Feature

Dampingilah Dia, Jangan Sampai Overthinking Membuatnya Kepalang Sensitif Terhadap Segala Hal

Saat kita memutuskan untuk menjalin relasi dengan seseorang, berarti kita berkomitmen untuk menerima kelebihan sekaligus kekurangannya, bukan? Nah, ini tentu termasuk kesediaan untuk menerima sifatnya yang mungkin sebelumnya belum pernah kamu temui pada orang-orang terdekatmu. Urusan kekurangan, tak semua orang bisa setia dan kompromi dengan pasangannya. Karenanya, kuberitahu, milikilah jiwa yang senantiasa siap mendampingi sekalipun rasanya sukar sekali kompromi dengan kekurangannya.

Salah satu hal yang paling sering ditemukan adalah bertemu dengan pasangan yang kelewat sensitif. Bak kamu tak bisa salah berucap kalau di depannya. Kamu tak perlu stress duluan. Sebab ada caranya agar kamu tetap jadi partner yang baik untuk si dia.

Jadilah Partner yang Selalu Siap Mendengarkan Keluh Kesahnya

Sejatinya, orang yang memiliki hati yang sensitif adalah golongan pendengar yang sangat baik. Sebab mereka mudah sekali tanggap atau terhubung dengan emosi seseorang yang sedang bercerita padanya. Nah, saat mendengarkan curahan hati orang lain, dia pun ikut merasakan suasana hatinya. Di lain sisi, saat si dia yang berhati sensitif memiliki masalah, sejatinya mereka kebanyakan memilih memendam semuanya dan enggan bercerita pada siapa pun. Nah, pastikan kamu punya inisiatif untuk mengajaknya agar tak berlaku demikian.

Jadikan dirimu sebagai tempat yang bisa diandalkannya kalau dia butuh teman cerita. Memang pasti akan sulit, tapi kamu jangan menyerah. Ibaratnya, ‘promosikan’ dirimu kalau kamu akan selalu ada untuknya. Lakukan saja pelan-pelan, nantinya pasti dia akan semakin percaya pada kamu yang menjadi pasangannya dan semakin menyayangimu.

Kalau Dia Memang Sedang Tak Ingin Diganggu, Ya Sudah Cukup Berikan Dia Waktu

Ada kalanya kamu berselisih paham dengannya. Emosi kalian memang tak meledak-ledak seperti kebanyakan pasangan. Dia pun memilih untuk menahan diri sejenak untuk tidak mengontakmu. Kalau sudah begini, cukup berikan dia waktu. Jangan mendesaknya untuk menjelaskan apa masalahnya. Sebab sejatinya dia hanya perlu waktu sendiri.

Orang yang sensitif selalu berusaha berdamai dengan diri sendiri saat dilanda kekalutan. Karenanya, memberikannya waktu sejenak sejatinya adalah respon terbaikmu, dalam hal ini kamu sudah tepat karena memberikan ruang padanya. Biarkan dia menstabilkan tingkat emosinya sebab bagi mereka, menyendiri adalah cara yang ampuh untuk mengembalikan suasana hati agar bisa kembali pada kondisi semula.

Jangan Pernah Mengucap ‘Lebay’ atau Berlebihan Lantaran Emosi yang Dikeluarkannya

Mungkin untukmu yang tidak sesensitif pasanganmu, kamu akan bingung kalau tiba-tiba dia meluapkan emosi yang berlebihan sampai kamu sendiri lepas bicara dan mengatakan kalau dia berlebihan. Sebaiknya jangan pernah mengulangi perkataan ini lagi. Sebab bagi mereka yang berhati sensitif biasanya akan menempatkan perasaan di atas segala-galanya. Karenanya, akan sangat mudah sekali baginya kehilangan rasa empati kalau kamu sendiri tak bisa menghargainya.

Jika Kamu Sayang Padanya, Tetap Jagalah Setiap Tutur Kata dan Ucapanmu

Ternyata tidak semua orang berhati sensitif identik dengan sifat pendiam atau pemalu. Sebagian orang justru ada yang terlihat periang dan suka bercanda. Namun, meski begitu tidak berarti bahwa mereka bisa menerima semua candaan yang dilontarkan oleh orang-orang kepadanya. Apabila salah memberikan candaan, bisa saja dia jadi memendam marah meskipun tidak ditunjukkannya.

Karenanya, apabila pasanganmu termasuk orang yang berhati sensitif maka sebisa mungkin kamu harus bisa memilah dan memilih kata ketika berbicara atau bercanda dengannya. Hindarilah semua kata-kata atau candaan yang bisa membuat pasanganmu tersinggung.

Dia Sangat Perasa dan Penuh Pertimbangan, Karenanya, Jangan Pernah Memintanya untuk Memutuskan Segala Sesuatu dengan Terburu-buru

Orang yang berhati sensitif terlalu banyak berpikir. Mereka akan sulit dalam memutuskan segala sesuatu meski untuk hal yang sepele sekalipun. Berpikir secara detail merupakan bagian yang tidak bisa terlepaskan dari hidup mereka.

Karenanya, tidak heran apabila dalam memutuskan segala sesuatu mereka selalu membutuhkan waktu yang panjang. Untuk yang satu ini, jangan sekalipun menganggap pasanganmu itu ribet. Mereka hanya berpikir lebih detail daripada orang biasanya. Nah, kamu harus bisa memakluminya dengan tidak memaksakan segala sesuatu terburu-buru pada pasanganmu. Sebab kalau kamu terlalu memaksakannya, yang ada pasanganmu justru jadi geram.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Daripada Terus Tersiksa, Bercerai Mungkin Membuatmu Lebih Bahagia

Jadi sesuatu yang tak pernah diinginkan, perceraian selalu jadi momok mengerikan pada semua orang. Merusak mental anak, menyakiti diri sendiri, hingga membuat malu keluarga selalu jadi pertimbangan yang dipikirkan. Tak ingin itu semua terjadi, padahal bertahan pun justru kian menyiksa diri. Lalu tunggu apa lagi?

Dengar, tak satu pun orang ingin pernikahannya berakhir dengan sia-sia. Tapi kita pun tak bisa menolak jika memang keputusan bercerai adalah satu-satunya jalan keluarga untuk bisa lebih bahagia. Tak lagi tahan dengan kekerasan yang diterima, atau hadirnya pihak ketiga mungkin jadi salah satu alasannya.  

Kamu Bisa Saja Bertahan, Tapi Coba Pertimbangkan Adakah Sesuatu yang Berubah atau Justru Kian Parah?

Ya, apapun itu alasannya jika memang masih bisa dipertahankan dan dibenahi, cobalah untuk berkomunikasi dengan pasangan. Bicarakan dengan kepala dingin, cari letak salah dan titik sumber masalah. Berilah ia kesempatan kedua, jika memang diminta atau ajukan hal tersebut kepadanya.

Lalu lihat lagi perubahan yang terjadi selama rentang waktu janji untuk saling berbenahi diri. Adakah itikad baik dari dirinya untuk menunjukkan perubahan, atau masih tetap sama seperti biasa. Membuatmu jadi pasangan yang tersiksa hingga merasa kian tak benah hidup berdua.  

Maka Jika Bercerai Justru Membuatmu Lebih Bahagia, Kamu Tak Perlu Takut untuk Melakukannya

Dikutip dari laman prevention.com, ketika masalah demi masalah terus terjadi dan konflik terus menghimpit, tidak jarang perceraian menjadi pilihan terbaik yang diambil. Memang, rasa sakit hati, kecewa dan sedih mendalam akan dialami orang-orang yang bercerai. Namun, jika ini adalah jalan terbaik, perceraian justru jadi harapan baru untuk bisa memberimu bahagia.

Tak hanya itu saja, penelitian yang dilakukan di Universitas London Kingsley juga menemukan bahwa perempuan akan merasa lebih bahagia, lebih lega dan percaya diri setelah lima tahun dari perceraiannya. Setelah bercerai, perempuan juga akan mempunyai banyak waktu untuk memegang penuh kendali atas dirinya sendiri juga kendali atas anak-anaknya. Bisa memahami diri sendiri lebih baik, akan membantumu menemukan sumber bahagia yang selama ini kamu cari.

Jadikan Ini Sebagai Pelajaran, Agar Tak Asal dalam Memilih Pasangan

Setelah bercerai, kamu akan lebih berhati-hati dan teliti dalam hal menemukan pasangan atau menjalin hubungan. Sudah bisa lebih bijaksana dan bersiap untuk kecewa, kamu tahu bagaiman menaruh percayamu. Berita baiknya, kesiapan psikologi setelah bercerai dalam menemukan cinta baru bahkan dinilai lebih baik dari kesiapan cinta yang dulu.

Tak perlu takut atau merasa akan gagal lagi untuk yang kedua kali, beberapa ahli bahkan menyarankan agar kamu kembali membuka diri. Sebab kamu sudah lebih paham dan tahu bagaimana caranya membenahi kesalahan di masa lalu. Tak lagi buru-buru dalam menentukan, kamu perlu bijak dalam membuat keputusan.

Semua Orang Pernah Berbuat Salah, dan Bercerai Bisa Jadi Cara untuk Menebus Rasa Bersalah

Jangan pernah merasa hina hanya karena kamu memutuskan untuk berpisah. Meski orang-orang akan membuat penilaian yang negatif tentang dirimu, tetaplah jadi diri sendiri dengan tak peduli akan cibiran dari orang lain. Jika perceraian ini jadi sebuah kesalahan yang terbesar dalam hidupmu, maka belajarlah untuk berbenah diri agar tak lagi mengulangi kesalahan serupa. Belajar lebih bijak, lebih dewasa, tak lagi sembarangan bersikap, dan paham bagaimana caranya menjaga hubungan.

Tak Perlu Meratapi Semua yang Sudah Terjadi, Ini Semua Adalah Cerita Hidup yang Mungkin Memang Harus Terjadi

Bohong memang jika kamu tak sedih, biar bagaimana pun ia pernah jadi suami atau istri yang mengisi hari-hari. Mencintaimu sepenuh hati, hingga memberimu anak-anak lucu yang jadi buah cinta atas pernikahan yang dijalani. Tapi hidup berjalan, manusia berubah, dan apapun bisa terjadi tanpa kita duga.

Kamu boleh sedih, tapi jangan lama-lama. Simpan semua sedihimu untuk hal lain yang bisa saja terjadi di lain hari. Hari ini, berjanjilah untuk berbahagia, melupakan luka lama yang selama ini terasa menyiksa, dan siapkan diri untuk cerita hidup baru yang sudah menunggumu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Amitabh Bachchan Bantu Lunasi Utang 2.100 Petani

Aktor Bollywood senior Amitabh Bachchan kembali menunjukkan kedermawanannya. Ia menepati janji melunasi utang sebanyak 2.100 petani di Bihar. Melalui blognya, sang aktor pun mengajak serta kedua anaknya, Shweta dan Abhishek untuk menyerahkan langsung sertifikat pelunasan utang pada para petani.

“Janji sudah ditepati. Memilih 2.100 petani dari Bihar yang punya utang besar dan membayar lunas utang mereka. Memanggil beberapa dari mereka ke Janak dan secara personal menyerahkan sertifikat kepada mereka dari tangan Shweta dan Abhishek,” tulisnya.

Ini bukan kali pertama Amitabh Bachchan membantu petani melunasi utangnya. Tahun lalu, ia juga melakukan hal yang sama pada lebih dari seribu petani di Uttar Pradesh.

Hal ini dilakukan Amitabh Bachchan karena puluhan ribu petani di India memiliki masalah dengan utang. Selama beberapa dekade belakangan, industri pertanian dihantam oleh kekeringan, menipisnya air, hingga kurangnya modernisasi sehingga, tak sedikit petani yang memilih untuk bunuh diri. Sejak 1995, tercatat sudah ada kasus petani bunuh diri sebanyak 300 ribu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Nasehat dari Anak bila Rossa Hendak Menikah Lagi

Hingga saat ini, penyanyi Rossa belum menikah lagi. Hal tersebut mendapatkan perhatian dari sang buah hati, Rizky Langit Ramadhan. Ia menitip pesan pada sang ibu bila hendak menikah llagi.

“Dia cuma pesan misal nanti ibu mau nikah lagi, ya orangnya harus lebih baik dari ibu ya,” ujar Rossa seperti dikutip dari Detik.com

Rossa sendiri merasa Rizky sering meledeknya ketika mengetahui ibunya telah diberitakan sedang dekat dengan orang lain.

“Jadi dia anaknya tipenya sama kayak aku, suka ketawa, suka bercanda. Jadi ya gitu deh, ‘cie ibu, ibu digosipin gini gitu, tapi pesannya ‘kalau mau nikah lagi orangnya harus lebih hebat dari ibu ya’,” sambungnya lagi.

Lantas bagaimana dengan sosok penyanyi Afgan? Ternyata diakui Rossa, Rizky dekat dengan Afgan.

“Rizky deket sama Afgan, jadi nggak aneh buat dia. Paling dicie-ciein doang. ‘Cie ibu sama om afgan’,” papar Rossa. Sebelumnya, Rossa pernah menikah dengan Yoyo ‘Padi’. Namun pernikahan itu kandas di tengah jalan. Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai Rizky Langit Ramadhan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top