Feature

Cara Move on Setelah Putus Cinta Karena Beda Agama

Perihal cinta beda agama, memang masih jadi kisah pelik yang sulit untuk berakhir bahagia. Apalagi di negara kita, untuk bisa menikah dan hidup berdua haruslah se-agama. Meski ada beberapa juga yang tetap bertahan pada cintanya tanpa harus melepas kepercayaannya.

Para teman kawula muda mungkin kerap bingung, bimbang di tengah jalan, hingga meratapi perpisahan hanya karena tak seiman. Marchel Siahaan memang bilang jika Tuhan memang satu, tapi setiap agama punya pendalaman fondasi yang berbeda untuk kehidupan setiap umatnya.

Jika kamu adalah salah satu dari banyak orang yang terluka sebab berpisah karena beda agama, kami punya tips cara move on yang mungkin bisa berguna.

Tenangkan Diri dan Berdoa Kepada Yang Maha Kuasa

Tanpa harus ditanya satu persatu, kita semua pasti setuju kalau perpisahan ini membuat kita bertanya-tanya tentang keberadaan Tuhan. Satu hal yang perlu selalu kamu ingat adalah, jangan pernah berpikir untuk pergi semakin jauh darinya. Cobalah mendekat, sampaikan semua keluh kesahmu padannya melalui doa.

Selain membuatmu lebih tenang, datang beribadah bisa saja memberimu jawaban. Lagipula, memilih ibadah sebagai pelarian ada bagusnya. Sebab kamu akan bertemu dengan mereka yang bisa memberi masukan dari segi agama. Dan tak menutup kemungkinan pula kamu justru bertemu jodohmu disana.

Cobalah Pikirkan Lagi Bagaimana Perasaan Keluargamu

Memang sih, agama adalah warisan yang diturunkan oleh orangtua. Tapi setiap Ayah dan Ibu, tentulah ingin anaknya tetap berjalan dan hidup pada keyakinan yang mereka yakini dan turunkan.

Dirimu mungkin bisa tetap santai dan merasa jika perbedaan itu adalah hal biasa, lalu bagaimana ayah dan ibumu? Bahagiakah mereka melihatmu begitu? Atau justru bersedih merasa gagal menjadi orangtua yang baik untukmu. Padahal, sebagai anak kita tentu punya kewajiban untuk membuat mereka bahagia.

Selanjutnya, Perdalam Lagi Ajaran Agama yang Kamu Yakini

Bukan berniat untuk mempertanyakan keyakinan dan kepercayaanmu. Tapi mengkaji ulang dan memperdalam agama akan membuatmu paham, bahwa keputusan untuk berpisah yang diambil adalah pilihan yang benar.

Tak hanya itu saja, titik ini akan memberimu beberapa pelajaran baru tentang agamamu. Hal-hal yang tadinya kurang kamu pahami, bisa kian didalami untuk dimengerti. Dengan begitu, bukan tak mungkin jika kamu bisa berubah jadi pribadi yang lebih baik lagi.

Pernah memilih pacaran beda agama mungkin adalah pilihan yang salah, karena akhirnya kamu terluka. Tapi setidaknya, kini kamu punya keinginan untuk lebih tahu soal agama.

Cari Teman Seiman yang Mau Mendengar Cerita yang Ingin Kamu Sampaikan

Bukan ingin membatasi pertemanan, tapi berbincang dengan mereka yang seiman kadang jadi sumber semangat dalam bagi setiap orang. Mereka bisa membantumu untuk menemukan cara move on yang tepat selepas perpisah dengan mantan pacar, yang berbeda keyakinan.

Menguatkanmu dan membawamu untuk kembali ke jalan yang benar sesuai dengan ajaran agamamu. Dan bisa saja mereka malah mengenalkanmu dengan seseorang lain yang seagama. Tak ada yang salah, berteman dengan mereka yang seagama demi bertemu pasangan yang seiman. 

Ambilah Pelajaran dari Kisah Cinta Berbeda Agama yang Akhirnya Kamu Sudahi

Perbedaan mungkin bukan satu-satunya hal yang patut dipersalahkan. Karena selama bersama, barangkali ada banyak kenangan indah yang juga sudah kita rasakan berdua. Sebaliknya, daripada menilai hubunganmu kemarin sebagai sebuah kesialan dalam asmara. Cobalah untuk menilik lagi, hal-hal lain yang patut disyukuri.

Jadikan itu sebagai pelajaran untuk kehidupan di hari yang akan datang. Dengan begitu kamu paham, jika sudah berbeda dalam hal agama memang baiknya tak perlu dilanjutkan dengan rasa cinta untuk bersama. Cukup berteman dan saling tahu saja.

Lapangkan Dada untuk Menerima Kenyataan

Semua perpisahan tentulah menyakiti perasaan. Kita yang tadinya percaya bisa bertahan dan mengalahkan perbedaan, harus mengaku kalah dengan iman yang memang tak bisa disatukan. Maka, hal yang saat ini sedang diperlukan adalah rasa ikhlas untuk bisa menerima semua kenyataan.

Perpisahan kalian adalah jalan keluar terbaik untuk bisa sama-sama bahagia, tanpa ada yang menuntut dan dituntut untuk meyakini salah satu agama saja. Dengan menerima kenyataan, kamu bisa melanjutkan hidupmu, melakukan hal-hal yang kamu sukai, meningkatkan keahlianmu, dan pada akhirnya kamu akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.  

Lanjutkan Hidupmu dan Segera Lupakan Dirinya

Percaya deh, perkara melupakan mantan memang tak pernah mudah. Apalagi jika hubungan kalian sudah berlangsung cukup lama. Memang akan berbeda pada setiap orang, tapi menyibukkan diri bisa jadi pelarian yang pas untuk kamu lakukan.

Entah itu menekuni hobi, belajar hal baru, kursus memasak, atau ikut kajian atau persekutuan yang bisa membuatmu bertemu dengan mereka-mereka yang seiman. Kesibukan macam ini akan membuatmu merasa jika waktu berlalu begitu cepat. Tanpa  terasa, kamu pun bisa pelan-pelan melupakan dia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Karya Seniman Eko Nugroho Sedang Bertengger di Galeri Nasional Singapura

Cahayanya yang terang, jadi salah satu hal yang akan kita pikirkan setiap kali mendengar nama kunang-kunang. Dan ternyata, seniman Eko Nugroho juga punya kenangan indah akan binatang yang sering terlihat di malam hari tersebut. 

Ini bisa kita lihat, dari karya instalasi ‘Kenangan Kunang-Kunang’ atau ‘Memories of Fireflies’ miliknya, yang saat ini sedang turut serta dipajangkan dalam pagelaran ‘The Gallery Children’s Biennale: Embracing Wonder’ bersama seniman-seniman Asia lainnya. 

Setidaknya, Eko Nugroho menampilkan enam Damar Kurung yang merupakan lentera kertas tradisional. Lentera tersebut menggambarkan adegan kehidupan Jawa sehari-hari sampai nilai-nilai penting seperti rasa hormat, perdamaian, cinta, dan lain-lain. 

Sumber : Galeri Nasional Singapura

“Pengunjung juga diundang untuk menjelajahi lentera dengan melakukan berbagai aktivitas interaktif,” tulis keterangan yang media, Selasa (25/6/2019). 

Aktivitas interaktif, pengunjung akan mengubah karya dengan cahaya, bayangan, warna, dan bentuk. Perubahan tersebut berkontribusi pada ide-ide besar demokrasi yang ingin disampaikan sang seniman. 

Tak hanya itu saja, karyanya juga dimeriahkan oleh mural di dinding yang berjudul ‘Tightly Hugging Care, Love, Peace’. Muralnya menggambarkan pemandangan harapan yang penuh cinta, perhatian, dan perdamaian antar umat manusia. 

Lelaki asal Yogyakarta ini memang dikenal sebagai seniman yang bekerja dengan berbagai medium. Ada batik, topeng, wayang kulit, dan mural berskala besar. Menetap di Yogyakarta, sebagian besar karyanya terinspirasi dari budaya Jawa dan peristiwa yang terjadi di sekitarnya. 

Warna-warni cerah yang dihadirkan oleh Eko membuat karyanya diminati publik dunia, termasuk digaet Louis Vuitton untuk dijadikan scraf. Karya instalasi tersebut akan berlangsung pada 25 Mei hingga 29 Desember 2019 di Galeri Nasional Singapura.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Dua Kunci Kehidupan yang Harus Selalu Kita Pegang: Syukur dan Sabar

Atas segala perkara yang kadang terasa jadi beban, beberapa cobaan sering membuat kita merasa kesusahan. Sibuk mencari jalan keluar, lalu bingung karena semuanya kian terasa tak terlewatkan. Tunggu sebentar, tarik nafasmu dalam-dalam lalu mulailah untuk meresapi semua yang sedang kau alami. 

Tak butuh sesuatu yang besar, demi bahagia dan sedih yang datang lalu lalang. Kita hanya perlu bersyukur dan bersabar dalam segala keadaan. Jika dua hal ini sudah berhasil dijalankan, apapun sedih dan bahagia yang sedang kamu rasakan. Kehidupan akan selalu terasa baik dan menyenangkan.  

Meski Hidup Kadang Sulit, Sabar Akan Membantumu Mengurai Segala yang Rumit 

Ingat, perjalanan kehidupan yang akan kita lalui akan disertai dengan segala hal berat dan ringan, menyedihkan dan membahagiakan, dan segala titik baik dan buruk yang berjalan beriringan. Tak selalu sedih, tapi juga tak akan selalu bahagia. Berusahalah untuk tetap berdiri, bangkit dan mencari solusi.

Dan hal yang paling utama adalah mengontrol diri agar selalu sabar meski hidup kian berat saban hari. Kesedihan memang tak akan hilang dengan cepat, tapi sabar akan membantu kita menguraikan segala hal yang tadinya terasa berat. 

Bukan Tentang Besar dan Kecilnya Masalah, Selalu Bersyukur Akan Membut Hidup Terasa Mudah 

Banyak dan sedikitnya harta benda dan uang yang kita punya, digadang-gadang jadi patokan untuk hidup bahagia. Si kaya lebih bahagia, sedang dia yang tak punya dianggap sengsara dan nelangsa. Padahal kenyatannya tentu tak selalu seperti yang kita kira. Banyak atau tidaknya harta tak selalu jadi tolok ukur untuk bahagia.

Karena mereka yang tinggal di kolong jembatan bisa jadi lebih tertawa lepas dari dia yang duduk manis di dalam mobil mewah. Siapapun pun kita, dan berapa banyak pun harta yang kita punya, kesabaran selalu jadi kunci untuk membuat terasa mudah. 

Jadikan Syukur Sebagai Penguat, Agar Tak Ada Waktu untuk Mengeluh dan Berdebat

Pada masa-masa terberat, menyesali semua yang sudah dilakukan kita anggap jadi jalan keluar. Bukannya menemukan jawaban, kita justru lelap dalam liang sesal hingga akhirnya tak kunjung menemukan kesenangan. Nah, daripada sibuk menyalahkan situasi dan keadaan. Cobalah cari celah untuk bersyukur atas segala hal yang sedang menghadang.

Haturkan terimakasih pada diri sendiri karena sudah gagal, sebab dengan itu kita belajar untuk tak lagi sembarangan dalam membuat keputusan. Yap, bersyukur membuat kita lebih bijak, hingga akhirnya sadar bahwa segala hal yang terjadi datang membawa makna yang akan menghiasi kehidupan sekarang dan masa depan nanti. 

Tak Lagi Merasa Berhak Menuntut Tuhan Jika Ada yang Tak Sesuai Keinginan, Sabar Membuat Kita Banyak Belajar

Jadi jalan keluar termudah yang bisa kita lakukan, mengeluh memang kadang membuat kita bisa bernafas lebih lega. Merasa semua pertanyaan bisa tertuangkan, tapi sialnya, kita sering bersikap bak Tuhan yang berhak memprotes segala yang sudah ditakdirkan. 

Kita lupa, jika kita hanyalah manusia biasa. Bisa benar, bisa pula salah. Bisa bahagia, bisa pula  bersedih meski entah karena apa. Latihlah diri untuk lebih banyak bersabar, dengan begitu kita akan memperoleh banyak pelajaran dari setiap kegagalan. 

Sebab Hidup Akan Selalu Baik-baik Saja, Jika Syukur dan Sabar Selalu Melekat dari Ingatan

Tak peduli kamu akan percaya atau tidak, tapi menjadi manusia yang penuh rasa syukur dan sabar akan mengubahmu lebih baik dari yang sebelumnya.

Dengan syukur kamu lebih memaknai segala hal, tak lagi bersikap sembarangan, dan paham batas-batas mana yang harus tetap dijaga dan yang sekiranya boleh dilanggar. Sebaliknya, bersabar membuatmu jadi manusia yang berbeda. Mengerti arti dari menunggu dan berserah, serta tak akan gusar atas segala sesuatu yang masih jadi misteri dari semesta. 

Jika dua hal ini bisa berhasil kamu jalankan, percayalah jika hidupmu akan selalu dipenuhi kesangan dan segala keberuntungan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Via Vallen Disomasi Lantaran Dianggap Melecehkan Simbol Agama Hindu

Pedangdut Via Vallen kembali menghebohkan publik. Kali ini bukan karena prestasinya, melainkan ia tersandung masalah lantaran panitia penyelenggara acara, Diana Ria Enterprise yang memajang posternya.

Dalam poster yang memuat potret Via yang berdiri di atas Sri Kresna mengendarai kereta perang bersama Harjuna ini dinilai telah melecehkan simbol agama. Somasi pun dilayangkan DPP Amukti Palapa Nusantara (APN).

Kami atas nama Keluarga Besar DPP Amukti Palapa Nusantara atas seijin Bapak Ketua Umum melakukan dan menyampaikan somasi terhadap pihak panitia acara yaitu Diana Ria Enterprise,” tulis Anom Windu mewakili APN dalam akun Facebook-nya.

Dalam peringatan tersebut Anom sebagai wakil umat Hindu menyampaikan empat poin somasi terkait hal tersebut.

“Kami meminta ini pelajaran bagi semua pihak untuk STOP dalam melecehkan simbol-simbol agama apapun yang ada di NKRI,” tulis dalam somasi tersebut.

Tapi sampai hari ini, belum ada tanggapan dari pihak Via maupun panitia acara konser tersebut. Umat Hindu menanti konfirmasi dari pihak Via Vallen.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top