Feature

Dengan Rutin Cuci Tangan, Kamu Membuktikan Kebersihan Adalah Sebagian dari Iman

Coba ingat lagi, dalam sehari kira-kira berapa kali kamu rutin mencuci tangan? Mungkin ada yang melakukannya hanya ketika ingin makan saja bukan? Padahal tangan adalah salah satu bagian tubuh yang paling sering kita gunakan untuk beraktivitas setiap hari. Bukan hanya ketika makan, tapi juga saat bekerja hingga bersantai pun pasti tangan tak kehilangan fungsinya untuk meraih atau menggenggam sesuatu. Kontak yang tejadi antara permukaan tangan dengan benda di sekitar kita secara kasat mata memang biasa saja. Seakan kita tak pernah menyadari bahwa ada jutaan bakteri yang menempel di tangan. Hingga akhirnya jadi sarang kuman yang menimbulkan bibit penyakit.

Karenanya, memulai untuk hidup sehat sejatinya mudah. Yaitu ketika kamu mau konsisten menjaga kebersihan tanganmu. Tanganmu adalah aset untuk menjaga kesehatanmu. Kalau kamu menganggap kesehatan tangan jadi hal sepele, maka jangan salahkan jika tubuhmu jadi mudah sakit. Karena bisa saja asal mula penyakit berasal dari kebiasaanmu yang malas mencuci tangan. Meski sering lalai, faktanya penting sekali mengetahui waktu yang tepat untuk mencuci tangan.

Makan Tanpa Mencuci Tangan Bak Membiarkan Kuman dengan Mudah Datang dan Menyerang Kesehatanmu

Untuk yang satu ini sebaiknya jangan diabaikan. Tepislah rasa malas dan mulailah mencuci tangan ketika hendak makan. Coba ingat-ingat lagi, kira-kira hal apa saja yang membuatmu malas untuk cuci tangan? Mungkin kamu mengira telapak tanganmu bersih, padahal sejatinya di sana terdapat ribuan bakteri yang sangat berbahaya kalau sampai dibiarkan masuk ke dalam tubuh. Penyakit seperti diare, flu, hingga hepatitis sejatinya bisa menyerang karena kebiasaan sepele yang enggan mencuci tangan.

Usai Dari Toilet, Pastikan Tanganmu Sudah Tercuci Bersih

Untuk hal yang satu ini memang terkesan privasi. Tapi tetap saja pasti ada yang lantas tak mencuci tangan setelah dari toilet. Mungkin untuk urusan buang air kecil, kamu menganggapnya sepele sehingga tak perlu. Begini, Meski kelihatannya bersih, tempat yang lembab seperti toilet merupakan lokasi favorit kuman dan bakteri untuk berkembang biak.  Karenanya, usahakan mencuci tangan dengan sabun setelah menyentuh benda-benda di toilet ya Kawan! Di lain sisi, sebuah penelitian dari Columbia University juga menyebutkan bahwa mencuci tangan dengan sabun ternyata terbukti ampuh untuk membersihkan tangan dari kuman dan bakteri tak kasat mata. Sebab, formula berbasis alkohol dapat membunuh kuman lebih baik dibandingkan hanya dengan sabun biasa dan air.

Saat Mandi, Jangan Sampai Lalai Membersihkan Area Tangan

Poin yang satu ini juga tak kalah penting. Saat kamu membersihkan seluruh badan ketika mandi, bakteri-bakteri yang ada di tubuh pun tak serta-merta luruh begitu saja. Yang ada, kuman dan bakteri pada tubuh ikut berpindah pada tangan saat dalam proses pembersihan. Karenanya, agar tangan dan tubuhmu bersih dari bakteri jahat, kamu pun perlu mencuci tangan. Bukan hanya mencucinya sekilas, sela-sela tangan pun tak boleh luput dari perhatianmu. Meski terkesan sepele, efeknya sangat baik untuk tubuhmu.

Memiliki Hewan Peliharaan Sah-sah Saja, Asal Kamu Tak Malas Mencuci Tangan Usai Kontak Langsung dengan Hewan Milikmu

Bermain dengan hewan peliharaan memang menyenangkan. Bahkan saking serunya, seringkali kita lupa bahwa bulu-bulu mereka menyimpan kuman yang tak kasat mata. Begini, kalau kamu sampai lupa mencuci tangan setelah memegang hewan peliharaan, bakteri serta kuman yang tadinya menempel di bulu-bulu hewan lalu berpindah ke tangan kita pun akhirnya dapat masuk ke dalam tubuh kita lewat perantara tangan yang kotor.

Jangan Menggendong Bayi Kalau Kamu Malas Mencuci Tangan

Kita sama-sama tahu, bayi memiliki daya tahan tubuh yang rendah, serta sangat sensitif terhadap gangguan kuman dan bakteri. Karenanya, memegang bayi dengan tangan yang tak steril sejatinya sangat berbahaya bagi kesehatan mereka. Bahkan dalam beberapa kasus, bakteri yang terbawa oleh tangan yang kotor dapat membuat bayi terinfeksi khususnya ketika mereka sedang dalam kondisi yang tidak fit.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kata Annisa Munaf : Sehat dan Langsing Itu Bukan Hanya Perkara Diet Makanan, Ini Alasannya!

Menjaga gaya hidup tetap sehat adalah salah satu investasi yang berharga untuk masa depan. Karenanya selagi masih muda, kamu harus membiasakan untuk hidup sehat. Terlebih untuk para cewek yang masih berpikir bahwa sehat dan langsing hanya soal diet makanan, lebih baik berpikirlah lebih jeli lagi. Coba baca dengan teliti cerita dari seorang instruktur zumba, Annisa Munaf, ini.

1. Awal Mula Annisa Memutuskan untuk Menjadi Instruktur Zumba

Annisa dulunya suka menari dan kakak sepupunya yang merupakan instruktur Zumba perempuan pertama di Indonesia mengajaknya untuk ambil sertifikasi agar punya teman. Saat itu usia Annisa masih 17 tahun dan mencoba memberanikan diri untuk ikut training dan ambil license jadi instruktur. Kebetulan setelah Annisa lulus, sepupunya buka studio, disitulah awal Annisa mulai full ngajar zumba.

2. Apakah dalam Zumba ada Level-levelnya?

Untuk zumba sebenarnya ngga ada levelnya sendiri, lebih condong pada varian saja. Seperti zumba toning, zumba kids, zumba gold dan sebagainya.

3. Olahraga Apa Saja yang Ditekuni oleh Annisa

Saat ini, Annisa tengah mengembangkan juga latihan U-Jam di Indonesia. Sebenarnya basicnya nggak jauh beda dengan zumba. Kalau Zumba lebih ke Latin, gerakannya fun dan easy to follow sedangkan U-Jam lebih ke hiphop. Dan sejauh ini Annisa adalah instruktur pertama U-Jam di Indonesia.

4. Yang Paling Efektif Membakar Kalori, Antara Zumba dan U-Jam

Zumba sangat efektif untuk membakar kalori. Sedangkan U-Jam termasuk efektif baik untuk membakar kalori ataupun membentuk tubuh.

5. Perubahan yang Paling Nampak Setelah Rutin Olahraga

Dulunya Annisa termasuk cewek yang cenderung kurus. Tapi sekarang setidaknya tubuh jadi lebih terbentuk karena sering workout.

6. Saran untuk Generasi Muda yang Ingin Memulai Olahraga

Pada salah satu wawancara, Annisa berpesan untuk “Always start from yourself. Jangan ikut-ikutan orang lain. Just follow your heart and intuition. If you think health is important, then tell yourself that you need to start to do it, with or without friends.” Pesan itu diungkapkan Annisa karena dia menganggap bahwa saat ini banyak orang yang mau olahraga kalau ada temannya, akhirnya cuma jadi wacana saja.

7. Olahraga yang Ideal

Untuk pemula, mungkin bisa dilakukan satu atau dua kali seminggu dengan durasi 30-45 menit. Olahraga bisa dilakukan dengan jenis olahraga apapun, seperti lari, berenang, yoga, atau olahraga lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jangan Ceroboh dalam Menggunakan Softlens Jika Tak Ingin Matamu Terserang Bakteri Ganas

Saat ini banyak perempuan yang rela melakukan apa saja demi mempercantik penampilannya. Salah satunya adalah dengan menggunakan softlens. Ya tujuannya sih untuk membuat matanya lebih indah dan menarik saat dipandang.

Tapi sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan softlens, usahakan kamu memang memakai softlens dengan kualitas yang baik dan saat kamu memakainya, kondisi tangan dalam keadaan yang streril. Jika kamu ceroboh, dampaknya bisa sangat buruk, yaitu terjangkitnya matamu oleh bakteri berbahaya.

Ada Kisah yang Dialami oleh Seorang Perempuan, Yaitu @tisusilo yang Terserang Bakteri Ganas pada Mata Kirinya

Beberapa waktu lalu, perempuan ini mengakui kecerobohannya dan membagikan pengalamannya di laman istagramnya dengan mengunggah foto yang menunjukkan keadaan matanya saat itu. Dia mengaku kurang hati-hati dalam menggunakan softlens dan kurang menjaga higienitas mata. Sepertinya, Mbak Tisusilo ini juga kerap menggunakan softlens dalam kesehariannya sebelum terserang oleh bakteri ganas ini. Dokter yang menangani kasus ini mengatakan bahwa keadaan tersebut sangat sulit untuk disembuhkan dan kemungkinan besar mata bak Tisusilo tidak akan bisa melihat lagi.

Ketahui Dahulu Kondisi Matamu Sebelum Menggunakan Softlens

Jangan asal dalam menggunakan softlens. Kamu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang lebih tahu masalah kesehatan matamu. Hal ini karena sebenarnya tidak semua mata orang cocok untuk menggunakan softlens. Ada beberapa jenis mata yang bisa alergi dengan bahan yang terkandung dalam softlens itu sendiri. Jadi hati-hati ya girls.

Jangan Tergiur dengan Softlens Murah, Utamakan Kualitas di Atas Segalanya

Saat ini memang abnyak dijual softlens dengan harga yang sangat terjangkau. Bahkan pilihannya pun ada beragam. Namun jangan mudah tergiur ya. Belum tentu softlens yang banyak dijual di pasaran dengan harga murah itu memiliki kualitas yang bagus.

Sebelum Memasang Softlens ke Matamu, Jangan Lupa Cuci Tangan Terlebih Dahulu

Jaga kebersihan tanganmu ya. Usahakan untuk membersihkan tanganmu dulu sebelum memasang maupun melepas softlens dari matamu. Pastikan juga kukumu tidak panjang, karena kuku yang panjang seringkali dijadikan sarang kuman.

Pahami Dulu Cara Pemakaian Softlens yang Benar

Jangan lupa sikap disiplin, dan jangan teledor. Kamu harus paham bagaiamana cara penggunaan softlens yang benar. Lebih baik kamu konsultasikan dengan doktermu. Jika ada yang tidak kamu ketahui langsunglah bertanya untuk menghindari hal yang tidak kamu inginkan nantinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bahaya yang Muncul Jika Kamu Memaksa Tubuhmu Bekerja Lebih dari 8 Jam Sehari

Bekerja memang perlu, namun jangan sampai kamu mengabaikan kesehatan ya. Kesehatan lebih mahal dibanding apapun. Jadi sayangi dirimu sendiri dengan tak memaksakan tubuhmu untuk bekerja lebih dari 8 jam dalam sehari. Kalau kamu tetap melakukannya, kamu bisa rasakan sendiri bahaya ini.

1. Nyeri Punggung

Hampir seharian beraktivitas bisa membuat punggungmu lelah loh. Apalagi jika pekerjaanmu menuntutmu untuk berada di depan komputer dalam waktu yang cukup lama. Bisa dipastikan punggung akan jadi korbannya. Hal ini karena adanya tekanan sebanyak 30 persen lebih besar yang dibebankan pada punggung saat kita hanya duduk di depan komputer.

2. Radang Sendi

Pekerjaan yang menuntutmu untuk melakukan banyak meeting tentu akan membuatmu harus duduk selama berjam-jam. Jika kamu tidak mengimbanginya dengan peregangan, risikonya adalah area sendimu bisa kaku hingga mengakibatkan radang sendi.

3. Sistem Imun Menurun

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Scott Cohen, staf University of Surrey, bekerja lebih dari 8 jam perhari bisa menyebabkan sistem imun menurun. Hal ini karena tubuh terkena paparan faktor luar seperti bakteri, debu, serta kotoran yang bisa menyerang kekebalan tubuh.

4. Obesitas

Jika kamu berpikir banyak bekerja bisa membuatmu kurus, jawabannya tentu salah besar. Faktanya, para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa di era modern ini, orang yang bekerja cenderung melakukan gaya hidup yang tak sehat, baik dari segi pemilihan makanan maupun jarangnya berolahraga. Akibatnya, risiko terkena obesitas pun semakin besar.

5. Gangguan Jantung

Jika pekerjaan yang kamu jalani menuntutmu untuk bekerja lebih dari 8 jam sehari, kamu harus lebih memperhatikan kesehatanmu. Hal ini karena terlalu banyak duduk ternyata bisa meningkatkan risiko penyumbatan jantung karena tekanan darah dan kolesterol yang terlalu tinggi. Jadi jangan lupa mengimbanginya dengan berolahraga ya, minimal satu kali dalam seminggu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top