Feature

Dia yang Dulu Tak Pernah Kamu Gubris, Lihatlah, Kini Dia Sudah Bahagia dengan Caranya

Beranjak atau move on tak selalu dilakukan saat putus hubungan. Orang yang semula memberi perhatian penuh padamu, tapi kamu tak menyambutnya dengan baik pun, maka suatu saat kamu harus membiarkan mereka move on dengan caranya sendiri.

Dalam cerita cintamu, atau mungkin sekarang ini, mungkin kamu sempat menemukan ada sosok yang naksir denganmu. Dia begitu mengusahakan ini-itu demi membuatmu sadar akan kehadirannya. Selanjutnya, dia pun mendekatimu dengan cara-caranya yang lucu hanya demi meyakinkan kalau rasa sukanya padamu memang tulus dan mau membangun sesuatu yang lebih dari sekadar ikatan pertemanan denganmu. Hanya saja, sekarang kamu baru sadar, dia sudah pergi. Tak ada lagi sosok yang memberikan perhatian setulus dirinya. Tidak ada lagi yang berusaha sekuat tenaga demi membuatmu terkesima.

Bukan tanpa alasan juga dia pergi begitu saja. Coba kamu ingat lagi semasa kamu berkomunikasi dengannya. Lebih banyak mana? Menghargai usahanya atau justru tak menggubrisnya? Kalau lebih sering tak mempedulikannya, ya berarti bukan salahnya kalau dia menjauh. Mungkin dia sekarang memang sudah bahagia dengan caranya kendati tanpa hadirmu.

Dulu Kamu Menepis Setiap Perhatian yang Dia Berikan, Tapi Giliran Dia Memalingkan Perhatiannya Darimu, Kamu Kelabakan

Jangan mencarinya lagi. Kamu tak perlu cemas, dia sudah baik-baik saja dan menemukan hidup yang lebih bermakna tanpa harus terus-menerus dibuat resah karena takut menerima penolakan darimu. Menunggu itu melelahkan, setidaknya ketahuilah hal itu. Kamu tak bisa semena-mena terhadap perasaan seseorang. Ingatkah dulu ketika kamu selalu menepis setiap perhatian yang dia berikan? Tapi sekarang, saat dia beranjak darimu, kamu justru kelabakan. Mulaikah muncul penyesalan dalam dirimu, Kawan?

Setiap Cara yang Ditunjukkannya Semuanya Tulus, tapi Tiada Apresiasi yang Kamu Ucapkan Padanya

Terlepas dari caranya yang mungkin selalu berusaha mendekatimu sehingga kamu merasa risih, kamu patut tahu kalau setiap tindakannya dilakukan dengan tulus. Mulai dari menawarkan untuk membelikanmu makanan, menolongmu saat ada kesusahan, semuanya dilakukannya dengan ikhlas karena dia ingin sekali jadi orang yang bisa berguna untukmu. Di saat seperti itu, bukan soal kepentingan hati, tapi memang dia dikaruniai hati yang tulus untuk menolong orang lain di sekitarnya. Nah, saat dia sudah membantumu begitu rupa, adakah ucapan terima kasih yang kamu ucapkan padanya?

Saat Kamu Dulu Menyakiti Hatinya, Dia Bahkan Tak Dendam Sekalipun Kamu Enggan Mengucap Maaf

Adakah kata maaf saat dulu kamu sengaja atau tak sengaja berbuat salah padanya? Sudahkah maafmu kamu ucapkan secara tulus saat itu? Tapi begini, sekalipun kamu tak mengucap kata maaf, dia memilih tak dendam padamu. Bagaimanapun, kamu adalah sosok yang selalu menghias mimpi-mimpinya. Harapannya sederhana, yaitu kamu hargai segala bentuk perhatian yang berusaha ditunjukkannya di depanmu. Sudahkah kamu melakukan hal itu? Kalau belum, maka jangan gusar ketika dia memilih beranjak.

Cukup Lama Menunggu Respon Darimu, Kini Dia Sudah Tahu Kalau yang Terbaik Baginya Mungkin Memang Bukan Bersanding dengan Dirimu

Kalau yang terbaik adalah tidak bersanding denganmu, ya kamu berhentilah berharap untuk terus selalu dikejar. Kamu dan dia mungkin pada akhirnya akan menemukan jalan kalian masing-masing. Kamu ikhlaskan saja, tak usah bertanya-tanya. Mungkin memang begini harusnya. Dia sudah terlalu lama menantikan respon darimu.

Sudah, Biarkan Dia Bahagia, Dia Berhak untuk Mendapatkan Kebahagiaannya Dibanding Terus Mengejarmu sebagai Harapan yang Tak Pasti

Hargailah itu. Kalau memang kamu tak pernah ada rasa untuknya dan tidak berniat untuk membalasnya, maka berhentilah mencarinya. Tak usah bertanya kemana dia dan kenapa tetiba berlaku demikian. Dia pun berhak bahagia, ingat itu ya, Kawan! Menunggu itu tak mudah, apalagi sekadar menunggu respon darimu. Nah, sekarang dia sudah tahu kalau diluar sana ada yang lebih bisa membuatnya bahagia. Maka, ikhlaskan saja kepergiannya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Pertanyaan yang Sering Kamu Dapati Saat Kamu Tak Kunjung Memiliki Pacar

Status single sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang besar. Single adalah pilihan. Namun herannya terkadang bukan orang yang menyandang status itu yang kebingungan, malah orang yang ada di sekitarnya. Kamu yang tak kunjung memiliki pasangan, pasti kerap mendapati 10 pertanyaan ini terlontar dari mulut orang lain untukmu.

1. “Kenapa Sih Kok Tidak Mau Pacaran?”

Mereka mengajukan pertanyaan ini karena penasaran dengan alasanmu masih bertahan dengan kesendirianmu. Tapi karena kamu menjadikansingle sebagai pilihan hidup, kamu biasa-biasa saja saat mendapati pertanyaan ini dan terasa sudah sangat kebal.

2. “Ada yang Deketin Kan?”

Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang single, pasti kamu memiliki alasan yang kuat di belakangnya. Meski begitu orang lain pasti tetap ingin tahu, selama ini masih ada kan orang yang mendekatimu.

3. “Pernah Tidak Kamu Berpikir untuk Pacaran?”

Banyak orang bertanya-tanya tentang apa yang kamu pikirkan saat kamu menjadi seorang single. Salah satunya adalah apakah kamu sendiri pernah berpikir untuk berpacaran dengan seseorang.

4. “Kamu Orang yang pemilih, Ya?”

Karena kamu tak kunjung berpacaran, akhirnya banyak orang yang memandangmu sebagai seorang yang pemilih. Padahal sebenarnya kamu hanya menunggu jodoh terbaik yang Tuhan siapkan untukmu.

5. “Bagaimana Perasaanmu Saat Melihat Teman atau Orang Lain Pacaran?”

Padahal kamu tak ada masalah dengan orang yang berpacaran di depan matamu secara langsung. Namun masih saja banyak orang mempertanyakan hal ini kepadamu.

6. “Sebenarnya Usia Berapa Sih Kamu Mau Pacaran?”

Saking gemasnya orang lain melihatmu yang betah dengan status single-mu, mereka sampai mempertanyakan hal ini padamu. Kenapa sampai kamu masih bertahan tanpa seorang pasangan dan sebenarnya mau pacaran pada usia berapa sih kamu itu.

7. “Apa Kamu Pernah Dijodohkan?”

Pasti banyak orang berpikir bahwa dengan jangka waktumu menjadi seorang single, sudah banyak teman dan keluarga yang menjodohkanmu dengan seseorang. Dan inilah yang ingin dicari tahu oleh orang tersebut, apakah kamu pernah dijodohkan atau tidak.

8. “Pernah Tidak Sih Kamu Merasakan yang Namanya Jatuh Cinta?”

Siapa tahu kamu pernah mencoba memulai menjalin hubungan, meski akhirnya gagal juga. Alasannya pun tentu beragam. Orang akan mempertanyakan mengenai hal ini saat kamu tak kunjung memiliki pasangan.

9. “Apa Kamu Tidak Ingin Pacaran?”

Ada banyak hal yang ingin kamu capai terlebih dulu. Tapi banyak orang langsung saja mempertanyakan tentang apakah kamu ingin pacaran atau tidak. Jawabannya tentu iya tapi bukan untuk saat ini.

10. “Apakah Kamu Takut untuk Memulai?”

Rasa takut pasti ada, karena kamu sudah lama bertahan dengan status single-mu. Entah apa alasan yang membuat kamu bertahan, tak ada yang tahu. Mungkin ini jugalah yang dikhawatirkan oleh orang-orang terdekatmu. Mereka takut jika ketakutanmu membuatmu terus bertahan dalam kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 7 Tipe Mantan Mahasiswa Setelah Lulus Kuliah

Momen kelulusan adalah momen yang paling ditunggu banyak mahasiswa tingkat akhir. Namun kehidupan pasca lulus kuliah, tak semua orang suka menjalaninya. Ada beberapa tipe mantam mahasiswa setelah lulus dari Universitas tempatnya menuntut ilmu dulu. Apa saja sih tipenya? Mungkin kamu termasuk salah satunya.

1. Tipe Sulit Move On

Mereka yang termasuk tipe ini adalah orang yang sulit move on dari kehidupannya sebagai mahasiswa dulu. Bagi mereka kehidupan perkuliahan lebih menyenangkan karena mereka tak perlu memikirkan tentang dunia kerja pasca lulus dari Universitas.

2. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah mereka yang anti dengan istilah menganggur. Meskipun mereka belum mendapatkan pekerjaan tetap, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang bermanfaat, mungkin salah satunya adalah merintis usaha baru.

3. Tipe Pengembara

Mereka yang masuk dalam kategori tipe ini adalah orang yang suka melakukan travelling. Momen setelah lulus banyak dihabiskannya untuk mengunjungi banyak tempat baru yang menurutnya menarik untuk dikunjungi.

4. Tipe Rumahan

Tipe rumahan adalah mereka yang lebih suka menghabiskan waktu mereka di rumah. Kebanyakan sih memiliki hobi tidur dan nonton film kesukaan di dalam kamar. Sehingga tak ada alasan buat mereka untuk pergi ke luar rumah.

5. Tipe Penyuka Keramaian

Tipe ini akan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Entah itu berkumpul dengan teman-temannya di suatu tempat seperti cafe atau pergi menonton konser musik favorit mereka.

6. Tipe Media Sosial

Tipe media sosial ini adalag tipe orang yang tak bisa lepas dari media sosial barang sebentar saja. Saat bangun tidur, hal pertama kali yang akan dilakukan adalah mencari smartphone miliknya untuk membuka media sosialnya.

7. Tipe Romantis

Orang yang termasuk tipe ini biasanya orang yang memang memilih untuk menikah setelah lulus kuliah. Kebanyakan sih sedari SMA memang sudah punya pasangan, sehingga setelah lulus inginnya cepat-cepat menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Hal Lucu yang akan Kamu Rasakan Saat Berjodoh dengan Sahabat Sendiri

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Tuhan. Kamu tak akan pernah tahu dengan siapa akhirnya kamu berjodoh. Dengan orang yang belum pernah kamu kenal atau justru dengan orang yang susah sangat kamu kenal. Ada loh pasangan yang akhirnya berjodoh dengan sahabat sendiri.

Terbiasa dengan hubungan luwes yang terasa santai dan menyenangkan. Beberapa kali, kamu mungkin akan merasa aneh. “Kok bisa ya sampai berjodoh sama sahabat sendiri?. Nah, setidaknya berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu rasakan ketika nanti berjodoh dengan sahabatmu sendiri.

1. Tertawa Sendiri Saat Memandang Wajah Pasangan

Saat kamu memandang wajahnya, itu sudah mengingatkanmu tentang apa yang sudah kalian lewati bersama. Dengannya? mungkin kamu tak pernah berpikir sebelumnya bahwa kamu akan berjodoh dengan sahabatmu yang konyol itu, dan itu kerap membuatmu tertawa hanya dengan memandang wajahnya saja.

2. Sering Berantem Saat Bertemu Namun Rindu Saat Sedang Jauh

Bahkan kamu pun sering bingung dengan tingkahmu ini. Saat pasanganmu ada di sampingmu justru kamu sangat sering bertengkar. Namun saat kamu berjauhan dengannya, rasanya rindumu begitu memuncak.

3. Berniat Romantis Namun Akhirnya Jadi Ledekan

Sebagai sepasang sahabat, kamu dan dia memang tak pernah bertingkah romantis. Jadi makhlum jika setelah menikah saat kamu maupun dia ingin mencoba romantis, selalu berakhir dengan ledekan satu sama lain.

4. Tak Jaim untuk Saling “Mempermalukan”

Kalian memang saling mencintai sebagai satu pasangan, namun humoris di dalam hubunganmu dengannya memang sudah besar. Sehingga tak ada lagi rasa jaim untuk mempermalukan satu sama lain.

5. Tak Mau Saling Mengalah untuk Berbagi Sesuatu

Bisa diambil contoh, untuk hal kecil seperti nonton TV. Kamu sering berebut remote control dengannya. Tak ada salah satu dari kalian yang mau mengalah. Bisa dibilang tingkahmu dengan pasangan layaknya anak kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top