Feature

Capek Terus-terusan Gagal? Mungkin Karena Hal Ini Belum Ada Pada Dirimu! Cek Deh!

Pernah enggak sih mendengar kalimat “Kesuksesan bukan akhir, kegagalan bukan hal yang fatal: itu adalah keberanian untuk melanjutkan apa yang penting” – Winston ChurchillMasih banyak lagi kalimat motivasi yang berhubungan dengan kesuksesan yang kerap kita dengar. Pada kenyataannya meraih kesuksesan tak semudah membalikkan telapak tangan. Alih-alih ingin hidup sukses dan bahagia, namun kegagalan masih saja tak juga mau pergi dan membuatmu terpuruk.

Tapi jika dipikirkan kembali, mengapa ada orang yang sukses dan ada juga yang tidak, sedangkan Tuhan memberikan kesempatan hidup yang sama. Bukankah manusia masih memiliki kesempatan untuk terus berjuang selama masih diberikan kesempatan untuk hidup? Lalu apa yang membuatmu lantas memutuskan untuk menyerah begitu saja? Ayolah, hidup adalah perjuangan! Kamu hanya tinggal menerapkan hal-hal berikut untuk menjemput kesuksesan yang sudah semakin dekat.

Mendobrak Suatu Aturan Rasanya Tak Salah, Tetapi Inovasi Dibutuhkan Untuk Mencapai Kesuksesan

Zaman semakin berkembang tapi masih saja ada orang-orang yang sukses dan ada juga yang hidupnya tidak mengalami perubahan yang signifikan. Hal besar yang mengakibatkan perbedaan tersebut adalah pola pikir. Jika kamu hanya mengikuti aturan dan tidak mengembangkan apalagi membuat sebuah dobrakan besar, maka kemungkinan untuk sukses sangat kecil.

Tidak percaya? Ayo kita pikirkan, mengapa Michael Faraday, Einstein, Larry Page, Steve Jobs bisa begitu luar biasa? Mereka tidak hanya menjadi penemu, tetapi juga menjadi orang yang berperan besar dalam perubahan dunia. Yaps, karena mereka melakukan dobrakan besar yang sebelumnya tidak dipikirkan banyak orang bahkan cenderung diremehkan pada awalnya. Tapi nyatanya mereka saat ini sukses dengan pemikiran yang tidak biasa tersebut. Kamu pun yang ingin sukses harus mencoba untuk berpikir out of the box, tapi harus bermanfaat untuk banyak orang ya!

Jangan Biarkan Hidup yang Mengendalikanmu, Lakukan Sebaliknya!

Pernah enggak sih kamu berada di situasi yang sangat tidak menyenangkan. Misalkan dalam situasi kerja ada beberapa orang yang tidak suka denganmu, kamu pun merasa  dongkol dengan sikap mereka. Bagi beberapa orang dan mungkin juga termasuk kamu, hadirnya orang-orang yang menyebalkan seperti itu justru membuat keadaan tidak nyaman dan bisa mempengaruhi produktivitasmu dalam berkerja.

Untuk orang yang sukses hal-hal itu tidak akan berpengaruh sama sekali loh! Mereka tidak peduli dengan orang yang membenci mereka, apalagi jika ketidaksukaan itu didasari alasan yang tidak masuk akal. Karena mereka sadar, semakin sukses mereka maka akan semakin banyak pula hal-hal yang akan mereka temui dan berusaha untuk menjatuhkan mereka kapan pun. Jika kamu ingin sukses kamu harus belajar untuk menjadi orang yang lebih proaktif bukan reaktif. Cuek untuk beberapa hal yang tidak penting sangat membantu kamu supaya bisa fokus dengan mimpimu meraih sukses.

Kendalikan Pikiranmu, Jangan Biarkan Stres Menjadi Penghambat Kesuksesanmu!

Saat kamu mulai meniti jalan menuju kesuksesan, rasa cemas, takut, khawatir, ragu dan perasaan negatif lainnya pasti akan menghinggapimu. Perasaan yang timbul itu kian lama akan menumpuk dan biasanya menjadi beban pikiran yang sering kita kenal dengan sebutan stres. Tenang saja stres itu manusiawi untuk orang yang ingin meraih kesuksesan, tapi lagi-lagi jangan jadikan hal itu sebagai hambatanmu. Ketika kamu merasa stres yang perlu kamu lakukan adalah mengubah stres itu menjadi energi yang positif.

Kamu hanya perlu merileksasikan pikiranmu dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan tetapi tetap produktif, misalkan melakukan hobimu atau pergi ke suatu tempat. Ketika hal itu dilakukan kamu akan mendapatkan banyak manfaat, stresmu menurun drastis dan tidak menutup kemungkinan ide luar biasa justru muncul pada saat itu.

Masalah Tidak Dapat dihindari, Mulailah Bertanggung Jawab dan Jangan Lari

Hidup itu pilihan, setiap keputusan yang kita ambil juga sebuah pilihan. Sebuah pilihan jelas tidak bisa terlepas dari resiko yang mengiringinya. Ketika resiko itu timbul dan jadi kian besar, kamu tetap punya pilihan untuk menghindar, lari, pergi, atau hadapi dan bertanggung jawab. Orang-orang yang sukses adalah mereka yang belajar dari kesalahan. Bahkan saat kesalahan itu menjadi masalah pelik mereka tetap tak lari. Agar kamu bisa menjadi sukses, mulailah belajar untuk mengatasi masalahmu. Berat memang, hal ini juga berpotensi meningkatkan kadar stresmu. Tapi tenanglah, masalah hadir sepaket dengan jalan keluarnya asalkan kamu berniat untuk menyelesaikannya.

Meraih Sukses Memang Sulit, Namun Bisa Lebih mudah Jika Kamu Menggunakan Prinsip S.M.A.R.T

“Bermimpilah setinggi mungkin, dan gapailah”, kalimat motivasi ini mungkin tidak asing lagi bagi kita. Tapi tahukah kamu untuk menggapai kesuksesan dibutuhkan strategi dan cara yang tepat agar mimpimu itu bisa menjadi nyata. Gunakan prinsip S.M.A.R.T berikut untuk mewujudkan kesuksesanmu.

(S)pesific: Coba tuliskan di buku atau agendamu mengenai apa saja yang ingin kamu capai. Karena pikiran itu terbatas dan bisa saja lupa, tulisan akan menolongmu untuk mengingat. Dan jangan lupa tuliskan secara detail atau spesifik ya.

(M)easurable: Measurable atau terukur adalah salah satu cara yang harus kamu gunakan untuk mencapai sukses. Kamu harus mengetahui seberapa jauh atau dekat posisimu saat ini dengan mimpimu.

(A)ttainable: Dapat dicapai atau attainable ini berguna untuk kamu yang sudah mengetahui sebearapa besar jarak dirimu dengan mimpimu, selanjutnya kamu harus menghitung kira-kira berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk mencapainya.

(R)ealistic: Mimpi memang tak terbatas, dan mungkin akan banyak yang meremehkan mimpimu itu. Tidak perlu takut, buat semua itu menjadi realistis untukmu.

(T)imely: Karena waktu adalah uang, bahkan mungkin lebih berharga. Maka jangan kamu buang dengan percuma, gunakan waktumu sebaik mungkin, setepat mungkin, seefisien mungkin. Dan buat mimpimu menjadi nyata.

Mempertahankan Akan Jauh Lebih Sulit dibandingkan Memulai. Konsisten Sangat Perlu!

Setelah kamu tahu apa mimpimu, dan sudah memulainya, hal yang penting kamu lakukan adalah konsisten. Meskipun malas mendera, stres tak tertahankan namun harus tetap kamu konsisten hingga target demi target bisa kamu capai. Passion saja belum cukup untuk membuatmu mencapai apa yang kamu inginkan.

Ketika Semua Usaha Telah Kamu Lakukan, Meminta Kepada Sang Pencipta Adalah Hal Terbaik Yang Bisa Kamu Lakukan

Kehidupan seseorang bisa berubah menjadi lebih baik atau bahkan menjadi lebih buruk, tergantung bagaimana kita yang menjalaninya. Semua usaha yang telah kita lakukan mungkin sudah maksimal dan sudah mencapai batas kemampuan kita, namun belum juga memberikan tanda-tanda mimpi menjadi nyata. Maka yang harus kamu lakukan adalah berdoa kepada Tuhan untuk segala kemudahan serta kekuatan atas semua rencana dan mimpimu. Berdoa dan usahamu harus sebanding lurus, karena Tuhanmu mempunyai peran yang paling penting atas segala hal yang ada didalam hidupmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Cinta yang Sesungguhnya Akan Dimulai Setelah Kita Menikah 

Pada proses penjajakan, sebelum akhirnya sah menjadi pasangan halal. Sebagian besar orang akan tampil dengan sempurna untuk masing-masing pasangannya. Mengalah pada setiap pendapat yang berbeda, mengaku salah walau sebenarnya tak salah, sampai pada hal lain yang bertujuan menyelamatkan hubungan. Anehnya, biasanya kita akan menganggap perbuatan-perbuatan tersebut adalah bentuk lain dari cinta. Padahal, belum tentu begitu adanya. 

Jangan dulu terbuai pada segala macam sikap romantis selama berpacaran dari lelakimu. Karena setelah menikah, kamu akan tahu, sesekali ia akan menentangmu. Begitu pula dengan para perempuan yang selama ini kamu kenal sebagai sosok lembut yang penyanyang, bisa jadi berubah memperlihatkan jati diri yang sebenarnya setelah menikah. 

Perihal menikah, memang datang dengan segala macam dilemanya. Tapi cinta yang sesungguhnya akan kian benar-benar terasa, setelah kamu dan si dia resmi menikah dan hidup berdua. 

Tak Akan Boleh Lagi Gegabah, Kita Lebih Teliti dalam Memilih Kata Jika Sedang Bicara

Jika pada saat pacaran, kita memilih kata agar enak didengar. Setelah menikah, kita memilih kata karena sadar jika melukainya bukanlah sesuatu yang benar. Beberapa kali kita mungkin akan terbawa emosi, salah ucap dan saling melukai. Tapi tak saling diam seperti saat dulu pacaran, setelah menikah buru-buru meminta maaf tanpa menunjuk siapa yang salah justru semakin menguatkan rasa.

Lebih tahu bagaimana caranya meredam semua amarah, semua kalimat atau ucapan yang akan disampaikan pastilah melalui pertimbangan. Bukan pujian manis yang terdengar puitis, kata-kata yang saling menguatkan justru jauh lebih dibutuhkan. 

Semakin Tahu Bagaimana Karakter Asli si Dia, dan Terbuka untuk Memperlihatkan Siapa Kita

Mungkin benar, jika sewaktu pacaran ada banyak kebohongan yang kita gunakan demi menuai simpatik dari pasangan. Memasuki kehidupan pasca pernikahan akan ada banyak rahasia yang mulai terbongkar. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang ternyata dimiliki, keinginan-keinginan lain yang masih ingin dilakukan, sampai pada rahasia-rahasia besar yang baru pasangan kemukakan setelah pernikahan. 

Beberapa mungkin terasa menyebalkan, tapi sebagian lain justru menguatkan hubungan. Tentang bagaimana kita dan pasangan akan saling terbuka. Memahami satu sama lain dengan pikiran yang lebih lapang. Lalu sadar, jika perjalan cinta yang akan dilalui ternyata masih panjang. 

Sehebat Apapun Cintamu Sebelum Menikah, Kasih Sayang Setelah Menikah Justru Lebih Indah dari Segalanya

Bersama dia yang pernah jadi kekasih, kita mungkin sudah menjejaki berbagai macam petualangan yang menyenangkan. Pergi berlibur ke tempat nyaman, makan malam berdua di restoran mahal dan segala cerita lain yang selalu jadi memori indah yang layak dikenang. Lalu setelah menikah, kita memang mungkin akan lebih banyak di rumah.

Menikmati momen berdua dengan sesuatu yang ala kadarnya. Anehnya, hal-hal sederhana yang begini justru terasa lebih bermakna. Memberikan kita waktu yang lebih banyak untuk bicara, hingga sadar jika bahagia itu ternyata selalu ada dan berada dekat dengan kita. Tak lagi butuh segala sesuatu yang mewah, setelah menikah menghabiskan waktu berdua dengan suami atau istri sudah lebih indah dari segalanya.  

Hidup Berdua Membuat Kita Belajar, Jadi Semakin Paham Apa Itu Ketulusan

Mulai terbiasa berbagi tempat tidur, saling bantu dalam membersihkan rumah, berbagi tugas jika ingin memasak makan malam berdua. Ya, hal-hal sepele yang selalu dikerjakan berdua seperti ini, jadi penguat rasa atas hubungan dengan pasangan. Tak ada rasa enggan atau berpikir jika itu bukanlah pekerjaan yang harus aku selesaikan. Bahu-membahu melakukan semuanya berdua, membuat kita membuka mata. Melihat apa itu ketulusan yang sebenarnya. 

Berbeda dengan Cinta Saat Berpacaran, Kini Kasih Sayang yang Dimiliki Semakin Menguatkan Hati 

Tanpa bermaksud membeda-bedakan, tapi perubahan fase atas hubungan dari berpasangan menjadi suami-istri memang turut serta membawa perubahan baru pada masing-masing hati kita. Ketulusan dan keikhlasan untuk membantunya dalam segala hal, berusaha memberikan semuanya sepenuh hati tanpa berharap balasan seperti saat ketika masih pacaran. 

Kamu tak lagi berharap jika suamimu akan memberimu pujian, jika kamu membuatkan masakan untuk makam malam. Sebab kamu tahu, perbuatan itu adalah bentuk kasih sayang yang utuh bukan ajang untuk memperlihatkan kebolehanmu agar dipuji oleh pacarmu. Lelaki pun tak lagi merasa terlalu bangga, karena bisa melindungi istrinya dari hal-hal berbahaya. Karena sesungguhnya, itu adalah kewajiban yang sudah semestinya dijalankan tanpa menunggu adanya permintaan dari pasangan. 

Jika cinta dan kasih sayang yang kalian sudah miliki sudah sampai pada tahap ini, itu berarti rasa yang dimiliki memamg benar adalah cinta sejati. Cinta yang diberikan dengan tulus tanpa berharap adanya balasan dari dia yang dicintai.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki Sejati adalah Dia yang Diam-diam Mendoakan, Bukan Diam-diam Menduakan

Menjadi satu-satunya orang yang bertahta di hati pacar, adalah keinginan semua orang. Meski se-santai apapun seseorang dalam menjalani hubungannya, diduakan tentu bukanlah keinginan. Ia akan selalu menjaga hatinya tetap untukmu, menjadikanmu sebagai pasangan yang bahagia, dan tak akan pernah berniat untuk menyakitimu meski dari perkara-perkara biasa.

Ya, dia yang tulus akan selalu membawamu dalam doanya, meski tak pernah diberitahu secara terang-terangan. Mendoakanmu agar selalu bahagia bersamanya, bukan dengan sengaja mendua jika sedan tak bersama. Bersamanya kamu akan bahagia, tertawa dalam setiap suka dan saling topang untuk segala duka.

Ia Sadar, Mendoakanmu Adalah Cara Mencintai Paling Sederhana yang Nilainya Mulia

Ada banyak cara untuk mencintai, anehnya lelaki ini justru memilih doa untuk menjadikanmu sebagai kekasihnya. Paham jika semua yang terjadi adalah kehendak Yang Maha Esa, ia memilih jalan berbeda dari laki-laki lainnya. Jauh dari janji manis yang biasanya hanyalah bualan, ia memintamu menjadi sebagian dari dirinya. Saling berbagi rasa atas restu semesta. Tak mewah, bahkan sangat sederhana. Tapi doanya justru jadi pemikat yang membuatmu kian percaya dan tak lagi ragu menerima cintanya.

Tak Hanya Hadir pada Pandangannya, Kamu Juga Menetap dalam Doanya

Selalu bahagia setiap kali bersamanya, kamu pun tahu jika ia juga selalu membawamu dalam doanya. Sebagaimana namamu yang sudah terpatri di hatinya, ia juga melakukan hal serupa dalam doanya. Menyelipkan namamu setiap kali beribadah, dan tak pernah lupa memohon kepada Yang Maha Kuasa untuk senantiasa memberkahi hidupmu dengan segala bahagia.

Tak selalu disebutkannya, tak pula dipamerkan untuk  membuatmu percaya, diam-diam kamu tahu jika namamulah yang selalu jadi pokok doa dalam setiap sujudnya.

Karena Dirinya Tahu, Menduakanmu Diam-diam adalah Perbuatan yang Tak Benar

Dari sekian banyak lelaki yang pernah mendekat, sosok kali ini memang jauh dari kriteria. Namun anehnya, kesederhanaan dan segala perbuatan yang tak berlebihan, justru membuatnya jadi lelaki yang istimewa. Belaku baik bukan hanya untuk dianggap bertanggung jawab, hal yang ia lakukan memang sudah jadi kebiasaan.

Bahkan tak hanya padamu yang kini sudah jadi pacar, ia pun selalu dipandang baik oleh semua orang. Hampir mendekati kata sempurna, lelaki ini tahu bagaimana cara memperlakukan perempuannya dengan istimewa.

Walau Tak Suka Memberimu Kalimat Puitis, Perbuatannya Padamu Selalu Romantis

Jika lelaki lain akan selalu menghadiahimu kalimat-kalimat manis nan puitis, ia datang sebagai sosok yang lebih suka membawa seseuatu yang nyata. Membawamu ke tempat istimewa, membantumu untuk menyelesaikan pekerjaan yang tak kunjung reda, hingga hal nyata lain yang selalu dilakukannya tanpa diminta. Lihai dalam membaca gerak tubuhmu, ia selalu tahu apa yang sedang kamu butuh. Tanpa banyak bicara, ia sudah menjadi lelaki romantis sepanjang masa.

Jarang Memberi Janji, Tapi Bersamanya Hidupmu Selalu Terasa Terpenuhi

Segala janji yang biasanya diawali dengan “nanti” barangkali sudah jadi sesuatu yang basi. Tak lagi layak dijadikan acuan, dirinya bergerak untuk selalu jadi pahlawan yang tak pernah kesiangan. Menolongmu setiap kali butuh bantuan, mendengar setiap kali butuh didengarkan, dan siap sedia jadi apa saja setiap kali dirimu membutuhkan kehadirannya. Tanpa banyak bicara, ia berhasil menyisihirmu dengan segala perbuatan nyata yang selalu membuatmu merasa jadi perempuan paling istimewa.

Tak Banyak Bicara, Tapi Setiap Kali Berdoa ‘Namamu’ Jadi Kata yang Paling Banyak Keluar dari Mulutnya

Ribuan doa yang sudah ia panjatkan, tentu tak pernah dijadikan tameng untuk terlihat lebih sayang. Segala harap untuk kebahagianmu, segala permohonan untuk tawamu, dan hal-hal baik yang senantiasa menghampiri hidupmu dibalut dalam satu doa yang selalu ia panjatkan dengan diam. Ia tahu, ini adalah proses negosiasi dengan sang Pencipta. Maka sebaik-baiknya sikap yang memang harus ia lakukan, adalah mendoakanmu diam-diam.

Bersamanya kamu selalu merasa ditemukan, dituntun ke hidup yang lebih menyenangkan, dan dibahagiakan dengan cinta yang tak hanya sekedar kata. Ia tahu jika perempuan yang dibawanya dalam doa itu adalah seseorang yang ia butuh, begitu pula denganmu, yang juga percaya jika lelaki yang pelit bersuara itu adalah lelaki yang kamu cinta.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Jika Hati Sudah Dipenuhi Dengki, Sesuatu yang Baik Pun Akan Selalu Dicaci

Meski tak sering, beberapa kali kamu mungkin pernah, dibenci tanpa sebab yang jelas. Jangankan untuk menyakiti mereka, dirinya siapa saja kadang kita tak tahu. Kaget dan bingung, kadang jadi dua hal yang tiba-tiba kita rasakan. Kaget kenapa mereka ini begitu terlihat bencinya pada kita, dan bingung apa kesalahan yang sudah kita perbuat sampai mereka bersikap begitu pada kita.

Kita tak bisa menyenangkan semua orang, dan mereka-mereka yang membenci kita tanpa sebab memang sudah digariskan untuk ada. Seperti sesuatu yang sudah menjadi hukum alam. Sekalipun perbuatan yang kita lakukan adalah sesuatu yang baik, selalu ada celah yang dipakai oleh orang-orang dengki untuk membuat kita terlihat bersalah. Menanggapi semua omongannya, tentu sangatlah sia-sia. Maka sebaik-baiknya balasan untuk mereka yang iri adalah dengan tak menanggapi semua cacian yang ia miliki.

Ini Adalah Hidup Kita, Jadi untuk Apa Peduli Pada Cibiran Mereka

Walau kadang membuat risih karena harus mendengar desas-desus yang tak benar, berdebat dengan orang yang tak suka pada kita memang hanya akan sia-sia. Menghabiskan energi, dan tak akan pernah membuat mereka merubah pandangannya. Ya, di mata mereka kita adalah pihak yang akan selalu salah. Sedangkan ia dan pendapatnya tentang kita adalah sesuatu yang benar, walau apa yang ia ucapkan tak semuanya benar.

Latihlah diri untuk tak lagi peduli pada hal-hal yang sejatinya hanyalah bualan. Diciptakan hanya untuk menebar kebencian, dan ingin hidup kita akan terusik karena semua kata-kata bohong dari mulut mereka. Belajarlah untuk tak peduli, karena apapun kata mereka. Kita jadi pihak yang paling tahu, bagaimana hidup kita yang sebenarnya.

Mari Tutup Telinga, Hidup yang Kita Jalani Bukan untuk Menyenangkan Para Pendengki

Sebaik-baiknya balasan yang tepat untuk para pendengki, memanglah tak perlu ditanggapi. Karena sekali saja kita memberi respon yang terlihat marah, dirinya akan merasa senang dan bangga, karena kita seolah membenarkan apa yang mereka sampaikan.

Balaslah ia dengan diam. Diam tak merespon apa yang mereka sampaikan, dan membalas semua perbuatan mereka dengan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk kita. Berhenti untuk menaruh perhatian para cibiran murahan, kita hidup bukan untuk menyenangkan mereka yang tak suka dengan kita.

Biarkan Dia Dengki dengan Rasa Irinya, Toh Kita Tak Akan Rugi Kalaupun Dibenci Oleh Mereka

Sebenarnya kalau harus diuraikan satu per satu, para pendengki jadi pihak yang paling merugi. Rugi karena menghabiskan waktmu untuk selalu mencari celah keburukan kita, rugi karena sudah susah payah membuat kita marah tapi tetap tak mendapat respon dari kita.

Ini hanyalah dua contoh, yang kalau harus dituliskan ada segudang kerugian dari para pencipta omongan-omongan tak benar. Tatkala ia berkutat dengan segala prasangka buruknya, kita mungkin sedang sibuk berbahagia menikmati hidup yang kita jalani. Lalu siapakah yang paling merugi? tentu saja dia dan mereka, yang suka iri para orang lain tanpa alasan jelas.

Tetap Fokus untuk Memperbaiki Diri, Jangan Sampai Terpancing Lalu Membalas dengan Benci

Barangkali, tujuan para pendengki adalah untuk menebar rasa iri. Sehingga kita akan berubah seperti dirinya yang selalu membenci orang lain tanpa alasan jelas. Itulah mengapa, kita  perlu memiliki keteguhan hati. Tetap berada pada apa yang kita percayai dan terus berubah memperbaiki kekurangan.

Selain alasan yang tak masuk akal dari bencinya mereka para kita, barangkali ada beberapa hal yang mereka sebutkan memang perlu kita hilangkan. Tak ada salahnya untuk berubah menjadi lebih baik, tapi membalas perbuatan mereka dengan kembali membenci juga, tentu bukanlah pilihan. Jadi jangan pernah lakukan.

Pupuk Rasa Percaya Diri Agar Tak Terpengaruh oleh Gosip Miring yang Mereka Cipatakan Sendiri

Kurangnya rasa percaya diri, kadang kala jadi pemicu yang merubah kita menjadi sosok lemah yang kerap goyah hanya karena dicibir oleh mereka yang tak suka. Bagaimana pun kamu, dan sebaik apapun perbuatanmu. Akan selalu ada yang tak suka, dan ingin membuatmu jatuh dan tak lagi menunjukkan kebolehan. Tapi jika kita mampu tetap menjaga rasa percaya diri yang ada, tak lagi ada alasan untuk goyah dan terpengaruh oleh cerita-cerita buruk yang mereka buat tanpa bertanya.

Karena Setiap Kali Ia Memelihara Rasa Dengki, Ada Satu Kebaikan dalam Hidupnya yang Juga Hilang

Yap, memelihara rasa benci dan dengki dalam hati hanya akan membuat diri merugi.  Ia akan terus mencari gara-gara untuk melampiaskan kejengkelan dan rasa tak sukanya. Dan bersamaan dengan rasa iri yang selalu ia tularkan dan lahirkan, ada satu kebaikan dari hidupnya yang juga hilang.

Banyak-banyaklah bersyukur atas segala yang dimiliki dalam hidup, dengan begitu kamu tak akan lagi terjebak pada nafsu yang salah. Tak pandai dalam memilah-milah sikap, kamu menjelma jadi seseorang yang hanya sibuk melihat kelebihan orang lain yang mungkin tak kau punya. Perbuatan baik yang tadinya bisa kamu datangkan, berubah jadi kebencian yang merugikan diri sendiri hanya karena merasa iri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top