiti? Bertahan dengan orang yang tidak tahu berterimakasih dan balas budi hanya membuang-buang waktumu saja. Simpan tenaga dan pikiranmu untuk mengerjakan sesuatu yang lebih berharga agar tidak menyesal seumur hidup.

Lebih baik terlambat daripada merugi sepanjang waktu karena kamu telah memilih tindakan yang salah.

Untuk Apa Bertahan Jika Hanya Rasa Sakit Yang Kamu Terima? Kamu Yakin Bisa Bertahan Terus Selamanya?

 

marah

Kamu punya harapan, dengan cinta yang kamu berikan terus-menerus kepadanya akan mampu mengubah sikapnya suatu saat. Hidup ini bukanlah sinetron. Dlam sinetron mungkin hal tersebut bisa terjadi, alur cerita yang menyedihkan bisa diubah menjadi bahagia karena disesuaikan dengan permintaan penonton.

Namun dalam kehidupan nyata tidak demikian. Ia lebih memilih meninggalkanmu dan tidak menanggapi cintamu sekeras apapun kamu mencoba karena ia berhak memilih dan tidak bergantung pada keinginan peonton atau demi mengejar rating  yang tinggi.

Mungkin saat ini kamu baik-baik saja terus memberinya cinta tanpa ada balasan, tapi jika terjadi terus menerus sampai jangka waktu yang tidak bisa ditentukan, apakah kamu yakin bisa tetap bisa bertahan?

Bertahan dari perselingkuhan, bertahan dari hinaan, bertahan dari kekerasan fisik. Tubuhmu mungkin mampu menahan kencangnya badai, tapi hati dan pikiranmu tidak demikian.

Hidup sudah terlalu sulit untuk dihadapi, jangan menambah kesulitan tersebut dengan sesuatu yang tidak membuatmu bahagia.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Setelah Putus Dan Jadi Jomblo, Lalu Apa? – RuangPerempuan

  2. Christina

    June 23, 2017 at 12:11 am

    Ya betul sekali…sy mengalaminya dan masih hingga sekarang ini…sy mmg berharap suatu saat nanti dia akan menyadari..apalg hubungan kami adlh sebgi suami istri, bkn hanya sekedar pacar…sdh tll byk yg saya korbankan..tp sy ttp tdk mampu meninggalkannya..sy perlu pertolongan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Bahagia Adalah Cara Pintar untuk Merayakan Hidup yang Lebih Bermakna

Merasa lelah karena didera masalah? Depresi karena banyaknya tanggung jawab yang membebani? Hingga rasa cemas yang tak henti-hentinya memenuhi isi kepala. Ya, hampir setiap orang sedang berjuang untuk menghadapi itu semua.

Memang sih, masih banyak hal-hal bahagia yang bisa kita ingat untuk menghibur hati. Tapi, kenapa akhir-akhir ini semua itu seolah terlihat menjauh, ya? Bukan, itu hanya perasaanmu saja.

Nah, demi menyelamatkanmu, bagaimana jika kami akan memberimu langkah yang mungkin lebih mudah dari yang terbayang sebelumnya agar kamu benar-benar bisa merasa bahagia. Biarlah kami bercerita, kamu cukup diam dulu untuk membaca dan memahaminya. Tentang bagaimana langkah-langkah dasar yang sebenarnya bisa kamu jalani untuk hidup yang lebih bermakna.

Bahagia Itu Adalah Bentuk Lain dari Pengalaman  

Memang sih, akan terasa mengada-ada jika kita diminta untuk bahagia, ditengah-tengah situasi sulit yang mungkin sedang diderita. Kebahagiaan itu sebenarnya merupakan kumpulan kecil dari makna-makna perjalanan dan kepuasan yang didapatkan.

Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan AS merilis Laporan Kebahagian Dunia, setiap tahunnya. Pada laporan tahun 2018, penduduk Firlandia jadi orang-orang yang menempati peringkat pertama untuk penduduk yang paling bahagia. Padahal dari beberapa negara yang diteliti, Amerika justru memiliki tingkat pendapatan yang paling tinggi. Tapi mereka justru berada pada urutan ke-18. Dengan kata lain, meski katanya bisa memilih bahagia karena memiliki apa saja yang diinginkan, belum tentu juga kita bisa mendapat bahagia.

Ini Akan Menjadi Rumit, jika Kita Tak Bisa Memecahkan Persoalan yang Sedang Mendera

Kamu pasti paham, ‘kan? Jika ekonomi Amerika dan penduduknya sudah jadi tolak ukur yang baik untuk berbagai negara. Mereka menghasilkan uang lebih banyak. Namun dari hasil rilisan penelitian yang tadi dijelaskan, negara tersebut justru tak menunjukkan peningkatan kebahagiaan. Konon kesenjangan antara pendapatan dan kebahagiaan ini disebut Easterlin Paradox. Dan tak melulu jadi patokan untuk bahagia yang banyak digadang-gadang orang.

Diri ini mungkin punya uang yang lebih dari cukup, bahwa lebih banyak dari yang sebelumnya kita bayangkan. Tapi kita justru terjebak, berjuang memahami. Kenapa sih kita tak bahagia? Padahal jawabannya sungguh sangat sederhana, bahagia itu adalah pilihan.

Ya, Sesimpel Memilih “Aku Ingin Bahagia Saja”

Diartikan dalam bentuk yang berbeda-beda. Setiap orang pasti punya penilaian yang tak serupa tentang bahagia. Kawan lain bilang bahagianya jika punya rumah dan mobil mewah, tapi untuk kita bisa jadi tak serupa. Jika kebahagiaanmu adalah keadaan, maka kita dapat berkata bahwa kebahagiaan hanyalah pengalaman, atau serangkaian pengalaman.

Selain itu, kebahagiaan juga bisa kita artikan sebagai tindakan untuk menemukan makna hidup dalam pengalaman sehari-hari dengan orang lain. Itulah sebabnya, Worl Happiness Report mengungkapkan bahwa kedermawanan dan jaringan dukungan sosial, juga jadi dua faktor kunci yang akan mengarahkan kita pada bahagia.

Pada setiap bahagia yang mungkin sedang diinginkan, kita menaruh harap untuk orang lain mengambil bagian. Kita percaya, memilih bahagia bisa didapatkan dengan mempersilahkan orang lain berperan untuk hidup kita.

Selanjutnya, Mari Bertindak Jadi Penentu untuk Bahagia yang Kita Inginkan

Jangan terlalu mendengar apa kata orang, jangan pula ikut-ikutan bisikan kawan. Sejatinya bahagia, hanya bisa kita rasakan sendiri. Bukan tentang takaran yang dibuat orang, atau berdasarkan kepercayaan yang digadang-gadang oleh mereka yang ada di sekitar.

Tentukan dan lakukan semua hal yang kita percaya jadi sumber bahagia. Perbuat segala sesuatu yang memang kita percaya. Ini bukan tentang siapa mereka yang ada di dekat kita saja. Tapi bagaimana kita bisa memaknai arti dari bahagia yang kita percaya.

Dan Jadikan Bahagia sebagai Pilihan Bijak demi Hidup Lebih Bermakna

Sesungguhnya banyak cara untuk memaknai hidup lebih dalam. Tapi belajar untuk memilih berbahagia dengan cara yang kita suka adalah salah satunya. Tak pernah ada pihak lain yang tahu, semuanya hanya akan jadi rahasia diri sendiri. Buang semua perkara yang jadi beban, dan mulailah merileksasi diri dengan cara yang kamu percayai.

Pertanyaannya, sudahkah kamu bahagia hari ini?

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Setelah Putus Dan Jadi Jomblo, Lalu Apa? – RuangPerempuan

  2. Christina

    June 23, 2017 at 12:11 am

    Ya betul sekali…sy mengalaminya dan masih hingga sekarang ini…sy mmg berharap suatu saat nanti dia akan menyadari..apalg hubungan kami adlh sebgi suami istri, bkn hanya sekedar pacar…sdh tll byk yg saya korbankan..tp sy ttp tdk mampu meninggalkannya..sy perlu pertolongan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Kamu yang Masih Lajang, Tips Ini Bisa Membantumu Mewujudkan Mimpi Punya Rumah Sendiri

Di zaman sekarang, rasanya sangat sulit untuk mewujudkan impian untuk memiliki rumah sendiri. Terlebih jika kamu ingin memiliki rumah di kota-kota besar. Mengingat lahan di kota besar semakin hari semakin sempit karena pembangunan yang terus menerus dilakukan di kota-kota besar. Untuk itu, Gobagi mencoba membagikan tips agar kamu bisa mewujudkan impianmu untuk memiliki rumah sendiri. Simak tips berikut ini!

1. Membuat Perencanaan

Segala sesuatu tentu harus dilandasi dengan perencanaan yang matang. Nah mumpung kamu masih lajang, kamu perlu memanfaatkan masa lajangmu untuk membuat sebuah perencanaan masa deoan. Kmau harus bisa mengutamakan apa yang patut untuk kamu prioritaskan. Langkah pertama adalah dengan membuat perencanaan keuangan agar kamu tahu kira-kira sejauh mana tabungan yang kamu perlukan untuk mewujudkan impianmu itu.

2. Melakukan Investasi

Kamu bisa melakukan investasi dengan banyak cara. Asalkan kamu punya cukup modal untuk melakukannya. Misalnya kamu bisa membeli barang dengan nilai investsi yang cukup baik seperti emas.

3. Mencari Lokasi Terbaik

Setiap orang tentu menginginkan lokasi tempat tinggal yang terbaik. Namun sayangnya hal ini serasa sangat sulit diwujudkan jika kamu tinggal di kota besar. Tak perlu risau, kamu tetap bisa kok mendapatkan lokasi terbaik jika kamu jeli dalam memilih. Usahakan untuk memilih lokasi hunian yang memiliki akses mudah dengan pusat kota.

4. Tak Ada Salahnya Memilih Bangunan Vertikal untuk Tinggal

Sempitnya lahan di kota besar tentu juga akan menyulitkanmu untuk mendapatkan hunian yang pas. Tak ada salahnya kok kamu memilih hunian bangunan vertikal seperti apartemen. Karena memang saat ini apartemen dinilai sebagai hunian yang nyaman, aman, dan terjangkau harganya.

5. Pilih Tenor yang Sesuai dengan Kesanggupanmu

Pastikan kamu memilih tenor yang sesuai dengan kesanggupanmu. Sesuaikan saja jangka waktu cicilan dengan pendapatanmu sehingga kamu tak akan tersiksa dengan tagihan cicilan apartemen yang besar.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Setelah Putus Dan Jadi Jomblo, Lalu Apa? – RuangPerempuan

  2. Christina

    June 23, 2017 at 12:11 am

    Ya betul sekali…sy mengalaminya dan masih hingga sekarang ini…sy mmg berharap suatu saat nanti dia akan menyadari..apalg hubungan kami adlh sebgi suami istri, bkn hanya sekedar pacar…sdh tll byk yg saya korbankan..tp sy ttp tdk mampu meninggalkannya..sy perlu pertolongan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Agar Dilirik Lelaki, Mari Belajar Mandiri

Biasanya perempuan diminta untuk bersikap lebih manis, agar lebih dilirik lelaki. Duh, ini sebuah pernyataan yang perlu dibenahi. Karena selain sikap manis yang katanya dimintai itu, kemandirian justru lebih banyak dicari. Yap, hal ini dinilai jadi satu kualitas yang perlu kamu tunjukkan. Mulai tak bergantung pada orang, hingga terlihat bisa melakukan banyak hal tanpa bantuan orang.

Disisi lain, katanya perempuan mandiri sering dinilai terlalu mengintimidasi lelaki, padahal faktanya beberapa lelaki justru tergila-gila pada kemandirian seorang perempuan. Lantas, bagaimana bentuk kemandirian yang dimaksudkan? Kira-kira begini, nih!

Meminta Pendapat Itu  Wajar, tapi Bukan Berarti Selalu Meminta Izin untuk Apa yang Akan Dilakukan

Menjadi perempuan mandiri, kamu harus paham. Jika tak semua hal perlu untuk dibagikan pada pasangan. Namun, berbeda ceritanya, jika yang akan kamu tanyakan adalah sesuatu yang menyangkut hubungan. Jelas ini masih wajar. Selebihnya, tanpa merasa bergantung pada seorang pihak, kamu bisa melakukan banyak hal sendiri. Padamu ada rasa percaya akan kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan. Maka kamu hanya merasa butuh berbagi cerita dan pendapat saja. Bukan menggantungkan semua keputusan pada dirinya.

Tak Merasa Perlu Ditemani Setiap Saat, Kamu Bisa Melakoni Banyak Hal Seorang Diri

Lupakan dulu seseorang yang mungkin bisa dimintai bantuan, ini tentang apa yang bisa kamu lakukan dengan yang mungkin tak bisa. Berbeda dengan perempuan lain yang hanya akan melakukan sesuatu dengan bantuan teman atau pasangan. Kamu justru tumbuh dengan karakter yang berbeda dari biasanya

Bukan ingin berkata bahwa kamu bisa melakukan semua hal seorang diri, namun untuk perkara-perkara yang memang bisa ditangani sendiri. Kamu tak pernah meminta bantuan orang lain, hanya untuk menyelesaikannya. Manis mungkin jika apa yang kamu lakukan mendapat bantuan dari dia yang tersayang. Tapi kemampuanmu untuk mengerjakan sesuatu seorang diri, selalu jadi nilai lebih.  

Paham Apa yang Dimau, Semua Kamu Lakukan dengan Sungguh-sungguh

Kamu terbiasa dengan pernyataan “iya” untuk sesuatu yang diinginkan, dan “tidak” untuk sesuatu yang tak diinginkan. Tak ada basa-basi yang memperkeruh situasi. Kamu selalu paham, tentang apa yang sebenarnya sedang kamu inginkan. Mulai dari menekuni hobi, menjalani sesuatu yang disukai, dan hal-hal lain yang mungkin dimimpikan. Semua kamu lakukan dengan satu niat yang jelas. Terarah dan diselesaikan dengan baik dan tepat.

Bertanggung Jawab untuk Segala Hal, Semua Urusan Selalu Dikerjakan dengan Benar

Mengerti arti pentingnya sebuah kepercayaan, kamu selalu menanamkan rasa tanggung jawab yang besar untuk segala kepentingan. Tak hanya pada perkara hubungan, hal serupa juga berlaku untuk sisi kehidupan lain yang memang akan kamu jalankan.

Jadi tak heran, jika setiap lelaki yang melihatmu selalu terkagum dan terkesan. Karena tak hanya jadi perempuan yang terlihat serius untuk pilihan-pilihan hidupnya. Kamu juga selalu menjadi sosok yang berbeda dengan caramu bertanggung jawab pada semua hal yang ada.

Memiliki Pendirian yang Kuat, Tak Mudah Terpengaruh oleh Bisik-bisik Kawan

Konon perempuan sangat mudah terbawa arus. Latah mengikuti apa yang dilakukan perempuan lain. Hingga selalu ikut-ikutan dengan apa yang sedang digilai zaman. Anehnya, tak satu pun sikap itu ada pada dirimu. Semua yang kamu lakukan, selalu lahir dari buah pikir sendiri. Bukan karena ingin dilirik orang, tidak pula untuk ajang pamer pada kawan. Kamu melakukan apa yang kamu cintai, mengerjakan apa yang kamu ingini, dan selalu berusaha untuk menunjukkan bahwa dirimu berbeda. Dengan tak perlu ikut-ikutan perempuan lainnya.

Beberapa Kali Bisa Juga Bersikap Manja, tapi Masih dalam Porsinya

Yap, semandiri apa pun kamu, perempuan pastilah punya sisi manja pada setiap dirinya. Tak melulu bersikap jutek dan tegas bak seorang petugas. Kamu paham, ada waktu dimana kamu perlu melonggarkan sisi mendirimu. Dan membiarkan pasangan masuk untuk mengisinya. Menempatkan jadi perempuan yang ingin dilindungi tanpa harus diintimidasi.

Kamu paham, bagaimana takaran yang pas untuk sikap manja yang sedang dibicarakan. Tak selalu harus serius, tapi kamu juga paham, jika bersikap manja terlalu berlebihan juga tidak dibenarkan.

Dan yang Terpenting, Kecerdasan dan Percaya Diri yang Tinggi, Jadi Hal Wajib yang Harus Kamu Miliki

Barangkali ini jadi babak paling mengagumkan dari seorang perempuan. Tentang bagaimana ia memandang suatu hal dengan tingkat percaya diri yang juga ia miliki dalam hidupnya. Bukan tentang seberapa cantik kamu, tak pula perihal seberapa bagus warna kulitmu. Namun menjadi sosok perempuan pintar yang juga memiliki  wawasan luas, akan selalu membuatnya dipandang jadi sosok yang mengagumkan. Tapi yang paling penting adalah kepercayaan dirimu pun tak boleh dilewatkan.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Setelah Putus Dan Jadi Jomblo, Lalu Apa? – RuangPerempuan

  2. Christina

    June 23, 2017 at 12:11 am

    Ya betul sekali…sy mengalaminya dan masih hingga sekarang ini…sy mmg berharap suatu saat nanti dia akan menyadari..apalg hubungan kami adlh sebgi suami istri, bkn hanya sekedar pacar…sdh tll byk yg saya korbankan..tp sy ttp tdk mampu meninggalkannya..sy perlu pertolongan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top