Tips

Senang Travelling Dan Senang Menuliskan Perjalananmu? Elok Dyah, Memberi Tips Yang Oke Soal Ini!

memikirkan diri sendiri

Buat kamu penggemar traveling, pasti paham bahwa oleh-oleh terbaik dari sebuah perjalanan adalah pengalaman. Sementara cara terbaik menyimpan dan mengingat pengalaman adalah dengan cara menuliskannya. Menuliskannya bisa melalui media apa saja, mulai dari blog, forum, artikel di media massa hingga menerbitkan buku.

Masalahnya, harus diakui tak mudah mendokumentasikan pengalaman traveling melalui tulisan. Namun kamu tak perlu khawatir soal ini, karena Elok Dyah pendiri komunitas backpacker dunia punya tips menulis traveling yang menarik. Perempuan yang juga berprofesi sebagai jurnalis di grup Kompas ini membagi pengalamannya pada acara bertema #BiarEksisAja yang digagas oleh situs EzyTravel pada 30 Juni 2015 lalu di Djakarta Cafe. Apa saja itu?

Supaya Tulisanmu Bagus “Belanja” Yang Banyak!

traveller

Loh apa hubungannya antara belanja dengan menulis traveling? Tenang, lihatkan bagaimana belanja ditulis dengan tanda kutip. Ya, belanja yang dimaksud di sini adalah memanfaatkan waktu yang ada untuk menggali sebanyak-banyaknya informasi. Layaknya berbelanja, kita harus membeli, membawa pulang informasi yang ada.

Menurut Elok Dyah, jangan dulu berasumsi terhadap daerah tempat tujuan wisata kita. Kosongkan dulu pikiran dan mulailah dari nol. Hal ini akan mempermudah kita menggali informasi.

Informasi ini tak hanya melulu pengalaman pribadi kita. Semua bisa didapat dari percakapan dengan narasumber, riset data dari buku, majalah dan internet. Jadi ketika berniat melakukan perjalanan dan berniat menuliskannya, jangan sungkan untuk memperkaya tulisan dengan hasil percakapan dengan orang lain disana.

Jangan lupa pula mengambil foto sebanyaknya. Gambar akan mempermudah kita mengingat kembali pengalaman yang kita alami ketika kita ingin menuliskannya.

Data dan informasi yang kaya akan memberi keluwesan buat kita sewaktu menulis. Fleksibilats ini juga berkaitan dengan panjang pendek tulisan yang kita inginkan. Jangan sampai kita kekurangan bahan hanya karena malas “berbelanja” informasi.

Senyum Adalah Bahasa Dunia Yang Harus Kamu Pahami

nenek tua senyum

“Hal pertama yang harus kita ingat, pandailah membawa diri dan tetap sopan” ujar Elok Dyah

Ya, masyarakat dan budaya yang baru kita masuki tentu punya tatanan masing-masing. Dan belum tentu sama dengan kita. Karena itu kita harus pandai membawa diri ketika dalam proses pengkayaan informasi.

Tak semua orang mengetahui apa niatan kita. Bukan tak mungkin mereka punya kekhawatiran tertentu ketika kita sedang melancong ke wilayahnya. Apalagi tidak semua satu bahasa dengan kita, meski itu masih di negara Indonesia sekali pun.

Karena itu sejak awal gunakanlah bahasa paling universal, yaitu senyum. Dengan menebar senyum kita akan lebih mudah diterima dan tentunya akan lebih mudah bagi kita untuk menggali informasi yang dalam.

Tinggalkan alat perekam, buku catatan, peralatan menulismu di penginapan!

alat-alat

Alat perekam, buku catatan dan sejenisnya dianggap Elok Dyah akan terlalu serius ketika kita sedang menggali informasi tentang pariwisata. Orang lokal yang kita temui bukan tidak mungkin akan langsung menarik diri ketika melihat corong microphone recorder kamu mengarah padanya.

“Berbicara santai saja dengan mereka, kita catat semua percakapan tersebut di dalam rekaman otak kita” tutur perempuan yang dalam setahun pernah mengunjungi 20 negara ini.

Kita justru akan bisa mendapatkan banyak cerita jika bisa membuat orang sekitar yang kita temui menjadi rileks dan nyaman. Catatlah semua informasi yang kita dapat sekembalinya ke penginapan. Ingatlah poin-poin penting yang mereka sampaikan.

Foto Jelas Memperkaya Tulisan Kita, Tapi Patuhi Etikanya ya!

Masih ingat bagaimana aksi para fotografer “nakal” pada acara waisak di Borobudur yang dikecam di ranah maya. Tanpa mengindahkan tata krama, sang fotografer mengambil sudut foto yang jelas-jelas menggangu ke khusyukan ibadah di Borobudur itu.

Untuk itu, kita perlu memahami garis besar etika di tempat yang akan kita foto. Tidak semua lokasi mengijinkan untuk diambil gambarnya. Cari tahu lebih dahulu soal ini. Perjelas hingga detail jangan sampai kamu menyalahi aturan.

Sementara untuk pengambilan foto terkait profil atau sosok seseorang, usahakanlah meminta izin terlebih dahulu secara sopan. Dan ini berlaku meskipun orang tersebut tengah berada di ruang publik. Aturan tidak menyebutkan demikan, namun tak semua etika harus ditulis bukan?

Sebelum Mulai Menulis, Langkah Pertama Adalah Merasakan Kembali Pengalaman Yang Sudah Kamu Lewati Tadi

merasakan kembali

Anggaplah kita sudah selesai melakukan perjalanan. Hasil belanja informasi kita sudah menumpuk sangat banyak. Nah, sebelum mulai menulis Elok Dyah menyarankan kita untuk sejenak merasakan kembali pengalaman tersebut. Jangan langsung menulisnya.

Tarik nafas, dan renungkan kembali indahnya perjalanan tersebut. Betapa unik pengalaman yang telah kamu dapatkan. Panggil kembali situasi-situasi yang mungkin sedikit menengangkan. Sambil mengingat-ingat, tengok foto-foto yang kita ambil untuk memperkaya tulisan tadi. Lihat dan nikmati terlebih dahulu.

Sudah Siap Menulis? Konsentrasi ya! Fokus!

catatan

Tipikal orang bermacam-macam. Mungkin ada yang lebih mudah fokus dalam keheningan setengah meditasi. Namun tak sedikit pula yang justru menemukan konsentrasi di tengah setelan musik cadas. Intinya gunakan. Intinya bawa level konsentrasimu ke tingkat yang paling tinggi. Hindari semua hal yang bisa memecah konsentrasi.

Sekarang, Kumpulkan Kembali Data Yang Sudah Kamu Punya!

pilih data

Taruh semua berkas-berkas data yang kamu punya di atas meja. Tak Cuma yang berhubungan langsung, berkas-berkas ini bisa berupa apa pun yang kita dapatkan ketika di perjalanan wisata tersebut.

“Saya selalu menyimpan dan menaruh kembali potongan tiket, bukti pemesanan hotel, karcis wahana, termasuk hasil riset dan wawancara di atas meja ketika sudah ingin mulai menulis” Sambung Elok Dyah.

Baca ulang data-data tersebut. Kemudian bayangkan kisah yang ingin kamu tuliskan setelah melihat data-data yang ada di berkas-berkas tersebut.

Stop! Jangan Mulai Dulu, Tentukan Sebelumnya Bagian-bagian Mana Yang Ingin Kamu Tulis

outline

Hanya dari satu perjalanan, bahkan satu tempat kita bisa menulis banyak hal. Nah, untuk satu tulisan jangan memasukan semua informasi sekaligus. Tentukan bagian mana yang ingin kita tuliskan.

Contoh kita bisa menulis Destinasinya. Seperti keindahan alam kota, desa, laut, gunung, fasilitas wisatanya dan sebagainya. Atau tentang kebudayaannya, keunikan adatistiadat, bahasa, kebiasaan hidup, makanan khas, kearifan lokal.

Contoh lain menulis tentang kondisi masyarakatnya. Apakah terbuka, tertutup, ramah atau tidak dengan wisatawan, dan sejenisnya. Terakhir kita bisa menuliskan hal-hal menarik yang terkait waktu seperti festival tahunan misalnya.

Asumsinya tulisan yang mau kamu tulis bukanlah sebuah tulisan straight news yang bersifat langsung. Apa itu Straight news? Kamu biasa menemuinya di koran atau situs-situs berita. Sifat langsung dengan bahasa yang singkat.

Sementara tulisan traveling yang kita bahas di sini adalah tulisan yang bersifat feature. Karena itu metode penulisannya berbeda dengan bahasa yang lebih halus. Feature lebih dekat dengan cerita, contoh mudahnya adalah tulisan-tulisan yang ada di majalah.

Nah, supaya kita bisa lebih mudah mengerjakannya, buatlah kerangka berpikirnya lebih dahulu. Tuliskan 3,4,5 poin penting yang akan dibahas dalam artikel tersebut. Jangan lupa, poin-poin tersebut harus terkait bahkan saling mendukung satu sama lainnya.

Contoh Outline Untuk Tulisan Perayaan Nyepi
• Perarakan Melasti di Pantai Kuta
• Arti Nyepi bagi masyarakat Hindu Bali
• Pendapat anak muda Hindu Bali mengenai arti Nyepi dan apa yang mereka lakukan dalam menjalani Nyepi.
• Pelaksanaan Nyepi di Bali (hasil observasi ketika hari H peringatan Nyepi)
• Konteks Nyepi dalam aktivitas sehari-hari

Lalu Outline ini harus diapakan ya?

menulis outline

“Paparkan satu per satu outline yang sudah kamu tulis menjadi rangkaian paragraf atau alinea. Gunakan bahasa yang sesuai dengan jiwa kamu, atau target pembaca yang ingin disasar. Tuliskan dengan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, tidak ruwet” Papar Elok Dyah.

Sekarang Menulislah Dengan Bebas Kawan!

bebas

Menurut Perempuan yang sudah mengarungi lebih dari 40 Negara ini, penulisan itu sifatnya sangat individual. Sifatnya berbeda antara satu orang dan lainnya. Kita harus membebaskan diri kita dari “belenggu” bayang-bayang penulis lain.

Tidak masalah menggemari tulisan seseorang. Jadikanlah contoh-contoh tulisan lain sebagai referensi. Tapi jangan berusaha untuk menjadi penulis yang kamu favoitkan ketika menulis. Jadilah diri kamu apa adanya. Penting untuk tetap percaya diri bahwa kita bisa menulis.

“Karena itu sangat perlu untuk membebaskan diri dari beban yang ada. Menulis dengan hati riang dan ringan akan membuat kamu lancar mengeluarkan isi pikiran, pengalaman dan kedalaman hati. Curahkan saja apa yang terlintas dalam kepala, tulis saja…tulis saja…” Terang Elok Dyah

Kamu Memang Bebas Menulis Tapi Ingat Jumlah Karakter Ya!

karakter penulisan

Walaupun kita bebas menulis namun kita punya keterbatasan jumlah space yang kita miliki. Walaupun kita menulisnya di dunia maya, tetap saja ada batasan jumlah karakter yang bisa membuat pembaca nyaman untuk melihat tulisan tersebut.

Karena itu penting untuk tetap mematuhi outline yang telah kamu buat sebelumnya. Perpindahan antara satu poin ke poin dalam outline harus dilakukan dengan halus dan saling terhubung. Hal ini agar mereka yang membaca tidak merasakan ada gap antara satu poin dan lainnya.

Cara termudahnya adalah dengan membuat sub-sub judul untuk poin yang telah dibuat. Cara ini dapat membantu penulis untuk berpindah dari poin yang satu ke poin yang lainnya.

Sudah Selesai Menulisnya? Sudah Diedit Belum?

Setelah tulisan kamu selesai, hal penting lain yang harus dilakukan adalah membacanya kembali. Kemudian editlah jika perlu dilakukan. Hal paling sederhananya adalah memperbaiki kesalahan tulis atau salah maksud dalam kalimat.

edit tulisan dengan kawan

Mintalah bantuan kawan untuk membacanya ulang. Minta penilaian mereka apakah tulisan kita sudah layak atau masih perlu koreksi. Kadang sudut pandang orang lain dibutuhkan untuk menyempurnakan tulisan kita.

Sempurnakan tulisan dengan menggabungkan gagasanmu dan masukan dari kawan-kawan yang telah membacanya. Selain itu usahakan tulisan tetap terkait dengan konstekstual jaman dan kehidupan sehari-hari

Wisdom

bijak menulis

“Tulisan tak melulu soal keindahan, soal keunikan, namun ada insight di kedalaman cerita kita. Ada wisdom, kebijaksanaan yang bisa kita ketengahkan dan bisa menjadi bahan perenungan kita untuk selalu tetap mensyukuri hidup” tutup Elok Dyah.

ezytravel sponsored

sponsored content

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kamu Harus Tahu, Ini 7 Masjid Paling Indah di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu Negara dengan mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Jadi bukan hal yang aneh jika terdapat banyak tempat ibadah bagi umat Muslim di Indonesia. Bahkan adapula beberapa masjid yang terkenal dengan arsitekturnya yang sangat indah. Berikut adalah 7 masjid paling indah yang ada di Indonesia.

1. Masjid Raya Baiturrahman, Aceh

Gaya arsitektur Masjid Raya Baiturrahman ini memiliki kemiripan dengan Taj Mahal di India. Masjid ini dibangun di lahan seluas 4.760 m2 dan bisa menampung sampai 9000 orang.

2. Masjid Ramlie Musofa, Jakarta

Masjid Ramlie Musofa adalah salah satu masjid yang patut diacungi jempol. Masjid ini dibangun sekitar tahun 2011 dengan gaya yang mewah dan klasik. Masjid ini terletak di pinggir danau di daerah Sunter, Jakarta Utara.

3. Masjid Agung, Semarang

Masjid Agung merupakan masjid yang dibangun dengan gaya futuristik. Kabarnya, konsep bangunan ini menggabungkan konsep bangunan Jawa dan Yunani. Uniknya lagi, di masjid ini terdapat paying hidrolik raksasa yang dapat membuka dan menutup secara otomatis.

4. Masjid Al-Irsyad, Bandung

Masjid Al-Irsyad merupakan masjid dengan konsep yang minimalis. Masjid ini dibangun pada tahun 2009 dan terletak di daerah Kota Baru Parahyangan, Bandung. Arsitek dibalik bangunan masjid indah ini adalah Bapak Ridwan Kamil.

5. Masjid Sultan Suriansyah, Banjarmasin

Masjid indah selanjutnya berasal dari Banjarmasin. Masjid ini dibangun antara tahun 1526-1550. Masjid ini memiliki keunikan tersendiri yaitu desain bangunannya yang menyerupai rumah panggung. Tak hanya itu, di dalamnya juga terdapat ukiran khas Kalimantan yang membuatnya semakin menawan dan beda dari yang lainnya.

6. Masjid Jami, Malang

Masjid Jami merupakan masjid yang berlokasi di Malang. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 1890 dan selesai pada tahun 1903. Yang unik dari masjid ini adalah adanya air mancur di tengah bangunannya.

7. Masjid Agung, Tuban Jawa Timur

Masjid Agung Tuban memiliki desain bangunan yang sangat keren. Desain bangunannya menyerupai Disneyland. Masjid ini dibangun pada tahun 1894 dengan mengambil konsep bangunan 1001 malam

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jalan-jalan ke Singapura Bersama Pasangan, Tak Perlu Biaya Besar Untuk Sewa Penginapan

Singapura adalah salah satu Negara yang dekat dengan Indonesia. Karenanya bukan hal yang sulit untuk orang Indonesia bepergian ke Singapura. Nah tak perlu bingung jika kamu hanya memiliki budget yang rendah. Kamu tetap bisa kok jalan-jalan ke sana bersama pasangan.

Caranya yaitu dengan memanfaatkan promo tiket pesawat dan carilah hotel yang low budget. Ini beberapa hotel yang mungkin bisa kamu jadikan pilihan saat berlibur nanti.

1. The Pod @Beach Rod Boutique Capsule Hotel

Penginapan The Pod sangat cocok buat kamu yang ingin beristirahat dengan nyaman. Fasilitas yang ditawarkan pun cukup lengkap. Penginapan ini terletak di daerah Bugis dan cukup strategis karena dekat dengan berbagai akses transportasi mulai dari bus sampai MRT. Harganya pun cukup terjangkau, yaitu mulai 300 ribuan saja.

2. Beary Nice! By A Beary Good

Penginapan yang satu ini memiliki interior yang cukup unik. Interior di dalamnya bertemakan boneka beruang. Nah buat kamu yang mencari penginapan yang instagramable, kayaknya penginapan yang satu ini sangat coock untukmu.

3. Vintage Inn

Vintage Inn merupakan salah satu penginapan murah yang sangat cocok untuk para muda-mudi. Fasilitas yang disediakan pun tergolong komplit. Fasilitas yang bisa kamu dapatkan di antaranya TV, WiFi, ruang komputer, dan ruang baca yang sangat nyaman untuk para pengunjung. Interiornya juga sangat unik, bernuansa kekayuan yang bisa bikin ruangan terasa hangat.

4. 5footway Inn Project

Jika kamu memilih untuk menginap di hotel ini, kamu bisa memilih kamar dengan harga mulai 400 ribuan. Hotel ini memiliki staf yang terkenal sangat ramah dan kebersihan hotel ini pun sangat terjaga. Sehingga sangat nyaman untuk ditinggali. Di sini juga tersedia common area yang nyaman baik di dalam ataupun di luar hostel.

5. River City Inn

Para backpacker biasanya sangat suka menginap di penginapan murah yang satu ini. Kamu bisa memilih untuk menginap asrama campuran atau privat. Untuk para cewek, nggak perlu khawatir. Di sini juga menawarkan asrama khusus untuk cewek kok.

6. Five Stones Hostel

Penginapan yang satu ini termasuk penginapan yang sangat murah, yaitu dengan harga mulai 200 ribu saja. Dijamin kamu juga akan rajin banget selfie di dalamnya karena interior di dalamnya sangat cocok untuk dijadikan background fotomu.

7. Moni Gallery

Kalau kamu adalah orang yang menyukai seni, sepertinya hotel ini cocok untuk kamu jadikan pilihan. Moni Gallery bukanlah sebuah hotel biasa. Tempat ini memiliki fungsi lain sebagai galeri seni juga loh. Jadi kamu nggak perlu heran kalau interior di dalamnya dipenuhi oleh karya seni yang indah. Nah, ternyata karya seni yang dipajang itu juga bisa kamu beli. Menarik bukan?

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

7 Lokasi Prewedding Terindah di Bali yang Sangat Dikagumi

Pasca lebaran, jadi situasi yang identik dengan musim pernikahan. Maka untuk itu, saat ini mungkin jadi masa yang dipakai oleh beberapa pasangan untuk mempersiapkan pernikahan. Tak terkecuali foto prewedding yang, akan melangkapi momen sakral. Untuk yang masih bingung akan mengambil dimana, pulau Bali nampaknya tak salah untuk dijadikan pilihan.

Menyimpan spot-spot yang indah untuk dijadikan lokasi pemotretan, kamu bisa menjejaki banyak tempat sesuai keinginan. Mulai dari pantai, gunung, area persawahan, hingga beberapa tempat lain yang bisa diijadikan latar belakang pemotretan. Nah, untuk itu, berikut ini adalah beberapa lokasi prewedding di Bali, yang keindahannya bak lukisan.

Dimulai dengan Taman Ujung Sukasada di Wilayah Karangasem

Sumber : www.zenrooms.com

Dari posisi kita berdiri kala berada di Taman Ujung Sukasada ini, kita bisa menyaksikan pantai dan gunung dalam satu landscape. Nah, jika memang berniat untuk melakukan foto prewedding di taman yang juga kerap disebut sebagai Taman Ujung Karangasem ini. Kamu akan mendapatkan hasil foto yang berlatarkan istana kerajaan, dengan arsitektur yang menggabungkan gaya Belanda, Bali, dan Arab.

Tak hanya itu saja, taman ini juga memiliki dua kolam yang cukup luas. Dan kamu juga bisa melakukan sesi foto di tengah kolam dengan menyewa perahu yang telah disediakan oleh pihak pengelola taman. Untuk biaya, kamu akan dikenakan Rp.600.000,- sudah mencakup semua pihak yang bergabung dalam sesi foto berikut dengan pasangan calon pengantinnya. Sedangkan biaya sewa perahu, biasanya dikenakan Rp.75.000,- dengan durasi 30 menit.

Di Tabanan, Ada Desa Jatiluwih dengan Udara yang Segar

Sumber : www.instagram.com/merantautravellers/

Menemukan lokasi persawahan dengan pemadangan yang epik, tak hanya memanjakan mata saja. Tapi juga memberi kesenangan tersendiri pada jiwa, sebab kita dapat menghirup udara segar selama pengambilan gambar.

Jadi tempat pemotretan dengan konsep sawah yang terbaik, kamu yang ingin melakukan sesi foto prewedding di Desa Jatiluwih, Tabanan ini. Akan dikenakan biaya tiket masuk Rp 12.000,- per orang dan biaya foto prewedding di Jatiluwih, Tabanan Rp 50.000,-. Biaya tersebut berlaku jika kamu adalah WNI.

Bukan di Luar Negeri, Ini di Pantai Sawangan – Nusa Dua, Bali

Sumber : http://www.objekwisatapopuler.com

Tak hanya wisatawan dalam negeri saja, konon konsep foto prewedding ini juga banyak digemari oleh wisatawan luar negeri. Di pantai ini kamu bisa berfoto prewedding dengan unta-unta di pinggir pantai, dengan merogoh kocek lumayan besar.

Sebab kita harus membayar USD 60 untuk durasi 30 menit, atau sekitar Rp. 733 ribu hingga USD 110 atau sekitar RP. 1,3 juta untuk durasi 1 jam. Karena banyak peminatnya, usahakan kamu sudah memesan untanya beberapa hari sebelumnya, ya!

Lalu Ada Juga Pantai Tegal Wangi, Jimbaran

Sumber : http://www.lokasipreweddingdibali.com

Sebenarnya, ada banyak sekali pantai di Bali yang dijadikan lokasi prewedding. Tapi, Pantai Tegal Wangi jadi salah satu yang terbaik untuk kita jadikan pilihan. Sebab, lokasi ini masih belum banyak dikunjungi oleh orang, sehingga memudahkan kita melakukan pemotretan tanpa gangguan.

Selain bebatuan di pinggir pantai yang bisa dijadikan objek untuk sebagai latar, pantai ini juga terkenal dengan keindahan sunset yang begitu menawan. Untuk biayanya, kita hanya perlu mengeluarkan kocek sebesar Rp.150.000,- untuk semua kru dan pasangan calon pengantin.

Jika Ingin Pemandangan Tebing Kapur Nan Megah, Kita Bisa ke Pantai Pandawa

Sumber : Gusde Photography

Belum dikenal dan tak sepopuler nama Pantai Kuta atau Dreamland, Pantai Pandawa wajib kamu jadikan pilihan lain untuk melakukan foto prewedding. Berada di Desa Kutuh, yakni terletak di bagian selatan Bali, lokasi ini menyajikan pemandangan tebing batu kapur yang menjulang tinggi.

Selanjutnya, kita perlu merogoh kocek Rp.500.000,- untuk melakukan sesi foto prewedding. Berikut dengan tiket masuk untuk para kru yang terlibat dalam pemotretan.

Selanjutnya, Ada Juga Bukit Campuhan di Daerah Ubud

Sumber : www.instagram.com/jipayana_putra/

Bukit ini jadi destinasi baru yang berada di wilayah Ubud. Kamu dan pasangan bisa memilih pagi hari sebagai momen untuk menangkap gambar yang akan dijadikan foto prewedding.

Selain posisinya yang memang berada di dataran tinggi, hal lain yang bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan potret yang mengagumkan adalah padang savana dengan ilalang yang tumbuh hijau di hamparan bukit.

Dan yang Terakhir Ada Nusa Lembongan, Klungkung

Sumber : Blog Unik

Ingin coba sensasi pulau yang sepi penghuni? Kamu dan pasangan bisa bertandang ke Nusa Lembongan. Ada banyak lokasi yang bisa dijadikan latar belakang prewedding yang kamu inginkan.

Mulai dari menyusuri pesisir pantai, bermesraan di atas perahu dengan air nan jernih, hingga beberapa spot lain yang akan jadi kenangan untuk kamu dan pasangan. Para tamu undangan pun akan berdecak kagum saat melihat betapa bagusnya foto prewedding yang kita suguhkan.

 

 

 

 

 

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top