Community

Demi Mencegah Bahaya Jahat Kolestrol dalam Tubuh, Sebaiknya Perbanyak Konsumsi Buah Penurun Kolesterol Ini

Seperti yang Anda ketahui, kolesterol tidak hanya menyerang pada orang dewasa saja melainkan pada anak-anak sekalipun. Tidak menutup kemungkinan anak-anak akan mengalami masalah kesehatan yang diakibatkan karena gejala ini.

Faktanya batas kolesterol normal adalah sekitar 160 hingga mencapai 200 mg saja. Jika sudah melebihi angkat tersebut atau bahkan mencapai 240 lebih, artinya itu adalah fase berbahaya yang bisa mengakibatkan stroke. Tapi berita baiknya, ada beberapa jenis buah yang baik untuk dikonsumsi oleh mereka yang berpotensi mengidap kolestrol atau untuk mereka yang memang sudah ositif terkena kolestrol.

Selain Anggur, Buah Apel Juga Bisa Menjadi Pilihlah Untuk Mengatasi Kolesterol Tinggi

Apel terutama bagian kulitnya mengandung banyak pektin serat yang larut air. Apel dengan kandungan tersebut mampu membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam tubuh. Pektin bekerja sebagai penyerap lemak jahat dan kolesterol dalam usus halus, kemudian untuk dibawa keluar melalui feses dan urin.

Selain mengandung pektin, apel juga mengandung antioksidan polifenol dan vitamin yang dapat mengurangi peradangan. Tidak hanya itu, serat apel juga akan memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga akan menahan kita dari makan makanan tidak sehat.

Alpukat, Buah Berwarna Hijau Ini Dipercaya Mampu Mengurangi Kolesterol Jahat Dalam Tubuh

Alpukat merupakan salah satu sumber lemak yang tak jenuh tunggal, dimana kandungan lemak tak jenuh tersebut baik untuk kesehatan organ jantung. Alpukat juga mengandung mineral, vitamin, dan mineral serta senyawa yang mampu menghambat proses penyerapan kolesterol dalam tubuh.

Buah penurun kolesterol ini baik dikonsumsi setiap hari untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi atau LDL.

Konsumsi Pepaya Juga Akan Mengurangi Kadar Kolesterol Tinggi Dalam Tubuh

Buah yang banyak memiliki biji ini selain dapat mengatasi sembelit juga ternyata masuk dalam salah satu buah penurun kolesterol tinggi. Vitamin C dan vitamin E dalam pepaya akan menyatu bersama enzim yang dinamakan paraxonase, dimana enzim ini akan menghambat terjadinya proses oksidasi koelsterol dalam pembuluh darah.

Kaya Akan Vitamin C, Jambu Biji Bisa Dijadikan Minuman Segar Untuk Penderita Penyakit Kolesterol Tinggi

Buah yang berwarna merah muda ini banyak mengandung antioksidan dan vitamin yang berfungsi untuk melindungi organ jantung dari bahaya radikal bebas. Kadar serat larut air dan kalium dalam jambu biji dipercaya dalam menurunkan kolesterol tinggi dan juga menurunkan tekanan darah.

Tidak hanya menurunkan kadar kolesterol LDL, jambu biji juga akan membantu menaikkan kolesterol baik atau HDL dalam tubuh yang akan membantu mencegah jantung dari risiko berbagai penyakit.

Selain beberapa buah yang sudah disebutkan di atas, buah penurun kolesterol lain yang bisa dikonsumsi adalah jeruk, berries termasuk di dalmnya da blueberry, cranberry dan strawberry. Lalu bagaimana cara menurunkan kolesterol selain dengan rutin mengonsumsi buah penurun kolesterol?

Kamu bisa melakukan olahraga di pagi hari untuk membakar lemak berlebih pada tubuh, dan yang paling penting adalah dengan menghindari makan makanan yang menjadi penyebab munculnya kolesterol jahat seperti gajih kambing, gajih sapi, kulit unggas, susu berlemak dan segala jenis makanan yang banyak mengandung minyak dan santan.

Baca juga: Bosan Diet Dengan Olahraga Berat? Ternyata Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan Juga Bisa Jadi Solusi Diet Lho

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Buatmu yang Menolak Mencuci Handuk Seminggu Sekali

Tak peduli handukmu masih wangi atau tidak, jika sudah seminggu, sudah ada bakteri yang berdiam diri disana. Dan ini berlaku juga untuk seprei yang menempel di kasur tempat tidurmu. Pada dasarnya, bakteri dan jamur akan mulai menumpuk setelah handuk digunakan untuk mengeringkan tubuh. Namun pertumbuhan bakteri dan kuman bisa melambat jika handuk tidak lembap atau segera dikeringkan setiap kali selesai digunakan. Agar lebih paham, kamu perlu tahu beberapa fakta yang terjadi atas handukmu bahkan sejak 3 kali pemakaian.

Bakteri Sangat Mudah Berlipat Ganda Pada Handuk Kita

Anggapan jika handuk hanya digunakan untuk menggosok tubuh setelah mandi, membuat kita berpikir bahwa kain tersebut tidak kotor kan? Lagipula ditaruhnya pun digantungan, sehingga besar kemungkinan ia terhindar dari debu atau kotoran lain. Tapi, itu yang kita bayangkan.

Padahal yang sesungguhnya terjadi, ketika kita menggunakan handuk selepas mandi itu akan jadi awalan untuk bakteri berkembang biak di sana. “Itu terus menumpuk saat kamu menggunakan handuk lagi, hari demi hari,” kata Chuck Gerba, PhD, profesor mikrobiologi di University of Arizona.

Bahkan nih, sebuah studi yang dipimpin oleh Dr. Gerba menemukan jika handuk bekas memiliki bakteri coliform 1.000 kali lebih banyak daripada yang baru dibeli. Ditambah lagi, bakteri menyukai lingkungan yang gelap dan lembab, sehingga mereka akan tumbuh subur di kamar mandi beruap dengan pintu tertutup, tempat dimana kita menggantungkan handuk. Dengan kata lain, handuk jadi salah satu benda tempat bakteri paling banyak bersarang.

Dan Hasilnya Bisa Membuat Kulit Infeksi dan Jerawatan

Ingat ya, menggosok wajah dengan handuk kotor membuat kita beresiko terkena infeksi. “Ketika kita menggunakan handuk dengan penuh semangat, kita sering menggaruk kulit tubuh dan wajah,” kata Dr. Gerba.

Nah kerusakan kecil di kulit kita — yang munkgin jarang diperhatikan — memberi jalan masuk bagi bakteri ke dalam tubuh. Namun, hal tersebut menjadi sesuatu yang “sangat tidak biasa” jika tubuh justru menerima penyakit dari handuk kita, kata Aaron Glatt, MD, FACP, FIDSA, FSHEA, juru bicara Masyarakat Penyakit Menular Amerika dan ketua kedokteran dan epidemiologi rumah sakit di South Rumah Sakit Komunitas Nassau.

Memang sih, kuman tersebut tidak membuat kita sakit. Tetapi kita jadi pihak yang justru menjemput penyakit dari handuk tersebut, dan mempersilahkan mereka berkembang biak dalam tubuh kita.

Maka jika cenderung berjerawat, itu artinya kita perlu untuk mencuci handuk setiap kali menggunakannya. Sebab, saat kita menggosok kulit dengan handuk, bersamaan dengan itu pustula kulit pun terbuka, hal ini sekaligus jadi jembatan bagi bakteri yang ada di handuk kita untuk menyerang kulit yang kemudian berubah jadi jerawat.  

Untuk Itu, Begini Cara Menjaga Handukmu Senantiasa Sebersih Mungkin

Meski katamu tak ada orang lain yang memakai atau menyentuh handukmu. Para peniliti dan ahli kulit yang namanya sudah disebutkan diatas, menyarankan agar kamu selalu mencuci handuk setidaknya setiap dua atau tiga hari sekali. Lebih dari itu, siap-siap saja akan ada mikroorganisme yang berkembang disana dan membuat handukmu kotor.

“Kita mungkin tidak sakit setelah menggunakan handuk selama dua minggu, tetapi bukan itu intinya,” kata Dr. Tierno. “Apakah kita akan mengenakan pakaian dalam yang kotor (kecuali ada keadaan darurat) setelah mandi bersih?” Ini sangat mirip dengan apa yang kita lakukan setelah beberapa kali memakai handuk dalam posisi yang masih kering. Dan tak hanya handuk, kamu juga diminta untuk membersihkan benda lainnya. “Saat kamu melakukannya, jangan lupa untuk mencuci barang-barang lain yang tidak cukup bersih juga”. sambung Dr.Tierno lagi. 

Selain kebiasaan untuk mencuci handuk pada durasi waktu yang sudah disebutkan tadi. Kita juga wajib memastikan jika handuk selalu dalam posisi kering setelah pemakaian. Ya, setidaknya taruh ia pada tempat kering yang bisa mengurangi kelembapannya setalah dipakai melap tubuh yang basah.

Alih-alih melipatnya, kita lebih disarankan untuk menjemurkan. Sehingga dengan begitu, kondisi handuk bisa tetap kering. Nah, sekarang kita sudah tahu bagaimana cara untuk menjaga kebersihan handuk kita. Jadi tak ada alasan lagi untuk tetap memakai handuk hingga berminggu-minggu lamanya. Tapi jika kamu memang ingin tubuhmu diserang kuman dan wajahmu jadi berjerawat, ya silahkan saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kenapa Membaca Itu Penting?

“Membaca tak hanya mengisi kepalamu, Ia menutrisi pikiranmu. Dan itulah keajaiban sebuah buku”

Kamu bisa mengonsumsi suplemen minyak ikan, memakan banyak buah-buahan. Ikut kelas bahasa, les berbicara, atau latihan teratur untuk segala hal setiap minggu. Ya, konon ada banyak metode yang (dipercayai) bisa meningkatkan daya ingat dan fungsi kognitif kita. Bahkan industri pelatihan otak dan penilaian diperkirakan akan mencapai 8 Miliar dollar AS pada tahun 2022 mendatang. Akan tetapi, cara termurah, termudah dan paling teruji untuk mempertajam otak manusia ada dekat di hadapan kita, yakni “membaca”.

Ini bukan sekedar bualan, fakta tentang membaca itu baik bagi otak kita tentu benar adanya. Jadi tak heran, jika para ibu kerap kali memilih untuk mematikan televisi untuk kemudian  mengajak anaknya membacca buku-buku yang bagus. Bahkan, aktivitas ini dipercayai mampu meningkatkan otak kita terhadap banyak hal.

Membantu Kita Memproses Materi Tertulis dengan Mudah

Ini adalah dampak paling mendasar yang akan kita terima dari membaca. Menerima informasi dalam bentu bahasa, kita terlatih untuk memproses materi tertulis. Entah itu dari surat, koran, majalah, kata-kata, atau kalimat yang mungkin jadi sebuah cerita.

Sel utama syaraf kita bekerja untuk mencari sesuatu yang menjadi pusat perhatian setiap kali membaca. Informasi yang terlihat dihantar pada otak, sehingga kita bisa mengerti lebih cepat. Dan memaksa otak kita untuk berpikir lebih cepat dan keras.

Bahkan Maryanne WWolf, EdD, selaku direktur UCLA Center for Dyslexia, Diverse Learners, and Social Justice, mengatakan “Biasanya, ketika anda membaca, anda akan memiliki lebih banyak waktu untuk berpikir” Dan tak hanya itu saja, beliau juga menambahkan, jika

“Membaca memberi kita jeda yang unik untuk memahami dan mengerti. Berbeda dengan ketika kita sedang mendengar bahasa lisan atau menonton film dan kaset” ungkapnya.

Membantu Kita Meningkatkan Memori

Sebuah penelitian kecil di Emory University menemukan bahwa beberapa manfaat membaca bertahan selama lima hari. “Kami menyebutnya aktivitas bayangan, hampir seperti memori otot,” kata Gregory Berns, PhD, direktur Center for Neuropolicy at Emory.

Baik, kamu mungkin akan berkata jika ini bukanlah sesuatu yang menakjubkan. Sebab membaca memang memberikan latihan pemahaman akan bahasa bagi otak. Tetapi, membaca juga memberikan energi positif pada bagian otak yang bertanggung jawab atas aktivitas motorik dalam diri kita. Sehingga kita bisa bergerak lebih leluasa untuk melakukan sesuatu sebagai bentuk respon dari apa yang kita baca. 

Bahkan meski kita berkata tak senang bepergian dengan menaiki motor, ketika kita sedang membaca kalimat yang menjelaskan kita sedang naik motor. Otak akan bekerja untuk membayangkan, seolah-olah kita sedang melakukan sesuatu seperti yang sedang kita baca.

Dan Kata Peneliti, Membaca Bacaan Sastra Sangat Memberikan Pengaruh Baik Pada Otak Kita

Meski serupa membaca, ternyata jenis bacaan pun memberikan pengaruh yang berbeda-beda. Hasil penelitian yang dilakukan di Stanford University menyebutkan jika membaca bacaaan sastra akan memberikan latihan khusus yang baik pada otak manusia.

Penelitian ini dilakukan pada orang-orang yang membaca novel Jane Austen, dan para peneliti menemukan jika ada peningkatan aliran darah ke area otak yang mengotrol fungsi kognitif dan eksekutif, sebagai lawan dari efek membaca yang dilakukan dengan lebih santai dan tenang.

Lalu Akankah Juga Berpengaruh Serupa Pada Pembaca yang Mengalami Disleksia?

Ketidakmampuan pengidap disleksia dalam memahami atau menyusun kalimat, jadi pertanyaan lain yang mungkin sedang kita pikirkan. Akankah membaca memberikan pengaruh yang sama pada mereka? Jawabannya, Ya!

Para ilmuwan di Universitas Carnegie Mellon mempelajari anak-anak usia delapan hingga sepuluh tahun yang pola membaca di bawah rata-rata dan tak tentu arahnya. Mereka menjalani perbaikan waktu membaca dengan waktu sekitar seratus jam selama penelitian.

Dan ternyata aktivitas tersebut menunjukkan perbaikan secara signifikan dalam meningkatkan kualitas materi pada otak mereka. Informasi yang diterima, tetap bisa diproses dengan baik. Dengan kata lain, Otak anak-anak ini telah mulai menyesuaikan diri dengan cara-cara yang dapat bermanfaat bagi seluruh otak, dan tidak hanya korteks temporal yang berpusat pada membaca.

Itulah Mengapa, Membaca dengan Cermat Perlu Dijadikan Kebiasaan

Dalam buku barunya, Reader, Come Home, Wolf mengatakan jika dirinya saja yang bekerja dengan cara menulis. Masih butuh membaca lebih banyak untuk bisa memahami banyak hal. Sialnya, kebiasaan ini mulai bergeser oleh kehadiran layar ponsel yang lebih sering dipegang dan dibaca.

Nah untuk itu, agar bisa lebih leluasa menyelesaikan bacaan dan terus menambah daftarnya. Ia menyarankan kita untuk segera mematikan ponsel ketika ingin membaca. Tak perlu lama-lama, sisihkan waktu satu atau dua jam setiap hari untuk membaca buku apa saja.

Jika kamu masih bingung untuk memulai darimana, cobalah cari daftar 100 buku yang wajib dibaca sebelum kamu mati.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Waspada! Inilah 6 Penyakit Sistem Reproduksi Perempuan yang Harus Kamu Ketahui

Dewasa ini berbagai macam penyakit kelamin sudah mulai bermunculan, sebagai perempuan kamu harus selalu waspada tentang kesehatan sistem reproduksimu. Jangan sampai kamu terlambat mengetahui adanya penyakit dalam sistem reproduksimu karena ketidaktahuanmu. Semakin cepat kamu tahu, maka semakin cepat juga penanganan yang bisa kamu lakukan.

Agar ilmu kesehatanmu bertambah, mari lihat beberapa tanda-tanda di bawah ini. Jika 6 tanda di bawah ini terjadi padamu, artinya kamu memiliki masalah dengan sistem reproduksimu. Jangan dulu panik, segera lakukan pemeriksaan ke dokter ya!

1. Penyakit Toxic Shock Syndrome

Toxic shock syndrome adalah penyakit langka yang diakibatkan oleh racun bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes yang masuk ke pembuluh darah dan menginfeksi darah. Dalam hal ini, yang sangat berisiko mengalami penyakit ini adalah kelompok perempuan, karena perempuan mengalami menstruasi setiap bulannya dan hal ini bisa dimanfaatkan oleh bakteri untuk masuk ke dalam tubuh.

Untuk itu, jangan sampai kamu lupa mengganti pembalutmu karena dampaknya akan sangat berbahaya bagi dirimu sendiri. Gejala yang ditimbulkan adalah demam tinggi, muntah, diare dan shock secara bersamaan.

2. Gejala Awal HIV

HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh, dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentan diserang berbagai penyakit.

Awalnya, penderita ditandai dengan nyeri sendi dan otot, sakit kepala, diare, menggiggil, sakit tenggorokan serta tubuh menjadi lemah. Jadi, sebaiknya kamu waspada jika pergi ke tempat makan atau menggunakan tusuk gigi bekas, karena penyakit ini bisa menular lewat hubungan seksual.

3. Penyakit Oligomenorea

 

Salah satu gangguan menstruasi yang bisa dialami perempuan adalah oligomenorea. Gangguan menstruasi yang biasa dialami oleh perempuan pada usia subur ini ditandai dengan jumlah siklus menstruasi di bawah rata-rata, yaitu hanya sekitar 6-8 kali dalam kurun waktu setahun.

Siklus menstruasi penderita oligomenorea terbilang lebih panjang juga. Dibandingkan normal, di mana perempuan mendapat haid tiap 21-35 hari, perempuan dengan oligomenorea biasanya baru mendapat haid setelah 35 hari. Penyebab gangguan ini adalah sering melakukan olahraga berat, stres, atau efek samping dari penggunaan kontrasepsi. Mulai sekarang coba cek apakah siklus menstruasi mu normal atau tidak?

4. Gejala Vaginitis

 

Selanjutnya adalah gejala vagnitis, dimana vaginitis adalah infeksi yang terjadi pada vagina. Gejalanya yaitu gatal, iritasi pada vagina, sakit saat buang air kecil atau saat berhubungan seks, juga disertai flek dan pendarahan ringan. Jika kamu sudah mengalami gejala seperti ini, sebaiknya kamu mulai memeriksakannya ke dokter.

Penyebab penyakit ini adalah karena bahan kimia yang dihasilkan dari sabun atau wewangian, membasuh bagian dalam vagina atau infeksi jamur dan bakteri. Untuk itu, hati-hati dalam memilih produk dan merawat kesehatanmu ya.

5. Penyakit Kista Ovarium

 

Kista ovarium atau kista indung telur adalah kantong berisi cairan yang terbentuk di dalam ovarium. Gejalanya yaitu nyeri pada tulang pinggul, nyeri saat berhubungan seks, pendarahan lebih banyak dari biasanya saat menstruasi, menstruasi tidak normal dan sulit hamil. Segera periksakan ke dokter jika kamu merasa mengalami gejala itu, ya. Kista ovarium ini biasanya muncul selama masa subur atau selama perempuan mengalami menstruasi.

6. Selain Oligomenorea, Menstruasi Jauh Lebih Banyak Dari Biasanya Adalah Gejala Menorrhagia.

Menorrhagia atau haid berlebihan adalah keluarnya darah menstruasi secara berlebihan atau dalam jumlah yang terlampau banyak. Selama masa menstruasi, jumlah rata-rata darah yang dikeluarkan adalah 30-40 ml. Dan seorang perempuan dianggap mengalami haid berlebihan jika kuantitas darah yang dia keluarkan berkisar antara 60-80 ml. Penyebab dari menorrhagia ini bisa jadi karena kamu terkena radang panggul atau infeksi yang terjadi pada rahim.

Setelah membaca semua informasi di atas, sebaiknya kamu mulai hidup sehat mulai dari makanan sampai perawatan organ kewanitaanmu. Jangan sampai gejala-gejala yang terjadi kamu abaikan begitu saja karena itu bisa berdampak buruk untuk kesehatanmu juga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top