Feature

Di Momen Lebaran Ini, Tak Hanya Meminta Maaf Pada Sanak Family, Kita Juga Perlu Berdamai Pada Diri Sendiri

“Untuk segala kekecewaan, untuk segala kegagalan, dan untuk segala pencapaian yang belum bisa dijalankan. Mari kita mulai berdamai pada diri sendiri”

Setelah menjalani ibadah satu bulan penuh, sebentar lagi kita akan tiba pada puncak kemenangan atas penguasaan diri selama berpuasa. Menahan amarah, rasa haus dan lapar, hingga menjangkal pikiran-pikiran buruk yang kadang datang. Dan jika biasanya, kita akan saling bermaaf-maafan dengan semua orang yang kita kenal, kali ini mari kita juga memaafkan diri sendiri.

Ya, kamu tak sedang salah baca, meski mungkin terdengar aneh dari biasanya. Selanjutnya, kamu mungkin justru berkata. Memangnya memaafkan diri sendiri itu perlu? Jelas perlu!

Memaafkan Diri Sendiri Untuk Rasa Kecewa yang Datang dari Mantan Kekasih

Images that show what it feels like to suffer from mental illness. Bringing the inside to the outside.

Berhenti untuk mengutuki situasi yang beberapa waktu belakangan selalu tergiang. Tentang sakit hati yang kita terima dari pasangan, hingga berpikir bahwa kita adalah seseorang yang mungkin patut disalahkan.

Begini, untuk perkara hubungan yang mendadak bubar ditengah jalan. Sang mantan memang tak bisa sepenuhnya jadi pihak yang disalahkan. Tapi berpikir bahwa diri ini adalah pihak yang menyebabkan semua itu terjadi juga bukanlah sesuatu yang baik untuk diri. Buka hati dan pikiran untuk bisa lebih jeli dalam hal memahami, cobalah pisahkan bagian-bagian mana saja yang perlu dan tidak perlu untuk diperhitungkan.

Pun Tentang Mimpi yang Masih Belum Terpenuhi

Untuk keinginanan untuk melanjutkan studi S2, pekerjaan impian yang masih jauh dari jangkauan diri, hingga keinginan menikah yang masih saja belum dipahami oleh sang kekasih. Tak ada yang perlu lebih dulu, tak juga berarti kita jadi pihak yang kalah karena masih belum menggapainya.

Percayakan diri, bahwa setiap makhluk dimuka bumi, punya jalan cerita yang berbeda. Hari teman seusia mungkin sudah duduk manis dengan posisi nyaman ditempat kerja, sedang kita masih harus susah payah mencari apa sebenarnya yang menjadi passion kita. Tak perlu dirutuki, tak juga harus disesali. Mari berdamai pada diri sendiri, dengan percaya bahwa semua orang akan menemukan cara untuk memenuhi mimpi dengan jalannya sendiri.

Juga Tentang Kesalahan dalam Membuat Keputusan yang Berbuah Tak Sesuai Keinginan

Belum punya pandangan, tentang apa hal yang selanjutnya akan dikerjakan. Tapi kita justru melepas pekerjaan dengan tanpa pertimbangan. Mengikuti emosi, kita sampaikan kalimat perpisahan pada pasangan, ditengah amarah yang sedang tinggi-tingginya. Hingga pada banyak hal lain yang mendadak berantakan, hanya karena kita salah dalam menentukan pilihan.

Nasi sudah menjadi bubur, tak ada yang perlu disesali atas perbuatan yang memang kita buat sendiri. Tapi, meski sudah menjadi bubu, tak lantas kita tak bisa menikmatinya jadi makanan yang berarti. Nah, begitu pula dengan kesalahan yang sudah terlanjur dilakukan. Seburuk apapun pilihan yang sudah terjadi di masa lalu, kita berhak untuk memperbaikinya sekarang.

Teman yang Memutuskan Hubungan Hanya Karena Berbeda Pandangan, Bukan Sesuatu yang Perlu Disesalkan

Seiring dengan bertambahnya usia, pelan-pelan kita akan sadar bahwa beberapa orang yang dulu dekat. Kini mulai berguguran satu persatu dari kehidupan. Entah itu karena berpindah tempat, fokus melanjutkan hidupnya, hingga memutuskan hubungan dengan sendirinya.

Jangan terlalu merasa bahwa dirimu selalu jadi sumber masalah, karena kadang mengalah adalah satu-satunya jalan untuk menang dari sebuah pertentangan yang memang tak perlu diperpanjang. Maka jika, temanmu pergi dan memutuskan hubungan. Bukan berarti kita adalah pihak yang patut untuk disalahkan. Terimalah itu semua, menjadi sesuatu yang memang bagian dari kehidupan. Bukan jadi sesuatu yang perlu dipikirkan hingga menjadi beban, untuk kehidupan.

Hingga Pada Hal-hal yang Sejatinya, Memang Diluar Kendali

Kita tak bisa memastikan, bahwa pacar yang ada dihadapan kita sekarang akan jadi teman hidup di masa depan. Teman yang setia mendadak pergi untuk meninggalkan, ekspektasi akan bahagianya kehidupan setelah menikah yang tak sesuai kenyataan, dan susahnya berdamai untuk pekerjaan yang saat ini sedang dijalankan.

Ingatlah, bahwa kita hanyalah manusia yang sama seperti kawan lain. Bertugas untuk menerima dan menjalankan alur cerita, bukan pihak yang bisa mengawasi dan mengendalikan seluruh elemen lapisan kehidupan.

Maka jika banyak hal yang terjadi diluar perkiraan, terima semuanya sebagai sesuatu yang perlu dijalankan. Bukan sesuatu yang harus dikutuki.

Lalu, sudah siapkah kamu berdamai dan memaafkan diri sendiri?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bagi Kamu Pejuang LDR, 7 Kutipan Boy Candra Ini Mungkin Bisa Menguatkan Hatimu

Boy Candra merupakan seorang penulis asal Sumatera Barat yang lahir pada 21 November 1989. Dia termasuk penulis yang aktif di media sosial. Seringkali dia mengunggah penggalan kutipan dari 12 buku karangannya yang sudah tersebar di nusantara. Berikut adalah kutipan Boy yang cocok jadi penyemangat bagi kamu para pejuang LDR.

1. Semoga Kamu Kuat dalam Merindu

Pacaran jarak jauh memang tak semudah air yang jatuh, tetapi pacaran jarak jauh mampu menumbuhkan rindu yang utuh.” – Boy Chandra

2. Jarak Bukanlah Sebuah Penghalang Sebuah Hubungan

“Sejauh apapun kamu pergi, tetap saja bayangmu yang kubawa.” – Boy Chandra

3. Intinya, Mencoba Perbaiki Diri Satu Sama Lain

“Tetaplah fokus pada pekerjaanmu, pendidikanmu, dan hal-hal baik yang kau lakukan. Kalau memang dia yang terbaik, dia akan tetap menjaga hatimu meski tak selalu mengabarimu. Namun jika dia bukan yang terbaik, setidaknya kau tetap menjadikan dirimu yang terbaik dengan menggapai impianmu. Nanti, kamu juga akan ditemukan seseorang terbaik saat kamu menjadikan dirimu lebih baik.” – Boy Chandra

4. LDR = Lelah Dilanda Rindu

“Kau tidak tahu, aku menenangkan debar dada sendiri. Perasaan yang bergemuruh sepanjang hari. Rasanya ingin terus bersamamu; menatap matamu, mendengar suaramu. Berlama-lama menghabiskan waktu, menikmati apa saja. Asal denganmu. Mungkin, ini yang dikatakan rindu, sedalam dalamnya rindu.” – Boy Chandra

5. Jangan Lelah Menunggu

“Jangan berjarak terlalu jauh, agar aku bisa berjalan dengan melihatmu utuh. Jangan mendekap terlalu erat, agar aku masih bisa bernapas untuk segala yang aku ingat. Bagiku, kau adalah arah pulang. Persimpangan mana pun yang kutempuh, padamu juga aku akan datang.” – Boy Chandra

6. Jodoh Tak akan Lari Kemana-mana

“Jangan memikirkan hal yang tidak ada. Kau hanya perlu meyakini, jika memang kita disuratkan di jalan ini. Maka tak ada satu pun yang perlu kita risaukan. Jika memang bukan dikehendaki yang Maha Tinggi, kita akan belajar lagi saling mengikhlaskan. Fokuslah pada hal-hal baik dalam hari-harimu. Jaga baik-baik semua rasa rindu.” – Boy Chandra

7. Berjuang Bersama akan Terasa Lebih Indah

“Di usia yang sudah melewati masa remaja. Cinta tak hanya sekadar bersama setiap waktu. Bukan perkara harus ada saat kamu butuh dia, kapan pun itu. Juga bukan apa pun yang kamu mau dia bisa melakukannya, meski mengabaikan kegiatannya.” – Boy Chandra

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Pelajaran Hidup yang Bisa Diambil dari Sosok Belle dalam Film “Beauty and The Beast”

Apakah kamu sudah pernah menonton film “Beauty and the Beast”? Film ini merupakan film yang didominasi oleh musik, nyanyian dan juga tarian. Karakter Belle dalam film ini menjadi perhatian utama bagi penontonnya. Dia menjadi karakter yang mampu memberi banyak inspirasi bagi kau perempuan, berikut di antaranya.

1. Perempuan Harus Kuat dan Berani

Karakter Belle merupakan sosok yang kuat dan tak takut dengan apapun, Bahkan dia berani berkuda sendirian melewati hutan yang menakutkan. hal ini menginspirasi banyak perempuan untuk bisa menjadi sosok perempuan yang kuat dan berani dalam menghadapi kehidupan ini.

2. Seorang Perempuan Harus Berpengetahuan dan Terus Belajar

Mempercantik diri memang perlu, namun apa gunanya jika tidak diimbangi dengan pengetahuan? Bagi perempuan, memiliki pengetahuan bukanlah sebuah pilihan melainkan keharusan.

3. Hidup Bukanlah Tentang Diri Sendiri, Ada Saatnya Kamu Perlu Berkorban Demi Orang Lain

Belle rela hidup menderita demi ayahnya. Hal ini tentu bisa menjadi inspirasi bagi banyak perempuan bahwa kehidupan memang bukan tentang diri sendiri. Akan ada kalanya kamu harus mengorbankan dirimu demi orang lain yang kamu sayangi.

4. Cintailah Seseorang dengan Tulus

Fisik mungkin menjadi salah satu kriteria seseorang dalam memilih pasangan. Namun kecantikan dan ketampanan hati seseorang lebih dari segalanya dibandingkan dengan kecantikan atau ketampanan fisik semata.

5. Untuk Menjadi Perempuan Tangguh, Kamu Harus Siap Tak Mengindahkan Kata-kata yang Menjatuhkan

Banyak orang memandang aneh pada Belle dengan kegemaran membaca yang dimilikinya. Namun hal itu tak lantas membuat Belle membuang buku-bukunya dan tak ingin membacanya lagi. Justru dia tetap berpegang teguh dengan apa yang dia inginkan. Dia tetap suka membaca tanpa mengindahkan perkataan orang lain yang berusaha menjatuhkannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Siap Berangkat, Kamu Bisa Pergi ke 10 Negara Ini Tanpa Visa!

Bagi kamu yang suka dan memiliki keinginan untuk bepergian ke luar negeri dengan tujuan berlibur, kamu tak perlu repot lagi memikirkan persyaratan visa. Biasanya sih, banyak orang yang malas pergi ke luar negeri karena pengurusan visa yang sedikit bikin ruwet.

Nah, saat ini sudah ada beberapa negera yang bisa kamu kunjungi tanpa adanya visa, cukup paspor saja. Berikut adalah daftarnya.

1. Negara ASEAN

Saat ini, kamu bisa mengunjungi negara yang tergabung sebagai negara ASEAN loh tanpa harus repot mengurus visa. Kamu bisa bebas berlibur di negara-negara di antaranya Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Laos, Kamboja, Brunei Darussalam dan Myanmar.

2. Hongkong

Ingin berkunjung ke Disneyland atau belanja di Hongkong? Kamu bisa kok pergi ke sana tanpa harus ribet mengurus visa. Karena untuk pemegang paspor Indonesia memang sudah dibebaskan visa selama 30 hari untuk berkunjung ke Hongkong.

3. Macau

Macau adalah negeri kasinonya Asia. Di sana kamu juga bisa merasakan percampuran antara budaya Asia dengan Eropa. Nah untuk kamu yang ingin berlibur ke sana, langsung pergi saja dengan paspormu. Karena kamu tak memerlukan visa untuk berlibur di Macau.

4. Maldives

Maldives sangat identik dengan bulan madu. Ya, keindahannya memang membuat momen bulan madu menjadi lebih romantis. Jika kamu ingin pergi ke sana, kamu bisa kok ke sana tanpa mengurus visa. Kamu pun bisa berlibur di sana selama satu bulan.

5. Jepang

Jepang adalah salah satu negara yang menjadi destinasi wisata banyak wisatawan. Banyak hal indah yang bisa kamu nikmati di sana, mulai dari kulinernya sampai keunikan budayanya. Jika kamu merupakan pemegang e-paspor, kamu bisa liburan ke Jepang tanpa visa selama 15 hari loh.

Tetapi kamu perlu mendaftarkan e-paspormu ke konsulat Jepang lebih dulu setidaknya tiga hari sebelum keberangkatan. Setelah kamu mengurusnya, kamu bisa menggunakan paspormu ke jepang tanpa visa selama 3 tahun setelah pendaftaran.

6. Nepal

Jika kamu penasaran dengan keindahan gunung Everest, kamu bisa langsung datang ke Nepal kok. Saat ini sebagai pemegang paspor normal Indonesia, kamu bisa berkunjung ke Nepal tanpa visa selama 90 hari.

7. Turki

Turki identik dengan daerah Cappadocianya yang penuh dengan balon udara. Nah jika kamu ingin merasakan sensasi naik balon udara di Turki, kamu bisa kok datang ke sana hanya dengan mengurus e-visa saja secara online. Jadi kamu tidak perlu datang ke kedubes langsung. kamu pun bisa liburan di sana selama satu bulan.

8. India

Sama halnya dengan Turki, India juga termasuk negara yang bisa kamu datangi hanya dengan mendaftarkan diri untuk mendapatkan visa online. Jadi kamu tak perlu bolak-balik ke kedubes untuk mengurus visa.

9. Kenya

Negara yang masih merupakan bagian dari benua Afrika ini terdaftar sebagai salah satu negara yang bebas visa. Kenya sangat terkenal dengan wisata safarinya. Nah jika kamu ingin berkunjung ke Kenya, kamu hanya perlu mendaftar e-visa di website-nya saja dan kamu pun bisa berlibur sepuasnya selama tiga bulan.

10. Peru

Jika kamu bepergian ke Amerika, rasanya akan kurang lengkap jika kamu tidak berkunjung juga ke Machu Pichu, Peru. Untuk bisa datang ke sana kamu tak perlu repot mengurus visa. Kamu pun bisa liburan di sana selama 183 hari.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top