Tips

Senang Travelling Dan Senang Menuliskan Perjalananmu? Elok Dyah, Memberi Tips Yang Oke Soal Ini!

memikirkan diri sendiri

Buat kamu penggemar traveling, pasti paham bahwa oleh-oleh terbaik dari sebuah perjalanan adalah pengalaman. Sementara cara terbaik menyimpan dan mengingat pengalaman adalah dengan cara menuliskannya. Menuliskannya bisa melalui media apa saja, mulai dari blog, forum, artikel di media massa hingga menerbitkan buku.

Masalahnya, harus diakui tak mudah mendokumentasikan pengalaman traveling melalui tulisan. Namun kamu tak perlu khawatir soal ini, karena Elok Dyah pendiri komunitas backpacker dunia punya tips menulis traveling yang menarik. Perempuan yang juga berprofesi sebagai jurnalis di grup Kompas ini membagi pengalamannya pada acara bertema #BiarEksisAja yang digagas oleh situs EzyTravel pada 30 Juni 2015 lalu di Djakarta Cafe. Apa saja itu?

Supaya Tulisanmu Bagus “Belanja” Yang Banyak!

traveller

Loh apa hubungannya antara belanja dengan menulis traveling? Tenang, lihatkan bagaimana belanja ditulis dengan tanda kutip. Ya, belanja yang dimaksud di sini adalah memanfaatkan waktu yang ada untuk menggali sebanyak-banyaknya informasi. Layaknya berbelanja, kita harus membeli, membawa pulang informasi yang ada.

Menurut Elok Dyah, jangan dulu berasumsi terhadap daerah tempat tujuan wisata kita. Kosongkan dulu pikiran dan mulailah dari nol. Hal ini akan mempermudah kita menggali informasi.

Informasi ini tak hanya melulu pengalaman pribadi kita. Semua bisa didapat dari percakapan dengan narasumber, riset data dari buku, majalah dan internet. Jadi ketika berniat melakukan perjalanan dan berniat menuliskannya, jangan sungkan untuk memperkaya tulisan dengan hasil percakapan dengan orang lain disana.

Jangan lupa pula mengambil foto sebanyaknya. Gambar akan mempermudah kita mengingat kembali pengalaman yang kita alami ketika kita ingin menuliskannya.

Data dan informasi yang kaya akan memberi keluwesan buat kita sewaktu menulis. Fleksibilats ini juga berkaitan dengan panjang pendek tulisan yang kita inginkan. Jangan sampai kita kekurangan bahan hanya karena malas “berbelanja” informasi.

Senyum Adalah Bahasa Dunia Yang Harus Kamu Pahami

nenek tua senyum

“Hal pertama yang harus kita ingat, pandailah membawa diri dan tetap sopan” ujar Elok Dyah

Ya, masyarakat dan budaya yang baru kita masuki tentu punya tatanan masing-masing. Dan belum tentu sama dengan kita. Karena itu kita harus pandai membawa diri ketika dalam proses pengkayaan informasi.

Tak semua orang mengetahui apa niatan kita. Bukan tak mungkin mereka punya kekhawatiran tertentu ketika kita sedang melancong ke wilayahnya. Apalagi tidak semua satu bahasa dengan kita, meski itu masih di negara Indonesia sekali pun.

Karena itu sejak awal gunakanlah bahasa paling universal, yaitu senyum. Dengan menebar senyum kita akan lebih mudah diterima dan tentunya akan lebih mudah bagi kita untuk menggali informasi yang dalam.

Tinggalkan alat perekam, buku catatan, peralatan menulismu di penginapan!

alat-alat

Alat perekam, buku catatan dan sejenisnya dianggap Elok Dyah akan terlalu serius ketika kita sedang menggali informasi tentang pariwisata. Orang lokal yang kita temui bukan tidak mungkin akan langsung menarik diri ketika melihat corong microphone recorder kamu mengarah padanya.

“Berbicara santai saja dengan mereka, kita catat semua percakapan tersebut di dalam rekaman otak kita” tutur perempuan yang dalam setahun pernah mengunjungi 20 negara ini.

Kita justru akan bisa mendapatkan banyak cerita jika bisa membuat orang sekitar yang kita temui menjadi rileks dan nyaman. Catatlah semua informasi yang kita dapat sekembalinya ke penginapan. Ingatlah poin-poin penting yang mereka sampaikan.

Foto Jelas Memperkaya Tulisan Kita, Tapi Patuhi Etikanya ya!

Masih ingat bagaimana aksi para fotografer “nakal” pada acara waisak di Borobudur yang dikecam di ranah maya. Tanpa mengindahkan tata krama, sang fotografer mengambil sudut foto yang jelas-jelas menggangu ke khusyukan ibadah di Borobudur itu.

Untuk itu, kita perlu memahami garis besar etika di tempat yang akan kita foto. Tidak semua lokasi mengijinkan untuk diambil gambarnya. Cari tahu lebih dahulu soal ini. Perjelas hingga detail jangan sampai kamu menyalahi aturan.

Sementara untuk pengambilan foto terkait profil atau sosok seseorang, usahakanlah meminta izin terlebih dahulu secara sopan. Dan ini berlaku meskipun orang tersebut tengah berada di ruang publik. Aturan tidak menyebutkan demikan, namun tak semua etika harus ditulis bukan?

Sebelum Mulai Menulis, Langkah Pertama Adalah Merasakan Kembali Pengalaman Yang Sudah Kamu Lewati Tadi

merasakan kembali

Anggaplah kita sudah selesai melakukan perjalanan. Hasil belanja informasi kita sudah menumpuk sangat banyak. Nah, sebelum mulai menulis Elok Dyah menyarankan kita untuk sejenak merasakan kembali pengalaman tersebut. Jangan langsung menulisnya.

Tarik nafas, dan renungkan kembali indahnya perjalanan tersebut. Betapa unik pengalaman yang telah kamu dapatkan. Panggil kembali situasi-situasi yang mungkin sedikit menengangkan. Sambil mengingat-ingat, tengok foto-foto yang kita ambil untuk memperkaya tulisan tadi. Lihat dan nikmati terlebih dahulu.

Sudah Siap Menulis? Konsentrasi ya! Fokus!

catatan

Tipikal orang bermacam-macam. Mungkin ada yang lebih mudah fokus dalam keheningan setengah meditasi. Namun tak sedikit pula yang justru menemukan konsentrasi di tengah setelan musik cadas. Intinya gunakan. Intinya bawa level konsentrasimu ke tingkat yang paling tinggi. Hindari semua hal yang bisa memecah konsentrasi.

Sekarang, Kumpulkan Kembali Data Yang Sudah Kamu Punya!

pilih data

Taruh semua berkas-berkas data yang kamu punya di atas meja. Tak Cuma yang berhubungan langsung, berkas-berkas ini bisa berupa apa pun yang kita dapatkan ketika di perjalanan wisata tersebut.

“Saya selalu menyimpan dan menaruh kembali potongan tiket, bukti pemesanan hotel, karcis wahana, termasuk hasil riset dan wawancara di atas meja ketika sudah ingin mulai menulis” Sambung Elok Dyah.

Baca ulang data-data tersebut. Kemudian bayangkan kisah yang ingin kamu tuliskan setelah melihat data-data yang ada di berkas-berkas tersebut.

Stop! Jangan Mulai Dulu, Tentukan Sebelumnya Bagian-bagian Mana Yang Ingin Kamu Tulis

outline

Hanya dari satu perjalanan, bahkan satu tempat kita bisa menulis banyak hal. Nah, untuk satu tulisan jangan memasukan semua informasi sekaligus. Tentukan bagian mana yang ingin kita tuliskan.

Contoh kita bisa menulis Destinasinya. Seperti keindahan alam kota, desa, laut, gunung, fasilitas wisatanya dan sebagainya. Atau tentang kebudayaannya, keunikan adatistiadat, bahasa, kebiasaan hidup, makanan khas, kearifan lokal.

Contoh lain menulis tentang kondisi masyarakatnya. Apakah terbuka, tertutup, ramah atau tidak dengan wisatawan, dan sejenisnya. Terakhir kita bisa menuliskan hal-hal menarik yang terkait waktu seperti festival tahunan misalnya.

Asumsinya tulisan yang mau kamu tulis bukanlah sebuah tulisan straight news yang bersifat langsung. Apa itu Straight news? Kamu biasa menemuinya di koran atau situs-situs berita. Sifat langsung dengan bahasa yang singkat.

Sementara tulisan traveling yang kita bahas di sini adalah tulisan yang bersifat feature. Karena itu metode penulisannya berbeda dengan bahasa yang lebih halus. Feature lebih dekat dengan cerita, contoh mudahnya adalah tulisan-tulisan yang ada di majalah.

Nah, supaya kita bisa lebih mudah mengerjakannya, buatlah kerangka berpikirnya lebih dahulu. Tuliskan 3,4,5 poin penting yang akan dibahas dalam artikel tersebut. Jangan lupa, poin-poin tersebut harus terkait bahkan saling mendukung satu sama lainnya.

Contoh Outline Untuk Tulisan Perayaan Nyepi
• Perarakan Melasti di Pantai Kuta
• Arti Nyepi bagi masyarakat Hindu Bali
• Pendapat anak muda Hindu Bali mengenai arti Nyepi dan apa yang mereka lakukan dalam menjalani Nyepi.
• Pelaksanaan Nyepi di Bali (hasil observasi ketika hari H peringatan Nyepi)
• Konteks Nyepi dalam aktivitas sehari-hari

Lalu Outline ini harus diapakan ya?

menulis outline

“Paparkan satu per satu outline yang sudah kamu tulis menjadi rangkaian paragraf atau alinea. Gunakan bahasa yang sesuai dengan jiwa kamu, atau target pembaca yang ingin disasar. Tuliskan dengan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, tidak ruwet” Papar Elok Dyah.

Sekarang Menulislah Dengan Bebas Kawan!

bebas

Menurut Perempuan yang sudah mengarungi lebih dari 40 Negara ini, penulisan itu sifatnya sangat individual. Sifatnya berbeda antara satu orang dan lainnya. Kita harus membebaskan diri kita dari “belenggu” bayang-bayang penulis lain.

Tidak masalah menggemari tulisan seseorang. Jadikanlah contoh-contoh tulisan lain sebagai referensi. Tapi jangan berusaha untuk menjadi penulis yang kamu favoitkan ketika menulis. Jadilah diri kamu apa adanya. Penting untuk tetap percaya diri bahwa kita bisa menulis.

“Karena itu sangat perlu untuk membebaskan diri dari beban yang ada. Menulis dengan hati riang dan ringan akan membuat kamu lancar mengeluarkan isi pikiran, pengalaman dan kedalaman hati. Curahkan saja apa yang terlintas dalam kepala, tulis saja…tulis saja…” Terang Elok Dyah

Kamu Memang Bebas Menulis Tapi Ingat Jumlah Karakter Ya!

karakter penulisan

Walaupun kita bebas menulis namun kita punya keterbatasan jumlah space yang kita miliki. Walaupun kita menulisnya di dunia maya, tetap saja ada batasan jumlah karakter yang bisa membuat pembaca nyaman untuk melihat tulisan tersebut.

Karena itu penting untuk tetap mematuhi outline yang telah kamu buat sebelumnya. Perpindahan antara satu poin ke poin dalam outline harus dilakukan dengan halus dan saling terhubung. Hal ini agar mereka yang membaca tidak merasakan ada gap antara satu poin dan lainnya.

Cara termudahnya adalah dengan membuat sub-sub judul untuk poin yang telah dibuat. Cara ini dapat membantu penulis untuk berpindah dari poin yang satu ke poin yang lainnya.

Sudah Selesai Menulisnya? Sudah Diedit Belum?

Setelah tulisan kamu selesai, hal penting lain yang harus dilakukan adalah membacanya kembali. Kemudian editlah jika perlu dilakukan. Hal paling sederhananya adalah memperbaiki kesalahan tulis atau salah maksud dalam kalimat.

edit tulisan dengan kawan

Mintalah bantuan kawan untuk membacanya ulang. Minta penilaian mereka apakah tulisan kita sudah layak atau masih perlu koreksi. Kadang sudut pandang orang lain dibutuhkan untuk menyempurnakan tulisan kita.

Sempurnakan tulisan dengan menggabungkan gagasanmu dan masukan dari kawan-kawan yang telah membacanya. Selain itu usahakan tulisan tetap terkait dengan konstekstual jaman dan kehidupan sehari-hari

Wisdom

bijak menulis

“Tulisan tak melulu soal keindahan, soal keunikan, namun ada insight di kedalaman cerita kita. Ada wisdom, kebijaksanaan yang bisa kita ketengahkan dan bisa menjadi bahan perenungan kita untuk selalu tetap mensyukuri hidup” tutup Elok Dyah.

ezytravel sponsored

sponsored content

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Desa Terbaik di Indonesia Ini Menarik untuk Kamu Kunjungi

Indonesia adalah salah satu negara yang dikenal dengan keindahan alamnya dan keberagaman budayanya. Berbicara perihal keindahan, berikut adalah tujuh desa terindah di Indonesia. Kamu patut pergi mengunjunginya, kira-kira dimana saja ya?

1. Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jawa Timur

Sumber: www.instagram.com/@cafesawah_pujonkidul

Desa yang satu ini memiliki keindahan alam yang sangat memesona. Di sana kamu bisa menikmati keindahan hamparan sawah, gunung dan juga air terjun. Bukan hal mengherankan jika desa ini memiliki keindahan yang luar biasa mengingat sebutan yang sudah lekat pada desa ini sebagai desa agro wisata terbaik.

2. Desa Pariangan, Tanag Datar, Sumatera Barat

Sumber: www.instagram.com/@aribonaza

Desa ini memiliki pesona alam yang menakjubkan. Kamu pun akan menemukan suasana dsa yang sangat tenang dan nyaman. Di sana, kamu bisa melihat tempat tradisional yang terawat baik sampai saat ini.

3. Desa Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat

Sumber: www.gpswisataindonesia.info

Desa yang satu ini terkenal dengan panorama wilayah pertanian yang snagat indah. Kamu bisa melihat keindahan terasering di desa ini. Di sana kamu juga bisa melihat keindahan lembah Cilongkrang loh.

4. Desa Kersik Tuo, Kabupaten Kerinci, Jambi

Sumber: www.citrust.id

Desa ini merupakan salah satu gerbang menuju Gunung Kerinci. Biasanya banyak pendaki yang singgah di desa ini sebelum melakukan pendakian di Gunung Kerinci. Desa ini memiliki panorama pedesaan yang indah dengan latar belakang Gunung Kerinci yang tak kalah menakjubkan.

5. Desa Sungai Nyalo, Painan, Sumatera Barat

Sumber: www.gpswisataindonesia.info

Desa ini memiliki paroma yang tak kalah menarik dengan keenam desa lainnya. Desa ini termasuk salah satu desa dengan perkembangan yang cepat. Di sana kamu bisa menikmati keindahan pantai dan suasana desa yang masih alami juga asri.

6.Desa Teluk Meranti, Pelalawan, Riau

Sumber: www.domiyanto.blogspot.com

Desa ini memiliki keunikan tersendiri dibanding desa lainnya. Desa ini cukup terkenal di kalangan peselancar dunia loh. Hal ini karena desa ini memiliki sungai dengan ombak yang cocok untuk berselancar. Ombak tersebut terjadi akibat fenomena alam karena adanya pertemuan arus sungai menuju laut dan arus laut yang masuk ke sungai saat pasang.

7. Desa Waturaka, Ende, Nusa Tenggara Timur

Sumber: www.instagram.com/@aprirohi

Desa indah yang terakhir ini berada di bawah kaki Gunung Kelimutu yang terkenal dengan danau tiga warnanya. Kamu yang berkunjung ke desa ini bisa menikmati panorama alam yang sangat indah. Tak hanya itu kamu juga bisa berkunjung dan tinggal di rumah penduduk. Kamu juga bisa ikut melakukan kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh penduduk asli.

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Tempat Wisata Kece di Malang yang Bisa Bikin Feeds Instagrammu Makin Keren

Instagram merupakan salah satu media sosial yang banyak dimiliki oleh orang-orang di era milenial ini. Nah, kamu pun pasti punya akun media sosial yang satu ini kan? Ingin feeds intagrammu terlihat lebih kece? Coba kunjungi 7 tempat wisata di malang ini dan ciptakan foto unikmu sendiri.

1. Omah Kayu

Sumber: www.instagram.com/@omahkayubatu

Omah kayu merupakan tempat wisata yang bisa jadi spot foto menarik untukmu. Tempat wisata ini terletak di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. Panorama alam yang menentramkan menjadi ciri khas dari tempat wisata yang satu ini.

2. Museum Angkut

Sumber: www.instagram.com/@museumangkut

Museum angkut merupakan salah satu tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Tak hanya bisa berforo sepuasnya, kamu juga bisa belajar mengenai sejarah loh.

3. Pantai Sipelot

Sumber: www.instagram.com/@pantaisipelot

Pantai yang satu ini merupakan salah satu pantai yang masih cukup kece untuk dijadikan tempat berfoto dan melepas penat. Lokasinya sendiri terletak di Desa Pujiharto, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

4. BNS (Batu Night Spectacular)

Sumber: www.instagram.com/@batunightspectacular

Wisata yang satu ini merupakan salah satu wisata malam yang ada di Malang. Di sana kamu bisa menikmati banyak wahana menarik. Tak hanya itu, kamu juga bisa menyaksikan pertunjukan yang unik loh.

5. Pantai Watu Lepek

Sumber: www.instagram.com/@lepassuntuk

Malang juga terkenal dengan wisata pantainya yang sangat indah. Salah satu wisata pantai yang tak boleh kamu lewatkan adalah wisata pantai watu lepek ini. Di sana kamu bisa berfoto dengan spot yang sangat indah.

6. Pantai Teluk Asmara

Sumber: www.instagram.com/@telukasmara

Tempat wisata yang satu ini berlokasi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Pantai ini masih belum banyak diketahui orang. Akses untuk bisa sampai ke pantai teluk asmara juga tak mudah. Namun semua lelahmu pasti akan terbayar dengan keindahan pemandangan di sekitar pantai ini.

7. Pantai Karang Tengkorak

Sumber: www.instagram.com/@ilovemalangnet

Mungkin kamu akan merasa sedikit takut mendengar nama pantai yang satu ini. Namun tenang saja, pantainya tak seseram namanya kok. Justru jika kamu datang ke sana, bukannya malah takut justru kamu akan terpesona oleh keindahan alamnya.

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Devoyage : Spot Foto Instagramble yang Tak Jauh dari Stasiun Bogor

Selain suasana sejuk yang ditawarkan, Bogor memang punya segudang tempat yang bisa dijadikan tujuan bersantai kala akhir pekan. Dan tak hanya bisa bersantai saja, ada kurang lebih 150 spot foto bagus yang bisa kamu jadikan latar berfoto. Kalau kamu berkunjung ke Devayoge Bogor.

Yap, dibuka pada pertengahan April 2018 lalu. Tempat ini memang sudah jadi buah bibir karena spot fotonya yang menarik. Masuk ke tempat ini, kamu serasa sedang wisata tour keliling Eropa. Karena memang itulah konsep yang diusung oleh tempat wisata tersebut.

Berada di kawasan komplek perumahan Bogor Nirwana Residence, tempat ini hanya berjarak 7 km dari Stasiun Bogor. Memakai tagline ‘Selfie and Holiday’, kamu bisa ke sana dengan berbagai macam sarana transportasi. Mulai dari roda dua, kendaraan pribadi, atau transportasi online sekalipun. Nah, karena posisinya tidak begitu jauh dari Stasiun Bogor, kamu yang tinggal di Jakarta bisa ke sana dengan menggunakan jasa KRL loh.

Untuk harga tiket masuk, pengunjung harus membayar 25 ribu di hari kerja dan 35 ribu di setiap akhir pekan dan Libur Nasional. Begitu masuk ke dalam, kamu akan disuguhi beberapa miniatur dari landmark beberapa negara di Eropa. Mulai dari Menara Eifel dari Paris hingga Kincir Angin dari Belanda.

Selain itu, Devoyage juga menghadirkan nuasa sungai kecil yang bisa kamu kelilingi dengan orang-orang terkasih menggunakan perahu kecil. Dengan rute berkeliling, melewati beberapa jembatan hingga tanaman dan tumbuhan hijau yang ditanam dan terawat subur di sepanjang bibir sungai.

Dan tak hanya itu saja, kamu juga tak perlu khawatir akan kelaparan. Karena ada beberapa restaurant yang juga disediakan di tengah-tengah hamparan bangunan-bangunan tersebut. Harganya pun cukup terjangkau.

Menunya pun cukup beragam, mulai sausage, soup, berbagai macam beverages segar, soft drink hingga cake and bakery. Konsep yang diusung masih tetap sama, gaya Eropa dengan ruang terbuka hijau yang membuat nyaman setiap orang yang datang.

Oh iya, ada juga wahana untuk anak bermain. Jadi, buat yang berkeluarga bisa juga membawa buah hati untuk berkunjung ke sana.

Selain wahana-wahan yang tadi sudah disebutkan. Kamu juga akan menemukan berbagai macam dinding-dingging bagus yang bisa dijadikan spot foto. Nah, hanya dengan 35 ribu rupiah. Kamu sudah bisa mendapat banyak foto dengan latar belakang yang instagramable. Bagiamana, tertarik ke sana?

 

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top