Tips

Senang Travelling Dan Senang Menuliskan Perjalananmu? Elok Dyah, Memberi Tips Yang Oke Soal Ini!

memikirkan diri sendiri

Buat kamu penggemar traveling, pasti paham bahwa oleh-oleh terbaik dari sebuah perjalanan adalah pengalaman. Sementara cara terbaik menyimpan dan mengingat pengalaman adalah dengan cara menuliskannya. Menuliskannya bisa melalui media apa saja, mulai dari blog, forum, artikel di media massa hingga menerbitkan buku.

Masalahnya, harus diakui tak mudah mendokumentasikan pengalaman traveling melalui tulisan. Namun kamu tak perlu khawatir soal ini, karena Elok Dyah pendiri komunitas backpacker dunia punya tips menulis traveling yang menarik. Perempuan yang juga berprofesi sebagai jurnalis di grup Kompas ini membagi pengalamannya pada acara bertema #BiarEksisAja yang digagas oleh situs EzyTravel pada 30 Juni 2015 lalu di Djakarta Cafe. Apa saja itu?

Supaya Tulisanmu Bagus “Belanja” Yang Banyak!

traveller

Loh apa hubungannya antara belanja dengan menulis traveling? Tenang, lihatkan bagaimana belanja ditulis dengan tanda kutip. Ya, belanja yang dimaksud di sini adalah memanfaatkan waktu yang ada untuk menggali sebanyak-banyaknya informasi. Layaknya berbelanja, kita harus membeli, membawa pulang informasi yang ada.

Menurut Elok Dyah, jangan dulu berasumsi terhadap daerah tempat tujuan wisata kita. Kosongkan dulu pikiran dan mulailah dari nol. Hal ini akan mempermudah kita menggali informasi.

Informasi ini tak hanya melulu pengalaman pribadi kita. Semua bisa didapat dari percakapan dengan narasumber, riset data dari buku, majalah dan internet. Jadi ketika berniat melakukan perjalanan dan berniat menuliskannya, jangan sungkan untuk memperkaya tulisan dengan hasil percakapan dengan orang lain disana.

Jangan lupa pula mengambil foto sebanyaknya. Gambar akan mempermudah kita mengingat kembali pengalaman yang kita alami ketika kita ingin menuliskannya.

Data dan informasi yang kaya akan memberi keluwesan buat kita sewaktu menulis. Fleksibilats ini juga berkaitan dengan panjang pendek tulisan yang kita inginkan. Jangan sampai kita kekurangan bahan hanya karena malas “berbelanja” informasi.

Senyum Adalah Bahasa Dunia Yang Harus Kamu Pahami

nenek tua senyum

“Hal pertama yang harus kita ingat, pandailah membawa diri dan tetap sopan” ujar Elok Dyah

Ya, masyarakat dan budaya yang baru kita masuki tentu punya tatanan masing-masing. Dan belum tentu sama dengan kita. Karena itu kita harus pandai membawa diri ketika dalam proses pengkayaan informasi.

Tak semua orang mengetahui apa niatan kita. Bukan tak mungkin mereka punya kekhawatiran tertentu ketika kita sedang melancong ke wilayahnya. Apalagi tidak semua satu bahasa dengan kita, meski itu masih di negara Indonesia sekali pun.

Karena itu sejak awal gunakanlah bahasa paling universal, yaitu senyum. Dengan menebar senyum kita akan lebih mudah diterima dan tentunya akan lebih mudah bagi kita untuk menggali informasi yang dalam.

Tinggalkan alat perekam, buku catatan, peralatan menulismu di penginapan!

alat-alat

Alat perekam, buku catatan dan sejenisnya dianggap Elok Dyah akan terlalu serius ketika kita sedang menggali informasi tentang pariwisata. Orang lokal yang kita temui bukan tidak mungkin akan langsung menarik diri ketika melihat corong microphone recorder kamu mengarah padanya.

“Berbicara santai saja dengan mereka, kita catat semua percakapan tersebut di dalam rekaman otak kita” tutur perempuan yang dalam setahun pernah mengunjungi 20 negara ini.

Kita justru akan bisa mendapatkan banyak cerita jika bisa membuat orang sekitar yang kita temui menjadi rileks dan nyaman. Catatlah semua informasi yang kita dapat sekembalinya ke penginapan. Ingatlah poin-poin penting yang mereka sampaikan.

Foto Jelas Memperkaya Tulisan Kita, Tapi Patuhi Etikanya ya!

Masih ingat bagaimana aksi para fotografer “nakal” pada acara waisak di Borobudur yang dikecam di ranah maya. Tanpa mengindahkan tata krama, sang fotografer mengambil sudut foto yang jelas-jelas menggangu ke khusyukan ibadah di Borobudur itu.

Untuk itu, kita perlu memahami garis besar etika di tempat yang akan kita foto. Tidak semua lokasi mengijinkan untuk diambil gambarnya. Cari tahu lebih dahulu soal ini. Perjelas hingga detail jangan sampai kamu menyalahi aturan.

Sementara untuk pengambilan foto terkait profil atau sosok seseorang, usahakanlah meminta izin terlebih dahulu secara sopan. Dan ini berlaku meskipun orang tersebut tengah berada di ruang publik. Aturan tidak menyebutkan demikan, namun tak semua etika harus ditulis bukan?

Sebelum Mulai Menulis, Langkah Pertama Adalah Merasakan Kembali Pengalaman Yang Sudah Kamu Lewati Tadi

merasakan kembali

Anggaplah kita sudah selesai melakukan perjalanan. Hasil belanja informasi kita sudah menumpuk sangat banyak. Nah, sebelum mulai menulis Elok Dyah menyarankan kita untuk sejenak merasakan kembali pengalaman tersebut. Jangan langsung menulisnya.

Tarik nafas, dan renungkan kembali indahnya perjalanan tersebut. Betapa unik pengalaman yang telah kamu dapatkan. Panggil kembali situasi-situasi yang mungkin sedikit menengangkan. Sambil mengingat-ingat, tengok foto-foto yang kita ambil untuk memperkaya tulisan tadi. Lihat dan nikmati terlebih dahulu.

Sudah Siap Menulis? Konsentrasi ya! Fokus!

catatan

Tipikal orang bermacam-macam. Mungkin ada yang lebih mudah fokus dalam keheningan setengah meditasi. Namun tak sedikit pula yang justru menemukan konsentrasi di tengah setelan musik cadas. Intinya gunakan. Intinya bawa level konsentrasimu ke tingkat yang paling tinggi. Hindari semua hal yang bisa memecah konsentrasi.

Sekarang, Kumpulkan Kembali Data Yang Sudah Kamu Punya!

pilih data

Taruh semua berkas-berkas data yang kamu punya di atas meja. Tak Cuma yang berhubungan langsung, berkas-berkas ini bisa berupa apa pun yang kita dapatkan ketika di perjalanan wisata tersebut.

“Saya selalu menyimpan dan menaruh kembali potongan tiket, bukti pemesanan hotel, karcis wahana, termasuk hasil riset dan wawancara di atas meja ketika sudah ingin mulai menulis” Sambung Elok Dyah.

Baca ulang data-data tersebut. Kemudian bayangkan kisah yang ingin kamu tuliskan setelah melihat data-data yang ada di berkas-berkas tersebut.

Stop! Jangan Mulai Dulu, Tentukan Sebelumnya Bagian-bagian Mana Yang Ingin Kamu Tulis

outline

Hanya dari satu perjalanan, bahkan satu tempat kita bisa menulis banyak hal. Nah, untuk satu tulisan jangan memasukan semua informasi sekaligus. Tentukan bagian mana yang ingin kita tuliskan.

Contoh kita bisa menulis Destinasinya. Seperti keindahan alam kota, desa, laut, gunung, fasilitas wisatanya dan sebagainya. Atau tentang kebudayaannya, keunikan adatistiadat, bahasa, kebiasaan hidup, makanan khas, kearifan lokal.

Contoh lain menulis tentang kondisi masyarakatnya. Apakah terbuka, tertutup, ramah atau tidak dengan wisatawan, dan sejenisnya. Terakhir kita bisa menuliskan hal-hal menarik yang terkait waktu seperti festival tahunan misalnya.

Asumsinya tulisan yang mau kamu tulis bukanlah sebuah tulisan straight news yang bersifat langsung. Apa itu Straight news? Kamu biasa menemuinya di koran atau situs-situs berita. Sifat langsung dengan bahasa yang singkat.

Sementara tulisan traveling yang kita bahas di sini adalah tulisan yang bersifat feature. Karena itu metode penulisannya berbeda dengan bahasa yang lebih halus. Feature lebih dekat dengan cerita, contoh mudahnya adalah tulisan-tulisan yang ada di majalah.

Nah, supaya kita bisa lebih mudah mengerjakannya, buatlah kerangka berpikirnya lebih dahulu. Tuliskan 3,4,5 poin penting yang akan dibahas dalam artikel tersebut. Jangan lupa, poin-poin tersebut harus terkait bahkan saling mendukung satu sama lainnya.

Contoh Outline Untuk Tulisan Perayaan Nyepi
• Perarakan Melasti di Pantai Kuta
• Arti Nyepi bagi masyarakat Hindu Bali
• Pendapat anak muda Hindu Bali mengenai arti Nyepi dan apa yang mereka lakukan dalam menjalani Nyepi.
• Pelaksanaan Nyepi di Bali (hasil observasi ketika hari H peringatan Nyepi)
• Konteks Nyepi dalam aktivitas sehari-hari

Lalu Outline ini harus diapakan ya?

menulis outline

“Paparkan satu per satu outline yang sudah kamu tulis menjadi rangkaian paragraf atau alinea. Gunakan bahasa yang sesuai dengan jiwa kamu, atau target pembaca yang ingin disasar. Tuliskan dengan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, tidak ruwet” Papar Elok Dyah.

Sekarang Menulislah Dengan Bebas Kawan!

bebas

Menurut Perempuan yang sudah mengarungi lebih dari 40 Negara ini, penulisan itu sifatnya sangat individual. Sifatnya berbeda antara satu orang dan lainnya. Kita harus membebaskan diri kita dari “belenggu” bayang-bayang penulis lain.

Tidak masalah menggemari tulisan seseorang. Jadikanlah contoh-contoh tulisan lain sebagai referensi. Tapi jangan berusaha untuk menjadi penulis yang kamu favoitkan ketika menulis. Jadilah diri kamu apa adanya. Penting untuk tetap percaya diri bahwa kita bisa menulis.

“Karena itu sangat perlu untuk membebaskan diri dari beban yang ada. Menulis dengan hati riang dan ringan akan membuat kamu lancar mengeluarkan isi pikiran, pengalaman dan kedalaman hati. Curahkan saja apa yang terlintas dalam kepala, tulis saja…tulis saja…” Terang Elok Dyah

Kamu Memang Bebas Menulis Tapi Ingat Jumlah Karakter Ya!

karakter penulisan

Walaupun kita bebas menulis namun kita punya keterbatasan jumlah space yang kita miliki. Walaupun kita menulisnya di dunia maya, tetap saja ada batasan jumlah karakter yang bisa membuat pembaca nyaman untuk melihat tulisan tersebut.

Karena itu penting untuk tetap mematuhi outline yang telah kamu buat sebelumnya. Perpindahan antara satu poin ke poin dalam outline harus dilakukan dengan halus dan saling terhubung. Hal ini agar mereka yang membaca tidak merasakan ada gap antara satu poin dan lainnya.

Cara termudahnya adalah dengan membuat sub-sub judul untuk poin yang telah dibuat. Cara ini dapat membantu penulis untuk berpindah dari poin yang satu ke poin yang lainnya.

Sudah Selesai Menulisnya? Sudah Diedit Belum?

Setelah tulisan kamu selesai, hal penting lain yang harus dilakukan adalah membacanya kembali. Kemudian editlah jika perlu dilakukan. Hal paling sederhananya adalah memperbaiki kesalahan tulis atau salah maksud dalam kalimat.

edit tulisan dengan kawan

Mintalah bantuan kawan untuk membacanya ulang. Minta penilaian mereka apakah tulisan kita sudah layak atau masih perlu koreksi. Kadang sudut pandang orang lain dibutuhkan untuk menyempurnakan tulisan kita.

Sempurnakan tulisan dengan menggabungkan gagasanmu dan masukan dari kawan-kawan yang telah membacanya. Selain itu usahakan tulisan tetap terkait dengan konstekstual jaman dan kehidupan sehari-hari

Wisdom

bijak menulis

“Tulisan tak melulu soal keindahan, soal keunikan, namun ada insight di kedalaman cerita kita. Ada wisdom, kebijaksanaan yang bisa kita ketengahkan dan bisa menjadi bahan perenungan kita untuk selalu tetap mensyukuri hidup” tutup Elok Dyah.

ezytravel sponsored

sponsored content

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Alasan Mengapa Seoul Menjadi Destinasi Wisata Idaman

Tidak hanya serial drama atau video musiknya saja yang menjadi idola, negara korea juga merupakan impian semua kpopers di dunia untuk mengunjunginya. Betapa tidak, selain berharap bisa bertemu siwon atau taeyon kamu juga bisa melihat secara langsung keindahan alam yang ada disana. Yang mungkin saja selama ini kamu hanya bisa menikmatinya lewat drama.

Korea selatan terutama seoul merupakan destinasi yang wajib kamu kunjungi. Terlepas dari kamu seorang kpopers atau bukan, 7 hal ini menjadi alasan mengapa seoul menjadi destinasi idaman.

1. Tiket Pesawat yang Murah

Mungkin ini adalah aspek yang paling utama. Bagaimana tidak? Kondisi keuangan merupakan hal yang penting saat memutuskan untuk liburan. Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya. Rajin-rajinlah berburu tiket murah, dan hemat-hematlah pengeluaran bulanan demi negeri impian. Kalau kamu gigih, tiket pulang pergi seharga 3,5 jt sudah bisa kamu dapatkan!

Tips: pilih penerbangan low season untuk mendapatkan harga murah, berlangganan Newsletter semua maskapai penerbangan buat dapat info promo, datang ke travel fair yang diadakan tiap tahunnya, otak-atik situs pencari tiket pesawat yang bisa menampilkan harga terendah dari semua maskapai, serta mintalah restu orangtua dan khalayak ramai sebanyak-banyaknya agar mimpi mu segera terwujud.

2. Transportasi yang Mudah Untuk Dijangkau

Untuk menggunakan semua jenis transportasi yang ada di Korea Selatan, kamu cukup memakai 1 kartu saja tanpa harus repot menggunakan uang tunai dan jenis kartu yang berbeda saat akan berpindah kota. Jalur kereta dibuat senyaman mungkin untuk penggunanya, selama kamu bisa membaca peta dan memiliki koneksi internet, kamu jangan pernah khawatir akan tersasar.

Selain itu, Stasiun Seoul dengan Stasiun Busan dan juga rute dari dan ke bandara Incheon sudah terhubung. Untuk itu kamu tidak akan kesulitan lagi saat akan pergi dan tiba di bandara Incheon karena jalur subwaynya sudah terhubung satu sama lain.

Tips: Unduh aplikasi Subway Korea atau Kakao Metro yang menjelaskan gimana caranya kamu pergi dari Stasiun A ke Stasiun B, plus lokasi transit, durasi dan biaya yang perlu kamu keluarin per satu kali jalan. Praktis kan?

3. Kamu Akan Menjumpai Penduduk yang Ramah

Ketika kamu menanyakan jalan atau arah, respon yang akan kamu dapat juga akan menyenangkan. Mungkin karena mereka sudah terbiasa kedatangan turis jadi pertanyaan itu sudah tidak asing lagi bagi mereka. Meskipun dengan bahasa yang seadanya, mereka akan tetap menjelaskannya padamu. Bahkan tidak jarang mereka akan mengantarkanmu pada tempat yang ingin kau tuju. Baik sekali kan?

Tips: jika ingin mendapatkan kepastian, kamu bisa langsung mencari oppa/oennie berseragam tourist information atau kunjungi gedung tourist information karena sudah dipastikan mereka bisa kasih kamu jawaban yang lebih akurat dengan bahasa Inggris yang fasih.

4. Bahasa Inggris Penduduknya yang Baik

Hebatnya adalah kamu akan menemui orang-orang yang fasih berbahasa inggris di beberapa daerah disana. Anak-anak muda di daerah Itaewon biasanya suka mengehentikan para turis untuk di interview sebagai bahan tugas kuliah mereka.

Sebagai kisi-kisi, berikut daftar pertanyaan yang biasanya mereka ajukan:

– Asalnya dari mana kak?

– Apa yang kakak suka dari Korea?

– Ngapain datang ke Korea kak?

– Udah ngunjungin kota mana aja di Korea kak?

– Udah berapa hari di Korea kak?

– Apa kunci kesuksesan dalam meraih mimpi dan asa kak?

Terakhir, tidak lupa berfoto bersama sebagai bukti untuk bu dosen karena sudah berhasil berbincang-bincang dengan turis.

Tips: Beramah-tamahlah dengan mereka. Sebagai gantinya karena sudah membantu tugas mereka, “tagih” juga info-info menarik lainnya biar kamu bisa tahu lokasi non-touristy lain yang cuma bisa kamu dapetin dari warga lokal. Syukur-syukur mereka bisa ikut menemani kita.

5. Kamu Tidak Akan Kesulitan Mencari Toilet

 

Satu lagi keuntungan yang bisa kamu ambil adalah dengan mudahnya jangkauan toilet. Kamu tidak perlu khawatir, karena hampir semua toilet di Korea Selatan (khususnya Seoul) terjaga kebersihannya. Mau di stasiun, di taman, atau dipinggir jalan sekalipun, kamu pasti dengan mudah menemukan toilet bersih. Pemerintah Seoul benar-benar memperhatikan ketersediaan toilet ini dengan serius. Toilet ini juga bisa kamu gunakan secara gratis lho.

Tips: Hampir semua toilet di Seoul tidak menyediakan air untuk membasuh diri sehabis bab/bak (baca: cebok). Kalau kamu sudah terbiasa mensucikan diri dari hadas kecil dan besar dengan air, selalu sediakan botol kosong di tasmu lalu isi air dari wastafel untuk membasuh sehabis bab atau bak ya.

6. Porsi Makan Yang Membuat Sekali Kenyang

Porsi makanan di Seoul memang terlampau banyak selevel dengan nasi padang. Jangan heran bila kamu makan di Seoul lalu disuguhkan mangkuk atau piring besar, lengkap dengan pilihan acar (Kimchi) di piring-piring yang berbeda. Kalau kamu tidak terbiasa makan dengan porsi yang banyak, silahkan coba street food yang menghadirkan berbagai pilihan makanan khas Korea Selatan yang tentunya dalam porsi yang lebih kecil.

Mulai dari Tteokbokki, Gimbap, Bungeoppangs, Gyeranppang dan masih banyak lagi!

Tips: Untuk menghemat biaya, kamu tidak perlu membeli air minum lagi. Saat membeli makanan di restoran atau kedai makanan, kamu sudah otomatis akan mendapatkan free refill air putih dan kimchi.

7. Matamu Akan Dimanjakan Dengan Keindahan Perempuan dan Laki-laki yang Ada Disana

Sama halnya di dunia drama, di dunia nyatapun mereka memang ditakdirkan untuk memiliki paras dan penampilan yang indah. Si cantik dan si tampan akan kamu temui sepanjang jalan.

Hampir semua perempuan dan laki-laki disana berpenampilan kasual. Jika perempuan terkenal dengan make up nya, lelaki pun tidak mau kalah dengan rambut berbagai warna dan poni lempar, lelaki Korea juga mampu menyegarkan pandangan. Dan ternyata rumor mengenai lelaki Korea menggunakan kosmetik wajah itu benar adanya. Dari mulai mahasiswa, pegawai kantoran sampai petugas di kapal pun menggunakan bb cream untuk menangkal sinar mentari dan radikal bebas.

Tips: jangan mau kalah dong. Ayo ikutan juga tampil all-out dan pamerin ootd kamu yang gak kalah cantik dan menawan! Kalau bisa, bawa budaya Indonesia kesana. Misalnya: dengan blazer bercorak batik, kamu tetap bisa tampil menawan tanpa melupakan tanah air beta.

Kpopers atau bukan, kamu pasti akan tertarik untuk mengujunginya kan? Jadi, mau kapan?

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jenuh Dengan Ibu Kota? Mari Mampir Ke 4 Tempat Asyik di Pinggir Jakarta Ini

Jenuh dengan kehidupan di Jakarta? Dimana tempat yang sering dikunjungi di Ibu Kota hanya mall-mall saja. Eits, tahukah kamu? Di sisi lain hiruk pikuk nya, ternyata di sekitar Jakarta ada 5 surga tersembunyi lho. Mau tahu apa saja? Berikut kami sajikan informasinya.

1. Saung Ranggon

Sumber : Istimewa

Mungkin sekilas bangunan ini terlihat seperti rumah panggung biasa, namun ternyata Saung Ranggon ini memiliki sejarah yang panjang lho. Berawal dari pelarian seorang keturunan Pangeran Jayakarta, yaitu Pangeran Rangga pada 500 tahun yang lalu, rumah yang full terbuat dari kayu ini didirikan untuk persembunyian dari kejaaran tentara VOC. Selain akan mengingat sejarah, kamu juga akan dimanjakan dengan keunikannya.

2. Kampoeng Djamoe Organik

 

Sumber : Istimewa

Tidak jauh dari Jakarta, Kampung Djamoe Organik yang berada di daerah Cikarang Selatan ini memang bukan taman biasa. Dikelola oleh pihak Martha Tilaar, taman inilah sumber produksi untuk bekal meramu jamu dan kosmetik yang masyarakat Indonesia pakai sehari-hari. Taman asri ini dijamin akan membuatmu adem dan nyaman berada di sana, yuk coba mampir kesini.

3. Rumah Pohon

Sumber : Istimewa

Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan Rumah Pohon, namun yang ini berbeda lho. Masih di sekitar Jakarta, tepatnya di Jati Asih, Bekasi. Rumah-rumah unik ini memang dibuat khusus untuk kamu yang bosan dengan hiburan yang itu-itu saja. Didalamnya juga ada Arena Outbound, Labirin Maze, dan masih banyak lagi. Keindahan alam yang ada disana akan membuatmu melupakan sejenak penatnya Ibu Kota.

 

4. Muara Gembong

Percaya atau tidak, tempat seindah ini ada di Bekasi. Tepatnya terletak di bagian utara Bekasi, menjangkau lokasi ini memang terbilang sulit karena tidak dilewati angkutan umum. Namun, hal ini malah membuat muara jadi tetap indah karena jarang terjamah wisatawan! Perjuangan untuk kesana akan terbayar dengan keindahan yang ada tentunya.

Jadi, kamu mau kemana dulu nih?

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Menurut Global Peace Index, Ini Negara yang Paling Aman untuk Dikunjungi

Setiap orang, pasti punya keinginan jika suatu saat akan menjejakan kaki di luar negeri. Tapi sebelum pergi dan melangkahkan kaki ke sana, ada persiapan yang tentu harus kita lakukan. Mulai dari mencari destinasi tujuan, memahami budaya di negara tersebut, bahkan ke status keamanan untuk orang pendatang.
Nah, untuk mengurangi rasa was-was jika ingin berplesiran ke luar negeri. Global Peace Index memberikan daftar negara paling aman di dunia untuk dikunjungi. Dan berikut ini adalah empat negara yang paling aman untukmu yang ingin jalan-jalan.

1. Islandia

Islandia telah menduduki peringkat pertama selama 11 tahun berturut-turut sebagai negara paling aman untuk dikunjungi. Negara ini memiliki tingkat kriminalitas yang rendah, bahkan setiap tahun hanya ada 1,8 persen kasus pembunuhan. Menariknya lagi, negara nordik ini tidak memiliki anggota militer. Saking amannya, hanya ada polisi yang tidak dilengkapi dengan senjata.

2. New Zealand

Dikenal dengan keindahan alam pengunungannya, Negara paling aman di posisi kedua ada Selandia Baru. Negara yang berdekatan dengan Australia ini terkenal aman bagi para turis, baik laki-laki atau perempuan. Karena Selandia Baru memiliki tingkat kejahatan yang rendah, akan tetapi tingkat keamanan dan kesehatannya amat sangat baik.

3. Austria

Sebenarnya, negara ini adalah negara kecil yang terletak di tengah Benua Eropa. Kawasannya berbatasan langsung dengan Jerman dan Ceko di bagian utara. Beberapa destinasi wisata yang populer di negara ini adalah Istana Schonbrunn, Hofburg, Belvedere, dan Prater. Dan beberapa tahun belakangan, berhasil menduduki negara peringkat ketiga paling aman untuk dikunjungi.

4. Portugal

Orang-orang Portugal dikenal jadi manusia dengan tingkat stress yang sangat rendah. Senantiasa bahagia karena tingkat kejahatan disana terbilang cukup baik bahkan dikategorikan rendah.

Jadi tak heran, jika negara kelahiran Christiano Ronaldo ini termasuk negara paling aman untuk para turis. Apalagi untuk mereka yang memang cinta pada dunia golf, negara ini adalah surga untuk mereka.

Nah, karena sudah tahu negara mana yang paling aman di dunia. Kamu mungkin sudah bisa menentukan, negara mana yang akan jadi tujuan jika hendak pergi travelling ke luar negeri

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top