Feature

Capek Terus-terusan Gagal? Mungkin Karena Hal Ini Belum Ada Pada Dirimu! Cek Deh!

Pernah enggak sih mendengar kalimat “Kesuksesan bukan akhir, kegagalan bukan hal yang fatal: itu adalah keberanian untuk melanjutkan apa yang penting” – Winston ChurchillMasih banyak lagi kalimat motivasi yang berhubungan dengan kesuksesan yang kerap kita dengar. Pada kenyataannya meraih kesuksesan tak semudah membalikkan telapak tangan. Alih-alih ingin hidup sukses dan bahagia, namun kegagalan masih saja tak juga mau pergi dan membuatmu terpuruk.

Tapi jika dipikirkan kembali, mengapa ada orang yang sukses dan ada juga yang tidak, sedangkan Tuhan memberikan kesempatan hidup yang sama. Bukankah manusia masih memiliki kesempatan untuk terus berjuang selama masih diberikan kesempatan untuk hidup? Lalu apa yang membuatmu lantas memutuskan untuk menyerah begitu saja? Ayolah, hidup adalah perjuangan! Kamu hanya tinggal menerapkan hal-hal berikut untuk menjemput kesuksesan yang sudah semakin dekat.

Mendobrak Suatu Aturan Rasanya Tak Salah, Tetapi Inovasi Dibutuhkan Untuk Mencapai Kesuksesan

Zaman semakin berkembang tapi masih saja ada orang-orang yang sukses dan ada juga yang hidupnya tidak mengalami perubahan yang signifikan. Hal besar yang mengakibatkan perbedaan tersebut adalah pola pikir. Jika kamu hanya mengikuti aturan dan tidak mengembangkan apalagi membuat sebuah dobrakan besar, maka kemungkinan untuk sukses sangat kecil.

Tidak percaya? Ayo kita pikirkan, mengapa Michael Faraday, Einstein, Larry Page, Steve Jobs bisa begitu luar biasa? Mereka tidak hanya menjadi penemu, tetapi juga menjadi orang yang berperan besar dalam perubahan dunia. Yaps, karena mereka melakukan dobrakan besar yang sebelumnya tidak dipikirkan banyak orang bahkan cenderung diremehkan pada awalnya. Tapi nyatanya mereka saat ini sukses dengan pemikiran yang tidak biasa tersebut. Kamu pun yang ingin sukses harus mencoba untuk berpikir out of the box, tapi harus bermanfaat untuk banyak orang ya!

Jangan Biarkan Hidup yang Mengendalikanmu, Lakukan Sebaliknya!

Pernah enggak sih kamu berada di situasi yang sangat tidak menyenangkan. Misalkan dalam situasi kerja ada beberapa orang yang tidak suka denganmu, kamu pun merasa  dongkol dengan sikap mereka. Bagi beberapa orang dan mungkin juga termasuk kamu, hadirnya orang-orang yang menyebalkan seperti itu justru membuat keadaan tidak nyaman dan bisa mempengaruhi produktivitasmu dalam berkerja.

Untuk orang yang sukses hal-hal itu tidak akan berpengaruh sama sekali loh! Mereka tidak peduli dengan orang yang membenci mereka, apalagi jika ketidaksukaan itu didasari alasan yang tidak masuk akal. Karena mereka sadar, semakin sukses mereka maka akan semakin banyak pula hal-hal yang akan mereka temui dan berusaha untuk menjatuhkan mereka kapan pun. Jika kamu ingin sukses kamu harus belajar untuk menjadi orang yang lebih proaktif bukan reaktif. Cuek untuk beberapa hal yang tidak penting sangat membantu kamu supaya bisa fokus dengan mimpimu meraih sukses.

Kendalikan Pikiranmu, Jangan Biarkan Stres Menjadi Penghambat Kesuksesanmu!

Saat kamu mulai meniti jalan menuju kesuksesan, rasa cemas, takut, khawatir, ragu dan perasaan negatif lainnya pasti akan menghinggapimu. Perasaan yang timbul itu kian lama akan menumpuk dan biasanya menjadi beban pikiran yang sering kita kenal dengan sebutan stres. Tenang saja stres itu manusiawi untuk orang yang ingin meraih kesuksesan, tapi lagi-lagi jangan jadikan hal itu sebagai hambatanmu. Ketika kamu merasa stres yang perlu kamu lakukan adalah mengubah stres itu menjadi energi yang positif.

Kamu hanya perlu merileksasikan pikiranmu dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan tetapi tetap produktif, misalkan melakukan hobimu atau pergi ke suatu tempat. Ketika hal itu dilakukan kamu akan mendapatkan banyak manfaat, stresmu menurun drastis dan tidak menutup kemungkinan ide luar biasa justru muncul pada saat itu.

Masalah Tidak Dapat dihindari, Mulailah Bertanggung Jawab dan Jangan Lari

Hidup itu pilihan, setiap keputusan yang kita ambil juga sebuah pilihan. Sebuah pilihan jelas tidak bisa terlepas dari resiko yang mengiringinya. Ketika resiko itu timbul dan jadi kian besar, kamu tetap punya pilihan untuk menghindar, lari, pergi, atau hadapi dan bertanggung jawab. Orang-orang yang sukses adalah mereka yang belajar dari kesalahan. Bahkan saat kesalahan itu menjadi masalah pelik mereka tetap tak lari. Agar kamu bisa menjadi sukses, mulailah belajar untuk mengatasi masalahmu. Berat memang, hal ini juga berpotensi meningkatkan kadar stresmu. Tapi tenanglah, masalah hadir sepaket dengan jalan keluarnya asalkan kamu berniat untuk menyelesaikannya.

Meraih Sukses Memang Sulit, Namun Bisa Lebih mudah Jika Kamu Menggunakan Prinsip S.M.A.R.T

“Bermimpilah setinggi mungkin, dan gapailah”, kalimat motivasi ini mungkin tidak asing lagi bagi kita. Tapi tahukah kamu untuk menggapai kesuksesan dibutuhkan strategi dan cara yang tepat agar mimpimu itu bisa menjadi nyata. Gunakan prinsip S.M.A.R.T berikut untuk mewujudkan kesuksesanmu.

(S)pesific: Coba tuliskan di buku atau agendamu mengenai apa saja yang ingin kamu capai. Karena pikiran itu terbatas dan bisa saja lupa, tulisan akan menolongmu untuk mengingat. Dan jangan lupa tuliskan secara detail atau spesifik ya.

(M)easurable: Measurable atau terukur adalah salah satu cara yang harus kamu gunakan untuk mencapai sukses. Kamu harus mengetahui seberapa jauh atau dekat posisimu saat ini dengan mimpimu.

(A)ttainable: Dapat dicapai atau attainable ini berguna untuk kamu yang sudah mengetahui sebearapa besar jarak dirimu dengan mimpimu, selanjutnya kamu harus menghitung kira-kira berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk mencapainya.

(R)ealistic: Mimpi memang tak terbatas, dan mungkin akan banyak yang meremehkan mimpimu itu. Tidak perlu takut, buat semua itu menjadi realistis untukmu.

(T)imely: Karena waktu adalah uang, bahkan mungkin lebih berharga. Maka jangan kamu buang dengan percuma, gunakan waktumu sebaik mungkin, setepat mungkin, seefisien mungkin. Dan buat mimpimu menjadi nyata.

Mempertahankan Akan Jauh Lebih Sulit dibandingkan Memulai. Konsisten Sangat Perlu!

Setelah kamu tahu apa mimpimu, dan sudah memulainya, hal yang penting kamu lakukan adalah konsisten. Meskipun malas mendera, stres tak tertahankan namun harus tetap kamu konsisten hingga target demi target bisa kamu capai. Passion saja belum cukup untuk membuatmu mencapai apa yang kamu inginkan.

Ketika Semua Usaha Telah Kamu Lakukan, Meminta Kepada Sang Pencipta Adalah Hal Terbaik Yang Bisa Kamu Lakukan

Kehidupan seseorang bisa berubah menjadi lebih baik atau bahkan menjadi lebih buruk, tergantung bagaimana kita yang menjalaninya. Semua usaha yang telah kita lakukan mungkin sudah maksimal dan sudah mencapai batas kemampuan kita, namun belum juga memberikan tanda-tanda mimpi menjadi nyata. Maka yang harus kamu lakukan adalah berdoa kepada Tuhan untuk segala kemudahan serta kekuatan atas semua rencana dan mimpimu. Berdoa dan usahamu harus sebanding lurus, karena Tuhanmu mempunyai peran yang paling penting atas segala hal yang ada didalam hidupmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tak Perlu Tunggu Tahun Baru, Kamu Bisa Berubah dari Sekarang Kalau Kau Mau

Resolusi atau perubahan baru dalam hidup, kerap kali dihubungkan dengan tahun baru. Biasa kita akan membuat sederet list target yang akan dilakukan. Meski akhirnya hanyalah jadi sebuah angan-angan, yang kemudian terlupakan.

Bicara soal perubahan dan sesuatu yang mengarah pada kebaikan. Sebenarnya ada banyak hal sederhana namun sarat makna yang bisa kita lakukan dengan mudah. Tak perlu menunggu tahun baru, kalau memang ingin jadi pribadi yang lebih baru kamu bisa memulainya sekarang kalau mau.

Mulailah dari Diri Sendiri Diri, Belajar Lebih Tenang untuk Melihat Sebuah Masalah dari Dua Sisi

Selama ini, kamu mungkin sering gegabah dalam mengambil keputusan. Untuk kemudian menyesal atas pilihan yang kamu lakukan. Tak apa, semua itu adalah bagian dari proses pembelajaran diri. Jatuh bangun kita dalam perjalanan menuju kedewasaan, mungkin akan kita jalani dengan berbagai macam cara.

Sebaliknya, mulai dari sekarang cobalah untuk belajar melihat sebuah masalah dari sudut pandang yang berbeda. Tak hanya dari satu sisi saja, tapi juga pahami dari sisi lainnya. Ini akan membantumu melihat celah yang selama ini mungkin bisa jadi adalah sesuatu yang harusnya kau pilih. Menyesal tak akan berguna, tapi belajar dari kesalah jadi pondasi kuat untuk perubahan selanjutnya.

Kenali dan Pahami Dirimu Lebih Dalam Lagi

Sibuk untuk mengerti diri orang lain, tapi diri sendiri tak pernah dipahami dengan baik. Terlalu memikirkan nasib orang, memang bukanlah pilihan yang benar. Karena biar bagaimana pun, kita tak akan bisa sampai pada hal-hal besar. Kalau pada diri sendiri saja tak kenal.

Titik ini akan membawa kita untuk tahu lebih dalam lagi. Potensi apa sebenarnya yang kita miliki untuk bisa berupaya lebih keras lagi. Mampukah kita meraih apa yang selama ini diingini, hingga kekuatan apa yang perlu ditambah untuk bisa mewujudkan mimpi yang kita punya.

Dengan begitu, kita paham ancang-ancang seperti apa yang akan dibutuhkan. Untuk mimpi yang diinginkan.

Selanjutnya, Cobalah untuk Mencintai Diri Sendiri Lebih dari Hari Sebelumnya

Setelah proses mengenali diri sendiri yang kau lakukan berjalan dengan baik. Maka tak ada salahnya untuk mencintai diri sendiri juga. Berikan beberapa hal yang akan menyenangkan hati. Menghadiahi diri dengan sesuatu yang sudah lama ingin dibeli, pergi liburan sendiri, hingga menikmati waktu cuti sejenak tanpa terdistraksi.

Walau katanya ini adalah sesuatu yang biasa, tapi akan memberi kelegaan dan ketenangan dalam jiwa. Lagipula, ini bukanlah sesuatu yang salah. Tak juga merugikan diri kita. Lalu apa salahnya jika harus dicoba?

Jangan Disesali, Belajarlah Berdamai untuk Menerima Semua Kekurangan Diri

Kamu mungkin belum juga lulus dan menyelesaikan skripsi, belum menemukan pekerjaan impian, belum merasa cocook dengan pacar yang sekarang, hingga kegagalan dan ketidaksempurnaan lain yang masih jadi kekurangan. Setiap orang hidup dengan segala macam kelebihan dan kekurangannya. Termaksud mereka yang kau lihat bahagia-bahagia saja.

Untuk itu belajar berdamai dengan semua yang kita miliki jadi salah satu cara yang kan membantu kita lebih bijaksana. Berterimakasih untuk selama yang sudah ada, dan terus berusaha untuk sesuatu yang masih ingin dicari keberadaannya. Selalu ingat bahwa tak ada manusia yang sempurna. Tapi bagaimana cara kita menemukan titik baik dari kelemahan, akan membuat kita menjadi manusia yang mampu sempurna. Ya, setidaknya kita sudah mencoba.

Kemudian, Mulai Tentukan Apa yang Memang Kamu Inginkan

Ketika semua proses tadi berjalan sesuai rencana yang kita ingin. Langkah selanjutnya adalah menentukan mimpi mana saja yang akan menjadi tujuan. Kapan target skripsi kita harus diselesaikan, pekerjaan seperti apa yang harus kita dapatkan, hingga deretan mimpi lain apa yang harus kita wujudkan.

Fokuskan diri pada tujuan, dan tanggalkan semua hal lain yang akan menganggu pikiran. Langkah ini mungkin sederhana, tapi percayalah akan memberi makna dan dampak yang luar biasa. Selamat mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kenali Tanda Rekan Kantormu Menyebalkan, Tak Usah Buang-buang Waktu untuk Mengajaknya Berteman

Hampir semua orang memiliki sisi yang menyebalkan. Coba saja tanya ke teman-temanmu. Pun tak menutup kemungkinan kalau kamu bisa bertemu orang yang menyebalkan di mana pun. Ketika ada seseorang yang memiliki sisi menyebalkan, tak masalah kalau kamu mau menghindari berurusan dengan orang yang seperti itu.

Ini mungkin kamu akan tahu kalau kamu tak akan tahan dengan sifatnya. Kawan, sesekali menjaga jarak dengan orang yang memiliki hal-hal negatif itu baik lho. Kalau kamu memiliki teman dan dia memunculkan tanda-tanda seperti ini, kamu harus berhat-hati ya!

Senang Di Atas Penderitaan Orang Lain

Hal ini mungkin jarang ditunjukkan oleh beberapa orang. Tapi kalau kamu punya teman yang menunjukkan kebahagiaannya padahal ada temannya yang sedang tertimpa musibah, sebaiknya kamu jaga jarak saja dengan teman tipikal semacam ini. Ia mungkin tak terlihat tertawa.

Tapi selentingan atau nyinyiran yang keluar dari mulutnya jadi pertanda kalau dia ini punya karakter senang kalau ada temannya yang menderita. Bukankah jauh lebih baik bertemu dengan teman yang mampu bersimpati dan berempati?

Ia tak Kelihatan punya Rasa Tanggung Jawab Terhadap Pekerjaannya

Saat seseorang mendapatkan suatu tanggung jawab untuk melakukan sesuatu, pasti setidaknya dia akan memiliki rasa tanggang jawab itu. Tapi ada lho,  beberapa orang yang tak punya rasa tanggung jawab tinggi. Mereka cuek saja dengan tanggung jawab yang sejatinya dibebankan padanya.

Kalau orang semacam ini ada di lingkup kerja atau di kantormu, bukankah yang ada hanya merugikanmu? Bisa saja, kalau kamu meminta tolong sesuatu dan dia mengiyakan di awal, tapi pada akhirnya dia tak melakukannya, jadinya menyebalkan, kan?

Kamu Merasa Tak Nyaman Saat Berada di Dekatnya

Saat kamu menghabiskan waktu bersama seseorang atau berada dekat dengan orang semacam ini, kamu akan merasakan energi atau aura yang muncul dari orang itu. Saat kamu berkumpul dengan teman-temanmu, tiba-tiba ada salah satu temanmu yang membuatmu merasa tak nyaman. Bisa karena perilakunya, atau hal-hal kecil yang ditunjukkan, lho. Ini juga menjadi sebuah tanda bagi kamu untuk mempertimbangkan apakah dia adalah teman yang baik atau kurang baik.

Faktanya, Banyak Teman yang Mulai Mengingatkanmu

Saat kamu mengenal sosok yang menurut orang-orang menyebalkan, maka saat berurusan dengannya kamu juga harus berhati-hati. Kamu butuh pendapat orang-orang terdekat kamu atau setidaknya caritahu tahu orang seperti apa dia. Ini tindakan antisipasi yang kamu lakukan untuk berhati-hati untuk berteman dengan orang lain lho.

Dia Tak Pernah Merasa Bersalah

Kesalahan bisa dilakukan secara sengaja atau tak sengaja. Saat orang merasa melakukan sesuatu yang salah, normalnya dia akan merasa tak enak atau merasa ganjal. Namun, kalau kamu bertemu orang yang melakukan kesalahan dan dia justru tak menunjukkan rasa bersalah atau semacamnya, kamu harus merasa janggal dengan hal ini. Dia malah menunjukkan sikap santai-santai saja. Kamu patut curiga dengan karakter dia yang sebenarnya.

Setidaknya kamu berhati-hati dengan karakter orang yang malah akan memberikan efek nagatif untuk kamu, ya. Kamu harus bisa memilih mana yang bisa menjadi teman dekatmu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Jangan Paksa Seseorang Kembali Ceria Jika Sedihlah yang Ia Rasa

Tak selalu bahagia, beberapa kejadian mengerikan bisa datang begitu saja. Mendapati pacar yang selingkuh dengan sahabatmu, rekan kerja yang mendadak pindah tak lagi bisa bertemu, hingga kabar dari ibu yang minggu ini harus masuk rumah sakit lagi.

Silih berganti, kesedihan bisa saja menyelimuti hati. Menganggu saraf bahagia dan menggantinya dengan satu ketakutan yang luar biasa pada diri kita. Situasi ini jelas diluar ekspektasi, karena kalau bisa memilih pastilah kita ingin bahagia sampai mati. Dipandang jadi sesuatu yang menakutan, kesedihan selalu kita jadikan momok yang harus segera dihilangkan.

Dikubur secepatnya, dan harus berganti dengan bahagia seperti kata-kata orang bijak di sosia media. Jika bahagia bisa dirayakan dengan begitu baiknya, mengapa kesedihan selalu kita anak tirikan?

Tak Seharusnya Dibedakan, Bahagia dan Sedih Memang Haruslah Ada dalam Kehidupan

“Sudahkah anda bahagia hari ini?” atau “Jangan lupa bahagia”, barangkali jadi jargon yang bertebaran di media sosial. Dibuat dengan dasar kepedulian, kita semua berlomba-lomba untuk mencari bahagia sampai pada celah paling sempit yang ada.

Seolah lupa pada teka-teki yang ada, sedih dan bahagia memang sudah ditakdirkan akan datang kapan saja pada hidup kita. Karena memang begitulah, hidup yang sesungguhnya. Perjalanan ini adalah misteri, banyak hal tak terduga yang mungkin menghampiri. Jika bahagia bisa membuatmu tertawa, maka kesedihan harusnya bisa diterima dengan serupa.

“Akui – nikmati – dan tak perlu ditutup-tutupi”

Meminta Orang Lain Segera Bahagia Memang Elok Didengar Telinga, Padahal Kau Tak Tahu Sebesar Apa Dukanya

“Sudahlah, lupain aja. Masih banyak yang bisa buat kamu bahagia” jadi kalimat lazim yang mungkin sudah kita gunakan ratusan kali pada beberapa teman. Berperan sebagai malaikat yang akan memberi penghiburan. Kita berusaha mengumpulkan petuah-petuah ajaib yang nadanya serupa. “Kamu harus bahagia”.

Padahal, tak hanya bahagia. Menangis setiap kali bersedih pun dipercaya mampu membuat seseorang menenangkan pikirkannya. Tak tahu seberapa dalam lobang menganga di hatinya, daripada sibuk memintanya melepaskan semua sedihnya. Bersedia memberikan telinga untuk mendengar keluh kesahnya jadi sesuatu yang lebih ia perlu.

Pelan-pelan Mulai Membandingkan Sedihnya dengan Orang Lain yang Lebih Nelangsa

Antara ingin terlihat bijak dan berwawasan luas atau memang berniat untuk menghibur seorang kawan. Menyuruhnya membuka mata, tentang kehidupan menyedihkan lain yang lebih parah dari pengalamannya. Seolah terlihat wajib untuk disampaikan pada mereka.

Mendorongnya untuk segera bahagia dengan membandingkan kesedihannya dengan orang lain jelas tak jadi jalan keluar. Karena semakin mencoba untuk menghilangkan semua kesedihan, akan selalu ada celah yang membuatnya justru kian muncul ke permukaan. Diharapkan akan hilang dari ingatan, luka yang diminta hilang justru kian terasa dalam pikiran.

Terlalu Takut Pada Sesuatu yang Terasa Berat, Kita Lupa Bahwa Hidup Takkan Sempurna Jika Hanya Ada Bahagia

Coba bayangkan sebentar, kamu hidup dengan segala kelimpahan dan bisa mendapatkan apa saja yang kamu inginkan tanpa usaha yang perlu keras. Lalu ingat kembali, tawa dengan air mata dari ibu kala melihatmu diwisuda. Bagaimana ayah memelukmu sambil bercurah air mata, ketika kamu berhasil naik jabatan tanpa butuh waktu yang lama.

Sejatinya, manusia bisa merasakan berbagai macam emosi dengan cara bersamaan. Tertawa sampai menangis, bahagia sampai terharu. Semua itu terjadi begitu saja, menandakan bahwa hidup kita memanglah sempurna. Tak perlu takut berlebihan dengan kesedihan, biarkan mereka menangis jika memang sedang berduka. Dan berhenti memintanya tertawa jika ia memang sedang ingin diam saja.

Sebab Setiap Orang Punya Tingkat Ketakutan dan Kesedihan yang Berbeda, Kita Tak Punya Hak untuk Memintanya Menyudahi Sedihnya

Beberapa orang hidup dengan dirundung masalah yang tak terbanyak banyaknya. Kawanmu mungkin pernah dipukuli oleh kekasihnya, anak yang jadi korban perceraian orangtuanya, hingga seseorang yang mungkin pernah hampir diperkosa oleh kerabat dekatnya. Lalu masihkah kita merasa berhak untuk memintanya segera bangkit dari sedihnya?

Membiarkan dia diam dalam sedihnya bukan berarti kita tak peduli kepadanya. Tapi, ada hal lain yang sedang kita sadari. Bahwa saat ini, bersedih mungkin memang jadi sesuatu yang ia butuhkan. Mengambil langkah untuk memaksanya berbahagia saat hatinya sedang berkabung, bukanlah sesuatu yang membantu. Sebaliknya, berusahalah untuk bisa mendengarnya dan membantu sebisanya. Bukan memaksanya untuk bahagia.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top